cover
Contact Name
-
Contact Email
aljamiah@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-558186
Journal Mail Official
aljamiah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Gedung Wahab Hasbullah UIN Sunan Kalijaga Jln. Marsda Adisucipto No 1
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
ISSN : 0126012X     EISSN : 2338557X     DOI : 10.14421
Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, theology, sociology, anthropology, political science and others.
Articles 1,211 Documents
Prospek Pengembangan Ilmu Perbandingan Agama Di Indonesia. Alef Theria Wasim
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 39 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.039.14-21

Abstract

Ilmu perbandingan agama adalah salah satu sebutan saja dari berapa sebutan terhadap “ilmu agama” (Science of Religion),  “studi ilmiah agama” (Scientific Study of Religion), yang dalam perkembangan kemudian lalu orang dengan beberapa pertimbangan tertentu senang menyebutnya dengan “fenomenologi agama” (Phenomenology of Religion), “ilmu agama sistematik” (lebih dikenal dengan ” Science of Religion as a Systematic Disipline”),  “sejarah agama-agama” (History of Religion(-s)), dan “ilmu perbandingan agama” (Comparative Religion, Comparative Study Of Religions) dan sebutan lainnya lagi. Pertimbangan selera penyebutan tertentu baik dengan Science of Religion, scientific a study of religion, Phenomenology of Religion, History of Religion (-s), Comparative Religion, Comparative Study Of Religions dan sebagainya- sudah barang tentu mempunyai maksud tertentu di samping ada hubungannya dengan lingkungan di mana ilmu perbandingan agama tersebut dilahirkan, tumbuh dan berkembang. Seperti di Amerika (Canada dan Amerika Utara),  Eropa (Swedia, Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Italia),  Asia (Jepang, India, Thailand, Indonesia), di USSR dan lain sebagainya. Juga ada hubungannya dengan lingkungan pengembangan akademik di mana ilmu perbandingan agama tersebut diasuh dalam suatu perguruan tinggi.
Tinjauaan Buku Editor Editor
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 39 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.039.68-70

Abstract

Masalah Dalālah Dalam Pennerjemahan Arab-Indonesia (Kajian Semantik) S Sukamto
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 55 (1994)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1994.550.70-76

Abstract

Pada hakekatnya penterjemahan adalah pengalihan pesan (ide) dari Bahasa sumber (Bahasa yang diterjemahkan) ke Bahasa sasaran ( Bahasa yang digunakan untuk menterjemahkan) ke Bahasa sasaran ( Bahasa yang digunakan untuk menterjemahkan) (M. Abd. Al-Azim al-Zarqany, 1980:110). Pengkajian terhadap dalālah Bahasa sumber artinya adalah pengkajian terhadap pesan (ide) yang terkandung di dalamnya. Penerjemahan dari Bahasa apa saja, pengkajian terhadap dalālah. Kelihatannya masalah dalālah Itu sederhana: asal mengungkapkan pesan yang sama melalui dua Bahasa yang berbeda itu. Tetapi sebenarnya permasalahannya tidaklah sesederhana itu, setidaknya ada dua hal: 1. Tingkat perkembangan dua Bahasa yang berbeda itu belum tentu sama. Kata untuk makna tertentu, dalam suatu Bahasa, tidak serta merta ada ada dalam Bahasa lain. Hal ini menyebabak sulitnya mencari padanan kata yang benar-benar tepat. 2. Sesuatu kata disamping mempunyai makna (ide) tentu juga mempunyai ‘atifah (rasa Bahasa). Penterjemahan yang sudah tepat dari segi idenya tidak serta merta tepat pula dari segi rasa bahasanya. Persoalan dalālah adalah persoalan yang amat penting dalam memahami suatu Bahasa, juga dalam penerjemahan dari satu Bahasa kebahasa yang lain.
Agama dan Skularisme di Turki Abdullah, Muhammad Amin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 37 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.037.54-60

Abstract

Menempatkan Islam, religiositas atau pemikiran ulama yang bersifat dialektis, berhadap-hadapan dengan sekularisme atau pola berfikir ilmuawan yang bersifat demonstrative, rasanya memang kurang tepat, bahkan terlalu simplistic. Menempatkan posisi berhadap-hadapan mengandalkan arti dan sikap tatanan hubungan pergaulan yang antagonistic, bagaikan air dan minyak yang sifat-sifat dasarnya memang sudah berbeda sejak semula. 
Sekali Lagi: Sosiologi Agama (Suatu Pengantar) Fathuddin Abdul Ganie
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 39 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.039.22-32

Abstract

Sosiologi agama masih belum banyak dikenal di Perguruan Tinggi Agama di Indonesia, maka tulisan ini akan lebih baik apabila dimulai dari sejarah timbulnya sosiologi agama itu. Pada abad ke-19 yang merupakan abad ilmu itu, muncul suatu “ilmu baru” yang khusus membicarakan agama. Ilmu tersebut dirintis oleh Friedrich Max Muller (1823 – 1900) dengan nama ilmu agama (Science of Religion), diberi nama sebagai ilmu baru, tetapi sebenarnya ilmu tersebut sejak abad ke-5 sebelum masehi sudah ada di Yunani.
Pancasila, Islam, and Harmonising Socio-Cultural Conflict in Indonesia Badrun, Badrun; Sujadi, Sujadi; Warsah, Idi; Muttaqin, Imron; Morganna, Ruly
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Vol 61, No 1 (2023)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2023.611.137-156

Abstract

The compatibility of Islam and Pancasila, the Indonesia’s national philosophy, is still interesting to elaborate even though there have been numerous discussions on the theme. Notably, this paper addresses the harmony of Pancasila and Islam as the umbrella for nationhood and statehood in Indonesia. The writers argue that Pancasila and Islam coexist harmoniously in Indonesia, and this kind of harmony is a valuable esteem to reinforce unity, diversity, and cultural heritage within the society. The acculturation of Pancasila is an effort to integrate its values into daily life through traditions and practices involving various stakeholders. This acculturation will encourage acceptance of diversity and prevent religious extremism. On the other hand, conflicts between political Islam and nationalist groups in Indonesia affect cultural-religious expressions and disrupt harmony. Pancasila is vital in addressing these conflicts and promoting diversity and ongoing dialogues.[Kesesuaian Islam dan Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia masih menarik untuk dijabarkan meski sudah banyak pembahasan mengenai tema tersebut. Secara khusus, tulisan ini membahas tentang kerukunan Pancasila dan Islam sebagai payung kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Penulis berpendapat bahwa Pancasila dan Islam dapat hidup berdampingan secara harmonis di Indonesia dan keharmonisan tersebut merupakan sebuah penghargaan yang tinggi untuk mempertegas persatuan, keberagaman, dan warisan budaya dalam masyarakat. Pembudayaan Pancasila menjadi upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilainya ke dalam kehidupan sehari-hari melalui tradisi dan praktik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Akulturasi ini akan mendorong penerimaan keberagaman dan mencegah ekstremisme agama. Di sisi lain, konflik antara politik Islam dan kelompok nasionalis di Indonesia berdampak pada ekspresi budaya-agama yang mengganggu kerukunan. Pancasila menjadi penting dalam mengatasi konflik-konflik ini serta mendorong keberagaman dan dialog yang berkelanjutan.]
Tinjauaan Buku Muin Umar
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 37 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.037.61-73

Abstract

Buku-Buku Tasawuf dan Kecenderungan Kemunculannya Yusron Asrofie
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 39 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.039.33-39

Abstract

Berikut ini saya cantumkan beberapa buku mengenai tasawuf yang hampir semuanya masih dalam bahasa Inggris. Saya sengaja berbuat demikian karena saya tidak mengetahui secara pasti buku apa saja yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Namun demikian informasi yang ada di dalam buku tulisan ini akan sangat berguna untuk melacak buku-buku tentang tasawuf ini di perpustakaan dengan melihat katalog pengarang. Karena orang masih banyak yang cenderung untuk membaca edisi Indonesianya, maka di sini juga tidak saya cantumkan informasi buku-buku tasawuf ini secara lengkap artinya tempat dan nama penerbit serta tahun buku itu terbit tidak dicantumkan di dalam tulisan ini. Bagi yang ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang buku-buku tasawuf lengkap dengan informasinya dipersilakan untuk melihat Encounter no. 50 Desember 1978.
Tafsir Kontekstual Abdul Rachim
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 39 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.039.40-56

Abstract

kegandrungan para cendekiawan muslim terhadap pemahaman Al-Qur’an secara utuh semakin bertambah setelah penerapan studi secara sistematik menjalar pada setiap cabang ilmu pengetahuan, khususnya ilmu pengetahuan yang mempelajari aspek budaya manusia. Pentingnya pemahaman terhadap Al-Qur’an secara utuh itu semakin disadari setelah stadi secara sistematik terhadap sesuatu cabang ilmu pengetahuan membuka horizon yang lebih luas dan memberikan keputusan terhadap kebutuhan manusia baik dalam integritas moral maupun dalam peningkatan intelektual.
Standardisasi Kurikulum Sejarah Islam Rumusan Organisasi Kebudayaan, Ilmu Pengetahuaan dan Pendidikan Islam (ISESCO) Muin Umar
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 37 (1989)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1989.037.1-31

Abstract

Tanggal 26-28 Oktober 1987 Saya mendapatkan kesempatan dari Direktur Jendral Binbaga Islam (pada waktu itu Bapak H. Zaini Dahlan) dan dengan restu Bapak Mentri Agama Republik Indonesia untuk menghadiri Meetings of experts on the draft standardized curricul for teaching geography and Islamic history, yang diadakan di Kairo Mesir.Sesuai dengan rekomendasi para mentri luar negeri anggota Organisasi Konperensi Islam yang ke-15 yang diadakan tahun 1985 untuk Menyusun suatu kurikulum yang tepat bagi pengajaran sejarah Islam dan geografi di sekolah-sekolah di dunia Islam, maka Islamic Educational, Scientific and Cultural Organization (ISESCO) memasukkan rencana kerja 1985-1988 mengenai standardisasi kurikulum ini. rencana kerja ini dipertimbangkan dan diterima oleh siding ISESCO kedua yang diadakan di Islamabad tahun1985.

Filter by Year

1975 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 63, No 1 (2025) Vol 62, No 2 (2024) Vol 62, No 1 (2024) Vol 61, No 2 (2023) Vol 61, No 1 (2023) Vol 60, No 2 (2022) Vol 60, No 1 (2022) Vol 59, No 2 (2021) Vol 59, No 1 (2021) Vol 58, No 2 (2020) Vol 58, No 1 (2020) Vol 57, No 2 (2019) Vol 57, No 1 (2019) Vol 56, No 2 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 56, No 1 (2018) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 2 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 55, No 1 (2017) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 2 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 54, No 1 (2016) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 2 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 53, No 1 (2015) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 2 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 52, No 1 (2014) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 2 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 51, No 1 (2013) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 2 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 50, No 1 (2012) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 2 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 49, No 1 (2011) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 2 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 48, No 1 (2010) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 2 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 47, No 1 (2009) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 2 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 46, No 1 (2008) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 2 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 45, No 1 (2007) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 2 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 44, No 1 (2006) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 2 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 43, No 1 (2005) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 2 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 42, No 1 (2004) Vol 41, No 2 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 41, No 1 (2003) Vol 40, No 2 (2002) Vol 40, No 1 (2002) Vol 39, No 2 (2001) Vol 39, No 1 (2001) Vol 38, No 2 (2000) Vol 38, No 1 (2000) No 64 (1999) No 63 (1999) No 62 (1998) No 61 (1998) No 60 (1997) No 59 (1996) No 58 (1995) No 57 (1994) No 56 (1994) No 55 (1994) No 54 (1994) No 53 (1993) No 52 (1993) No 51 (1993) No 50 (1992) No 49 (1992) No 48 (1992) No 47 (1991) No 46 (1991) No 45 (1991) No 44 (1991) No 43 (1990) No 42 (1990) No 41 (1990) No 40 (1990) No 39 (1989) No 38 (1989) No 37 (1989) No 36 (1988) No 35 (1987) No 34 (1986) No 33 (1985) No 32 (1984) No 31 (1984) No 30 (1983) No 29 (1983) No 28 (1982) No 27 (1982) No 26 (1981) No 25 (1981) No 24 (1980) No 23 (1980) No 22 (1980) No 21 (1979) No 20 (1978) No 19 (1978) No 18 (1978) No 17 (1977) No 16 (1977) No 14 (1976) No 12 (1976) No 11 (1975) No 10 (1975) No 9 (1975) More Issue