cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Pengembangan Sistem Informasi Layanan Dokumen Alumni Politeknik Statistika STIS Dewi, Ni Ketut Ananta Kusuma; Wilantika, Nori
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 2: April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864776

Abstract

Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Politeknik Statistika STIS bertugas untuk melakukan pelayanan administratif terhadap dosen, pegawai, mahasiswa, dan alumni seperti yang diamanatkan pada Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 87 Tahun 2017. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai pelayanan administratif terhadap alumni berupa pengelolaan permohonan ijazah, transkrip, dan surat-surat kealumnian lainnya. Dalam pengelolaannya, terdapat beberapa masalah yang terjadi baik dari sisi alumni maupun petugas yang melayani. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem informasi yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan agar sesuai dengan standar pelayanan administratif. Sistem informasi dibangun dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Hasil penelitian ini yaitu sistem layanan alumni berbasis web yang terdiri dari dua subsistem. Sub sistem alumni atau pemohon menyediakan fitur dashboard, monitoring, pengajuan legalisir/transkrip, pengambilan ijazah/transkrip asli, dan permohonan surat lainnya sedangkan sub sistem petugas fitur pengumuman, daftar permohonan, dan arsip. Semua fitur pada sistem ini telah valid berdasarkan hasil Black-box Testing dan memperoleh skor 73,25 yang berarti sistem masuk dalam kategori baik dan juga dapat diterima bagi pengguna. Abstract Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Politeknik Statistika STIS is tasked with providing administrative services to lecturers, staff, students, and alumni in accordance to Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 87 Tahun 2017. This research will discuss administrative services for alumni in the form of application management diplomas, transcripts, and other departmental letters. In its management, there are a number of problems that occur both in terms of alumni and serving officers. This research aims to build an information system that can improve service quality to conform to administrative service standards. The information system was built using the System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. The result of this research is a web-based alumni service system consisting of two sub-systems. The alumni sub-system or the applicant provides the dashboard feature, monitoring, legalization/transcript submission, original diploma/transcript, and other letter requests. The officer sub-system features announcements, application lists, and archives. All features in this system are valid based on the Black-box Testing results and get a score of 73,25 which means the system are accepted by users and the category is good. 
Pengujian Blackbox pada Desain Antarmuka Sistem Informasi Traceability Rantai Pasok Apel Amalia, Faizatul; Kurniawan, Miftakhurrizal; Setiawan, Danang Triagus
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021823487

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pertanian telah mengalami kenaikan signifikan. Bidang pertanian yang dijadikan objek pada penelitian ini adalah apel yang termasuk ke dalam produk hortikultura. Selain itu apel selain dapat dikonsumsi langsung, dapat juga diolah menjadi beragam produk seperti minuman, kripik, pie dan yang lainnya. Dengan banyaknya produk yang dihasilkan, maka proses pelacakan dalam rantai pasok pasti diperlukan. Manfaat dari adanya pelacakan produk pertanian ini adalah memberikan jaminan kualitas produk kepada konsumen. Namun untuk pelacakan yang ada saat ini bersifat manual, sehingga muncul sebuah permasalahan ketidakefisienan dalam mendapatkan informasi yang dapat dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji desain system informasi yang telah dibangun berdasarkan proses analisis kebutuhan dan pemodelan kebutuhan. Metode penelitian yang dilakukan diantaranya analisis kebutuhan, memodelkan kebutuhan menggunakan alat bantu, membuat desain system, dan melakukan pengujian pada hasil perancangan. Desain system yang diujikan adalah antarmuka system informasi menggunakan metode black box testing. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa tidak ada kesalahan pada desain antarmuka system dan sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan oleh aktor. AbstractThe use of information technology in agriculture has experienced a significant increase. The agricultural sector that is the object of this research is apples which are included in horticultural products. Besides that, apples can be consumed directly, but can also be processed into various products such as drinks, chips, pies and others. With so many products being produced, a tracking process in the supply chain is definitely needed. The benefit of this agricultural product tracking is to provide product quality assurance to consumers. However, the current tracking is manual, so there is a problem of inefficiency in getting reliable information. This study aims to examine the design of the information system that has been built based on the needs analysis and requirements modeling process. The research methods carried out include needs analysis, modeling needs using tools, making system designs, and testing the design results. The system design being tested is an information system interface using the black box testing method. The results of the test show that there are no errors in the system interface design and in accordance with the needs conveyed by the actor. 
Pengenalan Aktivitas Manusia Menggunakan Sensor Akselerometer dan Giroskop pada Smatphone dengan Metode K-Nearest Neighbor Arifien, Zainal; Bachtiar, Fitra Abdurrahman; Yudistira, Novanto
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022915593

Abstract

Pengenalan aktivitas manusia atau Human Activity Recognition (HAR) merupakan salah satu topik yang populer karena besarnya peluang untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari. Tujuan dari pengenalan ini adalah untuk mengenali, mendeteksi, dan mengklasifikasikan aktivitas yang dilakukan manusia. Pengenalan aktivitas manusia adalah salah satu teknologi penting untuk memantau dinamisme seseorang sehingga dapat bermanfaat di berbagai hal. Selain untuk menjaga kesehatan, pencegahan penyakit, dan membantu menentukan jenis olah raga, HAR dapat dimanfaatkan juga untuk diterapkan pada bidang keamanan dan pengembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan smartphone sebagai teknologi utama dalam memperoleh data dengan memanfaatkan sensor akselerometer dan giroskop yang telah tertanam di dalamnya. Terdapat 8 macam aktivitas yang diteliti dengan kombinasi lama waktu eksperimen 5, 10, dan 15 detik serta posisi smartphone dipegang bebas maupun di dalam saku celana kanan. Data yang diperoleh terdiri dari 3 sumbu (x, y, dan z) pada setiap sensor yang digunakan. Data tersebut kemudian melalui proses pengolahan dan klasifikasi menggunakan algoritme k-Nearest Neighbor (k-NN). Hasil akurasi yang didapat dalam penelitian ini mencapai 79,56%. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan peletakan smartphone mempengaruhi hasil pengenalan aktivitas manusia secara stabil. Selain itu, perbedaan jumlah data akibat perbedaan lamanya waktu eksperimen dapat mengakibatkan perbedaan lamanya waktu komputasi. Penelitian ini menjadi penting karena hasilnya dapat menjadi batu loncatan bagi penelitian selanjutnya. Beberapa peluang pengembangan juga dilampirkan pada bagian akhir. AbstractHuman activity recognition (HAR) is one of the most popular topics because of the large opportunities for its application in life. The purpose of HAR is to recognize, detect and classify human activities. Human activity recognition is one of the important technologies for monitoring a person's dynamism so that it can be utilized in various ways. Apart from maintaining health, preventing disease, and helping determine the type of exercise, HAR can also be used to be applied in the field of security and technological developments. This study uses smartphones as the main technology in obtaining data by utilizing the built-in accelerometer and gyroscope sensors. There are 8 types of activities studied with a combination of 5, 10, and 15 seconds of experimental time and the position of the smartphone is carried freely or in the right trouser pocket. The data obtained consists of 3 axes (x, y, and z) on each sensor used. The data then processed and classified using the k-Nearest Neighbor (k-NN) algorithm. The accuracy results obtained in this study reaches 79.56%. The results obtained through this study indicate that differences in smartphone placement affect the results of human activity recognition stably. In addition, differences in the amount of data due to differences in the length of the experiment period can result in differences in the length of computation time. This research is important because the results can be used as material for further research assistance. Some development opportunities are also attached at the end. 
Analisis Model Mental Mahasiswa dalam Pengembangan E-Learning Pemrograman Berbasis Gamifikasi Menggunakan Metode Agile UX Rokhmawati, Retno Indah; Bachtiar, Fitra Abdurrachman; Pradana, Fajar; Alfian, Kharis
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 2: April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022925642

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model mental mahasiswa tentang bagaimana perilaku mereka belajar materi pemrograman. Model mental ini kemudian diterapkan dalam perbaikan desain e-learning CodeManiac. CodeManiac sebelumnya telah dikembangkan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) untuk mendukung matakuliah pemrograman di tingkat perguruan tinggi. Penelitian ini diawali dengan mengujicobakan CodeManiac versi awal kepada 15 mahasiswa FILKOM UB yang telah diseleksi untuk merepresentasikan karakteristik lima program studi S1 di FILKOM UB. Pertimbangan yang digunakan dalam memilih 15 mahasiswa tersebut didasarkan pada penelitian sebelumnya yang membahas model mental mahasiwa dibagi menjadi 3 persona (berdasarkan model mental penelitian sebelumnya) dalam bentuk level, antara lain: level dasar (elementary), level sedang (intermediate), dan level lanjutan (advanced). Penelitian ini lebih menajamkan pada susunan menu/fitur yang diperlukan agar kebutuhan belajar ketiga level tersebut terakomodasi dalam satu platform, yaitu CodeManiac. Oleh karena penelitian ini telah didasari penelitian eksperimen sebelumnya dan berfokus pada perbaikan desain solusi, maka Agile UX sesuai diterapkan pada penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah menerapkan model mental ke dalam desain baru CodeManiac, yang selanjutnya divalidasi kembali kepada 15 mahasiswa yang telah terlibat pada pengujian awal. Penelitian ini menemukan kebutuhan baru terkait Sign Up dan Login, Course, Achievements, Exercises, Challenge, dan permasalahan umum (navigasi dan layout). Berdasarkan pengujian desain perbaikan, 15 mahasiswa memberikan umpan balik yang menunjukkan peningkatan kualitas sebagai berikut: peningkatan sebesar 24,1% pada aspek learnability, peningkatan sebesar 20,5% pada aspek intuitive efficiency, peningkatan sebesar 42% pada aspek ease of use, dan peningkatan sebesar 56% pada aspek interactivity. AbstractThe purpose of this research is to analyze students' mental models of how their behavior learns programming material. This mental model is then applied to improve the e-learning CodeManiac design. CodeManiac has previously been developed at the Faculty of Computer Science Universitas Brawijaya (FILKOM UB) to support programming courses at the university level. This research begins by testing the initial version of CodeManiac to 15 students of FILKOM UB who have been selected to represent the characteristics of five undergraduate study programs at FILKOM UB. The considerations used in selecting the 15 students were based on previous research that discussed the mental model of students divided into 3 personas (based on previous research) in the form of levels, including elementary level, intermediate level, and advanced level. This research is more focused on the arrangement of the menus/features needed so that the learning needs of the three levels are accommodated in one platform, namely CodeManiac. Because this research has been based on previous experimental research and focuses on improving solution design, Agile UX is appropriate to be applied to this research. The result of this research is to apply the mental model into the new CodeManiac design, which is then validated again to 15 students who have been involved in the initial test. This research finds new needs related to Sign Up and Log in, Courses, Achievements, Exercises, Challenges, and common problems (navigation and layout). Based on the improvement design test, 15 students gave feedback indicating the quality improvement as follows: 24.1% improvement in learnability aspect, 20.5% improvement in intuitive efficiency aspect, 42% improvement in ease-of-use aspect, and 56% improvement on the aspect of the interactivity. 
Penerapan Importance Performance Analysis (IPA) pada Evaluasi Keberlanjutan Penggunaan e-filing untuk Pelaporan Pajak Perorangan Saluza, Imelda; Sartika, Dewi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864825

Abstract

E-filing merupakan bentuk penerapan sistem Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2) yang mulai diterapkan pada tahun 2007. Sistem tersebut telah memanfaatkan billing dan surat elektronik sebagai bagian transaksi, namun masih terpisah dengan situs resmi Direktorat Jendral Pajak (DJP). Pada tahun 2014 DJP menggabungkan semua layanan pelaporan serta pembayaran pajak pada satu sistem. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan pelayanan. Guna mengoptimalkan penggunaan e-filing sebagai media penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak perorangan. Menteri Keuangan mengeluarkan Peraturan Nomor 9 Tahun 2018 tentang kewajiban penggunaan e-filing untuk melaporkan SPT PPh 21/26 dan PPN. Berdasarkan hasil observasi peneliti pada tahun 2017 masih terdapat 22% Wajib Pajak (WP) di Palembang tidak melaporkan SPT pajak perorangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap keberlanjutan penggunaan e-filing. Pada prosesnya peneliti telah mengembangkan model evaluasi dari keberlanjutan penggunaan e-filing. Proses evaluasi dilakukan dengan melakukan analisis SEM dengan menggunakan PLS 2.0. berdasarkan hasil evaluasi terdapat beberapa manifest yang tidak valid yaitu fulfillment dan manifest functionallity yang tidak reliabel. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis, hasil pengujian menunjukkan bahwa dependability tidak berpengaruh positif terhadap system quality, accuracy, timeliness, relevance dan timeliness tidak berpengaruh positif information quality, serta service quality dan information quality tidak berpengaruh positif terhadap continued use. Kenyataannya proses evaluasi menggunakan SEM hanya terbatas kepada pengujian hipotesis dari masing-masing variabel. Sehingga dibutuhkan analisis lanjutan yaitu IPA yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang perlu ditingkatkan dalam keberlanjutan penggunaan e-filing. Dengan harapan pihak yang berwenang dalam hal ini DJP dapat mengidentifikasi masalah serta mengambil kebijakan-kebijakan guna keberlanjutan penggunaan sehingga e-filing dapat terus digunakan untuk pelaporan SPT pajak perorangan. Importance Performance Analysis (IPA) merupakan analisis sederhana yang terdiri dari dua dimensi yaitu kepentingan dan kinerja dari suatu sistem. Analsis ini dapat digunakan untuk mengetahui ekspektasi serta harapan WP terhadap e-filing serta kinerja e-filing menurut WP. Hasil analisis menunjukkan bahwa pihak DJP lebih berkonsentrasi terhadap kuadran I, karena kuadran I menyatakan bahwa harapan yang tinggi dari setiap SPT sedangkan kinerja dari DJP masih rendah. Beberapa indikator tersebut antara lain adalah Understandability (kejelasan informasi yang diberikan oleh e-filing), Contact (kontak yang dapat dihubungi), Functionality (peningkatan kualitas dan mutu pajak), Ease of Use (e-filing sulit dipelajari), Usefulness (penghematan waktu pelaporan), Service Quality, Efficiency (pengaksesan e-filing dengan gadget lain), Fulfillment (kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pelapor). Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi DJP dalam mengambil kebijakan dalam peningkatan layanan e-filing guna keberlanjutan penggunaanya untuk pelaporan SPT pajak perorangan. AbstractE-filing is a method of applying the 2007-implemented Second Generation State Revenue Module (MPN G2) scheme. While this mechanism includes billing and electronic mail as part of the transaction, it is also independent from the Directorate General of Taxes' official website (DGT). In 2004, DGT merged both tax reporting and payment systems into one scheme.   This is conducted to enhance customer experience. To get the most out of e-filing as a method of uploading individual tax returns (SPT). The Minister of Finance released Regulation No. 9 of 2018 requiring SPT PPh 21/26 and VAT reporting to be done electronically. According to study findings from 2017, there were already 22% of taxpayers (Wajib Pajak) in Palembang who did not file individual tax returns in 2017. Based on these issues, it is important to assess the long-term viability of e-filing. Researchers created an assessment model for the long-term viability of e-filing in the process. SEM analysis with PLS 2.0 is applied to carry out the assessment process. There are many invalid manifestations based on the evaluation performance, including invalid fulfillment and defective manifest features. In addition, the hypotheses is checked, and the findings indicate that dependability has no positive impact on device consistency, precision, timeliness, significance, and timeliness have no positive impact on information quality, and service quality and information quality have no positive impact on continued use. In fact, the SEM assessment process is restricted to evaluating each variable's hypothesis. As a result, further research is needed, namely IPA, which aims to identify the variables that need to be changed in the long-term usage of e-filing. In the expectation that the authorities in this case DGT will be able to recognize issues and implement measures that will enable e-filing to continue to be used for individual tax returns. A basic analysis consisting of two dimensions, namely the significance and efficiency of a method, is known as an Importance Performance Analysis (IPA). This research will be used to assess taxpayer priorities and expectations about e-filing, as well as e-filing success according to taxpayers. The findings of the study suggest that the DGT is more focused on quadrant I, so quadrant I notes that each SPT has high hopes, while the DGT's output is still poor. Some of these indicators include Understandability (clarity of information provided by e-filing), Contact (contact that can be contacted), Functionality (quality improvement and tax quality), Ease of Use (e-filing is difficult to learn), Usefulness (time saving reporting), Service Quality, Efficiency (accessing e-filing with other gadgets), Fulfillment (difficulties in meeting the needs of the reporter). The findings of this study should be used by DGT to develop strategies to expand e-filing systems so that they can be used for individual tax returns in the long run.
Implementasi Aplikasi Mobile Augmented Reality Untuk Pengenalan Materi Bangun Ruang Widyantara, I Made Oka; Wiharta, Dewa Made; Widiadnyana, Putu
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 2: April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022925032

Abstract

Proses interaksi pembelajaran yang awalnya tatap muka sekarang beralih ke daring karena adanya pandemi COVID-19. Selama proses pembelajaran daring, siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan mengembangkan konsep sampai refleksi. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dan membantu pemahaman materi bangun ruang. Pengembangan media pembelajaran menggunakan teknologi augmented reality sebagai aplikasi mobile untuk memvisualisasikan materi bangun ruang dalam bentuk 3D yang diproyeksikan pada smartphone. Model waterfall dipilih sebagai acuan dalam pengembangan aplikasi. Penerapan aplikasi augmented reality dalam pembelajaran daring menggunakan strategi REACT untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi. Hasil penelitian ini yaitu aplikasi berbasis Android dengan menggunakan model waterfall dengan hasil valid melalui uji black box, hasil penilaian kuesioner untuk penggunaan aplikasi mendapatkan rata-rata 82.44% dengan indikator kategori ”Baik”. AbstractThe learning interaction process that was originally face-to-face is now turning online due to the COVID-19 pandemic. During the online learning process, students have difficulty in understanding concepts and developing concepts until reflection. This research aims to develop and implement learning media that can attract students and help them understand the material of solid figures. The development of learning media uses augmented reality technology as a mobile application to visualize solid figure materials in 3D projected on smartphones. The waterfall model was chosen as a reference in application development. The adoption of augmented reality applications in online learning uses REACT strategies to maximize application usage. The results of this study are Android-based applications using waterfall models with valid results through black-box tests, questionnaire assessment results for application usage get an average of 82.44% with the category indicator "Good" 
Rancang Bangun Website Akademik dengan Penyimpanan Sertifikat Digital Menggunakan Teknologi Blockchain Swastika, Windra; Wirasantosa, Hermawan; Kelana, Oesman Hendra
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021863645

Abstract

Sertifikat merupakan sebuah bentuk penghargaan yang didapat seseorang setelah menyelesaikan suatu uji kompetensi atau pembelajaran tertentu. Sertifikat harus dibuat dan disimpan dengan metode dan keamanan yang baik untuk mencegah terjadinya perubahan isi atau bahkan pemalsuan. Teknologi blockchain merupakan teknologi yang memungkinkan proses penyimpanan yang aman dengan ongkos yang rendah. Keamanan terjamin karena semua orang bisa mengambil bagian untuk menyimpan data dengan ledger yang terdistribusi. Berdasarkan hasil penelitian dan perancangan sistem yang dibuat dapat disimpulkan bahwa proses pembuatan teknologi blockchain sebagai media penerbitan sertifikat dan validasinya dapat dibuat menggunakan program milik Ethereum yaitu Geth dan penyimpanan data menggunakan smart contract yang diterbitkan pada jaringan blockchain. Hasil dari pengujian reliabilitas terhadap sistem menunjukkan bahwa bahwa sistem berhasil memproses 200 transaksi dalam waktu kurang lebih 8 detik. Untuk pengujian skalabilitas didapatkan estimasi 10 juta blok membutuhkan kapasitas penyimpanan sebesar 22,6 GB untuk menjadi node atau miner pada jaringan blockchain ini. AbstractA certificate is a form of appreciation that a person receives after completing a certain competency or learning test. Certificates must be created and stored with good methods and security to prevent changes in content or even forgery. Blockchain technology is technology that allows secure storage processes at a low cost. Security is guaranteed because everyone can take part in storing data with a distributed ledger. Based on the results of research and design of the system, it can be concluded that the process of making blockchain technology as a media for issuing certificates and validation can be made using Ethereum's proprietary program Geth and data storage using smart contracts issued on the blockchain network. The results of the reliability testing of the system indicate that the system successfully processed 200 transactions in approximately 8 seconds. For scalability testing, it is estimated that 10 million blocks require a storage capacity of 22.6 GB to become a node or miner on this blockchain network.
Deteksi Kejadian Lalu Lintas Pada Teks Twitter Dengan Pendekatan Klasifikasi Multi-Label Berbasis Deep Learning Atikah, Luthfi; Purwitasari, Diana; Suciati, Nanik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022915206

