cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri Untirta
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini adalah wadah untuk publikasi yang berkaitan dengan keilmuan dan penerapan Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 233 Documents
Rancangan Perbaikan Pelayanan Puskesmas dengan Pendekatan Lean Healthcare dan Simulasi di Puskesmas Jombang Novi Trisnawati; Achmad Bahauddin; Ratna Ekawati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 2 No. 1 Maret 2014
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.078 KB)

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat, khususnya masyarakat menengah kebawah. Salah satu Puskesmas yang ada di Cilegon adalah Puskesmas Jombang. Pada Puskesmas ini ditemukan waktu pelayanan yang lama yang disebabkan oleh aktivitas-aktivitasyang tidak memberikan nilai tambah bagi pasien, sehingga waktu pelayanan lebih lama yaitu ±50 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas-aktivitas VA, NVA, dan NNVA, merancang model simulasi menggunakan software Promodel, serta menentukan usulan perbaikan untuk mengurangi lead time pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Jombang. Penelitian ini menggunakan metode lean healthcare dan simulasi dengan software Promodel. Hasil simulasi Promodel menunjukkan bahwa waktu rata-rata pelayanan di Puskesmas Jombang pada pasien umum dan pasien askes sebesar 3469,20 detik serta pasien JPS sebesar 3470,40 detik, sehingga dibuat beberapa rancangan perbaikan yang terdiri dari 3 skenario perbaikan dan yang terbaik yaitu pada skenario 3 yang mereduksi waktu dari NNVA dan NVA activity yang menghasilkan rata-rata leadtime untuk pasien umum dan pasien askes sebesar 2047,20 detik serta pasien JPS sebesar 2050,20 detik. Efisiensi waktu pelayanan yang dihasilkan pada pasien umum, pasien askes, dan pasien JPS setelah perbaikan sebesar 11,75%.
Usulan Perawatan Mesin Compressor Unit C Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Di PT.XYZ Yanuar Hafid Nuraidin; Faula Arina; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 3 November 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.642 KB)

Abstract

PT. XYZ adalah suatu perusahaan yang memproduksi coil untuk memproduksi coil tersebut dibutuhkan beberapa tenaga pendukung salah satunya tenaga udara untuk mendukung produksinya coil tersebut. Udara tersebut dihasilkan dari mesin compressor yang harus selalu beroperasi selama 24 jam penuh selama satu hari sehingga bila tidak dilakukannnya kegiatan perawatan atau pencegahan kerusakan pada mesin akan mengakibatkan terhambatnya proses produksi coil. Mesin compressor yang sering mangalami kerusakan adalah mesin compressor unit C. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan kinerja mesin compressor unit C dengan mencari penyebab terjadinya kegagalan fungsi pada mesin yang diakibatkan oleh komponen kritis dan sub komponennya, mencari nilai availabilitas serta perbaikan program perawatan pada komponen kritis untuk meminimasi kegagalan pada mesin. Upaya yang dilakukan untuk memperbaikinya yaitu dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) yang mengaplikasikan Grey FMEA dalam menentukan prioritas perbaikan. RCM sebagai suatu proses yang digunakan untuk menentukan apa yang seharusnya dilakukan untuk menjamin suatu sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsi yang diinginkan oleh pengguna, Setelah dilakukannya penerapan metode RCM pada mesin diperoleh kegagalan fungsi yang terjadi pada mesin compressor unit C yaitu pada komponen pompa LP & HP dan sub komponennya yaitu bearing. Dengan mengetahui komponen serta sub komponen yang kritis bisa memfokuskan dalam perawatannya, sedangkan nilai availabilitas mesin dalam satu tahun didapat nilai sebesar 98,9% dan program perawatan untuk meminimasi kegagalan pada komponen bearing pada mesin yaitu diperoleh Schedule On Condition Task..
Usulan Tata Letak Gudang Produk Jadi Dengan Metode Shared Storage Dan Pendekatan Simulasi Di PT. Lotte Chemical Titan Nusantara Putra Satria Andi Santoso; Lely Herlina; Evi Febianti
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 3 November 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.26 KB)

Abstract

PT. Lotte Chemical Titan Nusantara adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri penghasil polytilene jenis High Density Polytilene (HDPE) dan Linear Low Density Polytilene (LLDPE) dimana terdapat beberapa jenis produk seperti HD4030AA, HD5002GA, HD5210AA, HD5401GA, LL0209AA, LL0209SR, LL0220AA, dan LL0220SR. Peletakan produk jadi saat ini hanya berdasarkan slot yang kosong pada gudang dan yang terdekat dengan mesin bagging dan jalur untuk material handling yang terlalu lebar. Hal ini menyebabkan jarak tempuh material handling menjadi lebih jauh serta membutuhkan ongkos yang lebih tinggi. Perbaikan tata letak gudang produk jadi dilakukan dengan menggunakan metode shared storage dan merancang model simulasi untuk layout eksisting dan usulan dengan software promodel 2001. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan luas area penyimpanan yang dibutuhkan, menentukan lebar gang yang diperlukan, merancang usulan perbaikan tata letak gudang produk jadi untuk mengurangi jarak tempuh dan ongkos material handling dan merancang model simulasi layout eksisting dan layout usulan. Dari hasil penelitian didapatkan untuk kebutuhan luas area sebesar 2.860 m², lebar gang sebesar 3,80 m, serta jarak tempuh untuk material handling dengan bentuk tata letak awal yaitu sebesar 2.290.790,70 m dan ongkos sebesar Rp Rp. 25.113.938,44. Sedangkan jarak tempuh material handling dengan tata letak usulan sebesar 357.705,10 m dan ongkos sebesar Rp 1.933.085,60 dan menghasilkan penurunan sebesar 15,61%. Hasil dari rancangan model simulasi pada layout eksisting terdapat 8 area penyimpanan dan jarak sesuai kondisi eksisting menghabiskan waktu 222,56 jam, output produk 5011 unit, nilai utilitas awal forklift sebesar 100% dan 54,54%. Pada layout eksisting terdapat 20 area penyimpanan dan memiliki jarak hasil penerapan shared storage, menghabiskan waktu 161,57 jam, output produk 5229 unit, nilai utilitas forklift sebesar 100% dan 85,27 %.
Usulan Perbaikan Di Pertigaan Jalan Gerbang Tol Cilegon Timur Untuk Mengurangi Kemacetan Dengan Menggunakan Simulasi Dean Bangkit Prasetya; Muhammad Adha Ilham; Lely Herlina
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 3 November 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.011 KB)

Abstract

Kemacetan yang terjadi pada kota Cilegon salah satunya yaitu pada pertigaan jalan yangmenghubungkan arah Bojonegara, Lintas Selatan PCI dan Gerbang Tol Cilegon Timur. Pada pertigaanjalan tersebut sering terjadinya kemacetan yang panjang disaat waktu sibuk (peak hour). Menurut hasildiskusi dengan dinas perhubungan yang sedang berada di tempat, kemacetan terjadi disebabkanbeberapa faktor, antara lain dikarenakan jalan yang sempit, jalan yang rusak dan ketertiban angkutanumum yang berhenti disisi jalan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan panjang kemacetankendaraan yang menunggu pada keadaan eksisting di pertigaan jalan Gerbang Tol Cilegon Timur danmerancang usulan perbaikan untuk mengurangi kemacetan kendaraan pada pertigaan jalan Gerbang TolCilegon Timur. Adapun software yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan ProModel StudentVersion. Dari data yang telah dirancang menjadi sebuah simulasi dapat diperoleh hasil yaitu : Entitaskendaraan terbesar yang mengalami kemacetan adalah pada jalur Bojonegara, dan didapatkankemacetan maksimal pada pukul 17.00-18.00 WIB. Dengan begitu diadakannya 3 usulan perbaikan,yaitu: Menertibkan kendaraan umum pada jalur ke\ arah PCI. Menertibkan kendaraan umum pada jalurkea rah Tol dan Memperlebar jalan yang terdapat pada jalur Bojonegara. Dan kombinasi keduaalternatif yaitu, Menertibkan kendaraan umum pada jalur kea rah PCI dan Tol, serta melakukanpelebaran jalan pada Bojonegara. Dengan begitu, didapatkan usulan perbaikan yang dipilih, yaitu padausulan perbaikan 3. Dengan konsekuensi, yaitu: Pengaspalan pada jalan Bojonegara untuk pelebaranjalan, regulasi dengan pihak supir angkutan umum untuk lebih tertib dengan peraturan lalu lintas yaitumenunggu penumpang di tempat yang telah disediakan yaitu Terminal Seruni Cilegon. Dan petugaskepolisian untuk lebih tegas terhadap peraturan lalu lintas yang telah dipublikasikan terhadapmasyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.
Perancangan Strategi Kinerja Sumber Daya Manusia Bagian Produksi PT XYZ Dengan Metode Human Resources Scorecard Laura Natalia Sitorus; Hadi Setiawan; Shanti Kirana Anggraeni
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.04 KB)

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan yang memproduksi berbagai produk baja batangan berkualitas tinggi. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi terbaik. Selama tahun 2014, target produksi perusahaan tidak tercapai yaitu dari target 625 ton/ tenaga kerja yang tercapai 408.46 ton/ tenaga kerja, kemudian rata-rata persentase kehadiran hanya 74% selama tahun 2014. Selain itu, persentase keterlambatan karyawan dalam masuk kerja yaitu dengan rata-rata sebesar 24% selama tahun 2014. Hal ini dapat menyebabkan semakin menurunnya kondisi perusahaan dan juga dapat merugikan rekan kerja. Kurangnya motivasi karyawan dan tingkat kedisiplinan karyawan dalam bekerja bekerja merupakan alasan utama kinerja di Divisi Produksi kurang baik. Sehingga perlu dilakukan perancangan strategi kinerja dengan menggunakan metode Human Resources Scorecard. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi strategic objective SDM bagian produksi di PT XYZ, menentukan bobot dari masing-masing perspektif dan strategic objective dan menentukan prioritas strategic objectives kinerja SDM produksi PT XYZ. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot. Hasil dari perancangan kinerja Divisi SDM bagian produksi ini yaitu prioritas yang memiliki bobot tertinggi sehingga memiliki kontribusi paling besar terhadap strategic objectives kinerja SDM produksi adalah peningkatan kesejahteraan karyawan sebesar dan terendah adalah meningkatkan skill dan kompetisi karyawan sebesar 0,07.
USULAN PERENCANAAN PRODUKSI PADA PRODUK SLAB BAJA DENGAN MENGGUNAKAN GOAL PROGRAMMING DI PT. XYZ Melinda Trianita; Lely Helina; Bobby Kurniawan
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.632 KB)

Abstract

Goal Programming adalah salah satu model matematis yang dipandang sesuai digunakan untuk menyelesaikan masalah multi tujuan karena melalui variabel deviasinya, goal programming secara otomatis menangkap informasi tentang pencapaian relatif dari tujuan yang ada. PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur dan menggunakan sistem make to order. Perusahaan ini memproduksi besi dan baja berkualitas salah satu produknya adalah slab baja. Slab baja yang diproduksi terdiri dari slab baja yang mengandung alloy dan tanpa alloy. Pada masing-masing slab tersebut terdapat grade yang menunjukan kandungan bahan pada setiap slabnya. Pada penelitian ini produk yang dibahas adalah slab baja tanpa alloy karena slab tersebut adalah slab yang merupakan mayoritas produk dipesan oleh konsumen. Penelitian difokuskan pada slab tanpa alloy dengan tiga grade yaitu slab grade low, garde medium dan grade high. Masalah yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah slab yang diproduksi sendiri lebih mahal biaya produksinya dibanding slab import dari perusahaan lain karena perbandingannya berkisar sekitar 40% dari harga PT. XYZ. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua fungsi tujuan tercapai. Keuntungan yang sesuai target, permintaan produksi terpenuhi, dan jumlah import berkurang.
USULAN PENJADWALAN PRODUKSI DI PD SALANDO MENGGUNAKAN ALGORITMA CAMPBELL, DUDEK, SMITH (CDS) DAN NAWAZ, ENSCORE, HAM (NEH) UNTUK MEMINIMASI MAKESPAN Zainal Abidin; Kulsum M.T.; Akbar Gunawan
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol.5 No.3 November 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.494 KB)

Abstract

PD Salando adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan sepatu. Dalam melakukan aktivitas produksinya perusahaan menghasilkan keluaran produk fabrikasi berupa sepatu pantofel. Sistem produksi pada perusahaan ini memiliki pola aliran flowshop, karena lini proses produksinya satu arah, urutan mesin yang dilalui setiap job harus sama dan harus diproses tepat sekali pada setiap mesin. Pada proses produksinya masih terdapat kendala-kendala yang terjadi, salah satunya ketika terdapat 8 job sepatu pantofel  yang harus diselesaikan dimana dalam proses pengerjaannya melalui stasiun kerja yang sama dan perusahaan hanya memiliki 9 stasiun dan 9 mesin, sedangkan pesanan (order) dikerjakan pada waktu yang sama dengan due date yang sama, sehingga sering terjadi keterlambatan pengiriman pesanan pada produk sepatu pantofel  yang diakibatkan proses produksi yang bersamaan untuk semua job pada mesin yang sama. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menentukan urutan pekerjaan yang optimal di PD Salando agar diperoleh makespan yang minimum dan membandingkan nilai makespan kebijakan penjadwalan eksisting dengan penjadwalan usulan. Oleh karena itu untuk dapat menjawab tujuan dari penelitian tersebut perlu dilakukan penjadwalan metode Campbell, Dudek, Smith (CDS) dan metode Nawaz, Enscore, Ham (NEH).Metode Cambell, Dudek, Smith (CDS) ini merupakan proses penjadwalan atau penugasan kerja berdasarkan atas waktu kerja yang terkecil yang digunakan dalam melakukan produksi dan metode Nawaz, Enscore, Ham (NEH) adalah penjadwalan dengan pekerjaan total waktu proses semua mesin lebih besar, seharusnya diberi bobot yang lebih tinggi untuk dimasukkan terlebih dahulu ke dalam jadwal. Hasil dari metode CDS dengan makespan sebesar 14739,98 menit dan urutan job 2-4-3-1 makespan ini memiliki selisih sebesar 57,27  menit dari penjadwalan yang dimiliki perusahaan dengan makespan sebesar 14797,05 menit dan urutan job 1-2-3-4 sedangkan untuk metode NEH didapatkan makespan sebesar 8123,18 menit dan urutan job 3-4-1-2 makespan ini memiliki selisih sebesar 6673,87 menit dari penjadwalan yang dimiliki perusahaan. Angka ini menunjukkan total makespan dan urutan job yang diperlukan untuk meminimasi waktu idle (menganggur).  
Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Metode Integrated Performance Measurement System (IPMS) Pada Industri Perbankan Adi Prasetyo; Shanti K. Anggraeni; Sirajuddin Sirajuddin
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 1 Maret 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.136 KB)

Abstract

Pengukuran kinerja perbankan selama ini hanya terfokus pada aspek financial saja, yang secara langsung mengabaikan aspek-aspek diluar financial, dimana aspek-aspek tersebut sebenarnya juga berperan penting terhadap keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Adanya berbagai kepentingan yang tidak dapat dielakkan dalam peningkatan performansi kerja perusahaan, selain aspek finansial, menuntut adanya perancangan sistem pengukuran kinerja. Oleh karena itu tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui indikator-indikator yang berpengaruh terhadap kinerja perusahaan dan mengukur kinerja perusahaan dengan metode Integrated Performance Measurement System (IPMS) di PT.XYZ. Integrated Performance Measurement Systems (IPMS) merupakan salah satu metode pengukuran kinerja perusahaan yang memperhatikan kebutuhan-kebutuhan dari setiap stakeholder (stakeholder requirement), dan tetap memonitor posisi perusahaan terhadap pesaingnya (external monitoring). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai pengukuran kinerja perusahaan didapatkan bahwa ada 18 indikator yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan PT.XYZ yang terbagi kedalam 4 kriteria yaitu pimpinan cabang, karyawan, nasabah, dan pemerintah dan masyarakat. Sementara hasil dari pengukuran kinerja perusahaan menggunakan metode Integrated Performance Measurement Systems (IPMS) adalah sebesar 74.81 yang berada pada kriteria cukup.
Analisis Efektifitas Mesin Bagging dengan Penerapan Total Productive Maintanance (TPM) pada PT. Lotte Chemical Titan Nusantara Silvia Noviarni; Evi Febianti; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 2 Juli 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.469 KB)

