cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)" : 13 Documents clear
FORMULASI TABLET EFFERVESCENT JAHE (Z OFFICINALE ROSCOE) DENGAN VARIASI KONSENTRASI SUMBER ASAM DAN BASA Kholidah, Sitti; Yuliet, Yuliet; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.922 KB)

Abstract

Penelitian mengenai formulasi tablet effervescentsari jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi konsentrasi sumber asam dan basa terhadap mutu fisik tablet.  Metode yang digunakan yaitu metode granulasi basah. Empat variasi formula masing-masing dengan konsentrasi asam basa 50%, 60%, 65% dan 70%. Evaluasi mutu fisik granul meliputi ujikadar air, uji kandungan lembab, uji kompresibilitas, uji waktu alir dan sudut diam. Evaluasi tablet pada hari 1 dan 21 untuk mengetahui stabilitas mutu fisik tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, uji kekerasan tablet, uji kerapuhan tablet dan uji waktu larut. Data yang diperoleh dibandingkan dengan Farmakope Indonesia dan literatur lain lalu dianalisis dengan uji oneway ANOVA dan uji t-student. Hasil yang diperoleh menunjukkan penggunaan variasi konsentrasi asam basa tidak berpengaruh terhadap stabilitas mutu fisik tablet yang meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan tetapi berpengaruh terhadap waktu larut  tablet effervescent jahe. Konsentrasi asam basa yang memenuhi mutu fisik tablet yang optimum yaitu formula 4 dengan konsentrasi asam basa 70% (asam sitrat 8,58%, asam tartrat 27,17% dan  natrium bikarbonat 34,45%).
UJI EFEK ANTIPIRETIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL HERBA SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA BURM.F. NEES.) DAN EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) Ibrahim, Nurhalifah; Yusriadi, Yusriadi; Ihwan, Ihwan
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.084 KB)

Abstract

This research is about antipyretic effect of combination ethanol extract of sambiloto (Andrographis paniculata Burm.f. Nees.) herbsand ethanol extract of  belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) leaves in white male rats (Rattus norvegicus)which induced by 5 % pepton, in order to know the effect of combination and to determine the most effective dose as an antipyretic. Extract was prepared by maceration method using 70% ethanol. White rats were grouped into 7 difference treatment. Each rat was induced by using 5% peptone in dose of 250 mg/200 g Body Wight (BW). The first group was given Na CMC as a negative control. The second group was given paracetamol as a positive control. Groups of 3rd, 4th, 5th, 6th and 7th were given a combination of ethanol extract sambiloto (A. paniculata Burm.f. Nees.) herbs and ethanol extract belimbing wuluh (A. bilimbi L.) leaves in doses of (200 + 0) mg/200 g BW,  (150 + 50) mg/200 g BW, (100 + 100) mg/200 g BW, (50 + 150) mg/200 g BW, and  (0 + 200) mg/200 g BW, respectively. Temperature measurements of antipyretic were done for 3 hours in 30 minutes interval. Temperature data were statistically analysed using ANOVA (Analisys Of Variance) one way Anova method. The result of research was showed that combinationextract could reduce thefever. The most effective combination as an antipyretic was ethanol extract of sambiloto (A. paniculata Burm.f. Nees.) Herbs 150 mg and ethanol extract of belimbing wuluh (A. bilimbi L.) leaves 50 mg (150 + 50) mg/200 g BW. The dose has antipyretic effects that was not significant different to the positive control group(paracetamol treatment).
APLIKASI ANALISIS RANTAI MARKOV UNTUK MEMPREDIKSI STATUS PASIEN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BARRU S, Syafruddin; S, Irma; Sukarna, Sukarna
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.802 KB)