Abstract

Kemacetan merupakan salah satu kejadian yang sering terjadi di kota-kota besar. Hal ini dapat merugikan pengguna jalan, oleh karena itu perlu dilakukan pendeteksian kejadian lalu lintas. Saat ini, twitter digunakan sebagai sumber informasi untuk mendeteksi suatu kejadian. Namun, pengguna twitter cenderung membagikan beberapa informasi sekaligus, sehingga dalam satu tweet bisa memiliki lebih dari satu label. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi multi-label menggunakan 18.000 data dari akun twitter terverifikasi di Surabaya. Klasifikasi multi-label pada penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi banyak situasi lalu lintas seperti kondisi cuaca, kecelakaan lalu lintas, kemacetan lalu lintas, lalu lintas padat, dan lalu lintas lancar. Klasifikasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan deep learning (CNN dan LSTM) dan word embedding (word2vec dan fastText) dengan augmentasi dan non-augmentasi data. Eksperimen dilakukan dengan 3 skenario berbeda untuk melihat pengaruh data uji yang berbeda pada data latih yang sama. Selanjutnya dilakukan eksperimen untuk menguji pengaruh jumlah label terhadap klasifikasi multi-label pada data uji yang sama. Akurasi tertinggi pada non-augmentasi data adalah 0,75 dan pada augmentasi data adalah 0,95. Dari keseluruhan ujicoba akurasi tertinggi diperoleh dari kombinasi LSTM dan fastText. Abstract Congestion is one of the events that often occurs in big cities. This can be detrimental to road users, therefore it is necessary to detect traffic events accurately and efficiently. Currently, Twitter is used as a source of information to detect an incident. However, twitter users tend to share several information at once, so that in one tweet can have more than one label. Therefore, multi-label classification is necessary. This study utilizes 18,000 data from verified twitter accounts in Surabaya. Multi-label classification is carried out to identify many traffic situations, such as weather conditions, events, traffic jams, heavy traffic, and smooth traffic. Classification is performed using deep learning approach (CNN and LSTM) and word embedding (word2vec and fastText) with augmented and non-augmented . Experiments are carried out with 3 different scenarios to see the effect of different uji data on the same train data. Furthermore, the experiments are conducted to examine the effect of the number of labels on the multi-label classification on the same test data. The highest accuracy on non-augmented data is 0,75 and on augmented data is 0,95. All of the highest accuracy is obtained from the combination of LSTM and fastText
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning yang Diperkaya dengan ARCS Motivational Model terhadap Kualitas Manajemen Kelas dan Motivasi Belajar Siswa secara Online pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar di Sekolah Menengah Kejuruan Majid, Allisa; Herlambang, Admaja Dwi; Amalia, Faizatul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022915500

Abstract

Kebijakan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 melahirkan beberapa permasalahan. Pemilihan metode dan pemberian motivasi pada kegiatan belajar mengajar di masa peralihan darurat atau pembelajaran daring, perlu diperhatikan oleh guru agar mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode Problem Based Learning yang dipadukan dengan ARCS Motivational Model untuk mengetahui kualitas manajemen kelas dan motivasi belajar pada mata pelajaran Pemrograman Dasar di SMK National Media Center Malang. Pelaksanaan penelitian, yaitu eksperimen jenis post-test control group dengan memberikan perlakuan berbeda terhadap kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kemudian dilakukan penyebaran kuesioner berskala Likert yang hasilnya dihitung menggunakan indeks persentase (%), uji normalitas data menggunakan Kolmogorov Smirnov, dan uji hipotesis menggunakan uji t-bebas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan metode Problem Based Learning dan ARCS Motivational Model berpengaruh terhadap kualitas manajemen kelas dan motivasi belajar siswa. Temuan unik dari penelitian ini adalah selisih kualitas manajemen kelas mencapai 6,00% (68,00% di kelas kontrol dan 62,00% di kelas eksperimen) dan selisih motivasi belajar mencapai 4,00% (68,00% di kelas kontrol dan 64,00% di kelas eksperimen). Abstract The policy of implementeting learning during the Covid-19 pandemic gave birth to several problems. The selection of methods and providing motivation for teaching and learning activities during the emergency transition or online learning needs to be considered by teachers in order to achieve learning objectives. This study applies the Problem Based Learning method combined with the ARCS Motivational Model to determine the quality of classroom management and learning motivation in Basic Programming subjects at SMK National Media Center Malang. The implementation of the research, namely the experimental type of post-test control group by giving different treatment to the control class and the experimental class. Then, a Likert-scaled questionnaire was distributed, the results of which were calculated using the percentage index (%), normality test of the data using Kolmogorov Smirnov, and hypothesis testing using the independent t-test. The results of this study found that the application of the Problem Based Learning method and the ARCS Motivational Model had an effect on the quality of classroom management and student learning motivation. The unique finding of this study is the difference in the quality of classroom management reaches 6.00% (68.00% in the control class and 62.00% in the experimental class) and the difference in learning motivation reaches 4.00% (68.00% in the control class and 64.00% in the experimental class). 
Halaman Belakang dan Daftar Indeks Purbosari, Lina
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 2: April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halaman Belakang dan Daftar Indeks

Page 66 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2 No 1: April 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue