cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PERSEN DENGAN MENGGUNAKAN SWAY Leli Anggreni Br Tarigan; Deni Setiawan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7202

Abstract

 Pesatnya perkembangan teknologi, menuntut guru untuk memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas dan hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembanagkan media pembelajaran aplikasi Sway mata pelajaran matematika pada materi persen kelas VI SDN 040519 Tanjung Barus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development, dengan 8 tahap model pengembangan Borg and Gall, yang meliputi: mengidentifikasi potensi dan masalah di lapangan, melakukan pengumpulan data, pengembangan produk, validasi desain ke ahli materi, revisi desain, uji coba produk kecil, revisi produk, dan uji coba skala besar. Subjek pada penelitian ini yaitu 1 guru kelas dan 30 siswa kelas VI SDN 040519 Tanjung Barus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, serta angket kebutuhan guru dan siswa. Teknik analisis data yang dilakukan dengan uji kelayakan menurut pakar media dan pakar materi terkait. Uji keefektifan dilakukan dengan skala kecil dan skala besar untuk mengetahui hasil media yang dikembangkan. Analisis data awal dengan uji normalitas, sedangkan data akhir dengan uji N-Gain. Hasil uji kelayakan ahli materi pada keseluruhan aspek memperoleh skor 81% dan ahli media mendapat skor 96%. Hasil penelitian memperoleh uji test dengan singnifikansi 000 dan n-gain 0,66011953, disimpulkan media pembelajaran aplikasi Sway efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. The rapid development of technology requires teachers to use technology as a learning medium that can improve the quality and learning outcomes. This study aims to develop a Sway application learning media for mathematics subjects in grade VI material at SDN 040519 Tanjung Barus. This study uses the Research and Development development research method, with eight stages of the Borg and Gall development model; identify potentials and problems in the field, conduct data collection, product development, design validation to material experts, design revisions, small product trials, product revisions, and large-scale trials. The subjects in this study were 1 class teacher and 30 grade VI students at SDN 040519 Tanjung Barus. Researchers collected data through observation, interviews, documentation, and questionnaires on the needs of teachers and students. The data analysis technique used is the feasibility and effectiveness test. The results of the material expert's feasibility test on all aspects got a score of 81%, and media experts got a score of 96%. The study's results obtained a test with a significance of 000 and an n-gain of 0.66011953 so that the Sway application learning media was effectively used to improve learning outcomes. 
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP BERPIKIR KRITIS, KECERDASAN EMOSIONAL DAN KOLABORASI Desy Fitriani; Jailani Jailani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7280

Abstract

The aims of this study were 1) to analyze the effect of  Student Team Achievement Division (STAD) cooperative learning with a scientific approach to critical thinking skills; 2) analyze the effect of  STAD cooperative learning with  scientific approach to emotional intelligence; 3) analyze the effect of  STAD cooperative learning with a scientific approach to collaboration. This type of research was pre-experimental through a one-group pretest-posttest design. The subject of this study was class VII B MTs Terpadu Berkah Palangka Raya with a total of 29 students. Data collection techniques in this study were tests, questionnaires and observation. The data analysis technique used is the paired t-test. Based on the research results, it was found that the STAD type of cooperative learning with a scientific approach has a positive effect on being able to improve critical thinking skills, emotional intelligence and collaboration.
PENGEMBANGAN TES HASIL BELAJAR HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) MATERI PERSAMAAN KUADRAT KELAS IX SMP Herlina Sari Br Sitepu; Kana Hidayati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7290

Abstract

This study aims to produce a set of HOTS-based mathematics learning outcomes tests on quadratic equations that are valid, reliable & effective. The instrument developed can measure the cognitive domain of students and is in the form of a description with 6 questions. This research is a development research with a formative evaluation type consisting of two stages namely; (1) preliminary includes self-evaluation & design and (2) prototyping includes expert review, one-to-one, small group and field test. The results of the research show that a learning achievement test has been successfully developed on the subject of quadratic equations which can measure the cognitive domain from the aspect of validity and effectiveness. Effectiveness can be seen from the completeness of student learning as much as 12.12% with an achievement indicator of 73% and a positive response of 87.4% and the learning time and tests carried out do not exceed the time provided. Based on the analysis of the HOTS questions on the quadratic equation material, an average value of 55 was obtained and showed that the level of high-level thinking skills in the student category was sufficient
PENGARUH MODEL CORE DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA dewi handayani; yoppy wahyu; viscal oktari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7333

Abstract

Model Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE)  menekankan kepada kemampuan berpikir siswa melalui 4 tahapan yaitu, keterikatan, pengorganisasian, refleksi, dan mengembangkan informasi yang didapat. Pembelajaran matematika yang sering dilakukan kurang terperinci, sehingga terhambatnya kemampuan siswa dalam berpikir kritis matematis. Pelaksanaan pembelajaran matematika yang berbantuan dengan pendekatan Open-Ended akan membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahan pada soal secara terperinci. Penelitian ini dilakukan di kelas VI SDN Sidorejo pada materi bangun ruang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran CORE dengan pendekatan Open-Ended terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini menggunakan jenis pre-experiment dengan desain One group pretest-postest. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa tes berbentuk esay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 24 siswa dari 30 siswa dengan teknik pengambilan sampel bertujuan. Berlandaskan hasil yang diperoleh menyatakan = bahwa model pembelajaran CORE dengan pendekatan Open-Ended memberikan pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas IV pada materi bangun ruang.
Students' Numeracy in Solving Problem of Counting Rules and Its Scaffolding Ahmad Hasan Saifurrisal; Toto Nusantara; Sudirman Sudirman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6796

Abstract

Numerasi merupakan kemampuan yang sesuai dengan keterampilan abad ke-21. Namun, hasil PISA 2018 menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik di Indonesia belum memiliki numerasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis numerasi peserta didik dalam menyelesaikan soal materi aturan pencacahan dan mendeskripsikan scaffolding-nya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah tiga peserta didik kelas XII-B SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro yang diberikan tes tulis dan wawancara. Tes tulis terdiri dari satu soal bertipe PISA materi aturan pencacahan. Hasil penelitian menunjukkan numerasi peserta didik dalam menyelesaikan soal materi aturan pencacahan belum baik. Setelah diberikan scaffolding, peserta didik mampu menjawab soal dengan benar serta memahaminya. Sehingga untuk meningkatkan numerasi peserta didik dalam menyelesaikan soal materi aturan pencacahan, diperlukan panduan berupa scaffolding yang diterapkan pada masing-masing indikator proses numerasi. Numeracy is an ability that suits 21st-century skills. However, the result of PISA 2018 shows that the majority of Indonesian students still do not have good numeracy. The purpose of this research is to analyze students’ numeracy in solving problem of counting rules and to describe its scaffolding. The research method is descriptive qualitative. The research subjects were three students of XII-B SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro who were given a written test and interview. The written test consists of one numeracy problem. The result indicates that students’ numeracy in solving problem of counting rules is not good yet. Students are able to correctly answer and comprehend problem after receiving scaffolding. Hence to improve students’ numeracy in solving problem of counting rules, a guide in the form of scaffolding is needed that is applied to each indicator of the numeracy process.
PENINGKATAN MINAT & HASIL BELAJAR DENGAN MODEL ETH MELALUI ICE BREAKING SENAM OTAK MATERI STATISTIKA Olivia Dwi Chanda; Amin Harahap
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7110

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui adakah peningkatan minat dan keberhasilan belajar matematika siswa dengan model pembelajaran ETH (Everyone is a Teacher Here) melalui ice breaking senam otak. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Quasi Eksperimen (one group pretest-posttest design). Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XII IPA 2 SMAN 2 bilah hulu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar siswa dengan model ETH melalui ice breaking senam otak. Hal tersebut dilihat dari nilai angket minat belajar memiliki nilai rata-rata 69,7647 dalam kategori tinggi dan nilai rata-rata hasil belajar pretest-posttest (67,09 menjadi 71,79). .Maka adanya peningkatan nilai dari pretest ke protes. Ju ga adanya uji hipotesis minat dan hasil belajar yang signifikan yaitu 0,000 < 0,005. Oleh karena itu, dapat diartikan bahwa terdapat peningkatan minat dan hasil belajar siswa dengan memakai model ETH melalui ice breaking senam otak pada materi statistika.Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan minat dan keberhasilan siswa dalam belajar matematika dengan model pembelajaran ETH (Everyone is a Teacher Here) melalui ice breaking brain exercises. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Quasi Eksperimen (one group pretest-posttest design). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 2 SMAN 2 Bilah Hulu. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar siswa dengan model ETH melalui ice breaking brain exercises. Hal ini terlihat dari nilai angket minat belajar yang memiliki skor rata-rata 69,7647 dalam kategori tinggi dan skor rata-rata hasil belajar pretes-postes (67,09 hingga 71,79). .Sehingga terjadi peningkatan nilai dari pretest menjadi protes. Ada juga uji hipotesis minat dan hasil belajar signifikan yaitu 0,000 < 0,005. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan minat dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model ETH melalui latihan ice breaking brain pada materi statistika.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BILINGUAL MENGGUNAKAN FLIP PDF CORPORATE UNTUK MENDUKUNG BELAJAR MANDIRI SISWA Nurmitasari Nurmitasari; Siti Khoiriyah; Rahmatika Kayyis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7148

Abstract

Buku konvensional dianggap sebagai sumber belajar yang kurang praktis dan kurang mendukung pembelajaran secara mandiri khususnya dalam belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul matematika bilingual menggunakan Flip PDF Corporate yang dapat digunakan untuk mendukung belajar mandiri siswa dengan kategori penilaian layak untuk digunakan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan pengguna produk. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengadopsi 10 langkah pengembangan Sugiono. Pengembangan e-modul pada materi Transformasi ditujukan untuk sampel penelitian yaitu pada kelas IX MTs Raudlatul Munawwarah Jatirejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa (1) rata-rata skor kelayakan e-modul oleh ahli materi sebesar 3,74 dalam kategori sangat baik; (2) rata-rata skor kelayakan e-modul oleh ahli media sebesar 3,38 dalam kategori sangat baik; (3) rata-rata skor kelayakan e-modul oleh ahli materi sebesar 3,34 dalam kategori sangat baik. Dari ketiga hasil yang diperolehan kelayakan para ahli diperoleh rata-rata sebesar 3,52 dalam kategori sangat baik. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa e-modul matematika bilingual Flip PDF Corporate pada materi Transformasi di kelas IX MTs Raudlatul Munawwarah Jatirejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu layak digunakan dengan kategori kelayakan sangat baik dan terbukti mendukung belajar mandiri siswa. Diharapkan kedepannya agar pengembang selanjutnya dapat menyisipkan e-modul dengan media yang variatif guna menyempurnakan e-modul.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH NUMERASI BERBASIS ONLINE I Ketut Kertayasa; Tatang Herman
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6652

Abstract

Perubahan pelaksanaan UN (Ujian Nasional) menjadi AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) didasarkan pada hasil evaluasi capaian PISA siswa di Indonesia yang masih rendah. Rendahnya capaian siswa pada asesmen internasional tersebut berdasarkan berbagai penelitian di Indonesia salah satunya disebabkan oleh faktor guru atau calon guru. Guru merupakan ujung tombak yang paling mempengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar. Oleh sebab itu, pada penelitian dilakukan analisis capaian mahasiswa dalam menyelesaikan masalah numerasi berdasarkan level numerasi dan faktor yang mempengaruhi capaian tersebut.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang ditujukan untuk mendeskripsikan data-data kuantitatif terkait kemampuan numerasi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan level numerasi (knowing, applying, reasoning). Ada 10 masalah numerasi berbasis online yang diberikan, yaitu 4 soal pada level knowing, 4 soal pada level applying, dan 2 soal pada level reasoning dengan subjek penelitian sebanyak 29 mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis penelitian diperoleh bahwa 74% mahasiswa mampu menyelesaikan masalah level knowing  atau capaiannya kategori tinggi, 49% mampu menyelesaikan masalah level applying atau capaiannya kategori  sedang, dan 30% mahasiswa mampu menyelesaikan masalah level reasoning atau capaiannya kategori rendah. Faktor yang paling mempengaruhi kurangnya capaian mahasiswa pada level reasoning adalah belum terbiasanya mahasiswa memberikan alasan dalam menyelesaikan masalah matematika mulai dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas/sederajat.
MEASUREMENT OF MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY BASED ON SELF EFFICACY CATEGORIZATION USING MIXED METHODS APPROACH Busnawir Busnawir; Mukhsar Mukhsar; Hidayat Ahmad; Kodirun Kodirun
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7212

Abstract

Problem-solving ability is an important part of learning mathematics. The low ability to solve mathematics needs to get attention related to students' self-efficacy. This study aims to determine the level of mathematical problem-solving abilities based on the categorization of students' self-efficacy at high, medium, and low levels. This research was conducted in class XI SMAN 1 Konawe Utara with a total of 37 students as subjects. This type of research is descriptive quantitative and qualitative in the form of a mixed method. The research instrument consisted of tests of mathematical problem-solving skills, self-efficacy questionnaires, and interview guidelines. Data were analyzed using quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the study show that students with high self-efficacy are able to solve math problems following all stages of Polya; students with moderate self-efficacy are unable to follow all Polya stages, while students with low self-efficacy are unable to solve math problems following Polya stages. It was concluded that the level of self-efficacy of students had an influence on ability to solve math problems based on Polya's steps
PENGEMBANGAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS HOTS PADA MATERI STATISTIKA SMP KELAS VIII Anita Anita; Jumroh Jumroh; Allen Marga Retta
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7133

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk menghasilkan produk berupa soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi Statistika dikelas VIII SMP yang valid dan reliable. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes soal. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Pemali. Soal HOTS yang dikembangkan sebanyak 17 butir soal uraian berdasarkan indikator taksonomi bloom yakni Menganalisis (C4), Mengevaluasi (C5), dan Mengkreasi (C6). Hasil pengembangan soal HOTS ini berupa 1.) validasi ahli yang menyatakan bahwa soal HOTS yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat penilaian, sedangkan dalam validitas secara keseluruhan hasil dari ujicoba menggunakan product moment terdapat 8 butir soal yang dinyatakan valid, 2.) hasil reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,85 yang dikategorikan reliabilitas sangat tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa soal HOTS pada materi statistika di kelas VIII SMP dinyatakan valid dan reliabel serta layak digunakan.