cover
Contact Name
Dewi Yuliana Fitri
Contact Email
dewiyulianafitri2@gmail.com
Phone
+628116624498
Journal Mail Official
jurnallemmastkippgrisumbar@gmail.com
Editorial Address
Jln. Gunung pangilun Kec. Nanggalo Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
LEMMA: Letters Of Mathematics Education
ISSN : 24074527     EISSN : 24601047     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of LEMMA is a journal of mathematics education result written by all academics such as teacher, lecturer, researcher who has done peneitian in mathematics education.
Articles 152 Documents
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 LUBUK BASUNG Purwanti, Linda
JURNAL LEMMA Vol 1, No 2 (2015): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.304 KB) | DOI: 10.22202/jl.2015.v1i2.532

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengatasi permasalahan pembelajaran di SMP Negeri 6 Lubuk Basung. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa melalui penggunaan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual di kelas VIII SMP Negeri 6 Lubuk Basung. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kontekstual ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengalami sendiri peristiwa belajar. Dari hasil penelitian terlihat bentuk pembelajaran pemecahan masalah yang kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini terlihat dari pencapaian hasil belajar siswa pada akhir tindakan dengan rata-rata 85,7. Dan keaktifan siswa dalam pembelajaran dapat ditingkatkan. Selain itu, siswa telah terlatih untuk mencari tahu,  mengujicobakannya di  dalam kelompok belajar dan kemudian mengkomunikasikannya kepada teman yang lain. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Lubuk Basung
Pengaruh Hukuman Mati terhadap Dinamika Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Sriningsih, Riry
JURNAL LEMMA Vol 1, No 2 (2015): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.966 KB) | DOI: 10.22202/jl.2015.v1i2.536

Abstract

Tulisan ini membahas model matematika dinamika jumlah pengguna narkoba dengan memperhatikan hukuman mati yang sudah diberlakukan pemerintah Indonesia. Tujuannya untuk melihat seberapa besar dampak hukuman mati tersebut terhadap dinamika jumlah pengguna narkoba di Indonesia. Model matematika dari permasalahan ini dinyatakan dalam bentuk sistem persamaan diferensial nonlinierberdasarkan asumsi-asumsi yang digunakan. Selanjutnya model yang sudah dibentuk, dianalisis dan hasilnya diinterpretasikan kembali ke masalah nyata
Makna Realistic dalam RME dan PMRI Afriansyah, Ekasatya Aldila
JURNAL LEMMA Vol 2, No 2 (2016): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.823 KB) | DOI: 10.22202/jl.2016.v2i2.578

Abstract

Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) merupakan adaptasi dari Realistic Mathematics Education (RME) dengan disesuaikan dengan situasi pendidikan matematika di Indonesia.PMRI memiliki permasalahan yang sama dengan RME, dikarenakan keduanya berpedoman pada teori RME yang dicetuskan oleh Hans Freudenthal, salah satu tokoh matematikawan dari Belanda. Freudenthal ini mengagaskan RME dengan makna mendalam dalam bahasa ibu dengan melihat system pendidikan di Belanda saat itu. Timbul permasalahan ketika pendekatan RME ini banyak diadopsi oleh negara lain. Interpretasi kata realistikdalam RMEmenjadi perdebatan di kalangan para ahli pendidikan matematika di dunia.Banyak yang masih hanya melihat dari arti terjemahan, tidak melihat dari makna secara mendalam, sehingga hal tersebut menimbulkan kekeliruan pandangan di kalangan masyarakat.Melalui kajian teori berikut diharapkan kekeliruan pemahaman kata realistik ini dapat terselesaikan dengan baik; merujuk pada teori-teori sebenarnya, sehingga dapat menghindari perdebatan ataupun kebingungan di kalangan masyarakat.Dengan pengkajian teori ini, diharapkan masyarakat tidak lagi memiliki keraguan pada RME dan PMRI; keduanya dapat menjadi salah satu masukan pendekatan pembelajaran matematika bagi para pendidik yang ingin melakukan reformasi pendidikan matematika untuk meningkatkan kemampuan peserta didiknya.
ESTIMASI DAN RELIABILITAS PADA DISTRIBUSI WEIBULL DENGAN METODE BAYES Adel, Adevi Murni
JURNAL LEMMA Vol 1, No 1 (2014): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.066 KB) | DOI: 10.22202/jl.2014.v1i1.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan estimasi dan reliabilitas dengan metode Bayes. Metode yang digunakan adalah dengan menganalisis teori yang relevan dengan masalah berdasarkan studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk dari parameter estimasi untuk θ, p dan estimasi reliabilitas pada distribusi Weibull dengan metode Bayes untuk n sistem dengan waktu kegagalan X1, X2,…,Xn dengan distribusi posterior f(θ,p)=1/θ.  
Eksistensi dan Kestabilan Model SIR dengan Nonlinear Insidence Rate Soleh, Mohammad; Sriningsih, Riry
JURNAL LEMMA Vol 1, No 1 (2014): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.505 KB) | DOI: 10.22202/jl.2014.v1i1.589

