cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)" : 10 Documents clear
INVENTARISASI UDANG AIR TAWAR DI SUNGAI TORANDA, PALOLO, SIGI, SULAWESI TENGAH, INDONESIA Mangesa, Hesron Elul; Fahri, Fahri; Annawaty, Annawaty
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.814 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi udang air tawar yang terdapat di Sungai Toranda, Palolo, Sigi, Sulawesi Tengah, Indonesia. Koleksi dilakukan menggunakan electric fishing, jaring tangan, dan tangan kosong. Hasil identifikasi sampel di Laboratorium Biodiversity Fakultas MIPA Universitas Tadulako menunjukan bahwa terdapat dua spesies udang air tawar di sungai tersebut yaitu Caridina sulawesi Cai & Ng, 2009 dan Macrobrachium lanchesteri (De Man, 1911). Penemuan C. sulawesi di Sungai Toranda mengungkapkan distribusi yang lebih luas dari spesies ini, yang sebelumnya diketahui hanya terdistribusi di Maros Sulawesi Selatan dan Poboya Sulawesi Tengah. Spesies lain yang ditemukan adalah M. lanchesteri yang merupakan udang air tawar introduksi, sehingga keberadaannya di Sungai Toranda diduga terbawa secara tidak sengaja oleh kegiatan perikanan air tawar di sekitar Sungai Toranda. Penemuan kedua spesies ini merupakan laporan baru untuk Palolo Sulawesi Tengah
PREFERENSI HABITAT CACING TANAH (OLIGOCHAETA) DI KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH Mulyawan, Dandi Wahyu; Annawaty, Annawaty; Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.512 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi habitat cacing tanah di Batui Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah. Metode yang dilakukan untuk penentuan lokasi dalam pengambilan sampel yaitu purposive randomize sampling dengan melihat casting (kotoran cacing tanah), permukaan tanah yang lembab dan luas tutupan tajuk tanaman. Pengambilan sampel dilakukan pada 4 penggunaan lahan yaitu pekarangan rumah, perkebunan kelapa sawit, kebun kakao dan hutan sekunder. Pengambilan sampel menggunakan cangkul, dengan luasan permukaan tanah ukuran 25 x 25 cm. Tanah digali pada tingkat kedalaman 0 ? 30 cm. Spesimen diawetkan di Laboratorium Zoologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako yang diidentifikasi berdasarkan Easton (1979). Cacing tanah yang teridentifikasi tergolong ke dalam genus Planapheretima terdapat pada preferensi habitat pekarangan rumah sebanyak 7 individu dari 11 jumlah individu yang terbagi atas Planapheretima sp1, Planapheretima sp2 dan Planapheretima sp3. Empat individu lainnya di pekarangan rumah tidak dapat diidentifikasi begitu pula dengan cacing tanah yang ditemukan pada lokasi perkebunan kelapa sawit (15 individu), kebun kakao (10 individu) dan hutan sekunder (14 individu) karena masih dalam tahap juvenil.
AKTIVITAS GASTROPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN GEDI HIJAU (ABELMOSCHUS MANIHOT (L.) MEDIK) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS L.) YANG DIINDUKSI DENGAN ASPIRIN Susilawati, Ni Made; Yuliet, Yuliet; Khaerati, Khildah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.991 KB)

Abstract

Gedi hijau (Abelmoschus manihot (L.)Medik ) mengandung flavonoid, alkaloid, tannin, dan saponin yang mampu melindungi mukosa lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas gastroprotektif serta untuk mengetahui dosis efektif ekstrak etanol daun gedi hijau dalam pemberian efek gastroprotektif terhadap tikus putih jantan yang diinduksi dengan aspirin. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Sampel terdiri dari 24 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) dibagi dalam 6 kelompok. Perlakuan diberi per oral selama 3 hari meliputi: Kelompok kontrol normal diberi 0,5% Na-CMC; kelompok kontrol negatif diberi 0,5% Na-CMC + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok kontrol positif diberi suspensi Sukralfat 360 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok dosis uji 1 diberi ekstrak etanol daun gedi hijau 100 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok dosis uji 2 diberi ekstrak etanol daun gedi hijau 200 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok dosis uji 3 diberi ekstrak etanol daun gedi hijau 300 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB. Pada hari ke 3, tikus dibedah 4 jam setelah pemberian aspirin, diambil organ lambung untuk dilakukan perhitungan indeks ulser dan persen inhibisi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Kruskal Wallis dan uji statistik Mann Whitney dengan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun gedi hijaudapat mencegah kerusakan mukosa lambung tikus yang dipapar aspirin dengan dosis efektif adalah 300 mg/kg BB yang sebanding dengan sukralfat
PENENTUAN LOKASI BERPOTENSI LONGSOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI KECAMATAN KULAWI KABUPATEN SIGI Lasera, Maliki; Mudin, Yutdam; H, M. Rusydi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.37 KB)

Abstract

Penelitian tentang lokasi berpotensi terjadi bahaya longsor dengan menggunakan Metode Analytycal Hierarchy Process (AHP) telah dilakukan di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor penyebab bahaya longsor di Kecamatan Kulawi melalui AHP dan memetakan lokasi yang berpotensi bahaya longsor berdasarkan analisis spasial. Pada penelitian ini digunakan 5 data faktor penyebab longsor yaitu data kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, dan kondisi geologi. Kemudian dilakukan  perhitungan bobot setiap parameter penyebab longsor menggunakan Metode AHP dan besar pengaruh dari setiap parameter terhadap kejadian longsor. Hasil perhitungan diperoleh bobot dari setiap parameter penyebab bencana longsor yaitu bobot kemiringan lereng 52%, bobot curah hujan 25%, bobot kondisi geologi (batuan) 12%, bobot jenis tanah 6% dan bobot penggunaan lahan 5%. Data-data penyebab longsor tersebut kemudian ditumpang susun (overlay) dengan peta yang ada dan menghitung nilai hazard (bahaya longsor). Berdasarkan hasil analisis spasial diperoleh, lokasi yang berpotensi longsor di Kecamatan Kulawi diklasifikasikan menjadi tidak bahaya, kurang bahaya, sedang, bahaya, dan sangat bahaya dengan luas daerah berturut-turut  25,13  (2,23%), 418,71  (37.17%), 560,78  (49,8 %), 103,78  (9,2%), dan 17,93  (1,96%). Kejadian longsor di Kecamatan Kulawi dipengaruhi oleh keadaan lahan yang dibuka masyarakat untuk areal perkebunan dan ladang pada kawasan yang derajat kemiringannya cukup tinggi.
ISOLASI DAN KARAKTERIKASI AGAROSA DARI MAKROALGA MERAH EUCHEMA COTTONI UNTUK PEMISAHAAN FRAGMEN DNA Aslinda, Wery; Ahmad, Ahyar
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.238 KB)

Abstract

Agarosa telah diisolasi dari makroalga merah Euchema Cottoni yang terdapat di perairan Takalar. Agarosa ini dikarakterisasi berdasarkan persen rendamen, sifat-sifat fisiknya dan dianalisa dengan spektrofotometer IR. Sifat-sifat ini dibandingkan dengan produk agarosa komersial Takara, Japan dan ditemukan bahwa agarosa yang diisolasi dari E. Cottoni menunjukkan hasil yang relatif sama dengan agarosa komersial. Berdasarkan hasil isolasi agarosa dari makroalga, kandungan sulfatnya sebesar 0,26%, titik leleh sebesar 96 0C, dan viskositas sebesar 14 cps. Agarosa ini kemudian diaplikasikan untuk pemisahan fragmen DNA dengan hasil menunjukkan kualitas pemisahan dan ketajaman pita yang kurang baik jika dibandingkan dengan agarosa komersil.
ESTIMASI GRADIEN TEMPERATUR MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET PADA DAERAH PANASBUMI DI DESA SAPOO KECAMATAN KULAWI Nurarafah, Nurarafah; Efendi, Rustan; Sandra, Sandra
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.044 KB)

Abstract

Penelitian menggunakan analisis spektrum pada data geomagnet telah dilakukan di Lapangan Panasbumi Sapoo, Kabupaten Sigi. Penelitian  ini bertujuan untuk memperoleh estimasi gradien temperatur Curie pada daerah panasbumi tersebut. Tahapan pengukuran anomali magnetik meliputi; akuisisi data lapangan, melakukan koreksi IGRF dan koreksi variasi harian, dan kemudian membuat peta kontur anomali. Berdasarkan peta kontur anomali medan magnet hasil interpretasi kualitatif, diperoleh nilai anomali magnet tinggi sebesar (340 n), dan anomali magnet rendah sebesar( 20 nT).  Teknik yang digunakan adalah teknik analisis spektrum untuk memperoleh kedalaman dan untuk mengetahui gradien temperatur dan aliran panasbumi di daerah penelitian. Nilai rata-rata kedalaman yang diperoleh yaitu untuk kedalaman atas, kedalaman tengah, dan kedalaman basal adalah berturut-turut1.267 m, 2.161 m, dan 3.054,5 m. Nilai gradien temperatur masing-masing lintasan yaitu lintasan A, lintasan B, lintasan C, lintasan D adalah berturut-turut 0,19748042 , 0,21577381 , 18709677 dan 0,16604638
QUIVER DARI ALJABAR LINTASAN TERHUBUNG Kurniawan, Vika Yugi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.099 KB)

Abstract

Graf berarah dapat dipandang sebagai pasangan 4-tupel yang terdiri dari dua himpunan serta dua pemetaan dan disebut sebagai quiver . Untuk sebarang quiver  dan lapangan , dapat didefinisikan suatu -aljabar yang disebut dengan aljabar lintasan  yang memiliki basis berupa himpunan semua lintasan yang ada pada quiver . Pada makalah ini, dipelajari sifat-sifat dari suatu aljabar lintasan atas lapangan . Selanjutnya sifat-sifat tersebut digunakan untuk menunjukkan keterkaitan antara aljabar lintasan terhubung dengan quivernya. Diakhir pembahasan ditunjukan bahwa suatu aljabar lintasan  dari suatu quiver  merupakan aljabar terhubung jika dan hanya jika  merupakan quiver terhubung
PENGELOL JURNAL Jurnal, Pengelola
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.713 KB)

Abstract

Pengelola Jurnal
ESTIMASI ALIRAN PANASBUMI MENGGUNAKAN DATA GEOMAGNETIK DI DAERAH PANASBUMI PULU Rasyid, Fathana; Efendi, Rustan; Sandra, Sandra
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.596 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian estimasi aliran panasbumi menggunakan Data Geomagnetik di Daerah Panasbumi Pulu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aliran panas bawah permukaan di Daerah Panasbumi Pulu yang terdiri dari kedalaman atas (Zt), kedalaman tengah (Zo), kedalaman basal (Zb). Tahapan penelitian menggunakan teknik analisis spektrum. Gradien temperatur dan aliran panas didapatkan dengan memasukkan nilai kedalaman basal yang dihasilkan dengan menggunakan Persamaan Hukum Fourier. Hasil yang di peroleh menunjukkan nilai rata-rata gradien temperatur yaitu 0,212550C dan nilai rata-rata aliran panas yaitu 0,32298 mWm-2.
KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PADA KEBUN KAKAO DI LEMBAH NAPU, SULAWESI TENGAH, INDONESIA Fahri, Fahri; Jamaluddin, Jamaluddin; Fitrallisan, Fitrallisan; Sataral, Mihwan
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Number 3 (December 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.728 KB)

Abstract

Salah satu daerah di Indonesia yang menjadi sentra produksi kakao nasional adalah Sulawesi. Peningkatan produktivitas kakao berfokus pada pengendalian hama dan penyakit, optimalisasi penerapan teknologi budidaya, penggunaan jenis tanaman tertentu atau peremajaan tanaman yang telah tua, namun belum mempertimbangkan agen yang membantu dalam proses penyerbukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis lebah pada kebun kakao di Lembah Napu, Sulawesi Tengah. Koleksi Hymenoptera dilakukan pada siang dan malam hari menggunakan sweep net dan light trap. Ditemukan sebanyak 4 spesies Hymenoptera yang termasuk dalam 2 famili yaitu Apis cerana., Apis dorsata, Ceratina sp., Champsomeris sp. Kelimpahan individu tertinggi di plot 2 yaitu 53 individu (49.07%), diikuti plot 1 yaitu 37 individu (34.26%) dan plot 3 dengan kelimpahan terendah yaitu 18 individu (16.67%). Keanekaragaman serangga tertinggi di Plot 2 yaitu H'=1.19, diikuti plot 1 yaitu H'=1.12 dan plot 3 dengan nilai terendah H'=0.98. Kemerataan serangga tertinggi di plot 3 dengan nilai E=0.34, diikuti plot 1 dengan nilai E=0.31, dan plot 2 dengan nilai terendah E=0,30. Lebah yang memiliki ukuran tubuh kecil yaitu Ceratina sp. dengan ukuran 8-10 mm. Namun dari segi perilaku kunjungan, Ceratina sp. tidak mengunjungi bunga kakao, sehingga lebah tersebut belum dapat disimpulkan sebagai lebah penyerbuk kakao yang potensial, meskipun memiliki ukuran yang kecil.

Page 1 of 1 | Total Record : 10