cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Sistem Pendukung Keputusan untuk Penentuan Prioritas Pemberdayaan Masyarakat melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Menggunakan Metode Topsis Murti, Alif Catur; Chamid, Ahmad Abdul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3210.676 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019651049

Abstract

Sektor kesehatan yang menjadi pilar utama  pemerintah Kabupaten Kudus diwujudkan dengan pengembangan sarana serta pelayanan kesehatan yang baik di masing – masing kecamatan. Dinas kesehatan memiliki tanggung jawab untuk melakukan upaya menjaga dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dengan dibantu tenaga kesehatan yang berada di puskesmas dan pustu di tiap kecamatan. Kondisi tingkat kesehatan masyarakat yang fluktuatif terjadi, karena dipengaruhi oleh tidak tepatnya sasaran masyarakat yang perlu dilakukan pemberdayaan, Dapat dikatakan promosi kesehatan ini masih belum dapat dikatakan efektif, karena belum adanya sistem yang bisa memrioritaskan masyarakat yang membutuhkan pemberdayaan dalam bentuk promosi dan penyuluhan kesehatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah TOPSIS dan kriteria yang digunakan ada 4 yaitu KIA, Kesehatan Lingkungan, Gaya Hidup, dan Upaya Kesehatan masyarakat. Masing – masing kriteria memiliki jumlah indikator penilaian yang berbeda dimana KIA memiliki 4 indikator, Kesehatan lingkungan dan gaya hidup masing – masing 5 indikator, sedangkan upaya kesehatan masyarakat 2 indikator. Indikator penilaian ini sesuai dengan Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No 2269/MENKES/PER/XI/2011. Metode TOPSIS digunakan karena mampu mencari alternatif optimal berdasarkan jarak ideal positif dan negatif. Dari hasil analisa Kritria PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang menjadi faktor penentu adalah pada kriteria Upaya kesehatan Masyarakat karena tahapan akhir dari kesadaran pentingnya kesehatan tidak hanya sampai individu saja, melainkan sudah berkembang sampai mendukung dan melakukan upaya kesehatan masyarakat. AbstractThe health sector which is the main pillar of the Kudus Regency government is realized by developing good health facilities and services in each sub-district. The health office has the responsibility to make efforts to maintain and improve the health of the community, with the help of health workers in the health center in each sub-district. Fluctuating public health conditions occur, because it is influenced by the inaccurate target of the community that needs to be empowered. It can be said that this health promotion still cannot be said to be effective, because there is no system that can prioritize people who need empowerment in the form of health promotion and counseling. In this study the method used is TOPSIS and the criteria used are 4, namely KIA, Environmental Health, Lifestyle, and Public Health Efforts. Each criterion has a number of different assessment indicators where KIA has 4 indicators, environmental health and lifestyle of each of the 5 indicators, while public health efforts are 2 indicators. The indicator of this assessment is in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No 2269 / MENKES / PER / XI / 2011. The TOPSIS method is used because it is able to find optimal alternatives based on ideal positive and negative distances. From the results of the PHBS Critical (Clean and Healthy Lifestyle) analysis that are the determining factors are the criteria for Public Health Efforts because the final stages of awareness of the importance of health are not only for individuals, but have developed to support and make public health efforts.
Penerapan Simple Additive Weighting pada Pemilihan Canvasser Terbaik PT.Eratel Prima Hardita, Veny Cahya; Utami, Ema; Luthfi, Emha Taufiq
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3086.595 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019651218