Abstract

Diberikan model epidemi SIR dengan laju insidensi penularan berbentukbI 2 S . Pada model tersebut diselidiki eksistensi dan kestabilan titik ekuilibrium bebas penyakit dan endemik. Berdasarkan hasil penyelidikan didapat bahwa, terdapat satu titik ekuilibrium bebas penyakit dan dua buah titik ekuilibrium endemik. Titk ekuilibrium bebas penyakit stabil global, sedang titik ekuilibrium endemik masing-masing stabil lokal untuk suatu kondisi yang dipersyaratkan
PENERAPAN TEKNIK JARIMATIKA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN BILANGAN Nasution, Teti Khairani; Surya, Edy
JURNAL LEMMA Vol 2, No 2 (2016): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.72 KB) | DOI: 10.22202/jl.2016.v2i2.601

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk  meningkatkan kemampuan operasi hitung perkalian melalui penerapan teknik jarimatika. PTK dilaksanakan secara kolaboratif bersama guru kelas dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas II SD N 100070 Lobulayan T.A 2014 berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif. Hasilnya meningkat dari persentase jumlah nilai dan rata-rata kelas. Pada siklus I pertemuan 1 rata-rata kelas 64,09 (50%) dan pertemuan 2 rata-rata kelas 69,27 (68,18%). Siklus II pertemuan 1 rata-rata kelas 77,59 (81,81%) dan pertemuan 2 rata-rata kelas 81,77(86,36%)
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING MATERI STATISTIKA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN JUWITA, RATULANI; Yanti, Afrida
JURNAL LEMMA Vol 3, No 1 (2016): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.059 KB) | DOI: 10.22202/jl.2016.v3i1.773

Abstract

Abstrak. Kebutuhan terhadap bahan ajar yang mampu memfasilitasi dan membimbing siswa untuk belajar mandiri, memudahkan siswa menemukan serta memahami konsep dengan benar menjadi latarbelakang dari penelitian ini. Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang ada belum mampu membantu siswa dalam memahami dan mengingat konsep matematika dengan baik. Oleh karena itu, dikembangkan LKS berbasis penemuan terbimbing pada materi statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS matematika berbasis penemuan terbimbing yang valid, praktis, dan efektif. Prosedur pengembangan yang digunakan mengikuti model pengembangan 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu, define, design, develop, dan disseminate. LKS ini dikembangkan dengan memuat enam prinsip pembelajaran berbasis penemuan terbimbing yaitu menjelaskan tujuan, orientasi siswa pada masalah, merumuskan hipotesis, kegiatan penemuan, mempresentasikan hasil kegiatan penemuan, dan mengevaluasi. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan LKS berbasis penemuan terbimbing yang valid, praktis, dan efektif pada materi statistika untuk SMA kelas XI IPS SMA Negeri 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.
DESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA PADA MATERI NILAI TEMPAT KELAS 2 SEKOLAH DASAR matitaputty, christi
JURNAL LEMMA Vol 3, No 1 (2016): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.122 KB) | DOI: 10.22202/jl.2016.v3i1.1392

