cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Pengembangan Gim Online Multiplayer Matematika 24 Berbasis Web Ramadhan, Thareq Abel; Candra Brata, Komang; Tri Ananata, Mahardeka
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 2: April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241127810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan gim online multiplayer berbasis web yang fokus pada pemahamanmatematika dengan tujuan meningkatkan minat belajar siswa terhadap matematika. Bermain gim atau video gametelah menjadi aktivitas yang digemari oleh banyak kalangan sebagai media rekreasi dan sarana untuk bersosialisasi.Selain itu, video game juga memiliki potensi sebagai alat pembelajaran yang efektif. Salah satu permainan kartuyang telah terbukti efektif dalam melatih kemampuan perhitungan matematika dan meningkatkan minat belajarsiswa terhadap matematika adalah permainan “24”. Dalam konteks permainan kartu “24”, masih terdapat kendalaseperti kesulitan aksesibilitas dan peraturan permainan yang tidak konsisten. Oleh karena itu, dikembangkanlahgim kartu “24” berbasis web dengan fitur multiplayer. Gim ini dirancang untuk meningkatkan kemampuanberhitung matematika dasar pada siswa dan memberikan pengalaman bermain yang menarik serta menyenangkanyang diharapkan dapat meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran matematika.
Schedule Cat Feeder Berbasis Internet of Things Menggunakan Wemos D1 Mini dan Telegram Aditya, Wisnu; Subektiningsih, Subektiningsih
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241117847

Abstract

Kucing merupakan hewan yang umum dipelihara oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Merawat kucing secara umum tidaklah sulit, namun pemberian makan secara teratur terkadang menjadi kendala bagi pemilik. Hal ini seringkali terjadi dikarenakan oleh kesibukan seperti pekerjaan atau perjalanan, sehingga tidak memungkinkan pemilik untuk memberi makan pada kucingnya. Sebagai solusi, penulis merancang sebuah perangkat pemberi makan kucing otomatis dengan memanfaatkan IoT. Metode yang digunakan adalah prototyping dengan tahapan antara lain; analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, pembuatan prototype, pengujian dan evaluasi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memberikan solusi bagi pemilik kucing yang sibuk, sehingga mereka tidak perlu khawatir terhadap pemberian makan pada kucingnya. Pada prototype ini dilakukan pengujian yang meliputi; menghitung waktu tanggap notifikasi Telegram, pengukuran berat pakan yang dikeluarkan, serta mengukur kapasitas pakan yang tersisa di dalam container. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat berhasil memberikan pakan sesuai jadwal, dengan waktu pengiriman notifikasi rata-rata 12.05 detik setelah eksekusi pemberian pakan. Rata-rata berat pakan yang dikeluarkan adalah 51.5gram dengan akurasi berat mencapai 96.98%, sedangkan kapasitas pakan berkurang 5.75% setiap kali pemberian. Selain itu, bot Telegram juga responsif terhadap perintah pengguna.
Availibilty Pada Aplikasi mobile Banking: Case Study Bank XYZ Makahanap, Malvin Edward
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241117848