Abstract

Bagi PT. Eratel Prima, canvasser merupakan ujung tombak dalam suatu perusahaan yang bergerak pada bidang pendistribusian produk indosat. Perusahaan ini mengandalkan modal dari Indosat sehingga penilaian Key Performance Indicator sangat penting untuk perusahaan ini. Canvasser sangatlah berpengaruh pada penilaian KPI ini. Sebagai ujung tombak perusahaan, tentu sangat penting untuk memelihara konsistensi dari kinerja canvasser. Untuk memberikan semangat pada canvasser, maka perusahaan memberikan apresiasi berupa bonus setiap bulan bagi canvasser yang memiliki kinerja terbaik. Dalam proses penilaian canvasser terbaik dilakukan oleh Head of Marketing. Namun, proses penilaian masih dilakukan secara penilaian masih subjektif dan tidak relevan dengan situasi aktual. Selain itu, proses penilaian masih manual sehingga membutuhkan waktu lama untuk melakukan pengolahan data. Hal inilah yang menjadi latar belakang untuk membuat sebuah sistem guna memilih canvasser terbaik Metode pengambilan keputusan yang digunakan adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini digunakan untuk menentukan nilai pembobotan setiap kriteria, yang kemudian dilakukan proses peringkat untuk menentukan alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. Hasil perhitungan akhir dari sistem dan hasil perhitungan manual menunjukkan hasil yang sama dengan menggunakan 10 canvasser yang dinilai, dan canvasser mendapat nilai tertinggi yaitu Eko dengan nilai 18.6667 yang terpilih untuk menjadi canvasser terbaik.AbstractFor PT. Eratel Prima, Canvasser is a company’s spearhead for indosat product distribution. Indosat as the investor of this company require a good evaluation of Key Performance Indicator (KPI). Canvasser’s role is very influential for KPI score. As a company’s spearhead, it is very important to maintenance the consistency of canvasser performance. To encourage their spirit, the company give a monthly reward in the form of bonuses for a canvasser with the best performance. The assessment process done by the Head of Marketing. But this assessment process done with manual method and for data process require more time.  In addition, the assessment is still subjective and not relevant with actual situation. Based on this problem, it needed a system to select the best canvasser. The used method for decision support system is Simple Additive Weighting (SAW).  This method used to determine the weighting value of each criterion, and then carried out a ranking process to determine the best alternative from a number of alternatives. The result of this research are the ranking and further recommendation for the best canvasser.
Halaman Belakang & Daftar Indeks purbosari, lina
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 6: Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3662.24 KB)

Abstract

Halaman Belakang & Daftar Indeks
Pengembangan Mobile Learning berbasis Android pada Mata Pelajaran Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Sultan Trenggono Kota Semarang Wulandari, Dania Ayu; Wibawanto, Hari; Suryanto, Agus; Murnomo, Agus
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.47 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201965994

Abstract

Perkembangan jumlah pengguna smartphone sudah merambah di kalangan siswa. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai media pendukung proses pembelajaran. Penggunaan media merupakan salah satu komponen metode untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan observasi di SMK Sultan Trenggono Kota Semarang, media pembelajaran masih terbatas pada slide show power point yang monoton, e-book, dan LKS (Lembar Kerja Siswa) atau buku-buku teks lainnya yang dinilai kurang memenuhi kelayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengembangan media, (2) kelayakan media dan; (3) penilaian kemudahan dan kemanfaatan penggunaan media oleh siswa dan guru. Mobile learning didefinisikan sebagai model pembelajaran menggunakan perangkat IT (information technology) genggam dan bergerak. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D (Four D Models), yaitu: define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Berdasarkan penilaian kelayakan oleh validator media menunjukkan bahwa: aplikasi mendapat penilaian sebesar 86,93% dari ahli media dan 87% dari ahli materi. Sedangkan hasil uji coba menunjukkan nilai kemudahan dan kemanfaatan penggunaan aplikasi sebesar 87,5% oleh guru dan 82,27% oleh siswa. Hal ini menunjukkan bahwa media sangat layak untuk digunakan, mudah, dan bermanfaat dalam proses pembelajaran. AbsctractThe growth number of smartphone users has penetrated among the students. This can be used as a supporting media of the learning process. The use of media is one component method to achieve learning objectives. Based on the observations at SMK Sultan Trenggono Kota Semarang, the learning media is still limited to the monotonous power point slide show, e-book, and LKS (student worksheet) or other textbooks that are considered less feasibile. This study aims to determine: (1) media development, (2) media feasibility, and (3) assessment of ease and usefulness of media usage by students and teachers. Mobile learning is defined as a learning model using IT (information technology) handheld and mobile devices. The development model used is 4-D (Four D Models), which are: define, design, develop, and disseminate. Based on the feasibility assessment by the media validator shows that: the application received an assessment is 86.93% of media experts and 87% of material experts. While the test results show the value of ease and usefulness of application usage is 87.5% by teachers and 82.27% by students. This shows that the media is very feasible to use, easy, and useful in the learning process.
Studi Empiris terhadap Kinerja & Keamanan Wifi (Studi Kasus di Kota Depok) Fajri, Ahmad
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 6: Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2765.854 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019661832

Abstract

Pada tahun 2012, Kota Depok memperoleh penghargaan sebagai kota Information and Communication Technology (ICT) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Salah satu parameter berkembangnya ICT di Kota Depok adalah meningkatnya jumlah pengguna internet dari berbagai sektor terutama perkantoran, hotel dan kampus dengan memanfaatkan jaringan wifi sebagai media transmisinya. Pada penelitian ini, kami melakukan audit terhadap keamanan jaringan wifi di Kota Depok dengan cara melakukan studi lapangan kinerja dan keamanan jaringan wifi menggunakan teknik wardriving. Studi ini mencakup sekitar 536 jaringan wifi di Jalan Margonda Depok. Hasil studi tersebut, kami menemukan bahwa 89% jaringan wifi menerapkan keamanan dengan menggunakan protokol WPA/WPA2, 1% menggunakan protokol WEP dan 10% bersifat terbuka. Kami juga menemukan sebanyak 20% jaringan wifi berada pada channel 1 dan 19% jaringan wifi berada pada channel 6 dan 11. Channel 1, 6 dan 11  merupakan channel yang terbaik bagi penggunaan jaringan wifi karena terbebas dari interferensi jaringan wifi lainnya. Oleh karena itu penilaian kinerja dan keamanan jaringan wifi di Kota Depok dinilai sudah baik sesuai dengan standar IEEE 802.11i yaitu tentang peningkatan pengamanan pada jaringan Wifi menggunakan WPA2 dan 802.11b tentang pengaturan channel wifi yang tidak menimbulkan interferensi.AbstractIn 2012, Depok City was awarded as the city of Information and Communication Technology (ICT) from the Ministry of Communication and Information Technology.One of the parameters of the development of ICT in Depok City is the increasing number of internet users from various sectors, especially offices, hotels and campuses by utilizing wifi networks as the transmission media. In this study, we conducted an audit of the security of wifi networks in Depok City by conducting field studies on the performance and security of wifi networks using wardriving techniques.This study covers about 536 wifi networks on Margonda Street Depok. The results of the study, we found that 89% of wifi networks implement security using the WPA / WPA2 protocol, 1% using the WEP protocol and 10% are open. We also found that as much as 20% of the wifi networks are on channel 1 and 19% of wifi networks are on channels 6 and 11. Channel 1, 6 and 11 are the best channels for using wifi networks because they are free from interference from other wifi networks. Therefore, performance assessment and wifi network security in Depok City are considered to be good in accordance with the IEEE 802.11i standard which is about increasing security on Wifi networks using WPA2 and 802.11b regarding wifi channel settings that do not cause interference.
Eksplorasi ABAC dan XACML untuk Design Access Control pada Resource Digital Natsir, Fauzan; Riadi, Imam; Prayudi, Yudi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3793.821 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019651679

Abstract

Resource digital memerlukan sebuah mekanisme untuk mengatur policy terhadap kontrol untuk mendapatkan hak akes ke dalam suatu sistem. Akses kontrol lebih fleksibel dibanding dengan pendekatan otorisasi, autentikasi ataupun verifikasi yang sangat sederhana. Mekanisme access control policy dengan pendekatan atribut diyakini sebagai solusi adaptif yaitu ABAC (Attribute Based Access Control) dengan implementasi model XACML (Extensible Access Control Modelling Language). Desain policy ABAC ini disajikan dengan atribut-atribut dari salah satu studi kasus resource digital dengan sistem e-Library. e-Library merupakan salah satu resource digital dimana proses autentikasinya belum dimodelkan dengan atrubut subjek yang ada. Penelitian ini diawali dari identifikasi atribut dari rule, pemodelan ABAC resource digital, implementasi XACML, simulasi sistem dan analisis sistem. Hasil dari pengujian akses kontrol menggunakan ALFA (Axiomatics Language for Authorization) untuk pemberian kinerja akses kontrol terhadap resource digital. Hasil analisis dengan pendekatan ABAC dengan model XACML ini menyajikan suatu keamanan sistem dengan model akses kontrol berbasis atribut dari policy statement untuk menjadi solusi model akses kontrol yang dibuat sebelumnya dan mendukung model akses kontrol yang relevan untuk resource digitalAbstractDigital resources require a mechanism to regulate policy against controls to get access rights to a system. Access control is more flexible than the very simple approach of authorization, authentication or verification. The access control policy with the attribute approach is believed to be an adaptive solution, namely ABAC (Attribute Based Access Control) with the implementation of the XACML (Extensible Access Control Modeling Language) model. This ABAC policy design is presented with attributes from one of the digital resource case studies with the e-Library system. e-Library is one of the digital resources where the authentication process has not been modeled with the existing subject matter. This study begins with the identification of the attributes of the rule, digital ABAC resource modeling, XACML implementation, system simulation and system analysis. The results of testing access control using ALFA (Axiomatics Language for Authorization) to provide performance control access to digital resources. The results of the analysis using the ABAC approach with the XACML model present a system security with attribute-based access control models from policy statements to be a solution to the previously created access control model and support the access control model relevant for digital resources
Analisis Tingkat Kematangan Pendistribusian Ruang Kelas dengan Framework COBIT 4.1 Menggunakan Domain DS10 Muthoharoh, Imroatul; Dwipa, Elfara Fraksi; Dewi, Renny Sari
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 6: Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2193.325 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019661502

