cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Pembangunan Pedesaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
SISTEM PRODUKSI PETERNAKAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL PADA PROGRAM SARJANA MEMBANGUN DESA (SMD)( LIVESTOCK PRODUCTION SYSTEM OF BEEF CATLE BASED ON LOCAL RESOURCES AT THE PROGRAM OF SARJANA MEMBANGUN DESA (SMD)) Sodiq , Akhmad; , Munadi; Purbojo, Satrio Widhi
Pembangunan Pedesaan Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this study were to describe the profile of livestock production system on beef cattle under local resources base. Livestock On-Farm Trials was applied in this study by involved 21 farmer groups of beef cattle under program of Sarjana Membangun Desa. The program distributed at 8 regencies with the various agro ecosystems (low-middle-land, up-land, forest-margin, and rice-base). Descriptive analysis was applied in this study. This study demonstrated that beef cattle production closely integrated to the overall crop farming based on the condition of agro ecosystems. A number of local resources and by-products of agriculture and agro industry made the most of feeding practice. Crop-Livestock-System needed to be developed in the framework of sustainable development.
ANALISIS KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN PETANI MELATI GAMBIR DI KECAMATAN RAKIT KABUPATEN BANJARNEGARA JAWA TENGAH , Sarno; Setiawan, Bondan Hary
Pembangunan Pedesaan Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis karakteristik sosial ekonomi petani melati gambir yaitu umur petani, kontribusi penghasilan lain, jumlah tanggungan keluarga, luas kepemilikan lahan, dan tingkat produksi yang dapat mempengaruhi tingkat pendapatan petani di Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan sasaran utama adalah para petani melati gambir di Kecamatan Rakit. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan uji-T, uji-F dan juga koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan Uji-T ternyata karakterisktik sosial ekonomi umur petani, jumlah tanggungan keluarga, dan kontribusi penghasilan lain tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat pendapatan petani melati gambir. Sedangkan produksi dan luas lahan berpengaruh nyata terhadap tingkat pendapatan petani melati gambir. Uji-F menunjukkan semua karakteristik sosial ekonomi ternyata berpengaruh nyata terhadap tingkat pendapatan petani melati gambir. Analisis koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa tingkat pendapatan petani melati gambir di Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara 74.9 % dipengaruhi oleh variabel umur petani, kontribusi penghasilan lain, tanggungan keluarga, luas lahan, dan produksi. Sedangkan sisanya 25.1 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
MYCORRHIZAL COLONISATION ENHANCE THE GROWTH AND NUTRIENT UPTAKE IN DIFFERENT CROPS GROWN IN GLASSHOUSE PENGKOLONIAN MIKORIZA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PENGAMBILANNUTRISI PADA BERAGAM TANAMAN DI RUMAH KACA Barus, Henry Novero
Pembangunan Pedesaan Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate mycorrhizal colonisation on plant growth and nutrient acquisitions on three crop species, i.e, soybean (Glycine max (L.) Merr cv. Willis), upland rice (Oryza sativa cv. Cirata), and maize (Zea mays cv. Marshall). These crops were inoculated with arbuscular mycorrhiza fungi (AMF) Glomus mosseae BEG 107 grown in a Luvisol (Calcareous soil, pH 7.3 in CaCl2) under glasshouse conditions. Inoculated plants became mycorrhizal while control plants remained non-mycorrhizal. The AM colonisation rates were as high as 60%, 40%, 70% of the total root length, respectively, in soybean, upland rice, and maize. Mycorrhizal crop growth increased 7.5-folds, 4.5-folds, and 5.0-folds relative to non-mycorrhizal crop, respectively, in soybean, upland rice, and maize. Related to nutrient uptake, mycorrhizal colonisation increased P concentrations in shoot 1.6- folds, 3.2-folds, and 1.6-folds; and in root 1.9-folds, 1.9-folds, and 2.6-folds, respectively, in soybean, upland rice, and maize. However, it increased, decreased or were similar with other elements depended on elements and crop species. Applied mycorrhizal clearly contributed to enhance the growth and nutrient uptake of crop tested.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MENGENAI ZAT BESI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS CORRELATION OF KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND BEHAVIOR ON THE IRON CONTENT WITH THE INCIDENCE OF ANEMIA AMONG PREGNANT MOTHERS AT JATILAWANG PRIMARY HEALTH CENTER, BANYUMAS REGENCY Wati, Erna Kusuma; Rahardjo, Setiyowati
Pembangunan Pedesaan Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berjudul “Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mengenai Zat Besi terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas” telah dilaksanakan di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai zat besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang terdaftar di bagian KIA Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik Systematic Random Sampling dan diperoleh sebanyak 70 ibu hamil sebagai sampel. Dari hasil analisis univariate diperoleh hasil prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 65,7%. Sebagian besar ibu hamil berusia antara 20 – 35 tahun, mempunyai jarak kehamilan lebih dari 5 (lima) tahun, berpendidikan dasar, tidak bekerja, mempunyai pengetahuan mengenai zat besi yang sedang, sikap mengenai zat besi adalah kurang dan mempunyai perilaku mengenai zat besi termasuk kurang. Analisis Bivariate dengan uji Chi Square menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu mengenai zat besi dengan kejadian anemia. Sikap dan perilaku ibu mengenai zat besi masih kurang, hal ini ternyata dapat meningkatkan kejadian anemia pada ibu hamil. Untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu mengenai zat besi perlu dilakukan penyuluhan secara rutin dan peningkatan distribusi Fe dengan kerjasama lintas program dan lintas sektoral.
DEMOKRASI DESA : ANALISIS HUBUNGAN KEKUASAAN BPD DAN PEMERINTAH DESA DI SIKAPAT, BANYUMAS (VILLAGE DEMOCRACY: ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN THE POWER OF BPD AND VILLAGE GOVERNMENT IN SIKAPAT, Suswanto, Bambang; K., Solahuddin; Firdaus, Syah
Pembangunan Pedesaan Vol 1, No 2 (2001)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya Badan Perwakilan Desa ( BPD), sebagai lembaga baru di desa, menimbulkan perubahan pada hubungan kekuasaan dalam Pemerintahan Desa. Situasi dan kondisi politik di tingkat daerah serta nasional dan hubungan badan legislatif daneksekutif di tingkat nasional dan daerah berpengaruh hingga tingkat pedesaan Hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tentang hubungan k ekuasaan BPD dan Pemerintah Desa.T ujuan penelitian ini adalah menggambarkan hubungan kekuasaan BPD dan Pemerintah Desa serta untuk mengetahui faktor yang menjadi penghambat atau Pendorong hubungan kekuasaan BPD dan Pemerintah Desa. Setelah dilakukan penelitian diketahui bahwa interaksi BPD dan Pemerintah Desa dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan ternyata tidak seimbang Pemerintah Desa memegang kekuasaan yang lebih besar daripada BPD sebab berbagai langkah BPD yang tidak pro aktif dalam melaksanakan fungsinya. Faktor penghambat interaksi BPD dan Pemerintah Desa adalah lemahnya sumber daya manuusia BPD dan Pemerintah Desa, masih rendahnya partisipasi para anggota BPD dalam menjalankan tugas, masih ada anggapan Kepala Desa bahwa pelaksanaan tugas pemerintah desa masih mengacu pada sistem lama (UU No. 5 Tahun l979). Selanjutnya, partisipasi masyarakat terhadap BPD masih rendah dan honor atau gaji para anggota BPD masih rendah dan belum jelas, sehingga mempengaruhi kinerja anggota BPD.
KAJIAN POTENSI ASAP CAIR DALAM MENGENDALIKAN ULAT KROP KUBIS, Crocidolomia pavonana STUDY ON POTENCY OF LIQUID SMOKE AGAINST THE CABBAGE HEAD CATERPILLAR, Crocidolomia pavonana , Wiyantono; Minarni, Endang Warih
Pembangunan Pedesaan Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to seek raw materials for preparing liquid smoke, and then evaluated in laboratory for knowing its effects on feeding, development and mortality of the cabbage head caterpillar, Crocidolomia pavonana (F.) (Lepidoptera: Pyralidae) on cabbage. Antifeedant activity of the liquid was tested against third-instar of the caterpillar larvae with leaf residual method in leaf disc no-choice tests and contact method. Result of the research showed that the liquid at concentration from 3 - 22% reduced feeding by 22.94 - 51.52%, and prolonged period of the caterpillar development to pupation by 0.27 - 0.33 days compared to controls. The effects of test liquid smoke on mortality of Crocidolomia pavonana third-and fourth (final)-instar larvae were fed for 48 h broccoli leaves treated with a leaf residual and dipping method. The result show that the treatment 3 - 22% liquid smoke was not caused larvae death. The effects of liquid smoke from coconut shell (a raw material of the chosen few) was to take possession of antifeedant activity from weak to moderate against C. pavonana larvae.The effects of antifeedant from weak to moderate were the liquid at concentration from 3 - 22%. All the above effects could not give substantial suppression of C. pavonana population if the liquid was used in the field.