Abstract

Saat ini, perkembangan teknologi internet dan fintech mempengaruhi kebiasaan sehari-hari dari pelanggan yang berakibat kepada pengguna teknologi untuk meningkatkan ekspektasi terhadap teknologi sistem perbankan online. Pelanggan berkespektasi terhadap Perusahaan penyedia layanan finansial untuk bisa mengizinkan pelanggan untuk memiliki akses terhadap layanan finansial setiap saat dan setiap waktu melalui perangkat milik mereka. Perusahaan finansial patut menyajikan pelanggan dengan layanan finansial melalui teknologi secara kontinu. Mobile Banking diharapkan untuk memiliki high-availability yang bisa menjaga layanan tetap mampu untuk beroperasi 24x7x365. Ekspektasi ini membuat availability menjadi salah satu fungsi kunci dalam bersaing dengan penyedia layanan Mobile Banking lain. Bank XYZ ingin meningkatkan fitur ini untuk memberikan pelanggan layanan perbankan dan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggannya. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi availability dari layanan Mobile Banking milik Bank XYZ dengan tujuan untuk digunakan sebagai landasan dalam membuat peta peningkatan jangka panjang dan rencana mitigasi jangka pendek agar tidak tertinggal dibelakang kompetitor pada saat ini. Evaluasi availability dilakukan dengan melakukan kalkulasi atas waktu yang dibutuhkan oleh komponen yang bisa diperbaiki untuk pulih dari kondisi unavailable pada periode waktu tertentu. MTTR (Mean Time to Repair) dan MTBF (MeanTime Between Failure) digunakan dalam melakukan analisa terhadap availability. Evaluasi dilakukan terhadap ketersediaan sistem mobile banking dan ketersediaan fungsi yang disediakan mobile banking. Hasil evaluasi kemudian di selaraskan dengan Availability class untuk mengetahui lebih lanjut tingkatan availability saat ini dari sistem dan fungsionalitas. Pareto Analysis dilakukan untuk mengklasifikasikan dan memperingkatkan penyebab dari downtime yang terjadi pada sistem. Berdasarkan hasil dari analisa, bisa diperjelas kondisi saat ini dari availability layanan Mobile Banking yang bisa dijadikan landasan dalam menentukan strategi pengembangan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada sistem mobile banking bank XYZ, diperoleh hasil availability secara keseluruhan sebesar 98,34% tergolong “Class 1 –Unmanaged”. Untuk layanan yang paling sering digunakan dengan tingkat ketersediaan tertinggi adalah layanan “Cek Saldo” dengan availability sebesar 98,34% dan terendah adalah “Pembelian Token Listrik” dengan availability sebesar 97,56%. Unavailability selama periode penelitian terjadi karena aktivitas product development, aktivitas terkait security, production issue, hardware issue dan 3rd party maintenance. Berdasarkan analisis Pareto, aktivitas product development dan aktivitas terkait security merupakan isu paling kritis yang perlu diprioritaskan terlebih dahulu untuk mitigasi jangka pendek maupun solusi jangka panjang.
Sistem Identifikasi Pembicara Berbahasa Indonesia Menggunakan X-Vector Embedding Misbullah, Alim; Saifullah Sani, Muhammad; Husaini; Farsiah, Laina; Zahnur; Martiwi Sukiakhy, Kikye
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 2: April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241127866

Abstract

Penyemat pembicara adalah vektor yang terbukti efektif dalam merepresentasikan karakteristik pembicara sehingga menghasilkan akurasi yang tinggi dalam ranah pengenalan pembicara. Penelitian ini berfokus pada penerapan x-vectors sebagai penyemat pembicara pada sistem identifikasi pembicara berbahasa Indonesia yang menggunakan model speaker identification. Model dibangun dengan menggunakan dataset VoxCeleb sebagai data latih dan dataset INF19 sebagai data uji yang dikumpulkan dari suara mahasiswa dan mahasiswi Informatika Universitas Syiah Kuala angkatan 2019. Fitur-fitur yang digunakan diekstrak dari dataset audio dengan menggunakan dua jenis konfigurasi mel frequency cepstral coefficients (MFCC). Untuk membangun model, fitur-fitur diekstrak dengan menggunakan MFCC, dihitung voice activity detection (VAD), dilakukan augmentasi dan normalisasi fitur menggunakan cepstral mean and variance normalization (CMVN) serta dilakukan filtering. Sedangkan proses pengujian model hanya membutuhkan fitur-fitur yang diekstrak dengan menggunakan MFCC dan dihitung VAD. Selanjutnya, dibangun empat model dengan cara mengombinasikan dua jenis konfigurasi MFCC dan dua jenis arsitektur Deep Neural Network (DNN) yang memanfaatkan Time Delay Neural Network (TDNN). Model terbaik dipilih berdasarkan akurasi tertinggi yang dihitung menggunakan metrik equal error rate (EER) dan durasi ekstraksi x-vectors tersingkat dari keempat model. Nilai EER dari model yang terbaik untuk dataset VoxCeleb1 bagian test sebesar 3,51%, inf19_test_td sebesar 1,3%, dan inf19_test_tid sebesar 1,4%. Durasi ekstraksi x-vectors menggunakan model terbaik untuk dataset data train berdurasi 6 jam 42 menit 39 detik, VoxCeleb1 bagian test berdurasi 2 menit 24 detik, inf19_enroll berdurasi 18 detik, inf19_test_td berdurasi 25 detik, dan inf19_test_tid berdurasi 9 detik. Arsitektur DNN kedua dan konfigurasi MFCC kedua yang telah dirancang menghasilkan model yang lebih kecil, akurasi yang lebih baik terutama untuk dataset pembicara berbahasa Indonesia, dan durasi ekstraksi x-vectors yang lebih singkat.
PENERAPAN HUMAN CENTERED DESIGN DAN USABILITY MELALUI USER EXPERIENCE QUESTIONNAIRE PADA APLIKASI PETANI ACEH SMART Ridwan, Ridwan; Bustami, Bustami; Maulidi, Maulidi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 2: April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241127930

Abstract

Sekitar 34% penduduk Aceh dari jumlah total angkatan kerja sebanyak 2.487.426 merupakan para pekerja pada sektor pertanian terutama pada sektor tanaman dan bahan makanan. Pada tahun 2022 produksi sayur-sayuran di Aceh sering mengalami fluktuasi yang mencapai 6,97% sehingga berdampak besar pada tingkat inflasi dan membebani daya beli masyarakat. Perkembangan Teknologi Informasi berbasis aplikasi dapat menjadi satu solusi mengatasi masalah inflasi dan fluktuasi harga sayur-sayuran. Aplikasi Petani Aceh Smart (PAS) dirancang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan membantu petani dalam mendapatkan data dan informasi dalam pengambilan keputusan tentang waktu tanam yang tepat, jenis tanaman yang cocok berdasarkan prediksi cuaca dan harga lokal. Analisis user experience dan user interface (UI/UX) merupakan tahapan awal yang perlu didapatkan dari pengguna sebelum aplikasi dikembangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method yang merupakan kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 30 orang yang terdiri dari 10 orang penyuluh, 5 orang pemerintah dan 15 orang petani dari jumlah populasi masyarakat yang berprofesi petani dan pemerintah yang bekerja di dinas pangan Aceh. Metode Human Centered Design (HCD) digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna berdasarkan analisis UI/UX. Prototype yang telah dihasilkan kemudian dilakukan pengukuran tingkat usability menggunakan user experience questionnaire (UEQ). Hasil analisis data dalam skala nilai, pengukuran usability prototype aplikasi PAS didapatkan hasil dengan baik dilihat dari kebutuhan pengguna. Pada aspek analisis usability didapatkan nilai attractiveness 1,88 (excellent), perspicuity 1.59 (above average), efficiency 1,85 (good), dependability 1,68 (good), stimulation 1,73 (excellent) dan novelty 1.58 (good). Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan metode HCD pada rancangan UI/UX dan pengukuran tingkat usability dapat menjadi acuan bagi para desainer dan pengembang aplikasi untuk melihat kebutuhan pengguna aplikasi PAS
Peningkatan Performa Pengenalan Wajah pada Gambar Low-Resolution Menggunakan Metode Super-Resolution Rohim, Muhammad Imaduddin Abdur; Nisa, Auliati; Hindratno, Muhammad Nurkhoiri; Fajri, Radhiyatul; Wibowanto, Gembong Satrio; Lestriandoko, Nova Hadi; Normakristagaluh, Pesigrihastamadya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241117947

Abstract

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) merupakan identitas wajib bagi penduduk Indonesia. Penyimpanan pada cip KTP-el yang mana selain digunakan untuk menyimpan gambar potret wajah individu, juga harus dapat menyimpan identitas lain seperti biodata, tanda tangan, dan sidik jari kiri dan kanan. Keterbatasan tersebut mengharuskan gambar potret wajah disimpan pada ukuran low-resolution (LR) sehingga sistem pengenalan wajah tidak optimal. Dalam penelitian ini, kami menggunakan Poznan University of Technology (PUT) Face database yang terdiri atas 200 gambar dari 100 individu. Data tersebut dilakukan proses down sampling menggunakan bicubic interpolation untuk menghasilkan data LR. Kami menginvestigasi penggunaan metode super-resolution (SR) berbasis deep learning, termasuk DFDNet, LapSRN, GFPGAN, Real-ESRGAN, Real-ESRGAN+GFPGAN, dan FaceSPARNet. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gambar LR. Evaluasi performa dilakukan dengan menggunakan matriks False Rejection Rate(FRR) pada beberapa tingkatan False Acceptance Rate (FAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa metode SR terutama FaceSPARNet menunjukkan peningkatan performa face recognition hingga 2%. Sedangkan, metode SR yang berbasis GAN (GFPGAN, Real-ESRGAN, Real-ESRGAN+GFPGAN) cenderung meningkatkan false reject rate. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode SR dari kategori General Basic CNN-based FSR dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja face recognition pada gambar LR, seperti pada KTP-el.
Rancang Bangun Alat Pengenal Finger Vein Menggunakan Raspberry Pi dengan Metode Convolutional Neural Network (CNN) Prasetio, Barlian Henryranu; Jevandika; Syauqy, Dahnial
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 5: Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2024117950

Abstract

Terobosan teknologi sistem pengenalan biometrik saat ini berkembang dengan pesat dan sangat mempermudah urusan seperti pengenalan identitas atau validasi identitas, serta tidak jarang perusahaan dan institusi lain yang umum menerapkan sistem pengenalan berbasis biometrik manusia seperti sidik jari, pola telapak tangan, wajah, ataupun iris mata. Sebuah sistem pengenalan biometrik memiliki kelebihan dan tentunya beberapa keterbatasan dalam hal performa dan kenyamanan. Pengenalan sidik jari dan telapak tangan mengharuskan pengguna untuk menyentuh permukaan sensor. Dengan cara ini, pengguna dapat merasa tidak nyaman dan risiko penyebaran virus atau bakteri sangat tinggi, juga akurasi pendeteksian dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kulit berkeringat dan kering serta distorsi kulit. Oleh karena itu pada penelitian ini akan mengusung judul Rancang Bangun Alat Pengenal Finger Vein Menggunakan Raspberry Pi Dengan Metode Convolutional Neural Network (CNN). Penelitian ini menggunakan sistem berbasis Raspberry Pi 4 dengan bantuan IR LED dan webcam untuk proses akusisi data citra pembuluh darah jari, yang diharapkan mampu melakukan proses pengenalan Finger Vein lebih cepat, dan penggunaan metode Convolutional Neural Network yang sudah teruji untuk menghasilkan akurasi yang lebih baik dengan proses Deep Learning. Dari 30 data yang digunakan sebagai penguji sistem bersama perangkat lunak dan perangkat keras tertanam, akurasinya mencapai 96,66%.   Abstract   Breakthrough in biometric recognition system technology is currently growing rapidly and greatly facilitates matters such as identity recognition or identity validation, and it is not uncommon for companies and other institutions to implement human biometric-based recognition systems such as fingerprints, palm patterns, faces, or irises. A biometric recognition system has advantages and certainly some limitations in terms of performance and convenience. Fingerprint and palm recognition requires the user to touch the surface of the sensor. In this way, users can feel uncomfortable and the risk of spreading viruses or bacteria is very high, also the detection accuracy can be affected by factors such as sweaty and dry skin and skin distortion. Therefore, this study will carry the title Design a Finger Vein Recognition Tool Using Raspberry Pi with the Convolutional Neural Network (CNN) Method. This research uses a Raspberry Pi 4-based system with the help of IR LEDs and webcams for the acquisition process of finger blood vessel image data, which is expected to be able to carry out the Finger Vein recognition process faster, and the use of the proven Convolutional Neural Network method to produce better accuracy with the Deep Learning process. Of the 30 data used as system testers alongside embedded software and hardware, the accuracy reached 96.66%.
Sistem Monitoring Tekanan Darah Berbasis Maximum Amplitude Algorithm Menggunakan Android Secara Realtime Prasetio, Barlian Henryranu; Putra, Brylliano Maza; Syauqy, Dahnial
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 5: Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2024117951

Abstract

Tekanan darah merupakan tekanan yang ditimbulkan pada pembuluh nadi atau arteri ketika darah dipompa dari jantung ke seluruh tubuh. Nilai dari tekanan darah dapat digunakan untuk dijadikan sebagai acuan dalam menetukan kondisi kesehatan tubuh. Untuk melakukan pengecekan terhadap nilai tekanan darah dapat dilakukan dengan menggunakan metode invasive dan non-invasive. Pengecekan tekanan darah perlu dilakukan secara langsung oleh tenaga medis dan pasien. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat pengecekan ini dapat dilakukan oleh tenaga medis tanpa perlu bertemu langsung dengan pasien.Untuk melakukan monitoring ini dapat memanfaatkan smartphone untuk menampilkan informasi monitoring terhadap tekanan darah dari orang lain tanpa perlu melakukan pengecekan langsung menggunakan alat terhadap orang lain. Pada penelitian ini digunakan metode non-invasive dengan memanfaatkan pembacaan sinyal osilometrik dari perubahan tekanan pada cuff yang terbaca oleh sensor tekanan MPX5500DP untuk melakukan pembacaan tekanan darah yang kemudian ditampilkan pada perangkat android. Dengan menggunakan pendekatan menggunakan sinyal osilometrik ini akan diproses pada mikrokontroler Arduino UNO R3 untuk mencari nilai Mean Arterial Pressure, systole dan diastole menggunakan metode Maximum Amplitude Algorithm (MAA).  Pada alat yang dikembangkan nilai hasil pemprosesan menggunakan metode MAA akan dikirimkan menggunakan modul bluetooth HC-05 untuk ditampilkan pada perangkat android.  Pada pengujian sistem, didapatkan tingkat akurasi pembacaan nilai systole sebesar 78.23% dan tingkat akurasi pembacaan diastole sebesar 88.39% yang dibandingkan dengan pembacaan menggunakan tensimeter manual.   Abstract   Blood pressure is the pressure that exerted on the veins or arteries when blood is pumped from the heart to the rest of the body. The value of blood pressure can be used as a reference in determining the health condition of the body. To check the blood pressure values can be done using invasive and non-invasive methods. Checking blood pressure needs to be done directly by medical personnel and patients. With the rapid development of technology, this medical check can be done by medical personnel without the need to meet directly with patients. To do this medical monitoring, a smartphone can be used to display monitoring information on blood pressure from others without the need to check directly using the tool against others. In this study writer used a non-invasive method by utilizing oscillometric value readings of pressure changes in the cuff are read by the MPX5500DP pressure sensor to perform blood pressure readings are then displayed on the android device. By using this oscillometric value approach will be processed on the Arduino UNO R3 microcontroller to find the value of Mean Arterial Pressure, systole and diastole using the Maximum Amplitude Algorithm(MAA). In the developed tool, the result value of the processing using the MAA method will be sent using the bluetooth module HC-05 to be displayed on the android device. In testing the system, obtained the reading accuracy rate of systole value of 78.23% and diastole reading accuracy rate of 88.39% compared with readings using a manual tensimeter.
Mediasi Literasi Digital Dalam Meningkatkan Kinerja Bisnis Industri Mikro Dan Kecil Kota Balikpapan Damai Nursyam Hamijaya, Prasis; Satyaninggrat, Luh Made Wisnu; Rahmah, Khairunnisa
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 2: April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241127954

Abstract

Perpindahan ibukota ke Kalimantan Timur menjadi momentum pelaku industri mikro kecil untuk mendorong pertumbuhan produktivitas ekonomi kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Unit bisnis yang mampu mengadopsi teknologi memungkinkan memperoleh banyak manfaat. Kesenjangan produktivitas antara perusahaan besar dan industri mikro kecil disebabkan kesenjangan adopsi teknologi, akses pendanaan, dan praktik manajerial. Pengembangan klaster berbasis masyarakat dapat meminimalkan kelemahan, terutama di bidang penggunaan teknologi dan sistem informasi. Penelitian ini melihat pengaruh pengalaman digital terhadap kinerja bisnis dengan literasi digital sebagai variabel mediasi. Penelitian mengambil sampel industri mikro dan kecil di Kota Balikpapan sebagai salah satu kota penyangga IKN. Subyek penelitian adalah pelaku industri pengolahan pangan di kawasan Sentra Industri Kecil Somber. Penelitian kuantitatif menggunakan pemodelan SEM-PLS menggunakan alat analisis WarpPLS 8.0. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pengalaman digital dan literasi digital secara parsial berpengaruh langsung dan siginifikan terhadap kinerja bisnis. Literasi digital signifikan memediasi hubungan pengalaman digital dan kinerja bisnis pelaku usaha mikro dan kecil Kota Balikapapan.
Pengenalan Entitas Bernama Menggunakan Bi-LSTM pada Chatbot Bahasa Indonesia Zulhilmi, Anshar; Perdana, Rizal; Indriati
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 5: Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2024117968

Abstract

Institusi publik perlu mengitegrasikan e-government ke dalam struktur pengelolaan mereka. Sistem pelayanan terpadu harus dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh pengguna layanan. Apabila sistem pelayanan terpadu hanya mengandalkan manusia, maka sistem pelayanan terpadu dapat terhambat. Chatbot adalah salah satu solusi untuk menggantikan peran manusia dalam sistem pelayanan terpadu. Salah satu komponen pada chatbot adalah pengenalan entitas bernama. Pada penelitian ini, pengenalan entitas bernama dilakukan dalam beberapa tahap. Tahapan-tahapan tersebut antara lain penghilangan noise, pelabelan data, pembuatan kamus kata dan label, encoding urutan dan pemisahan data, inisiasi model, dan pelatihan model. Model yang digunakan yakni bidirectional long-short term memory. Skor F1 terbaik yang didapat dari pengujian adalah 87,44% dengan hyperparameter jumlah layer sebanyak 2, hidden size sebanyak 100, dan learning rate sebesar 0,01. Kemudian, penambahan jumlah layer maupun hidden size kurang berpengaruh terhadap skor F1 yang dihasilkan oleh model. Learning rate memengaruhi seberapa cepat model mencapai solusi optimal.   Abstract   Public institutions must integrate e-government into their management structures. An integrated service system must be able to solve the problems faced by service users. If the integrated service system only relies on humans, then the integrated service system can be hampered. Chatbot is one of the solutions to replace the human role in an integrated service system. One component of the chatbot is named entity recognition. In this study, the named entity recognition was carried out in several stages. These stages include noise removal, data labeling, word and label dictionary creation, sequence encoding and data separation, model initiation, and model training. The model used is bidirectional long-short term memory. The best F1 score obtained from the test is 87.44% with hyperparameters of the number of layers of 2, hidden size of 100, and learning rate of 0.01. The addition of the number of layers and hidden size has little effect on the F1 score produced by the model. The learning rate affects how fast the model reaches the optimal solution.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue