cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Intelektualita
ISSN : -     EISSN : 23545984     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Intelektualita adalah jurnal berkala ilmiah yang berbasis open-accass yang memuat hasil-hasil penelitian, book review dalam bidang kajian Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Supervisi, Kepemimpinan dan Psikologi. Jurnal intelektualita diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Jurnal ini memfokuskan diri pada pengkajian ilmu bidang pendidikan, manajemen pendidikan, supervisi Psikologi dan Konseling. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 266 Documents
KEBIJAKAN SISTEM ZONASI DALAM REKRUTMEN PESERTA DIDIK TINGKAT SEKOLAH DASAR DI DINAS PENDIDIKAN GAYO LUES Sri Rahmi; Selvia Wulandari Zulham
Intelektualita Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakngi dengan adanya ketimpangan anatara sekolah yang dipersepsikan sebagai sekolah unggul atau favorit dengan sekolah yang dipersepsikan tidak favorit dalam memperoleh peserta didik baru di kabupaten Gayo Lues, sehingga pemerintah Kabupaten Gayo Lues menerapkan kebijakan mengenai penerapan kebijakan sistem zonasi dalam rekrutmen peserta didik baru tingkat sekolah dasar di bawah pimpinan dinas pendidikan Gayo Lues melihat, menimbang dan mengikuti Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 mengenai kebijakan penerapan sistem zonasi yaitu sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) penerapan kebijakan sistem zonasi merupakan kebijakan dari pemerintah pusat dan kebijakan pemerintah daerah. Kebijakan sistem zonasi dalam rekruitmen peserta didik baru tingkat sekolah dasar di Gayo Lues sudah berlangsung sejak tahun 2019 dengan tujuan menyeluruhnya peserta didik baru baik itu di sekolah favorit maupun non-favorit sehingga dana operasionalnya pun menjadi lebih baik walaupun sekolah tersebut adalah sekolah tertinggal. 2) Dampak positif kebijakan sistem zonasi diperoleh: a. Meratanya peserta didik di setiap satuan lembaga pendidikan, b. Tidak ada pelebelan sekolah favorit dan non-favorit, dan c. Jarak tempuh sekolah dengan rumah peserta didik menjadi lebih dekat. Sedangkan dampak negatif dari penerapan kebijakan sistem zonasi diperoleh: a. Tidak adanya persaingan dalam mutu sekolah, b. Peserta didik yang berprestasi tidak mempunyai tantangan dalam proses pembelajaran dan c. Pola pikir peserta didik yang hanya berada di ruang lingkup zona tersebut sehingga pola pikir peserta didik cenderung sempit.
PENGELOLAAN ARSIP DENGAN SISTEM DIGITAL (Record Management by Digital System) Bakhtiar Bakhtiar
Intelektualita Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan berdampak pula pada kemajuan bidang kearsipan. Dalam hal ini pengelolaan arsip perlu dilakukan secara digital. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif sesuai dengan konteksnya, maka dalam uraian ini di antaranya akan terdiri dari pengertian dan ruang lingkup kearsipan, permasalahan kearsipan, azas pengelolaan arsip, sistem penyimpanan arsip, document imaging, pertimbangan yang perlu dilakukan dalam mengembangkan otomasi kearsipan. Pada prinsipnya dengan teknik tersebut dapat menghemat anggaran yang cukup besar bila dibandingkan dengan pengelolaan arsip dengan sistem filing yang tradisional.
KEMUNCULAN PERILAKU AGRESIF PADA USIA REMAJA Wanty Khaira
Intelektualita Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang salah satu perilaku negatif yang ditunjukkan remaja, yaitu perilaku agresif. Perilaku Agresif adalah suatu tindakan yang dilakukan secara sengaja pada individu lain sehingga mengakibatkan sakit fisik dan psikis pada individu lain. Bentuk perilaku agresif di kalangan remaja terdiri atas perilaku agresif fisik dan perilaku agresif verbal. Perilaku agresif fisik yang dominan adalah memukul dan melempar. Perilaku  agresif verbal umumnya berupa membantah, mengejek, dan mengucap kata-kata kasar. Sungguh pun demikian perilaku agresif yang umum terjadi adalah perilaku agresif verbal. Pemicu munculnya perilaku agresif di kalangan remaja secara internal adalah keyakinan normatif, amarah dan frustrasi. Sedangkan perilaku agresif secara eksternal dipicu oleh adanya provokasi dari orang lain, adanya kelompok geng sesama teman sebaya, orang tua yang bersikap keras dalam memecahkan suatu permasalahan, dan kurangnya komunikasi antara siswa dengan orang tua, serta guru. Sehingga memberi peluang yang sangat besar untuk siswa melakukan tindakan agresif.
ETIKA PROFESI DALAM SUPERVISI PENDIDIKAN hazrullah hazrullah
Intelektualita Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depelopment teknologi di era Globalisasi dapat memberikan pengaruh buruk bagi pendidikan saat ini dan telah menciptakan krisis moral. Perubahan mentalitas dan moral dalam kesupervisoran sangat mungkin terjadi, mungkin terjadi karena faktor internal atau eksternal. Para supervisor tidak pernah merasa kesal melakukan sesuatu yang buruk kepada guru. Mereka sepertinya kurang memahami bagaimana caranya menghormati guru yang harus diberikan supervisi terkait dengan tugas akademik. Semuanya itu mungkin terjadi karena mereka kekurangan pendidikan tentang etika. Pendidikan etika adalah benar-benar perlu dilakukan untuk menyelesaikan masalah itu. Sudah jelas bahwa itu menjadi hal  penting dalam sistem pendidikan saat ini. Kemajuan pendidikan Indonesia, khususnya di Aceh dapat dilihat dari keberhasilan pelaksanaan supervisi pendidikan yang dilakukan supervisor. Salah satu hal yang mungkin perubahan palayanan prima adalah melalui pemberian pendidikan etika kepada supervisor
PENGELOLAAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 SIMPANG TIGA ACEH BESAR Ti Halimah; Eka Juminar
Intelektualita Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Prasarana sangat penting untuk kebutuhan lembaga pendidikan di sekolah dengan adanya prasarana yang lengkap dapat menunjang keberhasilan pembelajaran peserta didik. Prasarana mempunyai peran sangat penting dalam suatu organisasi, institusi ataupun lembaga pendidikan tanpa adanya prasarana yang mendukung maka proses pendidikan tidak akan berjalan sebagaimana semestinya. Melalui penelitian ini dapat memberikan kontsribusi kepada sekolah dalam mengelola prasarana dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan prasarana dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan, untuk mengetahui teknik pengadaan prasarana dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan, untuk mengetahui hambatan dalam meningkatkan mutu  lembaga pendidikan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala Sekolah, guru, waka sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan pasarana di SMP Negeri 1 Simpang Tiga Aceh Besar dilakukan dengan cara telebih dahulu menganalisis semua kebutuhan prasarana sekolah dan kemudian merangkup dalam rapor mutu sekolah. Teknik pengadaan prasarana yang kepala sekolah terapkan yaitu dengan cara menyusun proposal pengadaan kemudian diajukan ke Dinas pendidikan. Hambatan dalam perencanaan prasarana adalah kurangnya anggaran sekolah, dan minimnya sarana dan prasarana sekolah. Harapanya lebih di perhatikan lagi kebutuhan prasarana sekolah.
MEMFASILITASI PEMAHAMAN MENYIMAK DENGAN INSTRUKSI STRATEGI METAKOGNITIF Fithriyah Fithriyah
Intelektualita Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mendengarkan adalah keterampilan yang sulit untuk dikuasai bagi penutur asing. Hal ini disebabkan fakta bahwa mendengarkan adalah kemampuan kompleks yang memerlukan beberapa aktivitas untuk dilakukan. Pendengar dengan keterampilan bahasa biasa atau tidak memadai hanya dapat berhasil menyelesaikan aktivitas mendengarkan yang sangat sederhana. Untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan mereka, guru dapat membantu siswa dengan memberikan instruksi strategi metakognitif selama kegiatan mendengarkan. Strategi metakognitif telah terbukti mempengaruhi keterampilan mendengarkan siswa. Penelitian menunjukkan bahwa mengajar strategi metakognitif siswa telah meningkatkan pemahaman mendengarkan siswa. Selain itu, pendengar yang kurang berpengalaman dapat memahami lebih banyak dengan menggunakan strategi ini. Oleh karena itu, dianjurkan untuk memberikan siswa latihan terus menerus dengan strategi ini.
Analysis of Students’ Motivation in Learning English at STISNU Aceh Tgk Lina Rahmalia
Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems of the research concerned with the university students’ motivation in learning English. The study would like to find out the kinds of motivations they have and which kinds of motivation dominate them; integrative or instrumental motivation. The respondents of this study were sixty students of university student at Stisnu and nearby who enrolled in English Education Study Program in academic year 2018-2019.This study used quantitative as well as descriptive method and is designed to find out some information from actual condition. Then, a set of questions or questionnaire was used to collect the data and then analyzed and computed the answers of the respondents to find out the value and mean value of each kind of motivation.Based on the result of the study, the researcher found that most of the students have little motivation in learning English. They tend to have instrumental motivation. They have enough self-confidence in understanding oral communication, reading, writing, and speaking but the aspect of culture is less exposed in English language learning. The teachers of English should use the students’ own motives for joining the course, encourage students to be active in the class by giving chance to suggest or giving opinion to solve problems in an experiment activity for instance, ask the students what type of teaching and learning which motivate them most and what kinds of classes which are not motivated them, encourage students to focus on their improvement not only grade or examination. The students can do self-assessment of their own work and find out their strength and weaknesses, encourage the students to work cooperatively in groups without pressure, give feedback without judging their mistakes and errors. Then, give reward which can establish their self-confidence and competence later
KURIKULUM DAN SISTEM BELAJAR DI PONDOK PESANTREN A Samad Usman; abdul hadi
Intelektualita Vol 9, No 01 (2019): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia adalah pesantren, di Aceh istilah pesantren dikenal dengan Dayah dan di Sumatera Barat diistilahkan dengan Surau. walaupun beda istilah pada intinya sistem pendidikan lembaga tersebut adalah sama dan tujuannya adalah untuk mencetak santri yang memiliki pengetahuan yang komprehensif dalam ilmu agama (tafaqquh fi al din), baik dalam bidang fiqh, ushul fiqh, bahasa, tauhid, akhlak, tarikh (sejarah), dalam keilmuan islam lainnya. Pesantren adalah lembaga pendidikan terua di Indonesia, berdiri pesantren bersamaan dengan berkembangnya Islam di Nusantara. pesantren adalah salah satu sarana islamisasi di nusantara, artinya dipesantrenlah tempat mendidik masyarakat tentang ajaran Islam dan setelah mereka menguasai ajaran Islam mereka dijadikan sebagai dai untuk menyebarkan Islam ke masyarakat. sebagaimana lembaga pendidikan lainnya. sistem pembelajaran dipesantren memiliki kurikulum tersendiri, yang terdiri dari pendidik, peserta didik, metode, materi, media dan evaluasi. dalam pembahasan ini akan dibahas secara rinci mengenai sistem pendidikan pondok pesantren yang meliputi kurikulum, materi, dan metode pendidikan di pondok pesantren.
