cover
Contact Name
Wresti Listu Anggayasti
Contact Email
wl.anggayasti@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
igtj@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.169, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Green Technology Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23554010     EISSN : 23381787     DOI : https://igtj.ub.ac.id/index.php/igtj/
The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) is an international journal that publishes recent developments and emerging issues in both conceptual and experimental aspects of green and renewable technology. The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) publishes research results in the theoretical and experimental aspects of green science, engineering, technology, and medicine. Studies published in this journal include; Biomaterials, Green water management, Green energy development and management, Sustainable waste management, Green biotechnology, Green building and architecture, Clean production technology, Global warming technology, and Green building and architecture. This journal also emphasises the significance of green technology development, implementation, challenge, opportunity, and acceptance from an Indonesian perspective. IGTJ is publicly open for publication of review papers, short communication, and research papers. Since 2024, this journal has become an international journal and uses English for every paper that will be published.
Articles 120 Documents
Modifikasi Kitosan sebagai Komposit Biopolimer untuk Pemisahan Pb(II) dan Cd(II) secara Simultan pada Sistem Multikomponen Layta Dinira
The Indonesian Green Technology Journal Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Postgraduate School Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2022.011.01.04

Abstract

Biopolimer diketahui jumlahnya melimpah dan memiliki toksisitas rendah. Hal tersebut sesuai dengan kebutuhan adsorben saat ini, yaitu murah, ramah lingkungan, dan efisiensi tinggi. Biopolimer berbasis polisakarida seperti kitosan potensial untuk dijadikan adsorben karena karakteristik fisiko-kimianya masih dapat terus dieksplorasi. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review yang dilakukan dengan cara mengumpulkan sumber data yaitu jurnal ilmiah 10 tahun terakhir yang terkait dengan pemanfaatan kitosan untuk pemisahan analit secara simultan. Berdasarkan literature review yang telah dilakukan, upaya peningkatan ketahanan dan adsorpsi kitosan dilakukan dengan cara menambahkan nanopartikel, partikel magnetik, bahan alam anorganik, atau material lain. Komposit kitosan yang digunakan untuk pemisahan kation Pb(II) dan Cd(II) secara simultan pada sistem multikomponen menunjukkan ion lain yang berada pada sistem biner, tersier, maupun kuartener menurunkan kapasitas adsorpsi. Adsorpsi pada sistem multikomponen lebih banyak bersifat antagonis dibanding non-interaksi dan sinergi. Selektivitas kitosan termodifikasi untuk ion Pb(II) dan Cd(II) dalam sistem multikomponen bergantung pada penggunaan material untuk modifikasi kitosan dan karakteristik ion logam seperti jari-jari dan elektronegativitas. Oleh sebab jumlah kitosan yang melimpah dan meningkatnya volume limbah cair industri yang mengandung logam berat, kitosan termodifikasi untuk adsorpsi ion logam multikomponen potensial dikembangkan di Indonesia. Kata kunci: kitosan termodifikasi, pemisahan, ion logam, multikomponen, simultan
Penerapan Konsep Kurikulum Hijau dan Kimia Hijau dalam Desain Praktikum dan Pengolahan Limbah Laboratorium Kimia Soerjani Widyastuti; Nur Yusrina; Sasti Gona Fadhilah; Mohammad Misbah Khunur
The Indonesian Green Technology Journal Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Postgraduate School Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2022.011.01.03

Abstract

Desain praktikum yang ramah lingkungan dan pengolahan limbah laboratorium kimia di perguruan tinggi perlu diperhatikan untuk mengurangi potensi pencemaran di area kampus maupun lingkungan sekitarnya. Hal ini juga media pembelajaran yang baik bagi mahasiswa dalam memadukan konsep kurikulum hijau dan kimia hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan konsep kurikulum hijau dan kimia hijau dalam desain praktikum dan pengolahan limbah laboratorium kimia, dengan sampel yaitu Praktikum Kimia Dasar di Fakultas MIPA Universitas Brawijaya 2019-2020. Penelitian ini terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu: (1) desain model praktikum, (2) pelaksanaan dan observasi praktikum, (3) pengolahan limbah praktikum, dan (4) evaluasi dan analisa data. Berdasarkan hasil evaluasi, konsep kurikulum hijau yang dipadukan dengan konsep kimia hijau di Praktikum Kimia Dasar dapat diterapkan dengan memperhatikan capaian pembelajaran. Tingkat capaian pembelajaran yang masih dalam level dasar (dari segi alat dan bahan kimia yang digunakan), kemudahan dalam substitusi bahan kimia, dan banyaknya pilihan jenis percobaan merupakan alasan utama dalam fisibiltas penerapan konsep ini. Penerapan konsep hijau ini juga dapat mengurangi jumlah dan toksisitas limbah laboratorium, mengurangi biaya bahan kimia yang digunakan dalam praktikum serta dalam pengolahan limbah cair di laboratorium. Kata kunci: kurikulum hijau, kimia hijau, limbah cair, pengelolaan limbah, praktikum.
Penyerapan Amonia dan Nitrat pada Kolom Filtrasi Kolam Udang Dengan Metode Carbon Dosing Menggunakan Alga Caelurpa taxifolia Windrayan Pambudi, Vincentius Johar; Udjiana, Sigit
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.01.05

Abstract

Udang adalah komoditas laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi and sering dibudidayakan. Udang memiliki sensivitas terhadap kondisi air yang sering berdampak pada angka kematian udang yang tinggi. Angka kematian udang linier dengan laju nitrifikasi yang terhambat ketika ammonia telah menjadi nitrat dan sulit terdegradasi menjadi nitrogen. Proses nitrifikasi hingga saat ini masih menjadi solusi untuk menjaga mutu air dalam kolam budidaya udang. Dalam penelitian ini, digunakan metode karbon dosing dengan dosis 5 mL/100 liter dapat mempercepat laju nitrifikasi bakteri dengan strain yang kompleks dari golongan bakteri aerob dan anaerob untuk membantu mempercepat laju konversi ammonia menjadi nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan makroalgae kolam sebanyak 5 kg untuk volume total air 8000 liter pada kolom filtrasi yang dialirkan terus menerus melewati alur sirkulasi dapat membantu menurunkan nitrat dengan cepat dan stabil. Pengamatan selama 60 hari menunjukan bahwa kadar nitrat masih di bawah ambang batas, yang juga ditunjukan dari tingginya laju pertumbuhanya makroalgae yang semakin subur. Selama waktu pengamatan, nilai nitrat tidak pernah lebih dari 5 ppm sedangkan ammonia selalu dibawah 0,15 ppm. Angka kematian udang juga lebih rendah daripada sistem kovensional yang hanya mengandalkan metode pergantian air.Kata kunci:  nitrifikasi, makroalgae, karbon dosing
Identifikasi Komposisi dan Uji Kualitas Briket Arang Komersial Hana Rofidah; Ramadhani, Titi Asri; Salsabila, Isadora Evani; Laila Fq, Siti Shofiah Aghnani Alfi; Almayda, Nabila
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.01.04

Abstract

Briket arang merupakan salah satu produk hasil pengolahan limbah kayu yang berguna untuk bahan bakar alternatif. Saat ini, pemanfaatan briket arang di masyarakat sudah semakin banyak. Dalam penggunaannya, briket arang harus memiliki kualitas yang bagus untuk memberikan nyala api dan panas yang maksimal. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi komposisi dan uji kualitas pada briket arang komersial. Adapun briket arang yang digunakan adalah briket A, merupakan briket arang yang diklaim berstandar ekspor dan briket B, sebagai pembanding, merupakan briket arang komersial berasal dari produsen lokal. Pengujian komposisi briket arang dilakukan menggunakan FTIR dan XRF, sedangkan uji kualitas briket dilakukan dengan uji kadar air, uji kadar abu, uji nilai kalor, dan uji nyala api. Hasil analisis FTIR menunjukkan performa yang lebih unggul pada briket A karena tidak terlihat adanya puncak khas pada spektrum FTIR, yang menunjukkan bahwa terjadinya pembakaran yang lebih sempurna pada senyawa organik yang digunakan dalam bahan tersebut. Hasil analisis XRF menunjukkan bahwa kedua briket memiliki komposisi unsur (Ca, Fe, K, Si, dan Mn) yang hampir sama dalam hal bahan dan material yang digunakan. Rata-rata kadar air pada briket arang A adalah 9,44%, sedangkan pada briket arang B adalah 5,74%. Kadar abu pada briket A adalah 2,4% sedangkan pada briket B adalah 4,266%. Uji nyala pada briket B menunjukkan kemampuan untuk terbakar lebih mudah daripada briket A. Nilai kalor briket A adalah 6.542,59 kal/gram, sedangkan pada briket B adalah 6.381,87 kal/gram. Kata kunci: briket arang, pengujian, komposi, karbon, suhu
Antibacterial Retention of Star Anise (Illicium verum) Essential Oil and Oleoresin in the Cellulose-PEG Composite Miranda, Fitri Ariadna Sodi; Elvina Dhiaul Iftitah; Warsito
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.01.01

Abstract

Star anise essential oil (EO) and oleoresin (OL) consists of various volatile compounds that can be easily damaged and affect their quality and function. The degradation is mainly caused by the deterioration and release of their active components. Encapsulating the extracts into a composite matrix can give slow release and minimize the contact between active compounds and surrounding. Cellulose-PEG composite has good compatibility and affinity, it can retain the extracts so does their biological activities. In this work, the essential oil and oleoresin were encapsulated into the cellulose-PEG composite with a ratio of 1:2 (µL EO and OL per mg of composite). The cellulose was obtained from extraction of star anise residue of EO and OL isolation. The extraction steps were pre-alkalization, alkalization, and three-stage bleaching. Antibacterial assay for the samples uses a combination of agar disc and well method, where the pure one uses the disc as absorbent and both the disc and composite are put in the well. The diameter of the inhibition zone against Staphylococcus aureus was observed once a week for eight week. The result shows that pure and composite-packed star anise essential oil and oleoresin samples have fluctuating antibacterial activity during the obeservation. Both packed EO and OL show a lower difference of the diameter of the inhibiton zone which indicated the composite can retain the antibacterial activity of the star anise essential oil and oleoresin. Keywords: Star anise, antibacterial, essential oil, oleoresin, composite.
Effect of Eco-Enzyme’s Storage Duration on Hydrogen Peroxide Level and Its Antibacterial Activity Primarista, Ni Putu; Imam Abu Hanifah; Arie Srihadyastutie; Sasangka Prasetyawan; Ulfa Andayani; Tri Adyati
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.01.03

Abstract

Eco-enzyme is a filtrate produced by fermenting sugar and a mixture of organic matter for 3 months. Eco-enzymes have been widely used as cleaning fluids and disinfectants. This study aims to investigate the levels of hydrogen peroxide and the antibacterial activity of eco-enzymes stored at different times. Hydrogen peroxide level was analyzed by redox titration and the antibacterial activity against Escherichia coli and Staphylococcus aureus was analyzed by paper disc method. This study shows that there were significant differences in the levels of hydrogen peroxide and the antibacterial activity of the eco-enzymes stored for a certain time. Hydrogen peroxide levels increased from 0 months of storage to reach the highest point at 10 months of storage with 2664.9 ppm and then it began to decrease to the lowest point at 114 months of storage. The highest antibacterial activity against Escherichia coli and Staphylococcus aureus was shown by eco-enzyme stored for 0 months, with inhibitory zones of 6.37 mm and 6.59 mm, respectively. Eco-enzyme no longer showed antibacterial activity after 15 months of storage. Overall, the storage duration of the eco-enzyme affects the hydrogen peroxide level and antibacterial activity against Escherichia coli and Staphylococcus aureus due to the amount of lactic acid bacteria in the eco-enzyme. Keywords: antibacterial activity, eco enzyme, hydrogen peroxide, storage duration
Potensi Oksida Logam Tanah Jarang dari Lumpur Sidoarjo sebagai Pendukung Katalis Rutenium dalam Produksi Hidrogen dari Dekomposisi Amonia Fajar Maulana, Rifqi; Keisya Ranaputri, Uray
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.01.02

Abstract

Salah satu upaya mengurangi emisi CO2 adalah transisi bahan bakar fosil dengan bahan bakar terbarukan seperti hidrogen. Hidrogen dapat diproduksi melalui dekomposisi amonia oleh katalis Ru dengan pendukung oksida dari logam tanah jarang (LTJ). Meskipun di alam tidak tersebar merata dan jumlahnya terbatas, LTJ dilaporkan terkandung di Lumpur Sidoarjo - Indonesia. Selain itu, Indonesia merupakan negara penghasil amonia terbesar kelima di dunia sehingga keberlanjutan amonia sebagai sumber hidrogen terjamin. Kajian ini bertujuan untuk mempelajari (1) potensi pemanfaatan dekomposisi amonia menjadi hidrogen sebagai bahan bakar terbarukan, dan (2) potensi pemanfaatan oksida LTJ dari Lumpur Sidoarjo sebagai katalis pendukung Ru dalam dekomposisi amonia menjadi hidrogen sebagai bahan bakar terbarukan. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan narrative review dengan menelaah jurnal nasional dan internasional terakreditasi yang diterbitkan mulai tahun 2013-2023. Hasil kajian mengindikasikan bahwa (1) LTJ yang terdapat di Lumpur Sidoarjo meliputi Sc, La, Ce, Pr, Nd, Pm, Sm, Eu, Gd, Tb, Dy, Ho, Er, Tm, Yb, Lu, dan Y yang dapat diekstraksi menjadi bentuk oksida menggunakan metode hidrometalurgi; (2) oksida-oksida LTJ yang berpotensi sebagai pendukung katalis Ru dan mampu mengkonversi NH3 menjadi H2 hingga 100% pada rentang suhu 400-475°C dan tekanan normal, meliputi CeO2, La2O3, Er2O3, Y2O3, Sm2O3, Pr6O11; (3) Lumpur Sidoarjo mengandung jenis LTJ yang sama seperti LTJ yang telah diteliti sebagai pendukung katalis Ru dalam dekomposisi amonia untuk produksi hidrogen, yakni La (15-50 ppm), Ce (41-87 ppm), Pr (5-24,5 ppm), Sm (2-10,5 ppm), Er (1,5-3 ppm), dan Y (8-23 ppm) sehingga kawasan Lumpur Sidoarjo berpotensi untuk dieksplorasi lebih lanjut dan dilakukan ekstraksi LTJ sebagai katalis. Kata kunci: dekomposisi amonia, energi hidrogen, katalis rutenium, logam tanah jarang, lumpur Sidoarjo
Study of Eugenol and Salicylic Acid Interactions in Hybrid Molecule Encapsulated for Enhanced Antioxidant Endah Setiani Astuti; Warsito, Warsito; Srihardyastutie, Arie
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.02.02

Abstract

Drug development continues to be carried out so that drugs can work effectively. Creating a drug formula can be achieved by combining two or more synergistic drug compounds by hybridization, blending, or synthesis. This study reports findings of antioxidant activity using the good DPPH method from the synthesis of eugenol and salicylic acid using the encapsulation technique. The encapsulation technique uses chitosan as a coating material to protect the active ingredients, taking advantage of its unique functional characteristics, including the ability to form bonds with the crosslink agent sodium tripolyphosphate (Na-TPP) at a speed of 13,500 rpm with a pH of 4.2 to optimize the formulation. The encapsulation system produced majority particles measuring 241.0 ± 19.8 nm, with an encapsulation efficiency of 58.29 ± 0.40%. The results of the compound antioxidant test (CS-ES NP) showed better results than pure ES, with an IC50 value of 1.64 ?g/mL. The morphology results after encapsulation showed round and dense particles, indicating that the ES compound was successfully encapsulated. Keywords: encapsulation, antioxidant, eugenyl salicylate, blending
Studi Hubungan antar Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Kentang di Kabupaten Gowa untuk Pembangunan Berkelanjutan dalam rangka menunjang Ketahanan Pangan Nasional Dwianto, Agus; A'yun, Annisa; Basyri, Mas’ud; Anam, Khoirul; Kassim Sesay, Daniel; Fidya Fadhillah, Meylina
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.02.01

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana luas lahan, modal, dan hasil produksi mempengaruhi pendapatan petani adalah tujuan dari budidaya kentang, dalam konteks Desa Kanreapia di Kabupaten Gowa. Tujuannya adalah untuk mengungkap dinamika spesifik yang mempengaruhi pendapatan petani kentang di Kabupaten Gowa dalam rangka menunjang ketahanan pangan nasional. Keunikan penelitian ini terletak pada dinamika di Desa Kanreapia, yang dapat memberikan kontribusi pengetahuan dan keilmuan yang berbeda dari pengetahuan yang sudah ada saat ini. Penelitian ini menggunakan analisis regresi untuk menilai signifikansi statistik dari luas lahan, modal, dan produksivitas pertanian terhadap pendapatan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan dan modal tidak mempengaruhi, sementara hasil produksi dan pendapatan menunjukan nilai positif signifikan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah dapat menjadi rekomondasi bagi para pembuat kebijakan dan praktisi yang terlibat dalam pembangunan pertanian berkelanjutan, dan memberikan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan finansial petani kentang di Indonesia. Kata kunci: luas lahan, modal, hasil produksi, pendapatan, petani kentang
Green Roof Application: Evaluasi Saluran Drainase Kampung Andamui Masjid Berbasis Taman Hijau Sihabbudin, Firman; Irawati, Ariana
Indonesian Green Technology Journal Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2023.012.02.03

Abstract

Limpasan yang sering terjadi di Kampung Andamui Masjid, Kecamatan Curug, Kota Serang, terutama saat musim hujan, disebabkan oleh sistem drainase yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi drainase yang ada dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan banjir tersebut. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara, dan analisis data curah hujan selama 15 tahun terakhir menggunakan metode Log Pearson Tipe III dan Gumbel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drainase di wilayah ini sering tersumbat oleh limbah rumah tangga dan dimensinya yang belum memadai sehingga tidak mampu menampung aliran air dengan baik. Seperti pada Area II, hasil perhitungan debit rancangan adalah 0,0074 m³/detik, sementara debit saluran drainase sebesar 0,178 m³/detik. Ketidaksesuaian antara debit rancangan dan dimensi saluran drainase ini menyebabkan terjadinya limpasan air yang berkontribusi pada banjir. Untuk mengatasi masalah ini, maka diperlukan evaluasi kondisi drainase serta merekomendasikan penerapan konsep green infrastructure yang memanfaatkan vegetasi alami untuk meningkatkan penyerapan air dan mengurangi limpasan permukaan. Partisipasi aktif dari masyarakat dan dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk implementasi dan pemeliharaan jangka panjang dari solusi ini.Keywords: kampung andamui masjid, drainage, runoff, green roof

Page 11 of 12 | Total Record : 120