KONSUMSI ZAT GIZI MAKRO, MIKRO DAN KUALITAS DIET PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI DESA SUMAMPIR, KABUPATEN BANYUMAS : STUDI DESKRIPTIF Macro and Micro-Nutrients Consumption among 1-5 Year-Old-Children in Sumampir Village, Banyumas District : Descriptive Study Agustia, Friska Citra; Sitasari, Almira
Pembangunan Pedesaan Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia khususnya di Daerah Jawa Tengah saat ini tengah menghadapi masalah gizi terkait masalah gizi ganda. Anak usia prasekolah merupakan salah satu kelompok yang rawan terhadap masalah tersebut. Sebanyak 47 anak berusia 1-5 tahun turut serta dalam penelitian. Studi ini bertujuan untuk mengetahui/mengeksplorasi rekomendasi kebutuhan energi, protein, vitamin A, Fe, serta untuk mengetahui kualitas makanan yang dikonsumsi. Data konsumsi makanan dikumpulkan dengan metode recall makanan 24 jam sebanyak 1 hari. Kualitas diet dinilai dengan penghitungan skor Healthy Eating Indeks untuk anak (YHEI). Diketahui bahwa sebagian besar anak memenuhi rekomendasi pemenuhan zat gizi dan kualitas diet dikategorikan sebagai “perlu peningkatan”. Data menunjukkan bahwa diperlukan upaya untuk meningkatkan perilaku makan anak dengan pemilihan makanan yang sehat guna memenuhi rekomendasi pemenuhan zat gizi.
KORELASI GENETIKA SIFAT PRODUKSI SEBAGAI DASAR PEMILIHAN DOMBA LOKAL GENETIC CORRELATION OF PRODUCTION CHARACTERISTICS AS BASES FOR SELECTION OF INDIGENOUS SHEEP Santosa, Setya Agus; Sudewo, A.T Ari; Purwantini, Dattadewi
Pembangunan Pedesaan Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aims of this research were to know genetic correlation of birth and weaning weight of indigenous sheep. Materials used were 240 birth and weaning weight recorded from 100 days of the indigenous lambs age that were born from 40 dams mated by 8 rams. Nested classification model was used to estimate to genetic correlation. Result of the research showed that the estimated value of genetic correlation from sire, dam, and sire-dam components were 0,32 ± 0,31; 0,52 ± 0,54, and 0,36 ± 0,52, respectively. It could be summarized that genetic correlation between birth and weaning weight of the sheep had a moderate positive. Birth weight characteristic could be used for criteria selection with non-direct selectionmethod for weaning weight.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS LAHAN KERING DI PEDESAAN DENGAN PENGGUNAAN PADI GOGO HEMAT PUPUK INCREASING OF UPLAND PRODUCTIVITY IN RURAL AREA BY USING FERTILIZER EFFICIENT UPLAND RICE) Farid, Noor
Pembangunan Pedesaan Vol 1, No 1 (2001)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendala lahan kering di pedesaan diantaranya adalah kesuburan tanah rendah. Pemberian pupuk ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tanaman dan pemeliharaan Kesuburan Peningkatan produktivitas lahan yaang kurang subur dapat dengan penggunaan Padi gogo efisien hara dan hasil tinggi. Penelitian bertujuan : (1) mendapatkan padi gogo Yang efisien unsur hara atau hemat pupuk (2) mernpelajari padi gogo yang efisiensi Unsur hara (3) memperoleh karakter seleksi yang efisien. Hasil penelitian menunjukkan dari 15 padi gogo yang diuji berdasarkan karakter bobot kering tajuk ternyata genotype grogol, Seratus Malam, Ketombol, IR 64 dan Gajah Mungkur tergolong efisien unsure hara atau hemat pupuk. Genotipe yang efisien hara ditunjukkan dengan kemampuan untuk membentuk akar yang lebih panjang dan mampu menyerap unsur hara yang lebih besar pada kondisi unsur hara minirnurn (tidak subur). Skor unsur hara dapat untuk menveleksi genotip dalarn jumlah besar dengan cepat dan efisien
Formulasi Tablet Efervesen dari Ekstrak Etanol Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Asiani, Tri Wahyuni; Saifullah Sulaeman, Teuku Nanda; Kurniawan, Dhadhang Wahyu
Pembangunan Pedesaan Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) merupakan salah satu tanaman obat yang termasuk ke dalam famili Malvaceae. Secara empiris, Rosella berkhasiat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula yang paling baik dalam pembuatan tablet effervescent dari ekstrak etanol kelopak bunga Rosella dengan variasi kadar Polivinilpirolidon (PVP) sebagai pengikat. Ekstrak etanol kelopak bunga Rosella dibuat menggunakan metode maserasi dalam etanol 70% dengan perbandingan 1:5. Tablet efervesen dibuat menggunakan metode granulasi basah dengan variasi PVP sebesar 0,1%, 0,5%, 1%, 5%, dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kadar PVP mempengaruhi sifat fisik tablet yaitu penampilan, keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan tablet, friabilitas, dan waktu larut. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa formula I yang paling baik.