Abstract

Kehidupan masyarakat di pesisir pantai sangat kaya dengan konsep-konsep matematika. Sebagai budaya, aktivitas bertukar barang berisi ide matematika karena matematika pada dasarnya merupakan fenomena budaya dan sebagai aktivitas manusia serta setiap budaya mengembangkan bentuk matematika mereka sendiri sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan lingkungan dan tujuan masyarakat. Pendekatan etnomatematika merupakan suatu proses pembelajaran yang mengintegrasikan budaya dan aktifitas masyarakat atau interaksi sosial dalam membangun konsep matematika. Pemahaman konsep nilai tempat bilangan tiga angka berawal dari ide bertukar sepuluh satuan menjadi satu puluhan dan sepuluh puluhan menjadi satu ratusan. Penelitian ini bertujuan untuk mensuport pemahaman siswa dalam memahami konsep nilai tempat lewat salah satu konteks tradisi/interaksi social yang berlangsung dalam masyarakat yaitu aktifitas bertukar kulibia. Penelitian ini difokuskan pada desain lintasan belajar (Hypothetical Learning Trajectory) siswa yang berkembang dari level informal menuju ke level formal.  Metode penelitian desain (design research) digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Penelitian ini menggambarkan bagaimana aktifitas bertukar kulibia dapat membantu siswa kelas 2B SD Negeri 2 Desa Latuhalat mamahami nilai tempat tiga angka. Penggunaan aktifitas bertukar kulibia dan diskusi siswa menunjukan pemahaman siswa terhadap konsep nilai tempat berkembang dari level informal ke level formal
EFEKTIVITAS MODUL APLIKASI KOMPUTER DENGAN PROGRAM WINGEOM PADA MATERI GEOMETRI Pratiwi, Merina; Septia, Tika
JURNAL LEMMA Vol 3, No 1 (2016): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.297 KB) | DOI: 10.22202/jl.2016.v3i1.1103

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan visualisasi mahasiswa terhadap pembelajaran geometri masih rendah dimana mahasiswa harus menggunakan alat peraga untuk memvisualisasikan materi geometri sehingga berdampak terhadap pemahaman dan hasil belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul aplikasi komputer dengan program wingeom yang valid untuk materi geometri ditinjau dari segi kelayakan isi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian dan mendeskripsikan efektifitas tentang hasil belajar mahasiswa setelah diberikan modul aplikasi komputer dengan program wingeom yang valid untuk materi geometri di Program Studi Pendidikan Matematika di STKIP PGRI Sumatera Barat. Model pengembangan penelitian ini menggunakan model rancangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian ini adalah 1) menghasilkan modul aplikasi komputer dengan program wingeom yang valid setelah melalui tahap desain kemudian direvisi dengan nilai validitas aspek kelayakan isi 80,35%,  nilai validitas aspek penyajian 73,61%, nilai validitas aspek kebahasaan 76,38%, dan nilai validitas kegrafikaan 71,43%. 2) keefektifan berdasarkan hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan nilai rata-rata mahasiswa dari nilai tes awal (pretest) ke nilai tes akhir (posttest) dengan nilai signifikan 5,68. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modul aplikasi komputer dengan program wingeom untuk materi geometri dapat dikategorikan valid dan efektif.
KESIAPAN INTELEKTUAL SISWA DALAM BELAJAR MATEMATIKA (SUATU UPAYA PEMBENTUKAN DAYA NALAR SISWA) Molle, Juliana
JURNAL LEMMA Vol 3, No 1 (2016): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.624 KB) | DOI: 10.22202/jl.2016.v3i1.1122

Abstract

Pendidikan Dasar adalah pendidikan umum yang lamanya 9 tahun diselenggarakan selama 6 tahun di Sekolah Dasar dan 3 tahun di Sekolah lanjutan Tingkat Pertama atau pendidikan yang sederajat, dengan tujuan pendidikan dasar adalah untuk memberi bekal kemampuan dasar kepada siswa untuk mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga Negara serta mempersiapkan siswa untuk mengikuti pendidikan menengah. Berkaitan dengan kemampuan dasar tersebut, maka matematika sebagai salah satu bidang studi yang diajarkan di SD mempunyai posisi yang sangat penting, sebab disamping dapat memberi bekal kemampuan berhitung, juga dapat memberi bekal penataan nalar, pembentukan sikap, serta memberi bekal pada siswa untuk menerapkan matematika di berbagai bidang. Berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan untuk SD/MI sesuai Kurikulum 2013 yaitu siswa memiliki keterampilan melalui mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyaji, menalar, mencipta, memiliki kemampuan berpikir dan bertindak yang produktif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkrit sesuai yang ditugaskan kepada siswa. Untuk itulah guru matematika di SD perlu memikirkan secara kreatif bagaimana menyajikan matematika itu kepada siswa sehingga siswa menerima dengan mudah dan tidak menimbulkan kebosanan yang akhirnya matematika dapat menjadi pelajaran yang menakutkan bagi siswa Kata kunci: Kesiapan Intelektual, Belajar Matematika

Page 4 of 16 | Total Record : 152