KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
KOMUNITAS: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam has been enlisted with p-ISSN: 2086-3357 and e-ISSN: 2540-9182 and published per semester on January-June and July-December by Department of Islamic Social Community Development of Dakwah and Communication Science of Universitas Islam Negeri Mataram (Mataram State Islamic University). This KOMUNITAS: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam focuses on contemporary islamic social community issues in Indonesia, related to development, welfare and gender, religion and media, religion and tourism, religion and community empowerment and other actual issues relevant to the focus and scope of journal.
Articles
88 Documents
PENGEMBANGAN PROGRAM TAKHASUS AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN KRAPYAK YOGYAKARTA
Neni Rosita
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.065 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3512
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang memiliki kecenderungan membangun sebuah relasi suci antara kiai dan santri. Aktivitas menghafal Al-Qur’an yang dilakukan secara berkelompok dapat menumbuhkan ikatan emosional yang kuat, karena menghafalkan Al-Qur’an memerlukan waktu yang lama. Pengajian Al-Qur’an berlangsung cukup instens, sehingga membentuk pribadi yang bermoral dan kesadaran sosial yang melekat dalam kepribadian seorang penghafal Al-Qur’an. Sebagai respon positif dari pesantren terhadap perubahan dan kemajuan zaman dalam modernisasi sistem pendidikan, maka pondok pesantren telah memulai melakukan perubahan dan penyesuaian, baik menyangkut tujuan pendidikan, kurikulum, metode pengajaran, sarana pendidikan. Terjadinya modernisasi dalam sistem pendidikan pesantren bukan berarti bahwa semua elemen-elemen atau unsur-unsur yang menjadi ciri khusus dari sebuah pesantren tersebut mengalami perubahan dibuang atau dihilangkan. Orientasi pendidikan di Pondok Pesantren Ribathul Qur’an wal Qira’at yaitu mementingkan masa depan para santrinya setelah dapat menyelesaikan hafalan dari pondok dengan tujuan menjadi insan Qur’ani.
MEMAHAMI PERILAKU MISKIN MASYARAKAT DESA SENGKERANG, LOMBOK TENGAH: UPAYA DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN EKONOMI
Siti Aminah
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.503 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3556
Biaya pendidikan dan berbagai upaya lainnya justru membentuk masyarakat menjadi individu yang mempunyai sikap dan mentalitas miskin. artinya dalam merespon program-program yang dirancang pemerintah, masyarakat justru hanya tertarik secara financial untuk memperoleh bagian dari program tersebut tanpa memahami tujuan dan out put yang diharapkan pemerintah. Sehingga yang terjadi adalah angka kemiskinan semakin meningkat karena masyarakat justru berlomba-lomba memperlihatkan dan mempresentasikan dirinya sebagai masyarakat miskin. Dalam konteks ini maka yang dibutuhkan bukan hanya program yang bersifat konten, akan tetapi yang lebih penting dari itu adalah pembangunan pemahaman dalam rangka merubah sikap mental masyarakat untuk tidak bangga menjadi objek pembangunan tetapi dapat bertransformasi sebagai subjek yang dapat melakukan pembangunan. oleh karena itu dalam melihat dan mengkaji persoalan tersebut penulis melakuakn penelitian di Desa sengkerang, Lombok Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami dan menjelaskan perilaku miskin yang ditunjukkan oleh masyarakat dalam rangka mendoktrin pemahaman lingkungan sekitar tentang kodisinya.
KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT BAURAN: ANALISIS PADA INTERKASI KELOMPOK ETNIS TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT LOKAL
Riska Mutiah
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.916 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3583
The interaction between ethnic groups in a social sphere is always related to integration issues. Moreover, the Indonesian people are diverse with their inherent cultural identities. The pattern of interaction between the Chinese and several local ethnic groups in Indonesia has been investigated by various parties, including in Medan, Bengkalis, and Yogyakarta. The results of the three studies show that the interaction between these groups only occurs in the economic realm. It causes the inability to merge in the assimilation process. The author wants to examine why the pattern of interaction between ethnic Chinese and local communities does not reach the point of assimilation by using literature study as methodology. The analysis shows that the relationship among them is not in close proximity but more at public distance. Such a distance happened because the relationship patterns between these groups are fragmented then induces the emergence of organic solidarity among them.
Peran Komunitas Sosial Keagamaan dalam Meningkatkan Religiusitas Remaja: Studi pada IPNU-IPPNU Ranting Capgawen Selatan, Kabupaten Pekalongan
Abdul Mukhlis;
Muhammad Riziq;
Heru Susanto
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.02 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3633
IPNU-IPPNU merupakan organisasi pelajar bentukan ormas Nahdhatul Ulama. Anggotanya terdiri atas personal usia pelajar atau remaja. IPNU-IPPNU sebagai suatu organisasi di bawah naungan NU telah mengalami dinamika yang panjang. Organisasi tersebut berdiri di hampir setiap daerah yang didominasi ormas NU, seperti di daerah Capgawen Selatan (Capsel), Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Organisasi ini memiliki tantangan besar dalam menghadapi disrupsi dan dekadensi moral di kalangan remaja. Berdasarkan itu, tujuan studi ini adalah memberi gambaran atas upaya-upaya yang dilakukan oleh organisasi IPNU-IPPNU sebagai organisasi social keagamaan dalam meningkatkan religiusitas remaja di era disrupsi dan dekadensi moral. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penyediaan data primer dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Adapun data sekunder menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan IPNU-IPPNU Capgawen Selatan memiliki peran yang cukup signifikan bagi peningkatan karakter religiusitas pada diri remaja. Melaui kegiatan-kegiatan yang diselenggrakan, IPNU-IPPNU telah menyisipkan misi untuk membiasakan remaja dengan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan.
ANALISIS IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MEKANIK BIDANG PERTANIAN PADI DAN KONTRIBUSINYA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT: (Studi Kasus Desa Telang Karya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan)
Nur Khoiriyah;
Ahmad Nur Habib
KOMUNITAS Vol. 12 No. 2 (2021): Empowerment and Islamic Studies
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.426 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i2.4028
Mechanical technology is important in the agricultural sector. Agriculture is an important part of Indonesian people's lives, but there are not many studies related to the welfare of farming communities. This research is located in Telang Karya Village, Muara Telang District, Banyuasin Regency, South Sumatra. This type of research is a qualitative field research using an R&D (Research & Development) approach. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman flow method, and to test the validity of the data using source triangulation. The results showed that land management technology, rice treatment technology and rice harvesting technology experienced significant developments. This technology greatly contributes to the efficiency and effectiveness of the work of rice farmers so that they experience an increase in welfare. This welfare includes solving social problems, meeting the needs, and the ability of the community to improve their standard of living.
DINAMIKA PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI AREA PERUSAHAAN (Studi Kasus : Kelompok Batik di Kecamatan Kerek, Tuban)
Beti Nur Hayati
KOMUNITAS Vol. 12 No. 2 (2021): Empowerment and Islamic Studies
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (145.933 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i2.4192
Salah satu pendekatan yang digunakan perusahaan untuk mengembangkan masyarakat sekitarnya adalah dengan pemberdayaan yang diwujudkan dengan pembentukan kelompok batik. Pelaksanaannya sebuah kelompok tentu mengalami dinamika, mengalami pasang surut sampai akhirnya mendapatkan suatu sistem tepat sehingga program tersebut dapat berkelanjutan dan memberikan dampak pada masyarakat. Tujuan artikel untuk melihat dinamika program pengembangan masyarakat area perusahaan kelompok batik di Kecamatan Kerek Tuban. Terdapat 2 pendampingan program batik yaitu pendampingan batik tulis pewarna alami dan program batik cap pewarna alami. Masing-masing program memiliki dinamikanya yang mempengaruhi jumlah peserta program. Hasilnya peningkatan produksi batik cukup memberikan dampak pengembangan kapasitas peserta melalui inovasi proses memproduksi batik. Namun idealitas tujuan program belum tercapai karena realitasnya terdapat aspek yang kurang sesuai dengan lokalitas masyarakat. Sehingga pelaksanaannya kurang maksimal. Pemberdayaan adalah sebuah proses, dibutuhkan beberapa langkah untuk mencapai kondisi ideal. Pemetaan sosial belum tentu bisa menjamin keberhasilan program. Diperlukan trial and error kegiatan untuk mencapai keberhasilan suatu program.
