cover
Contact Name
Dr. Evi Mu'afiah
Contact Email
muafiahevi@gmail.com
Phone
(0352) 481277
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM IAIN Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam
ISSN : 19076371     EISSN : 25279254     DOI : -
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam is a journal based on Islamic research published by Institute for Research and Community Services, State Islamic Institute of Ponorogo. This journal first published in 2007 to facilitate the publication of research, articles, and book review. The Journal issued biannually in June and December.
Articles 420 Documents
MOTIV DAN MAKNA SOSIAL IBADAH HAJI PADA JAMAAH MASJID DARUSSALAM PERUMAHAN WISMA TROPODO WARU SIDOARJO Agus Romdlon Saputra
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v10i1.812

Abstract

Allah telah menjamin bahwa tiap-tiap apa yang dikerjakan hamba-Nya dalam ibadah haji mengandung manfaat luar biasa, tetapi manfaat itu harus digali dan diraih dengan perjuangan manusia itu sendiri. Ibadah haji merupakan rukun Islam yang sarat dengan nilai-nilai. Sumbangsih nilai-nilai haji akan terasa sangat besar bagi kehidupan sosial jika dimiliki oleh pelaku haji. Hubungannya dengan motiv dan makna sosial ibadah haji bagi Jamaah Masjid Darussalam di Perumahan wisma Tropodo Waru Sidoarjo, sementara informasi yang mereka sampaikan dari beberapa jamaah rata-rata mengatakan motivasi melakukan ibadah haji karena semata-mata menjalankan titah dan perintah Allah Swt, dalam menyempurnakan rukun Islam yang lima. Mereka juga mengatakan bahwa setelah melaksanakan ibadah haji, bukan tujuan untuk mendapatkan sebutan haji atau  hajjah melainkan kemabruran ibadah haji itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk memperoleh gambaran kualitas dari motiv yang melatarbelakangi Jamaah Masjid Darussalam Perumahan Wisma Tropodo Waru Sidoarjo menunaikan ibadah haji. 2) Untuk memperoleh gambaran kualitas pandangan Jamaah Masjid Darussalam Perumahan Wisma Tropodo Waru Sidoarjo tentang makna sosial dari pelaksanaan ibadah haji. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara secara langsung. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh, peneliti memakai metode “deskriptif analisis”. Dari analisis data ditemukan: 1) Motiv yang muncul dari kebutuhan biologis sebagai makhluk yang hidup, dalam menunaikan ibadah haji, Jamaah Masjid Darussalam Wisma Tropodo Waru Sidoarjo, rata-rata dominan. Sedangkan motiv yang ada hubungan dan pengaruhnya dari lingkungan sosial, tidak dominan. Adapun motiv yang berasal dari interaksi dengan Tuhan (Allah Swt.) sangat kuat dan dominan sekali. 2) Dalam memahami makna sosial ibadah haji, JamaahMasjid Darussalam Wisma Tropodo Waru Sidoarjo, sudah mengarah kepada pemahaman yang komprehensif. Ibadah haji difahami sebagai ibadah ritual dan ibadah sosial. Ibadah haji lebih banyak makna sosialnya daripada makna ritual (transendental). Hal ini didasarkan pada substansi Islam sebagai agama Rahmatan Lil’alamin. 
Praktik Reksadana Online Syariah pada Aplikasi Bibit dalam Tinjauan Hukum Islam Diky Faqih Maulana; Abdul Rozak
