cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
KETAHANAN BUAH BEBERAPA KLON KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) TERHADAP INFEKSI PENYAKIT BUSUK BUAH BERDASARKAN UJI DETACHED POD Aisyah, Nurul; Rahmansyah, Rahmansyah; Muslimin, Muslimin; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Number 2 (August 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.237 KB)

Abstract

One target on Cacao breeding program is to develop superior clone which resistance against major pest and diseases. In present time, Pod Rot disease is one of serious problem on the Cacao plantation system, including over the area of Central Sulawesi. The aim of this study was to identifiy the resistancy on five different clones of cacao (ICCRI 1, ICCRI 3, ICCRI 4, Local Sidondo and Green Local Sausu) from local farming in Central Sulawesi against Phytophthora pot rot infection based on detached pod assay. Sample were collected from the farming area of Sigi Biromaru, Palolo, and Sausu, over the harvesting period of February - May 2014. Mature and healthy pods were detached from the plant, then artificially inoculated by using Phytophthora-infected pericarp. Pod rot symptom and spreading area of fungi  were observed dialy, then total area of  infection on day-6 was used as disease rating scale. The outcome data showed that all pod of the clones were classified as a highly susceptible clones against pod rot disease. However, pod resistance level of each clones were statisfically different. Green Local Sausu and Local Sidondo were more resistant than other clones.  This result suggesting that Local clones have been developing resistancy mechanism against Pod Rot disease.
PENERAPAN AUTOREGRESSIVE DISTRIBUTED LAG (ARDL) DALAM MEMODELKAN PENGARUH INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) KELOMPOK BAHAN MAKANAN DAN KELOMPOK MAKANAN JADI TERHADAP INFLASI DI KOTA PALU Tulak, Dewi Yuliastuti; Junaidi, Junaidi; Utami, Iut Tri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.546 KB)

Abstract

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus berkaitan dengan mekanisme pasar. Inflasi merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur stabilitas harga suatu barang di pasar. Indikator ini akan berdampak terhadap dinamika pertumbuhan ekonomi. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis pengaruh indeks harga konsumen bahan makanan dan makanan jadi terhadap laju inflasi di kota Palu. Model yang digunakan adalah model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) yaitu suatu model regresi dengan memasukkan nilai variabel yang menjelaskan nilai masa kini atau nilai masa lalu dari variable bebas sebagai salah satu variabel penjelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat kointegrasi antar variabel dan model yang didapatkan yang menunjukkan bahwa harga bahan makanan berpengaruh terhadap inflasi di Kota Palu.
PENGARUH KAPUR DAN DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM MERAH MUDA (PLEUROTUS FLABELLATUS SACCARDO) Saputri, Risya; Periadnadi, Periadnadi; Nurmiati, Nurmiati
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.989 KB)

Abstract

Penelitian mengenai Pengaruh Penambahan Kapur dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Tiram Merah Muda (Pleurotus flabellatus Saccardo) dilakukan dari bulan Mei sampai Oktober 2014 di Laboratorium Mikrobiologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur dan dolomit terhadap pertumbuhan miselium dan produksi jamur tiram merah muda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam dua penelitian, masing-masing perlakuan terdiri dari 4 perlakuan yaitu 0%, 1%, 2% dan 3% kapur serta dolomit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kapur 3% memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan miselium yaitu 0,65cm/hari dan produksi terbaik dicapai pada penambahan dolomit 1%.
ANALISIS REGRESI LOGISTIK BINER UNTUK MENGKLASIFIKASI PENDERITA HIPERTENSI BERDASARKAN KEBIASAAN MEROKOK DI RSU MOKOPIDO TOLI-TOLI Misna, Misna; Rais, Rais; Utami, Iut Tri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Number 3 (December 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.718 KB)

Abstract

Hipertensi adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh peningkatan abnormal tekanan darah, baik tekanan darah sistolik maupun tekanan darah diastolik. Salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi adalah kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan klasifikasi penderita hipertensi di RSU Mokopido Toli-toli dengan menggunakan regresi logistik biner. Variabel respon yang digunakan dalam penelitian yaitu hipertensi (Y) yang dikategorikan jadi dua kategori yaitu hipertensi dan tidak hipertensi. Variabel prediktor yang diteliti adalah kebiasaan merokok yang berupa lama merokok (X1), jumlah rokok yang dihisap (X2), jenis rokok yang dihisap (X3), cara menghisap rokok (X4), jenis kelamin (X5) dan usia (X6). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penderita hipertensi adalah lama merokok (X1), jenis rokok yang dihisap (X3) dan cara menghisap rokok (X4). Persamaan regresi logistik biner dengan fungsi logit yang dihasilkan adalah g(x) = 0,981+ 2,478X1- 2,364X3+1,549X4 . Nilai ketepatan klasifikasi penderita hipertensi dengan menggunakan analisis regresi logistik biner yaitu sebesar 77,6%
ANALISIS LOGAM TIMBAL (PB) PADA IKAN PETEK (LEIOGNATHUS SP.) DAN IKAN TERI (STELOPHORUS SP.) DI KAWASAN LAUT TELUK PALU SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Hasrat, Hasrat; Jamaluddin, Jamaluddin; Ibrahim, Nurlina
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.604 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya cemaran logam Timbal (Pb) dan jumlah cemarannya pada spesies ikan Petek dan ikan Teri di kawasan laut Teluk Palu. Metode yang digunakan adalah destruksi kering (dry ashing) kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan pereaksi : (1) KCN ditambah Ditizon 0,005%, (2) Serbuk KI dan (3) Serbuk Na2CO3, serta uji kuantitatif dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom pada ?maks 217 nm. Hasil penelitian didapatkan bahwa pada pengujian kualitatif ikan positif mengandung logam timbal (Pb). Hasil pengujian kuantitatif didapatkan kadar rata-rata logam timbal (Pb) adalah : (1) Ikan Petek di lokasi Taman Ria 0,757 mg/kg ; (2) Ikan Petek di lokasi sekitar Muara Sungai Palu 1,752 mg/kg ; (3) Ikan Petek di lokasi sekitar Pantai Talise 0,719 mg/kg ; (4) Ikan Teri di lokasi Taman Ria 1,989 mg/kg ; (5) Ikan Teri di lokasi sekitar Muara Sungai Palu 2,075 mg/kg  dan (6) Ikan Teri di lokasi sekitar Pantai Talise 1,655 mg/kg. Kadar logam timbal (Pb) pada kedua ikan tersebut telah melampaui nilai batas maksimum berdasarkan SNI 7387:2009 yaitu 0,3 mg/kg.
PURIFIKASI DAN KARAKTERISASI SILIKA (SIO2) BERBASIS PASIR KUARSA DARI DESA PASIR PUTIH KECAMATAN PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO Ukhtiyani, Indah; Darwis, Darmawati; Iqbal, Iqbal
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.949 KB)

Abstract

Purifikasi dan karakterisasi silika berbasis pasir kuarsa dari Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso telah dilakukan pada penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemurnian silika (SiO2) menggunakan metode purifikasi dengan mencampur sampel dalam larutan HCl 2 M kemudian dititrasi dengan aquades hingga PH 7 (netral). Sampel dikarakterisasi dengan menggunakan XRF dan XRD. Kandungan senyawa silika (SiO2) berdasarkan hasil analisis XRF sebelum pemurnian yaitu 99,51% dan setelah pemurnian diperoleh 99,89%. Hasil analisis XRD diperoleh bidang difraksi yaitu 3,26  dan sudut difraksi 27,31o. Pencocokan hasil analisis XRD dengan Software Search Match diperoleh konstanta kisi yaitu a = b = 4,8915 dan c = 5,3885 , bidang difraksi 3,33 , sudut difraksi 27,29o, orientasi bidang [011] dan grup ruang P 32 21 (154). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa sampel teridentifikasi berbentuk fasa kuarsa dengan struktur Kristal trigonal (heksagonal axes).
PENGARUH PENAMBAHAN AIR KELAPA DAN BERBAGAI KONSENTRASI HORMON 2,4-D PADA MEDIUM MS DALAM MENGINDUKSI KALUS TANAMAN ANGGUR HIJAU (VITIS VINIFERA L.) Dwi PYD, Niluh Made; Waeniati, Waeniati; Muslimin, Muslimin; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.981 KB)

Abstract

Green grape (Vitis vinifera L.) is popular cultivar of grape that produce valuable of table fruit whic usually grown via vegetative propagation. Another  chalanging tecnology in grape propagate is by induction of callus in tissue culture tecnique. The study on grape callus induction was done at Tissue Culture Laboratory-Forestry Faculty-Tadulako University Palu, during periode of January 2012 until May 2012. This experiment was arranged in completely randomized design with 3 different mediums as treatments and 3 replications. The treatments were MS0 + 2,4-D 0.5 ppm + 10% coconut water (D1), MS0 + 2,4-D 1 ppm + 10% coconut water (D2), dan MS0 + 2,4-D 1.5 ppm + 10% coconut water (D3). The observed parameters in this research were the days appear of callus, percentage of explant producing callus (%), also observation on morphology and the cell of callus. The result showed that the MS medium with 10% coconut water and 2.4-D could induce the callus of the green grape and the best medium was MS0 + 2.4-D 1.5 ppm + 10% coconut water (D3). It was shown by responding in emerging of callus in 11 days after induction, the percentage of explant producing callus was 76.67%. Produced callus was active in cell proliferation,  and it has a compac texture, with brown-greeny color of callii.
ISOLASI SENYAWA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL AKAR KROKOT (PORTULACA OLERACEA LINN) MENGGUNAKAN BAKTERI UJI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Gazali, A.Mirza Fauzan; Anam, Syaiful; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.751 KB)

Abstract

; "> Berdasarkan studi sebelumnya diperoleh bahwa ekstrak etanol akar krokot (Portulacaoleracea L.) dengan konsentrasi 100, 250, 500, dan 750 µg/mL memiliki aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat sebesar 31, 34, 37, dan 40 mm terhadap bakteri Staphylococcusaureus (Dhole et al, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi golongan senyawa kimia yang berkhasiat sebagai antibakteri dari ekstrak etanol akar krokot tersebut. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi yang diulang sebanyak tiga kali menggunakan pelarut etanol 96%. Pemurnian senyawa dilakukan melaui beberapa tahapan partisi yaitu berturut-turut dengan menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan air selanjutnya ekstrak air hasil partisi dihidrolisis menggunakan metanol:HCl 2N (1:1). Fase HCl yang sudah bebas metanol selanjutnya dipartisi dengan etil asetat, dan hasil partisi (fase etil asetat) dilanjutkan pada tahap isolasi senyawa dengan kromatografi lapis tipis preparatif, selanjutnya isolat direkristalisasi dan diuji kemurniannya dengan kromatografi lapis tipis multi eluen. Uji aktivitas antibakteri dilakukan pada ekstrak dan isolat hasil pemurnian dengan menggunakan metode difusi agar dan KLT Bioautografi. Identifikasi golongan senyawa isolat menunjukkan hasil positif dengan menggunakan pereaksi AlCl3 5%, dan hasil analisis spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 200-600 nm memperlihatkan 2 puncak pada rentang panjang gelombang 300-550 nm (Puncak I) dan 240-285 nm (Puncak II). Dari hasil tersebut dapat diduga bahwa isolat termasuk dalam golongan flavonoid, sementara pada hasil pengujian aktivitas antibakteri isolat pada konsentrasi 10 mg/mL denganloading dose 200 µg/20 µL menghasilkan diameter zona hambatan sebesar 11,3±0,81 mm.
HUBUNGAN TINGKAT KALSIFIKASI DENGAN DENSITAS OPTIK PADA FILM FOTO THORAX PASIEN ATHEROSCLEROSIS Marfiyana, Marfiyana; Kasman, Kasman; Iqbal, Iqbal
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1 (April 2019)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.61 KB)

Abstract

Penelitian tentang hubungan antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas radiograf film pada pemeriksaan foto thorax pasien atherosclerosis telah dilakukan dengan menggunakan film radiograf hasil foto thorax pasien atherosclerosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas radiograf film. Pengukuran tingkat kalsifikasi dilakukan dengan menggunakan viewer box dan pengukuran nilai kalsifikasi dilakukan dengan menggunakan software DiCom sedangkan untuk pengukuran densitas radiograf film foto thorax dilakukan dengan menggunakan alat densitometer. Hubungan antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas film dapat dilihat dengan menggunakan uji statistik chi square dan korelasi spearman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai hasil uji statistik chi square yaitu X2 hitung < X2 tabel (4,956 < 14,067), dan untuk hasil uji statistik korelasi spearnan diperoleh nilai r sebesar -0,937. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan korelasi negatif yang sangat kuat antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas radiograf film foto thorax pasien atherosclerosis di RSUD I Lagaligo Wotu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai adanya hubungan antara tingkat kalsifikasi pasien atherosclerosis terhadap densitas radiograf film yang dihasilkan dari penyinaran foto thorax pasien.
POLIMORFISME KLON KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DARI PERKEBUNAN RAKYAT KABUPATEN SIGI Rifka, Rifka; Aisyah, Nurul; Muslimin, Muslimin; Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.388 KB)

Abstract

Analisis karakter genotip kakao (Theobroma cacao L.) pada tingkat molekular (DNA) penting dilakukan sebagai langkah awal dalam pemuliaan tanaman untuk menghasilkan klon kakao unggul. Keanekaragaman kakao di perkebunan rakyat Kabupaten Sigi memiliki variasi fenotip dan genotip yang tinggi. Terdapat lebih dari 12 klon kakao yang dapat ditemukan di perkebunan tersebut. RAPD (Random amplified polymorphic DNA) merupakan salah satu penanda molekuler berbasis PCR yang banyak digunakan dalam mengidentifikasi keragaman tanaman. Informasi mengenai jenis primer untuk analisis RAPD pada tanaman kakao khususnya di wilayah Kabupaten Sigibelum pernah dilaporkan.Hasil penelitian ini menunjukkan ketiga primer yaitu TCH05, AS9870 dan TCM20 dapat digunakan dalam mendeteksi variasi genetik setiap klon, kecuali klon Sulawesi 1 dan Sulawesi 2.

Page 9 of 26 | Total Record : 254