Abstract

PT. Lotte Chemical Titan Nusantara mengahasilkan produk bijih plastik.Mesin pengemesandalam perusahaan ini terdapat 2 mesin yaitu mesin bagging 1 dan mesin bagging 2.Permasalahan yang sering terjadi pada mesin bagging yaitu sering mengalami breakdownyang disebabkan oleh rusaknya komponen mesin secara tiba-tiba, total waktu Breakdown dimesin bagging 1 dan mesin bagging 2 paling tinggi pada tahun 2013 sebesar 21.614 menitsedangkan yang terendah 1.561 menit. Sehingga waktu bekerja mesin semakin berkurang.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE),menghitung nilai faktor Six Big Losses, dan mengetahui akar penyebab masalah dominan darifaktor Six Big Losses dengan menggunakan Fault Tree Analisis (FTA). Nilai OEE yangdidapat pada mesin bagging 1 sebesar 50,01% dan bagging 2 sebesar 66,30%. Faktorterbesar yang menyebabkan rendahnya efektivitas mesin bagging 1 yaitu reduce speed lossessbesar 28,70% dan mesin bagging 2 yaitu breakdown losses sebesar 17,08%. Akar penyebabmasalah pada reduced speed losses disebabkan oleh tidak adanya jadwal khusus pembersihanmesin, kurangnya pemberian pelumas mesin, pemilihan supplier film bag yang berbeda,materia film bag kurang bagus,mengejar target produksi, bantuan dari operator subkontrak,atau banyaknya permintaan produksi. Dan akar penyebab masalah pada breakdown lossesyaitu kurang perawatan mesin, mengejar target produksi, bantuan karyawan subkontrak, tidakadanya jadwal khusus pembersihan mesin, mesin sudah tua, pemilihan suku cadang tidak asliatau murah.
Usulan Perancangan Jalur Evakuasi dan Display Dengan Pendekatan Pengukuran Jarak Ahmad Nurul Khakim; Lovely Lady; Ani Umyati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.261 KB)

Abstract

Gedung COE 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa adalah gedung yang digunakan untuk sebagai fasilitas kampus untuk menunjang sarana dan prasarana di bidang kimia. Gedung COE 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sendiri mempunyai empat lantai dan di gedungnya belum terdapat jalur evakuasi untuk mengevakuasi jika terjadi bencana. Dalam perancangan jalur evakuasi dilakukan penentuan 3 jalur evakuasi yang akan dipilih salah satu yang terpendek untuk digunakan sebagi jalur evakuasinya dengan jarak 72 meter. Dirancang juga display untuk penunjuk arah jalur evakuasi yang berjumlah 8 jenis display. Setelah didapatkan jalur evakuasi dan display, dilakukan simulasi dengan kondisi jalur evakuasi tidak menggunakan display dan menggunakan display agar diketahui apakah jalur evakuasi yang digunakan dapat digunakan disaat terjadinya bencana dengan waktu tempuk kurang dari 3 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan jalur evakuasi untuk Gedung COE 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa agar mempunyai jalur evakusi dengan menggunakan display dengan pendekatan pengukuran jarak. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan diperoleh jarak jalur evakuasi terpendek, 8 jenis display untuk jalur evakuasi, dan waktu tempuh simulasi yang dilakukan dengan menggunakan kondisi tidak menggunakan display dan menggunakan display.