cover
Contact Name
Arif Rahman Aththibby
Contact Email
jpfummetro@gmail.com
Phone
+6281379265179
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No.116 Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro Lampung. 34111
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro
ISSN : 23375973     EISSN : 24424838     DOI : http://dx.doi.org/10.24127/jpf
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro or abbreviated JPF ( p-ISSN : 2337-5973 e-ISSN:2442-4838 ) is an integrated forum for communicating scientific advances in the field of physics and physics education. The journal reports significant new findings related to physics and education physics. JPF is firstly published in 2013 and periodically published twice per year on March and September.
Arjuna Subject : -
Articles 261 Documents
Pengembangan Set Praktikum Viskometer Bola Jatuh Pada Materi Fluida Statis Aratri, Riyadnita Putri; Martin, Martin
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v13i2.13912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan menguji kelayakan atau validasi dari set praktikum viskometer bola jatuh pada materi fluida statis. Penelitian ini dilakukan kepada 22 Mahasiswa/i Pendidikan Fisika FKIP UHAMKA untuk analisis kebutuhan dengan ketentuan telah menempuh mata kuliah Fisika Dasar I. Metode penelitian yang digunakan dengan model MANTAP (Lima Tahap) meliputi penelitian pendahuluan, pengembangan model, validasi model, uji efektivitas model, dan diseminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa set praktikum viskometer bola jatuh yang dikembangkan memperoleh nilai 93% “Sangat Layak” dari ahli materi, 89% “Sangat Layak” dari ahli media, 92% “Sangat Layak” dari Dosen Fisika. Dengan demikian, penelitian ini berhasil mengembangkan set praktikum viskometer bola jatuh yang mampu meminimalisir human error dalam pengambilan data percobaan bagi Mahasiswa/i.
Investigating Senior High School Students’ Conceptual Understanding of Heat and Temperature: A Qualitative Analysis in Physics Education Utama, Rodika; Toifur, Moh.; Ishafit, Ishafit; Okimustava, Okimustava
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v13i2.14137

Abstract

The distinction between heat and temperature is fundamental in physics learning, yet it remains a persistent source of student misconceptions. Many learners interpret heat as a tangible substance stored within an object or assume that temperature is equivalent to the amount of heat possessed. Such misunderstandings hinder the development of deeper concepts in thermodynamics and energy transfer. This study aims to investigate senior high school students’ conceptual understanding of heat and temperature through a qualitative lens. The research involved 30 Grade XI students from a public high school in Indonesia. Data were collected using a conceptual diagnostic test followed by semi-structured interviews that probed students’ reasoning about everyday thermal phenomena. Thematic analysis was applied to categorize misconceptions and identify underlying reasoning models. Findings revealed four dominant patterns: (1) the substance model of heat, where students described heat as a material that flows from hot to cold bodies; (2) the equation model of temperature, in which temperature was mistakenly treated as the total amount of heat; (3) the cold transfer misconception, where students believed coldness itself moves from one body to another; and (4) the size–temperature confusion, where larger objects were assumed to always have higher temperature. These conceptions align with reports in international literature, indicating the universal nature of such difficulties. The study underscores the value of qualitative exploration for uncovering the reasoning behind misconceptions, not merely their frequency. Implications for teaching include the use of particle-level representations, predict–observe–explain activities, and simple calorimetry experiments to help students reconstruct scientifically accurate models of heat and temperature.
Pemanfaatan Kulit Bawang Merah dan Ampas Kelapa sebagai Briket Ramah Lingkungan Putri, Siti Meizhuri Aulia; Wardana, Rendy Wikrama; Sutarno, M; Anjarsari, Putri; Setiawan, Iwan
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v13i2.12535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengetahui kualitas briket kulit bawang merah dan ampas kelapa. Pengujian briket dilakukan di Laboratorium PT Sucofindo Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Briket yang dibuat terdiri dari tiga komposisi, yaitu A1 (30% kulit bawang merah : 70% ampas kelapa), A2 (50% kulit bawang merah : 50% ampas kelapa), dan A3 (70% kulit bawang merah : 30% ampas kelapa). Parameter kualitas briket yang diuji yakni kadar air, kadar abu, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit bawang merah dan ampas kelapa berpotensi menjadi briket ramah lingkungan. Komposisi ketiga briket telah memenuhi SNI 01-6235 2000 dengan nilai kalor lebih dari 5000 kkal/kg. Nilai kalor terbesar dihasilkan dari briket A1 dengan komposisi 30% kulit bawang merah : 70% ampas kelapa dengan nilai kalor 6584 kkal/kg. Dengan demikian, kulit bawang merah dan ampas kelapa berpotensi menjadi briket ramah lingkungan.
Efektivitas Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Di SMAN 8 Makassar Jamaluddin, Indah Hamdhani; Khaeruddin, Khaeruddin; Wahid, Syamsul
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v14i1.15652

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran pretest dan posttest keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi kinematika dan dinamika sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning, serta untuk menganalisis seberapa besar peningkatan antara skor pretest dan posttest dalam keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi kinematika dan dinamika setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMAN 8 Makassar, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah kelas XI. 1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 35 peserta didik. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dikembangkan dengan indikator interpretasi, inferensi, evaluasi, dan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik sebelum dan setelah diterapkan model Problem Based Learning dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 0,50 yang berada pada kategori sedang. 
Inovasi Bahan Ajar IPA Berupa Ensiklopedia Berbasis TPACK untuk Pembelajaran yang Bermakna A’yun, Dya Qurotul; Rosa, Friska Octavia
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v14i1.13535

Abstract

Science (IPA) learning is crucial in shaping students' understanding of the environment and nature, and in preparing the younger generation to preserve environmental sustainability. However, the delivery of science material often lacks engagement, necessitating innovative teaching materials to enhance student comprehension and learning outcomes. Encyclopedia-based teaching materials, with their comprehensive, systematic, and illustrated content, are considered effective in attracting interest and clarifying concepts. Furthermore, integrating Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) into science learning is vital to prepare students for mastering technology in the digital age. This preliminary study aims to analyze the urgency and potential of developing TPACK-based encyclopedia science teaching materials to improve student learning outcomes. The research employed a literature review (library research) method by examining various relevant references. The findings indicate that the development of TPACK-based encyclopedia science teaching materials is highly necessary as it can enrich students' learning experiences, create more engaging and relevant learning, and foster students' technological literacy and critical thinking skills to face future.
Development of Android-Based Educational Media Using AppyPie on Pascal’s Law to Enhance Problem-Solving Skills Among 11th-Grade Students vilana, Mirna; Yanti, Fitri April; Setiawan, Iwan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v14i1.16375

Abstract

This study was motivated by the limited availability of learning materials designed to improve students’ problem-solving skills. The study aims to develop an Android-based learning tool using AppyPie on Pascal programming concepts to enhance the problem-solving skills of 11th-grade students. The research method employed a research and development approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research instruments used include an expert validation questionnaire and a student response questionnaire. Data analysis utilized both quantitative and qualitative data. The average product feasibility validation score was 85.51%, indicating that the developed product is highly suitable for use. The improvement in students’ problem-solving skills falls into the moderate category with an N-Gain value of 0.60. These results indicate that the use of Android-based learning media with the assistance of AppyPie is capable of improving students’ problem-solving skills. Student response results received an average rating of 93%, with student responses to the development of the learning media categorized as “very good,” meaning that the developed media possesses appeal and elicits a positive response from students. This research supports student-centered learning and enhances problem-solving skills.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Dalam Pembelajaran Fisika di SMA Negeri 2 Makassar Rahman, Aulia; Hasyim, Mutahharah; Haris, Abdul; Wahid, Syamsul; Sanusi, Dirga Kaso
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v14i1.15781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran fisika pada kelas XI SMA Negeri 2 Makassar tahun ajaran 2025/2026. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu kemampuan berpikir kritis peserta didik. Subjek penelitian terdiri atas 96 peserta didik kelas XI yang mengikuti mata pelajaran fisika. Indikator kemampuan berpikir kritis yang dianalisis meliputi penjelasan, evaluasi, analisis, dan inferensi. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis berbentuk soal pilihan ganda beralasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran fisika termasuk dalam kategori tinggi. Dari 96 peserta didik, terdapat 43 peserta didik (44,7%) yang berada pada kategori tinggi, menjadi proporsi terbesar dibandingkan kategori lainnya. Berdasarkan indikator, evaluasi memperoleh persentase tertinggi sebesar (84,5%), diikuti oleh indikator inferensi (72%) dan penjelasan (71,2%) yang menunjukkan hasil relatif seimbang. Sementara itu, indikator analisis memperoleh persentase terendah yaitu 66,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa peserta didik memiliki kemampuan yang lebih pada aspek evaluasi, yang mencerminkan kemampuan peserta didik dalam menilai informasi dengan baik.
Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Gurdi, Nurkhalifah; Usman, Usman; Wahid, Syamsul
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v14i1.15768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi sains peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model Problem Based Learning (PBL) di kelas XI SMAN 9 Gowa. Penelitian pra-eksperimen ini menggunakan desain one group pretest–posttest dengan subjek 35 siswa kelas XI 8 tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui tes literasi sains berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, inferensial, dan N-Gain. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata pretest sebesar 5,57 dan posttest sebesar 12,3 termasuk kedalam kategori sedang. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga dapat digunakan uji paired sample t-test yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Nilai N-Gain kemudian dianalisis dan diperoleh sebesar 0,50 dalam kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas XI 8 SMAN 9 Gowa dengan tingkat peningkatan sedang.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Phyphox Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Efek Doppler Nur Jannah, Fadhiilah; Hamdani, Hamdani; Firdaus, Firdaus
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v14i1.14291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Phyphox terhadap hasil belajar peserta didik pada materi efek Doppler di SMA Negeri 2 Putussibau. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Dalam hal ini, penelitian hanya melibatkan satu kelompok eksperimen tanpa disertai kelompok pembanding. Sampel penelitian ini hanya menggunakan satu kelas, yaitu kelas XII IKM 3 di SMA Negeri 2 Putussibau berjumlah 35 peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa tes yag dikaitkan dengan hasil belajar peserta didik khususnya pada aspek kognitif. Hasil menunjukkan bahwa, diperoleh hasil selisih skor rata-rata pretest dan posttest sebesar 36 yang mengindikasikan bahwa adanya peningkatan hasil belajar. Hasil uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik secara signifikan menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan Phyphox dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi efek Doppler di SMA Negeri 2 Putussibau.Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Phyphox, Hasil Belajar, Efek Doppler
Pengaruh Penerapan Metode Eliminasi Gauss dalam Penyelesaian Soal Dinamika Rotasi Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis dan Hasil Belajar Ainiyah, Ummi Zahrotul; Supriadi, Bambang; Mazidah, Ulfa
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v14i1.15124

Abstract

Pembelajaran dinamika rotasi memerlukan kemampuan penalaran matematis karena penyelesaiannya melibatkan sistem persamaan linier yang kompleks. Namun, banyak murid mengalami kesulitan sehingga diperlukan metode penyelesaian yang lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan metode eliminasi gauss dalam penyelesaian soal materi dinamika rotasi pada proses pembelajaran terhadap kemampuan penalaran matematis dan hasil belajar murid. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis True Eksperimen dan desain posttest only control design di MAN 1 Jember. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, khususnya pada indikator mengajukan dugaan, manipulasi matematis dan menarik kesimpulan (p < 0,05), sedangkan indikator memprediksi proses jawaban dan penyelesaian tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05). Selain itu, hasil belajar murid juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode eliminasi Gauss berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis dan hasil belajar murid.