Abstract

Penelitian ini menjelaskan aplikasi rantai Markov dan bertujuan untukmemprediksi status pasien pada RSUD Barru dengan menggunakan proses stokastik.Pengambilan data penelitian dilakukan dengan melakukan observasi di RSUD Barru bulan Januari 2014.Selanjutnya dilakukan analisis data dengan menggunakan  rantai Markov untukforecasting status pasien. Data yang digunakan merupakan data sekunder. Proses perhitungan dilakukan dengan membuatprogram basis data untuk melengkapi Sistem Informasi Manajemen pasien pada rumah sakit, kemudian membuat program untuk mempermudah dalam menentukan nilai perkalian matriksmenggunakan software Visual Basic 6.0.Data status pasien terlebih dahulu diubah menjadi data probabilitas kemudian dibentuk kedalam matriks probabilitas transisi. Hasil yang diperoleh untuk status pasien setelah dilakukan analisis rantai markovadalah perkiraan pada bulan Februari 2015yaitu 67,2 % pasien yang keluar dari rumah sakit dalam keadaan sehat, 19,1 % pasien yang keluar dari rumah sakit dalam keadaan sakit biasa, dan 13,6 % pasien yang keluar dari rumah sakit dalam keadaan sakit parah. Hasil prediksi tersebut menyimpulkan bahwa pasien yang masuk ke rumah sakit dengan keadaan sakit parah menjadi sehat mempunyai peluang yang lebih besar dibandingkan periode sebelumnya.
ANALISIS LOGAM TIMBAL (PB) PADA IKAN PETEK (LEIOGNATHUS SP.) DAN IKAN TERI (STELOPHORUS SP.) DI KAWASAN LAUT TELUK PALU SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Hasrat, Hasrat; Jamaluddin, Jamaluddin; Ibrahim, Nurlina
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.604 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya cemaran logam Timbal (Pb) dan jumlah cemarannya pada spesies ikan Petek dan ikan Teri di kawasan laut Teluk Palu. Metode yang digunakan adalah destruksi kering (dry ashing) kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan pereaksi : (1) KCN ditambah Ditizon 0,005%, (2) Serbuk KI dan (3) Serbuk Na2CO3, serta uji kuantitatif dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom pada ?maks 217 nm. Hasil penelitian didapatkan bahwa pada pengujian kualitatif ikan positif mengandung logam timbal (Pb). Hasil pengujian kuantitatif didapatkan kadar rata-rata logam timbal (Pb) adalah : (1) Ikan Petek di lokasi Taman Ria 0,757 mg/kg ; (2) Ikan Petek di lokasi sekitar Muara Sungai Palu 1,752 mg/kg ; (3) Ikan Petek di lokasi sekitar Pantai Talise 0,719 mg/kg ; (4) Ikan Teri di lokasi Taman Ria 1,989 mg/kg ; (5) Ikan Teri di lokasi sekitar Muara Sungai Palu 2,075 mg/kg  dan (6) Ikan Teri di lokasi sekitar Pantai Talise 1,655 mg/kg. Kadar logam timbal (Pb) pada kedua ikan tersebut telah melampaui nilai batas maksimum berdasarkan SNI 7387:2009 yaitu 0,3 mg/kg.
POLIMORFISME KLON KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DARI PERKEBUNAN RAKYAT KABUPATEN SIGI Rifka, Rifka; Aisyah, Nurul; Muslimin, Muslimin; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.388 KB)

Abstract

Analisis karakter genotip kakao (Theobroma cacao L.) pada tingkat molekular (DNA) penting dilakukan sebagai langkah awal dalam pemuliaan tanaman untuk menghasilkan klon kakao unggul. Keanekaragaman kakao di perkebunan rakyat Kabupaten Sigi memiliki variasi fenotip dan genotip yang tinggi. Terdapat lebih dari 12 klon kakao yang dapat ditemukan di perkebunan tersebut. RAPD (Random amplified polymorphic DNA) merupakan salah satu penanda molekuler berbasis PCR yang banyak digunakan dalam mengidentifikasi keragaman tanaman. Informasi mengenai jenis primer untuk analisis RAPD pada tanaman kakao khususnya di wilayah Kabupaten Sigibelum pernah dilaporkan.Hasil penelitian ini menunjukkan ketiga primer yaitu TCH05, AS9870 dan TCM20 dapat digunakan dalam mendeteksi variasi genetik setiap klon, kecuali klon Sulawesi 1 dan Sulawesi 2.
EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI PEKTIN KULIT BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) VARIETAS CIBINONG, JINGGO DAN SEMANGKA Nurviani, Nurviani; Bahri, Syaiful; Sumarni, Ni Ketut
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.094 KB)

Abstract

Ekstraksi dan karakterisasi pektin kulit buah pepaya varietas Cibinong, Jinggo dan Semangka bertujuan untuk mengetahui potensi pektin dari beberapa varietas kulit buah pepaya yang mutunya terbaik. Ekstraksi pektin dilakukan dengan  variasi waktu  60, 90, dan 120 menit dengan pelarut asam sitrat 5%. Rendemen pektin tertinggi diperoleh pada waktu ekstraksi selama 120 menit dengan hasil 12,70% pada kulit pepaya Semangka, dan yang terendah pada waktu ekstraksi selama 60 menit dengan hasil 6,01% pada kulit buah pepaya Jinggo. Hasil yang diperoleh dari ketiga varietas kulit buah pepaya memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen, kadar air pektin, kadar metoksil, kadar galakturonat, dan kadar abu.
KARAKTERISTIK BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEKU KECAMATAN BALANTAK UTARA KABUPATEN BANGGAI Sattu, Marselina
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.471 KB)

Abstract

Stunting atau malnutrisi kronik merupakan bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Berdasarkan indeks antropometri TB/U, dikatakan stunting jika indeks Z-Score -3 SD s/d < -2 SD. Puskesmas Teku Kecamatan Balantak Utara merupakan wilayah kerja Puskesmas yang memiliki jumlah balita stunting yang cukup tinggi dari 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai yakni sebesar 68,0%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat beberapa karakteristik balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Teku Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 24 balita. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan program Excell 2007. Analisis data yang digunakan secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik balita stunting berkaitan dengan pemberian ASI yang tidak ekslusif, jenis makanan yang tidak baik dan riwayat penyakit infeksi diare. Untuk itu disarankan perlu adanya perhatian orang tua terhadap pentingnya pemberian ASI Ekslusif dan konsumsi makanan yang seimbang bagi balita.
VARIASI MORFOLOGI BUAH BEBERAPA KLON KAKAO DARI PERKEBUNAN RAKYAT KECAMATAN SIGI BIROMARU DAN PALOLO SULAWESI TENGAH Mutmainah, Mutmainah; Rifka, Rifka; Muslimin, Muslimin; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.981 KB)

Abstract

Karakter morfologi buah sangat bermanfaat dalam mengelompokan suatu klon, varietas, dan kultivar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfologi buah kakao pada klon Panter, Irian, ICS 60, Hibrida, Sulawesi 1 dan M01 yang dibudidayakan pada perkebunan kakao rakyat di Kecamatan Sigi Biromaru dan Palolo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara purposive sampling.Data yang dikumpulkan bersifat kuantitatifyang meliputi hasil pengukuran terhadap panjang buah, diameter buah, panjang rongga buah, diameter rongga buah, tebal epikarp (eksokarp, mesokarp, dan endokarp), dan jumlah biji pada setiap buah serta ukuran biji (panjang, lebar dan tebal). Data yang bersifat kualitatifmeliputi bentuk buah, konstruksi apeks dan basal serta keadaan alur dan permukaan buah.Hasil penelitian menunjukan buah dari keenam klon menunjukkan ciri morfologi buah  yang bervarisi. Klon Panter merupakan klon dengan rata-rata ukuran buah paling besar dibandingkanklon lainnya. Jumlah biji yang dihasilkan klon ini paling banyak dengan kualitas biji AA.
UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN DAN AKAR HARRISONIA PERFORATA MERR.TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI VIBRIO CHOLERAE Al Amrie, Amir Galeb; Ivan, Ivan; Anam, Syariful; Pitopang, Ramadhanil
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.568 KB)

Abstract

Penelitian tentang uji efektifitas ekstrak daun dan akarHarrisonia perforata Merr.terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2014. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan ekstrak daun dan akarH. perforata Merr.dalam menghambat pertumbuhan bakteri V. cholerae. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian yaitu metode Maserasi dan Refluks.Sedangkan pengujian daya hambat ekstrak terhadap bakteri V. Cholerae dengan menggunakan metode difusi agar (metode sumur).Penelitian ini disusun dalam Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan (untuk masing-masing daun dan akar). Perlakuan yang dicobakan yaitu pemberian konsentrasi ekstrak (daun maupun akar) 10 %, 20 %, 40 %, 60 % dan 80 % serta antibiotik doxycycline 2 % sebagai kontrol positif dan NA-CMC 1 % sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 80 % (daun maupun akar) tumbuhan H. perforata Merr.menghasilkan zona hambat yang paling besar dibanding kosentrasi lainnya dengan masing-masing sebesar (±26,53 mm dan±14,72 mm). Ekstrak daun H. perforata Merr.memiliki daya hambat yang lebih baik dibandingkan ekstrak akar.
VARIASI GENETIK KLON KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DI DESA SAUSU PEORE KAB. PARIGI MOUTONG Rahmansyah, Rahmansyah; Muslimin, Muslimin; Mutmainah, Mutmainah; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.345 KB)

Abstract

Informasi tentang keragaman tanaman kakao sangat diperlukan untuk mendukung program pemuliaan dan pengembangan tanaman dalam meningkatkan produktivitas biji kakao. Untuk itu penting dilakukan identifikasi keragaman varietas pada berbagai daerah sentra produksi biji kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi genetik kakao klon 45, M 05, 06, Lokal Hijau Sausu dan Lokal Merah Sausu di desa Sausu Peore, Kab. Parigi Moutong. Identifikasi variasi genetik didasarkan pada teknik RAPD dengan menggunakan 4 macam primer yaitu TCL05, TCH05, AS9870, dan TCM20. Identifikasi juga dilakukan pada morfologi buah. Buah kakao diambil pada musim berbuah bulan Februari-Mei 2014. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelima klon memiliki variasi genetik. Total pita DNA yang teramplifikasi sebanyak 17 pita. Tingkat polimorfisme sebesar 70,59% (12 pita polimorpic). Variasi genetik ini juga didukung oleh perbedaan morfologi buah pada masing-masing klon.

Page 1 of 2 | Total Record : 13