cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
DEVELOPMENT OF MATHEMATICS ANIMATION VIDEOS (MAV) WITH THE QUR'AN CONTEXT ON MATHEMATICAL REASONING ABILITY Retno Wahyu Arian Sah; Baiduri Baiduri; Siti Inganah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7134

Abstract

Digital technology can help the learning mathematics process with learning designs in videos by linking mathematical material to the Qur’an context. This is used to help students use mathematical reasoning skills to solve problems and are less interested and enthusiastic when learning, so they can understand the material well and have religious values from the non-Qur'anic text presented. This study aims to create media and learning resources for mathematics in the Qur’an context on mathematical reasoning abilities. The e-module development model used is ADDIE. The data collection instrument uses a validation instrument as a useful data collection tool whether or not the video was developed. Moreover, the practicality instrument is a practicality aspect test given to students after participating in the learning process using the developed product. The study results obtained a score of 3.61 for the material expert and a score of 3.56 for the media expert with the criteria of being tested. The results of student mastery of 82.9% with reasonably practical student responses indicate that the Islamic-based animated video media used is effective and practical. Based on the study's results, the developed media meets the valid, practical, and effective criteria to help develop students' reasoning abilities.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MATHEMATICAL PROBLEM POSSING DAN MATHEMATICAL CREATIVE THINKING MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN MODEL PROJECT-ACTIVITY-COOPERATIVE LEARNING-EXERCISE DITINJAU DARI TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR Tina Rosyana; M Afrilianto; Linda Linda
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6895

Abstract

Kemandirian belajar mahasiswa menjadi salah satu sikap afektif utama untuk meningkatkan kemampuan mathematical problem posing dan berpikir kreatif matematis. Peningkatan tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran dengan model Project-Activity-Cooperative Learning-Exercise (PACE), sehingga mahasiswa mampu memecahkan masalah matematik dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang peningkatan kemampuan mathematical problem posing dan berpikir kreatif matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran model PACE dan pembelajaran langsung (PL) yang ditinjau dari tingkat kemandirian belajar. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain faktorial 3 x 3. Populasinya seluruh mahasiswa peserta mata kuliah persamaan diferensial Program Studi S-1 Pendidikan Matematika IKIP Siliwangi, sedangkan sampelnya sejumlah 123 mahasiswa dengan kelas eksperimen memperoleh pembelajaran model PACE dan PACE dengan Geogebra (PACE-G), serta kelas kontrol memperoleh pembelajaran langsung (PL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan mathematical problem posing mahasiswa yang memperoleh pembelajaran model PACE, PACE-G, dan PL; (2) Terdapat efek interaksi faktor model pembelajaran dan tingkat kemandirian belajar terhadap peningkatan kemampuan mathematical problem posing mahasiswa; (3) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa yang memperoleh pembelajaran model PACE, PACE-G, dan PL; dan (4) Terdapat efek interaksi faktor model pembelajaran dan tingkat kemandirian belajar terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis.
WORKSHEET GRAPHING QUADRATICS BERBANTUAN PhET SIMULATION UNTUK OPTIMALISASI MATHEMATICAL VISUAL THINKING MAHASISWA Ria Noviana Agus; Rina Oktaviyanthi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6908

Abstract

Fungsi Kuadrat merupakan salah satu konsep Kalkulus yang banyak bersinggungan dengan kebutuhan kemampuan mathematical visual thinking. Kemampuan tersebut dipandang penting terutama untuk mengubah semua jenis informasi ke dalam gambar, grafik, atau bentuk-bentuk lain yang dapat membantu mengomunikasikan informasi secara lebih detil dan terlihat. Tetapi dalam perkembangannya, media pendukung belajar untuk mengembangkan kemampuan mathematical visual thinking masih terbatas khususnya pada pendalaman konsep Fungsi Kuadrat. Dengan demikian perlu adanya media belajar berupa worksheet untuk memenuhi kebutuhan eksplorasi konsep Fungsi Kuadrat baik prosedural maupun visual yang valid dan reliabel. Oleh karena itu, fokus kerja penelitian adalah mengembangkan worksheet graphing quadratics berbantuan Phet Simulation untuk pemberdayaan mathematical visual thinking mahasiswa. Penelitian pengembangan diaplikasikan sebagai pendekatan penelitian dengan tahapan penelitian mulai dari analisis dan desain, pengembangan prototipe dan uji kelayakan prototipe. Sebanyak 93 mahasiswa menjadi partisipan penelitian. Uji kelayakan validator menghasilkan nilai p-value > 0,05 yang menandakan ada pertimbangan yang seragam dari validator untuk jenis validitas muka dan validitas isi prototipe yang diujikan. Implikasi hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa worksheet graphing quadratics layak digunakan untuk mengukur dan mengoptimalkan kemampuan mathematical visual thinking.
DEVELOPMENT STUDENT WORKSHEET ASSISTED WITH NUMBERED HEAD TOGETHER MODEL RELATED TO MATHEMATICS PROBLEM SOLVING ABILITY Eko Edi Sujarwo; Sugeng Sutiarso
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7829

Abstract

The capacity to fathom scientific issues can offer assistance a understudy unravel a mathematical issue inside the scope of learning conjointly in existence . Powerless issue understanding capacities experienced by students can result in not accomplishing the objectives of learning results within the learning process. This investigate itself has the objective of creating a LKPD learning apparatus utilizing the Numbered Head Together show which is anticipated to make strides students' mathematical issue tackling capacities, with substantial and down to earth categories. The type of research conducted was Research and Development, with 24 class VIII students as research subjects. The information analysis strategy utilized is legitimacy and common sense investigation. Information collection methods are interviews, surveys, and tests. Information analysis methods in this consider included preparatory information examination, information validity investigation by specialists, and information common sense examination by instructors and students. From the comes about of this think about, it was concluded that the advancement of LKPD learning instruments with the assistance of the Numbered Head Together show to move forward students' mathematical issue tackling capacities based on master validators, teachers, and students in meeting the criteria of validity and practicality. Kemampuan pemecahan pada masalah matematika bisa membantu seorang siswa dalam memcahkan suatu permasalahan matematika didalam ruang lingkup pembelajaran dan juga didalam kehidupan sehari-hari. Lemahnya kemampuan pemecahan masalah yang dialami siswa bisa mengakibatkan tidak tercapainya tujuan dari hasil belajar pada proses pembelajaran. Penelitian ini sendiri mempunyai tujuan menghasilkan suatu perangkat pembelajaran LKPD dengan menggunakan model Numbered Head Together diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan matematika siswa, dengan kategori yang relevan dan praktis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Research and Development, dengan subjek penelitian sebanyak 24 orang siswa pada kelas VIII. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validitas dan analisis kepraktisan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, angket dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data pendahuluan, analisis validitas data oleh ahli, dan analisis kepraktisan data oleh guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran LKPD dengan model Numbered Head Together untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan validator ahli, guru dan siswa yang memenuhi kriteria kevalidan serta kepraktisan.
PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING MILEA D3 BERBASIS RME PADA MATERI DIMENSI TIGA Erlyanna Nur Risqi; Wahyu Setyaningrum; Ratri Murdy Andari; Dyah Ayu Puspita Ardani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7088

Abstract

 Geometri merupakan cabang matematika yang wajib dipelajari. Salah satu materi geometri yang paling sulit untuk dipelajari adalah dimensi tiga, yang membutuhkan keterampilan visual dan spasial yang sangat tinggi. RME yaitu pendekatan pembelajaran yang mudah dipahami siswa karena menggunakan konteks kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dikembangkan suatu aplikasi pembelajaran mobile berbasis RME pada materi dimensi tiga. Studi ini dilakukan dengan metode penelitian pengembangan ADDIE (Analisa, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Popluasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile Learning  Milea D3 telah valid, praktis, dan efektif.  Dalam uji coba terhadap sepuluh siswa, media masuk dalam kategori baik, dan hanya satu siswa tidak tuntas belajar. Media pembelajaran Milea D3 tergolong baik dan layak digunakan. Geometry is a branch of mathematics that must be studied. One of the most difficult geometry materials to learn is three dimensions, which requires very high visual and spatial skills. RME is a learning approach that is easy for students to understand because it uses the context of everyday life. Therefore, an RME-based mobile learning application was developed on three-dimensional material. This study was conducted using the ADDIE development research method (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The population of this research is class XII high school students. The results of the research show that Mobile Learning Milea D3 is valid, practical and effective. In a trial of ten students, the media was included in the good category, and only one student did not complete the study. Milea D3 learning media is quite good and suitable for use.Keywords: Three Dimenssion; Mobile Learning; RMEMathematics is one of the subjects that must be mastered by students in school, especially in three-dimensional material. Three dimensions is one of the most difficult mathematical materials to learn because it requires high visual-spatial abilities. RME is a learning approach that is carried out using the context of everyday life. This is the reason for developing an RME-based mobile learning application on Three Dimensional material. This research is a development research using the ADDIE model. The steps consist of: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluations. The results of the research show that the developed media is valid, practical and effective. The test results on 10 students with high, medium and low abilities showed that the media was in the good category with 9 students completing their studies and 1 student not completing their studies. Mobile learning can help students understand shapes and spaces in Three Dimensional material.  
META ANALISIS: PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS Asyifa Rahmawati; Dadang Juandi; Kartika Yulianti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6858

Abstract

Telah banyak studi yang mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dari penerapan model pembelajaran CPS di Indonesia dengan hasil yang beragam sehingga menimbulkan inkonsistensi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji dan menyelidiki secara keseluruhan studi mengenai penerapan model pembelajaran CPS terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis menggunakan meta analisis. Meta analisis merupakan  metode analisis statistik yang menghitung  beberapa studi secara kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran CPS berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis dengan effect size 1,387 pada klasifikasi efek yang sangat besar. Jika ditinjau dari jenjang pendidikan menengah menyatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari pengaruh adanya  penerapan model pembelajaran CPS dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis baik pada jenjang SMP/MTs ataupun SMA/MA/SMK. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka model pembelajaran CPS dapat dijadikan sebagai rekomendasi model pembelajaran yang diterapkan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa baik pada jenjang SMP/MTs ataupun SMA/MA/SMK.
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA KELAS V SD Nuraini Alkhasanah; Budi Murtiyasa; Yulia Maftuhah Hidayati; Sutama Sutama; Markhamah Markhamah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6893

Abstract

AbstrakKesalahan siswa dalam menyelesaikan soal berbentuk cerita terletak pada kesalahan dalam mengubah soal cerita tersebut kedalam model matematika. Seharusnya siswa mampu menyelesaikan soal cerita dengan memahami konsep matematika, mengartikan bahasa dalam soal cerita ke dalam model matematika, sehingga siswa mampu melakukan perhitangan matematis dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keslahan konsep dan kesalahan perhitungan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Penelitian ini termasuk pada jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bersifat menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada siswa kelas V SD Negeri Dari 2 Plupuh, Kabupeten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian berdasarkan analisis menunjukkan bahwa kesalahan yang dialami yaitu 1) kesalahan memahami konsep, dimana siswa masih salah dalam mengubah satuan debit, karena tidak memahami definisi dari satuan hitung debit. 2) Kesalahan perhitungan, ditandai dengan siswa tidak mampu melakukan operasi-operasi matematika (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian) pada soal cerita materi debit.Untuk memperbaiki kesalahan siswa, alangkah baiknya apabila siswa dibiasakan untuk mengerjakan soal-soal cerita matematika materi debit. Hal ini menunjukkan bahwa Faktor yang menyebabkan keslahan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas V SD adalah faktor internal dan eksternal AbstractThe student's mistake in solving the story-shaped problem lies in the error in changing the story problem into a mathematical model. Students should be able to solve word problems by understanding mathematical concepts, translating the language in word problems into mathematical models, so that students are able to do mathematical calculations correctly. The purpose of this study was to analyze conceptual errors and calculation errors in solving math word problems. This research is included in the type of qualitative descriptive research that analyzes students' mistakes in solving word problems in fifth grade students of SD Negeri Dari 2 Plupuh, Sragen Regency, Central Java Province. The results of the research based on the analysis show that the errors experienced are 1) errors in understanding the concept, where students are still wrong in changing the debit unit, because they do not understand the definition of a debit unit. 2) Calculation errors, characterized by students not being able to carry out mathematical operations (addition, subtraction, multiplication and division) on debit material word problems. To correct student errors, it would be nice if students were accustomed to working on math story questions on debit material. This shows that the factors that cause errors in solving math word problems for fifth grade elementary school students are internal and external factors 
PENGEMBANGAN LKPD ELEKTRONIK BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS Fitni Fitni; Elfis Suanto; Maimunah Maimunah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7022

Abstract

AbstrakSalah satu kompetensi yang paling penting adalah literasi matematis, namun peserta didik masih memiliki tingkat kemampuan yang rendah, terutama dalam materi terkait statistik. Penggunaan LKPD elektronik berbasis discovery learning merupakan solusi alternatif untuk masalah ini. Pengembangan LKPD elektronik berbasis discovery learning yang valid dan praktis menjadi tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah design research tipe development studies, yang terdiri dari tiga tahapan yaitu preliminary research, development or prototyping phase, dan assessment phase. Dokumen, walkthrough, dan lembar penilaian merupakan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini. Sebanyak 20 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Pekanbaru berpartisipasi dalam penelitian selaku subjek penelitian untuk menghasilkan LKPD elektronik berbasis model discovery learning pada materi statistika yang valid dan praktis. Temuan penelitian menunjukkan LKPD elektronik sudah valid dari segi face validity, content validity, dan construct validity berdasarkan keterangan yang dibuat oleh para ahli selama expert review dan sudah melewati uji keterbacaan pada tahap one-to-one. Penerapan LKPD elektronik pada tahap small group menunjukkan kepraktisan dengan kriteria baik berdasarkan dari angket respon  peserta didik. Diperoleh simpulan bahwa LKPD elektronik yang dikembangkan sangat baik atau praktis dan layak dipakai dalam proses pembelajaran serta memiliki kemampuan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik. AbstractOne of the most necessary competencies is mathematical literacy, but students still have a low level of aptitude, especially in statistics material. An additional solution to this issue is the usage of digital worksheets built on discovery learning. The development of electronic worksheets based on valid and practical discovery learning is the aim of this research. The research method used is design research of the type of development studies, which consists of three stages, name preliminary research, development or prototyping phase, and assessment phase. Documents, walkthroughs, and the study’s methods for collecting data include assessment sheets. As many as 20 class VIII students of SMP Negeri 6 Pekanbaru participated in the research as research subjects to produce electronic worksheets based on discovery learning models on valid and practical statistical material. The research findings show that electronic worksheets are valid in terms of face validity, content validity, and construct validity based on information made by experts during the expert review and have passed the readability test at the one-to-one stage. The application of electronic LKPD at the small group stage shows practicality with good criteria based on student response questionnaires. it come to an end that the developed electronic LKPD was very good or practical and ideal for use in the educational process and may enhance students' literacy in mathematics.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS RME DENGAN KONTEKS KEARIFAN LOKAL PADA MATERI BANGUN DATAR Aritsya Imswatama
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7043

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar matematika berbasis RME dengan konteks kearifan lokal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian desain yang menggunakan model pengembangan yaitu model Gravemeijer & Cobb. Desain penelitian ini mempunyai tiga fase yaitu (1) mempersiapkan percobaan; (2) melaksanakan percobaan; dan (3) analisis retrospektif. Dalam artikel ini akan dibahas  tahap mempersiapkan percobaan, yaitu 1) analisis kebutuhan dan kurikulum, (2) analisis dan penyusunan konsep RME, (3) analisis dan eksplorasi kearifan lokal suku sunda di sukabumi sebagai sumber belajar matematika, (4) Pengembangan bahan ajar matematika berbasis RME dan (5) Validasi. hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar matematika berbasis RME dengan konteks kearifan lokal telah memenuhi kriteria valid dan dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika. Desain pembelajaran matematika berbasis RME dengan konten kearifan lokal merupakan desain pembelajaran yang mengeksplorasi fenomena atau kejadian yang dapat dibayangkan siswa, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengalami proses penemuan kembali konsep matematika dengan cara melakukan kegiatan yang memungkinkan melalui bimbingan guru serta memberikan ruang kreasi yang luas kepada siswa untuk mengembangkan model matematika terhadap masalah matematika yang dihadapi.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR, KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sherlia Agustiani; Jailani Jailani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6118

Abstract

Masalah pada penelitian ini masih terdapat kecenderungan siswa yang terfokus pada contoh soal, siswa bingung ketika diberikan soal dengan bentuk dan konsep yang berbeda , mengakibatkan siswa kesulitan dalam mengembangkan kemampuan berpikirnya. Untuk itu dengan diterapkannnya pendekatan  contextual teaching and learning diharapkan dapat memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan hasil belajar, kemampuan komunikasi dan kberpikir kritis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendekatan contextual teaching and learning  terhadap hasil belajar , kemampuan komunikasi dan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan bahwa pendekatan contextual teaching and learning memberikan peningkatan pada hasil belajar, kemampuan komunikasi serta kemampuan berpikir kritis siswa, berdasarkan dari hasil uji data nilai pre-test dan post-test. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bahwa pendekatan contextual teaching and learning berpengaruh pada hasil belajar siswa, kemampuan komunikasi dan kemampuan berpikir kritis siswa.