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v15i2.2690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik reksadana online syariah pada aplikasi Bibit dalam tinjauan hukum Islam. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan normatif yang mendasarkan nash dan ijtihad para ulama sebagai upaya pemberian norma terhadap objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, praktik reksadana online syariah pada aplikasi Bibit sudah sama dengan DSN Nomor 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang pedoman pelaksanaan investasi untuk reksadana syariah. Dilihat dari fikih muamalat, juga telah memenuhi unsur dan syarat akad berupa para pihak, ijab dan kabul, objek akad dan tujuan akad. Transaksi dalam Bibit telah memenuhi beberapa asas akad seperti prinsip kesamaan (mabda’ at-tawazun fi a-mu’awadah), prinsip kebaikan dan prinsip dapat dipercaya. Adanya pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah dalam sistem tata kelola syariah (shariah governance) dan OJK yang mengevaluasi setiap 6 bulan terhadap Daftar Efek Syariah.  Batasan Bibit terhadap maksimal rasio utang aset perusahaan sebesar 45%, penerapan prinsip Socially Responsible Investment (SRI), gratis biaya transfer, gratis biaya komisi, bebas pajak, bisa menambah atau mencairkan dana kapan saja merupakan suatu implementasi maqashid as-syariah. Namun perlu dievaluasi kembali terkait bank kustodian yang masih memakai bank konvensional atau non syariah. [This study aims to analyze the practice of sharia online mutual funds in the Bibit application in Islamic law review.  This research is a descriptive analysis with a normative approach based on the texts and ijtihad of the Ulama as an effort to give norms to the object of research.  The results showed that overall, the practice of sharia online mutual funds in Bibit application was in accordance with the DSN Fatwa Number 20/DSN-MUI/IV/2001 regarding the guidelines for implementing investments for Islamic mutual funds.  Judging from the muamalat fiqh, it has also fulfilled the elements and conditions of the contract in the form of the parties, agreement , the object of the contract and the purpose of the contract.  Transactions in Bibit have fulfilled several contractual principles such as the principle of balance (mabda' at-tawazun fi a-mu'awadah), the principle of benefit and the principle of mandate.  There is supervision by the Sharia Supervisory Board in the sharia governance system and OJK which evaluates every 6 months the Sharia Securities List.  The limit of seeds to the maximum debt ratio of company assets is 45%, the application of the principles of Socially Responsible Investment (SRI), free transfer fees, free commission fees, tax free, being able to add or withdraw funds at any time is an implementation of maqashid as-sharia.  However, it needs to be re-evaluated regarding custodian banks that still use conventional or non-Islamic banks.]
دور الوسائل المتنوعة في ترقية المهارة اللغوية لطلبة قسم اللغة العربية بالجامعة الإسلامية الحكومية فونوروغو Aliba'ul Chusna
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v10i1.805

Abstract

يواجه المعلم المشكلات المتنوعة في عملية التعليم. و يحتاج المعلم إلى آلة تساعده كثيرا فيها. وهذا يسمّى بالوسائل التعليمية . لذا فينبغي على المعلم من إستخدام الوسائل التعليمية أو الاجهزة  الحديثة التى تساعده كثيرا لحل هذه المشكلات. للوسائل أجنسة كثيرة، منها الوسائل المتنوعة (Multimedia). و المعروف أن الوسائل التعليمية شيئ مهم في تعليم اللغة العربية كما وجد في قسم تعليم اللغة العربية بالجامعة الإسلامية الحكومية فونوروغو. يحاول القسم و المعلم فيه ترقية تعليم المهارة اللغوية الأربعة، الإستماع و الكلام و القراءة و الكتابة. قد يستخدم المعلم الوسائل المتنوعة (multimedia) في  عملية الدراسة. و الطلبة يستخدمون كثيرا هذه الوسائل خارج الفصل، إما لبحث المواد المتعلقة بالوظيفة أو غيرها.تحاول هذه الكتابة إلى بحث عن استخدام الوسائل المتنوعة في تعليم اللغة العربية بالجامعة الإسلامية الحكومية فونوروغو و المشكلات في استخدامها و الطرق لحلها و دورها في ترقية المهارة اللغوية الأربعة عند الطلبة فيها.و نتيجة هذا البحث هي: 1) تعليم المهارة اللغوية الأربعة_أى الاستماع و الكلام و القراءة و المحادثة_ بقسم تعليم اللغة العربية مدروسة في كل المستوى مناسبا بالمنهج الدراسي الذي قررته الجامعة. و قد استخدم المدرس الطرق و الوسائل المتنوعة فيه، 2) قد استخدم المدرس و الطلبة الوسائل المتنوعة في عملية التعليم و كذلك خارجه. و معظم الوسائل التي استخدمها المدرس هي الباوربوينت. و الطلبة يستخدمونها كثيرا في اتمام الوظيفة الأكلديميكية، 3) يواجه المدرس و الطلبة المشكلات في استخدام الوسائل المتنوعة. أولا المشكلات المتعلقة بالوسائل المتنوعة الموجزة (كشبكة الإنترنيت السيئة و المحدودة لبعض المكان و كثير من الوسائل المتنوعة الموجزة في الفصل لايسير جيدا. ثانيا، المشكلات المتعلقة بكفاءة المدرس و الطلبة في استخدام الوسائل المتنوعة، 4) لحلول هذه المشكلات، على الجامعة أن تهتم كثيرا بأحوال الوسائل المتنوعة الموجزة  و يكثر عدد الوسائل المتنوعة و يرقي وصول شبكة الإنترنيت حتى يستطيع الإتصال من جميع أنحاء الجامعة. و على المدرس و الطلبة كالمستخدم ، عليهما ـن يرقيا كفاءتهما في استخدام الوسائل المتنوعة. و على المدرس أن أن ينتقي في اختيار مادة الوسائل المتنوعة التي سيقام تعليمها و تطور الوسائل المتنوعة البسيطة التي توجد في الجامعة، 5) استخدام الوسائل المتنوعة في تعليم اللغة العربية له دور مهم في ترقية المهارة اللغوية عند الطلبة. كان برنامج الباوربوينت يساعد المدرس كثيرا في شرح المادة و و تسهيل الطلبة على حصول المعلومات المقدمة دون وقت طويل و يجعلهم يشعرون بالسآمة.
Kognisi Pembaca Berita Palsu (Fake News) Di Media Online Ika Rusdiana
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v12i2.1520

Abstract

Perkembangan teknologi menjadikan media online sebagai preferensi untuk menyampaikan sebuah berita. Berita yang tersebar di media online sangatlah berpengaruh pada pola pikir dan kehidupan masyarakat, serta pada kondisi sosial ekonomi di suatu wilayah. Era baru ini telah mengubah kecenderungan masyarakat dalam memproduksi dan menyebarkan sebuah berita, sehingga sulit bagi masyarakat untuk memfilter informasi yang benar-benar valid. Hal ini berimplikasi pada tingginya potensi masyarakat untuk terjebak pada berita-berita palsu (fake news) yang tersebar secara massif di media online. Tulisan ini menunjukkan bahwa individu yang meyakini atau tidak meyakini kebenaran berita palsu di media online sangat berkaitan dengan cognitive abilities (kemampuan kognitif) individu tersebut, yakni kemampuan seseorang untuk berpikir secara rasional yang mencakup aspek pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesa, dan evaluasi. Sebagaimana ditunjukkan dalam tulisan ini bahwa pada dasarnya berita palsu yang tersebar di media online tidak lain adalah propaganda yang dimaksudkan untuk memengaruhi dan menggiring pembaca pada opini tertentu yang sarat dengan kepentingan ekonomi politik. Tulisan ini mengemukakan bahwa sikap pembaca berita palsu di media online merupakan representasi dari cognitive abilities individu yang diindikasikan dengan  tiga unsur penting yaitu kemampuan dalam membuat formasi konsep, kemampuan dalam menggunakan logika, serta kemampuan dalam mengambil keputusan. Tiga indikator ini merupakan  representasi dari pemahaman, sikap, serta aktualisasi masing-masing individu sebagai pembaca berita palsu di media online.
INDEKS DIMENSI MAKRO BAZNAS KOTA MATARAM BERDASARKAN INDEKS ZAKAT NASIONAL Ahmad Sidi Pratomo; Shulhan Zainul Afkar
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i1.1937

Abstract

Kemiskinan menjadi permasalahan umum di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Bagi umat islam, zakat merupakan instrumen pengentas kemiskinan. Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar, perlu peran penting antara pemerintah dan lembaga zakat untuk melakukan penghimpunan lebih masif. Beberapa daerah sudah memiliki Peraturan Daerah tentang pengelolaan zakat, salah satunya di BAZNAS Kota Mataram. PUSKASBAZNAS mengeluarkan indeks untuk mengukur kinerja perzakatan secara nasional maupun regional. Dimensi Makro pada Indeks Zakat Nasional digunakan untuk mengukur kinerja perzakatan dalam peran pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan lembaga zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan melakukan wawancara terhadap pimpinan BAZNAS Kota Mataram, kemudianmenentukan nilai indeks Dimensi Makro dengan menggunakan Multistage Weigh Index. Berdasarkan data wawancara yang didapat, BAZNAS Kota Mataram memiliki Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah, shingga indikator regulasi mendapatkan nilai indeks 1 yang berarti sangat baik. BAZNAS Kota Mataram juga mendapatkan dukungan APBD sebesar Rp 600 juta untuk biaya operasional, sehingga mendapatkan nilai indeks 0,5 yang berarti kinerjanya adalah baik, dan terakhir pada indikator database mendapat nilai indeks 0,33 yang berarti kinerja indikator ini adalah baik. Kinerja BAZNAS Kota Mataram berdasarkan Indeks Dimensi Makro pada Indeks Zakat Nasional adalah cukup baik dengan nilai indeks 5,99. [Poverty becomes a common problem in developing countries, including in Indonesia. For Muslims, zakat is a poverty alleviation instrument. Indonesia as one of the countries with the largest Muslim population needs an important role between the government and the zakat institution to conduct a more massive gathering. One of them already has a Regional Regulation on the management of zakat to optimize the collection of zakat, one of them is BAZNAS in Mataram City. PUSKAS BAZNAS issued an index to measure the performance of national and regional zakat. The Macro Dimension of the National Zakat Index is used to measure the performance of zakat in terms of the role of the government and society to develop zakat institutions. This study uses qualitative interviews with the leaders of BAZNAS in Mataram city, then Macro Dimension index value is determined using the Multistage Weigh Index. Based on the interview data obtained that BAZNAS in Mataram has Regional Regulations concerning Management of Zakat, Infaq and Alms, so that the regulatory indicators get an index value of 1 which means very good. BAZNAS of Mataram city received APBD support of Rp. 600 million for operational costs, so this indicator gets an index value of 0.5 which means its performance is good, and finally the database indicator gets an index value of 0.33 which means the performance this is good. The performance of BAZNAS in Mataram City based on the Macro Dimension Index on National Zakat Index is quite good with an index value of 5.99.] 
STUDENTS’ SCHEMATA ACTIVATION IN EXTENSIVE READING AT STAIN PONOROGO Andi Susilo, dkk
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v7i1.781

Abstract

This study was aimed at investigating the extent to which the lecturer employed strategy and occupied effective classroom language to assist students’ schemata activation on Extensive Reading class at English Department­STAIN Ponorogo. To meet with the objectives, qualita­tive case study formed the methodological basis of this present research involving an extensive reading lecturer as the research subject with one of her respective classes consisted of 32 students of fourth semester. The data were derived from lecturer’s utterances (verbal) and body lan­guage (nonverbal). Those data were obtained from the transcripts of the recorded lecturer’s utterances during two periods of meeting, and note­taking taken from observations and interviews. The results revealed that the lecturer used to employ questioning technique to activate students’ schemata. Various strategies were predominantly occupied in lecturer’s questioning behaviors to engage students in question­answer activities, such as probing, redirecting and reinforcement. Generally, those strate­gies were observed not only to provide motivation and focus students’ at­tention towards the topic being discussed, but also to give a wide chance of opportunity for them to recall their prior knowledge and ease them to predict the content of reading texts they were going to read. Besides, the language the lecturer used under this investigation was fairly fulfilled the requirements to be communicative as some communicative features of talks were utilized properly, such as referential questions, content feed­back, and speech modification to optimize students’ participation and performance in the process of reading.
INTEGRASI ILMU DAN AGAMA: Studi Atas Paradigma Integratif Interkonektif UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta Luthfi Hadi Aminuddin
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v4i1.746

Abstract

Abstraks: Penelitian ini berangkat dari polemik tentang integrasi ilmu dan agama yang tak kunjung selesai. Di tengah polemik tersebut, UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta menjadikan paradigma integratif-interkonektif sebagai basis pengembangan keilmuan yang mengintegrasikan ilmu dan agama. Penelitian ini akan menjawab dua permasalahan yaitu; bagaimana paradigma integratifinterkonektif sebagai payung keilmuan UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta serta implementasi  paradigma  tersebut  ke  dalam  penyusunan  kurikulum.  Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis interaktif, penelitian ini menghasilkan dua temuan. Pertama, secara epistemologis, paradigma keilmuan UIN Sunan kalijaga yang dikenal dengan paradigma integratif-interkonektif merupakan pengembangan dari epistemologi bayãnî, ‘irfãnî dan burhãnîyang digagas oleh al-Jãbirî.Dari aspek lain, paradigma integratif-interkonektif termasuk model integrasi ilmu (hadarãt al-’ilm) dan agama (hadarãt alnass)dengan tipologi triadik. Dalam model triadik ini ada unsur ketiga yang menjembatani sains dan agama yaitu filsafat (hadarãt al-falsafah). Kedua, dalam tataran prakteknya, banyak kalangan menilai bahwa paradigma integrasi interkoneksi yang dibangun oleh UIN Sunan Kalijaga masih memiliki keterbatasan, karena cenderung lebih bersifat teoritis. Konsep paradigma tersebut  belum  dijabarkan  dalam  empat  ranah  utama  dalam  melaksakan kurikulum yaitu ranah filosofis, materi, metodologi dan strategi.
Res Nullius Waqf: Dinamika Relasi Penguasaan Wilayah oleh Negara dan Pemilikan Aset Tanah Wakaf oleh Umat serta Ide Prospektif Penguatan Fungsi dan Daya Guna Wakaf Iza Hanifuddin
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v12i1.1425

Abstract

Konsep wakaf yang semestinya kekal, ternyata telah mengalami intervensi penguasa yang dikhawatirkan akan membawa terjadinya ketidak kekalan wakaf dengan cara res nullius, yaitu wakaf yang tak bertuan. Dalam konteks wakaf (waqf), semestinya tidak ada istilah wakaf tak bertuan (res nullius waqf) karena hakikat wakaf merupakan milik bersama seluruh umat Islam karena ia dihasilkan dari milik individu yang dikekalkan objeknya, tidak boleh dijual, dihibahkan, dan diwariskan agar diambil manfaat sebesar-besarnya untuk umat sesuai tujuan wakaf.Fenomena penggusuran masjid oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur DKI Jakarta terhadap masjid tua Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki untuk pembangunan demi kepentingan umum dan pengambilan tanah wakaf oleh pengembang di Riau untuk kawasan hunian telah menjadi fenomena yang mengusik sisi akademik, apakah negara berposisi sebagai pemilik atau penguasa terhadap aset umat ini, adakah milik umat pada objek yang sudah menjadi hak umum. Celah potensial proses res nullius pun perlu dilihat dari sisi kelemahan umat dari sisi administrasi dan manajemen pengelolaan aset wakaf pun dikritisi
STRATEGI MEWUJUDKAN LAYANAN PRIMA DI PERPUSTAKAAN IAIN PONOROGO Mujiati Mujiati
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v13i2.1728

Abstract

Layanan prima menjadi salah satu hal yang harus diwujudkan oleh perpustakaan agar pengunjung memperoleh kenyamanan dan dapat mengambil manfaat dari keberadaan perpustakaan. Artikel ini memaparkan bagaimana kondisi perpustakaan STAIN Ponorogo setelah upaya pelayanan prima dilakukan utamanya pada peralihan status dari STAIN menjadi IAIN Ponorogo. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa perpustakaan IAIN Ponorogo telah melakukan berbagai macam upaya yakni: strategi menyediakan koleksi buku yang lengkap, layanan mandiri peminjaman kunci dengan tiga komputer, memberikan attention yang lebih, memberikan pelatihan/training ORS (Online Research Skill) setiap hari jum’at, selving setiap hari dengan bantuan Office Boy, penghitungan denda dengan otomasi komputer, pelayanan kartu kunjung, kartu sakti dan layanan silang antar perpustakaan, penyimpanan barang di loker dan penggunaan cctv, request buku baru, penelusuran buku dengan menggunakan komputer OPAC, dan ketepatan jam buka layanan, serta memberikan layanan yang ramah dan cepat. Meskipun demikian masih terdapat kekurangan dalam pelayanan yakni layanan yang ramah dan cepat tersebut belum konsisten. [Excellent service is one of the things that must be realized by the library so that visitors get comfort and can take the advantage of the library existence. This article describes how the condition of the STAIN Ponorogo library after the efforts of excellent service is carried out primarily on the transition of status from STAIN to IAIN Ponorogo. The results of the study shows that IAIN Ponorogo library has made various efforts namely: a strategy of providing a complete collection of books, key lending independent services with three computers, giving more attention, providing training/ORS (Online Research Skill) training every Friday , arranging the book (selving) every day with the help of Office Boy, calculating fines with computer automation, visiting card services, magic cards and cross services between libraries, storing goods in lockers and using cctv, request for the new books, searching books using OPAC computers, and accuracy in opening hours service, as well as providing friendly and fast service. Nonetheless is still lacking of friendly and fast service].
VALIDITAS, RELIABILITAS, DAN KEPRAKTISAN UJIAN MELALUI OBSERVASI DAN BENTUK LISAN BAGI KELAS BESAR PADA PRODI PAI FAKULTAS TARBIYAH DAN BAHASA IAIN SURAKARTA Suparmin,Usman Abubakar,dkk
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v6i1.767

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif terhadap pelaksana an ujian mandiri (non-terjadual)dosen pengampu matakuliah paralel (kelas besar/ lebih  dari  30  mahasiswa  dalam  satu  kelas)  pada  Prodi  PAI  semester genap tahun 2011/2012. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kan validitas, reliabilitas dan kepraktisan soal dan penyelenggaraannya. Data diperoleh dari angket dan observasi terhadap mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) Tingkat validitas soal ujian lisan dilihat dari butir-butir pertanyaan nya cukup meng ukur kompetensi mata kuliah yang direncanakan, namun sering kali di dapati soal yang sama pada beberapa mahasiswa untuk kelas paralel. Demikian pula dalam pelaksanaan ujian kecenderung an soal berkembang sesuai situasi dan kondisi Dosen pada waktu itu yang mengakibatkan mahasiswa kesulitan untuk men jawab pertanyaan yang diberikan karena lebih sulit dari materi yang telah diajarkan atau tidak konsisten terhadap kompetensi yang dituju. Tes lisan dengan cara tidak terjadwal serempak dan mandiri sangat baik untuk menanyakan  perbedaan-perbedaan  pendapat  (judgment)  perorangan terhadap kasus tertentu. Tetapi tes lisan tidak efektif untuk menanyakan kompetensi referensial dan normatif sebagaimana dalam buku sumber. b) Reliabilitassoal yang diujikan rendah hal ini dipengaruhi oleh tingkat subyektifitas dosen sangat tinggi karena kondisi psikologisnya dan respon mahasiswa terhadap soal yang di ujikan. c) Tingkat kepraktisan soal ujian lisan juga rendah, karena soal rawan bocor danuntuk menjawabnya memerlu kan waktu yang lebih longgar dari jadwal akademik yang telah ditentukan.