PENDEKATAN HUMORIS KEPALA SEKOLAH DALAM PENIGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI BLANGPEGAYON GAYO LUES Ainul Mardhiah; Darmi Darmi
Intelektualita Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan humoris kepala sekolah dapat meningkatkan kualitas pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 1 Blangpegayon Gayo Lues. Selain itu, kepala sekolah dalam pengembangan media pembelajaran di SMA Negeri 1 Blangpegayon Gayo Lues. belum maksimal dilaksanakan, sehingga berpengaruh  kepada penigkatan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui bagaimana manajemen kepala sekolah dalam menigkatkan aktivitas intraksi pendidik dan peserta didik, iklim pembelajaran, pengembangan media pembelajaran dalam penigkatan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Blangpegayon Gayo Lues. Penelitian ini mengunakan metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan tiga orang pendidik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pendekatan humoris kepala sekolah dalam melaksanakan manajemen untuk menigkatkan aktivitas intraksi pendidik dan peserta didik telah berjalan dengan baik dimana kepala sekolah memiliki pendekatan tersendiri  dalam menigkatkan intraksi pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Kemudian manajemen kepala sekolah dalam penigkatan iklim pembelajaran di SMA Negeri 1 Blangpegayon Gayo Lues. dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, aman dan nyaman telah berjalan dengan baik. Sedangkan pengembangan media pembelajaran dalam menigkatkan kualitas pembelajaran belum maksimal dilaksanakan hal ini dikarena kurangnya sarana dan prasarana yang memadai di SMA Negeri 1 Blangpegayon Gayo Lues.
ETIKA PROFESI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH Hazrullah Hazrullah
Intelektualita Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru pendidikan agama Islam mempunyai peran penting dalam membangun Pendidikan dan karakter anak bangsa, oleh karenanya guru Pendidikan agama Islam harus melakukan upaya-upaya untuk mendorong dan mengembangkan diri dalam rangka membangun pendidikan. Selanjutnya masyarakat juga ikut mendorong dan berpartisipasi dalam rangka membangun Pendidikan secara bersama-sama. Sebagai guru pendidikan agama Islam, ia harus memiliki etika dan akhlak yang melekat pada dirinya, sifat yang berhubungan dengan kepribadiannya yang menjadi contoh teladan bagi peserta didik, dan memiliki keahlian dalam bidang yang ditekuninya, yang akhirnya akan membentuk karakter guru yang memiliki kematangan dalam kepribadian dan akhlak mulia sekaligus profesional dalam bidang ilmu yang ditekuninya. Oleh karenanya guru yang mengajar dan masuk ke dalam kelas benar-benar guru yang profesional. Kesalahan yang dilakukan oleh orang yang bukan ahli dalam bidang Pendidikan dapat merusak generasi ke depan dan ini akan terus terjadi secara berkesinambungan.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol 13, No 2 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol. 13 No. 2 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol 13, No 1 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol. 13 No. 1 (2024): Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Intelektualita: Journal Education Sciences and Teacher Training Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita Vol 11, No 01 (2022): Jurnal Intelektualita Vol 10, No 02 (2021): Jurnal Intelektualita Vol 10, No 01 (2021): Jurnal Intelektualita Vol 9, No 02 (2020): Jurnal Intelektualita Vol 9, No 01 (2019): Jurnal Intelektualita Vol 7, No 02 (2019): Jurnal Intelektualita Vol 7, No 01 (2018): Jurnal Intelektualita Vol. 7 No. 01 (2018): Jurnal Intelektualita Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Intelektualita Vol 6, No 01 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 5, No 02 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Intelektualita Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Intelektualita Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Intelektualita Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) More Issue