Hegemoni dan Relasi Kuasa: Studi Kasus Tahlilan di Dusun Gunung Kekep
Slamet Makhsun
KOMUNITAS Vol. 12 No. 2 (2021): Empowerment and Islamic Studies
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.317 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i2.4301
Selama ini, kebanyakan partai politik seringkali memanfaatkan identitas agama sebagai sarana pencarian suara dalam kontestasi pemilu. Oleh sebab itu, masyarakat pedesaan yang relatif masih kental budaya kerberagamaanya menjadi target sentral dalam permainan politik identitas. Tulisan ini membahas sirkulasi kekuasaan, hegemoni, relasi kuasa, dan partai politik yang menggunakan ritual tahlilan sebagai sarana kampanye dalam pencarian suara di dusun Gunung Kekep. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah studi kasus dengan pendekatan naturalistik dan kajian literatur. Hasil dari penelitian ini bahwa tahlilan tidak semata bernilai relijius, melainkan juga memiliki peran dalam membentuk nilai-nilai sosial bagi masyarakat pedesaan. Dan pada momen-momen seperti pemilu, basis sosial dari tahlilan ini acapkali menjadi media pengumpulan massa dalam melakukan kampanye sehingga turut dijadikan sarana politik. Di balik itu semua, pemuka agama menjadi penentu atas berjalannya hukum adat dan sosial yang berlaku dalam masyarakat tersebut, termasuk politik.
The Challenges of Implementing a Sustainable Corporate Social Responsibility Program PT. Kalimantan Prima Persada
adi sucipto
KOMUNITAS Vol. 12 No. 2 (2021): Empowerment and Islamic Studies
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (790.724 KB)
|
DOI: 10.20414/komunitas.v12i2.4325
PT Kalimantan Prima Persada (PT KPP) is a one of mining industry services in Kutai Kartanegara Regency which operates in three villages. The practice of Corporate Social Responsibility in these three villages has used to giving cash. Nowadays, PT KPP seeks to change the existing pattern into a planned program. In line with this, this study aims to obtain an overview of CSR practices and challenges in order to optimize the use of PT KPP's CSR funds. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. Based on the conditions, three main problems were found. First, lack of controlling from PT KPP in planning process. Second, low capacity of local human resouces so CSR funds are mostly used for social and infrastructure sectors. Third, economic independence program has not become a priority. Thris research suggest to enhance the programs that focus on improving community skills.
KERUKUNAN DAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL
Derry Ahmad Rizal;
Ahmad Kharis
KOMUNITAS Vol. 13 No. 1 (2022): Islamic Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.537 KB)
Diversity such as culture, ethnicity, race, religion and belief in Indonesia this value must be present in the community. This value of tolerance and harmony is the basis in this study, as well as with data from the Tolerant Cities Index published by SETARA Institute the city of Salatiga ranks first in the city that has the highest tolerance with a point of 6,617. More deep harmony and tolerance among religious people takes sampling of several small families with multi-religious lives. In order to achieve harmony and tolerance to mean well-being, it is necessary to build strong and good communication interactions. The other side of this good communication includes respect in worship and not considering choosing even with the assumption that one religion becomes the majority religion.