Abstract

Audit TI adalah bentuk suatu pengendalian atau pengawasan dari infrastruktur teknologi informasi yang dilakukan meliputi keseluruhannya, atau secara singkat dapat dikenal sebagai proses evaluasi dari semua kegiatan  TI dalam organisasi. Auditor TI adalah orang yang melakukan audit, yang memiliki tugas yaitu mengumpulkan bukti-bukti melalui wawancara, survei, observasi, dan review dokumentasi. Terdapat dua macam data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi atau wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal ilmiah, e-book, dan lain-lain. Alur penelitian yang akan dilaksanakan dalam pengelolaan masalah pendistribusian kelas di UISI (Universitas Internasional Semen Indonesia). Hasil yang didapatkan adalah nilai compliance 8.125 persen dan maturity level yang berada di tingkat 1 yaitu senilai 1.6 (skala 5). Hal ini menunjukkan bahwa UISI masih belum memanfaatkan TI dengan baik dan secara maksimal. AbstractIT audit is a form of control or supervision of the information technology infrastructure that is carried out covering the whole, or briefly can be known as the evaluation process of all IT activities in the organization. IT auditors are people who conduct audits, who have the task of collecting evidence through interviews, surveys, observations, and documentation reviews. There are two types of data, namely primary data and secondary data. Primary data is obtained through observation or interview, while secondary data is obtained from scientific journals, e-books, and others. The flow of research that will be carried out in the management of class distribution problems in UISI (University International of Semen Indonesia). The results obtained are 8.125 percent compliance value and level 1 maturity level which is worth 1.6 (scale 5). This shows that UISI still does not utilize IT properly and optimally.
Perancangan Ikon pada Aplikasi Kesehatan untuk Lansia Berbasis Mobile Restyandito, Restyandito; Zebua, Jevon Ariston; Nugraha, Kristian Adi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 6: Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3068.909 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019661043

Abstract

Masa lansia merupakan suatu masa dimana kondisi fisik, kesehatan bahkan kognitif dari individu mulai mengalami penurunan. Dengan menurunnya kondisi kesehatan lansia, maka dibutuhkan perawatan kesehatan yang intensif dan cepat serta mudah untuk membantu lansia. Belakangan ini muncul banyak aplikasi kesehatan yang berfungsi sebagai pengingat maupun sebagai dokter online bagi lansia. Peranan ikon tentu sangat berpengaruh dalam pembuatan aplikasi kesehatan ini. Namun dalam penggunaannya, banyak ikon yang tidak efektif karena tidak dapat dimengerti maknanya secara cepat dan sukar untuk dikenali oleh penggunanya. Pengguna yang dalam hal ini adalah lansia terkadang mengalami kebingungan karena ikon tidak didesain secara baik sehingga menimbulkan kemiripan makna atau fungsinya. Berangkat dari permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk merancang ikon pada antarmuka aplikasi kesehatan untuk lansia. Subjek dari penelitian ini adalah lansia yang berumur 60 tahun ke atas.  Pembuatan ikon dilakukan dengan pendekatan metode User Centered Design dengan mewawancara responden untuk mendapatkan desain ikon yang paling nyaman digunakan.  Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap desain ikon yang dibuat dengan melakukan performance test menggunakan dua buah parameter (completion rate dan task time). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden lebih memahami dan cepat mengenali fungsi suatu ikon ketika ikon didesain dengan jenis exemplar ikon, dengan bentuk 3 dimensi dan berwujud konkret yang dibuat dalam ukuran xhdpi dengan tingkat keberhasilan di atas 70%. AbstractAging is a period when physical health and cognitive abilities begin to decline. Therefore, elderly need help in maintaining their physical health. Technology development has made it possible and more affordable for many people to manage their health using their smartphones. Currently, there are many mobile applications that can be used to help users take care of their heath, such as healthy lifestyle, and online doctor. However, not many elderly take advantage of these applications. Some of them undergo technological leap, and lack confidence in their shavvines. Therefore, it is necessary to design an application that is easy to use and less intimidating to the elderly. One way to do this is by designing icons that are easily understood by the elderly. This research studied different design approaches that are suitable for the elderly, using a user centered design approach. The study found that respondents could better understand icons that were designed using the exemplar approach, represented in concrete and 3D form, and has xhdpi size with success rate above 70%.
Sistem Rekomendasi Profesi Berdasarkan Dimensi Big Five Personality Menggunakan Fuzzy Inference System Tsukamoto Mar'i, Farhanna; Mahmudy, Wayan Firdaus; Yusainy, Cleoputri
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4012.459 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201965942

Abstract

Sistem rekomendasi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk pengambilan keputusan. Pada sebuah perusahaan, sistem rekomendasi profesi bisa digunakan untuk menempatkan seorang karyawan pada posisi yang tepat. Pada penelitian ini diusulkan sistem rekomendasi profesi berdasarkan Big Five Personality traits yang meliputi Extraversion, Aggreableness, Conscentiousness, Neuroticm, dan Opennes. Input yang digunakan ialah parameter dimensi Big Five Personality yang dirumuskan oleh John. Metode yang digunakan adalah Fuzzy Inference System (FIS) Tsukamoto. Keakuratan sistem dihitung dengan membandingkan output sistem dengan dengan acuan Top Ranked Personality - Based Work Styles for 22 Job Families yang menghasilkan nilai akurasi sebesar 63%.AbstractRecommendation systems can be used as a tool for decision making. In a company, a professional recommendation system can be used to place an employee in the right position. In this study proposed system of professional recommendation based on Big Five Personality traits which includes Extraversion, Aggreableness, Conscentiousness, Neuroticm, and Opennes. The input used is the Big Five Personality dimension parameter formulated by John. The method used is Fuzzy Inference System (FIS) Tsukamoto. The accuracy of the system is calculated by comparing the output of the system with the reference Top Personality - Based Work Styles for 22 Job Families that produce an accuracy score of 63%.
Implementasi Teknik Enkripsi dan Dekripsi dI File Video Menggunakan Algoritma Blowfish Fahriani, Nuniek; Rosyid, Harunur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 6: Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2583.661 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019661465

Abstract

AbstrakKriptografi (cryptography) merupakan proses keamanan data untuk menjaga pesan (file) agar tidak “diganggu” oleh pihak ketiga. kriptografi memiliki unsur proses, yaitu : enkripsi, dekripsi, dan kunci. Menjadi kebutuhan user untuk menghindari ‘pihak ketiga’ yang bisa merubah, mengambil ataupun menghilangkan data secara fisik atau menjalankan fungsi program yang mengganggu sistem. Tingkat keaslian data menjadi bagian penting didalam sistem keamanan data. Jenis data berupa file yang berpotensi “dirusak” secara illegal tidak hanya berextention .doc bisa saja jenis file yang berextention file video. Untuk menjalankan fungsi dari sistem keamanan data file video, legalitas akses akan data sangat penting untuk secure sehingga tidak berakibat kepada penyalahgunaan hak akses data. Teknik yang digunakan untuk menunjang enkrip dan dekrip file video adalah menerapkan algoritma blowfish didalam implementasinya. Algoritma ini memiliki sistem keamanan yang variabel. Hasil ujicoba menggunakan 6 contoh file extention yang melalui teknik enkrip dan dekrip adalah : file extention .asf, .wmv, .avi, .3pp, .flv, .vob. Dibangun berbasis desktop. AbstractCryptography (cryptography) is a data security process to keep messages (files) from being "disturbed" by third parties. Cryptography has three basic functions, namely: encryption, decryption, and key. Being a user need to avoid 'third parties' who can change, retrieve or delete data physically or run program functions that interfere with the system. The level of authenticity of the data becomes an important part in the data security system. This type of data in the form of files that have the potential to be "tampered" illegally not only with the .doc extension can be the file type with the video file extension. To perform the function of the video file data security system, the legality of access to data is very important to secure so that it does not result in misuse of data access rights. The technique used to support encryption and decryption of video files is to apply the blowfish algorithm in its implementation. This algorithm has a variable security system. The test results using 6 sample file extensions that go through the encryption and decryption process are: file extension .asf, .wmv, .avi, .3pp, .flv, .vob. Desktop based. 

Page 32 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2 No 1: April 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue