cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
EKSISTENSI KELEMBAGAAN SOSIAL DAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN MIX FARMING Santosa, Imam; Iqbal, Achmad
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema penelitian ini adalah eksistensi kelembagaan sosial dan ekonomi dalam pemberdayaan masyarakat petani di pedesaan termasuk di daerah pariwisata. Kelembagaan  sosial ekonomi memiliki energi sosial dalam membangun perekonomian masyarakat petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi kelembagaan sosial ekonomi dalam pengembangan mix farming di pedesaan kawasan agrowisata. Lokasi penelitian di Kawasan Agrowisata Baturaden, Kabupaten Banyumas dan Kawasan Agrowisata Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ialah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha mix farming  oleh responden mendapat dukungan yang signifikan dengan adanya  beberapa lembaga sosial ekonomi. Eksistensi beberapa lembaga ini telah muncul untuk memenuhi kepentingan: difusi teknologi pertanian, simpan pinjam, pemasaran produk, masyarakat kepariwisataan, kegiatan sosial dan seni lokal. Setiap lembaga sosial ekonomi memiliki fungsi yang berbeda. Namun, fungsi dari masing-masing lembaga tersebut saling melengkapi. Keberadaan lembaga sosial ekonomi dari difusi teknologi dan pemasaran produk memberi dukungan terkuat (50 persen) terhadap pengembangan usaha mix farming. Tak dapat dipungkiri, eksistensi setiap lembaga sosial ekonomi masih perlu terus disesuaikan secara luwes.  Hal ini dibutuhkan untuk mendukung lebih intensif lagi pengembangan usaha mix farming yang dikelola para responden di kedua kawasan agrowisata tersebut.Kata Kunci:  eksistensi, kelembagaan sosial ekonomi dan usaha mix farming.
PEMAHAMAN FILOSOFI PEMBANGUNAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA HAMEMAYU HAYUNING BAWANA, PELAKSANAAN DAN PENGHARGAAN LINGKUNGAN DI PEDESAAN Prijono, Agus
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasar filosofi Pembangunan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Hamemayu Hayuning Bawana. Agar falsafah tersebut dapat diterapkan di tingkat keluarga Pedesaan maka perlu sosialisasi secara terus-menerus dan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pemahaman,dan pelaksanaan .Untuk itu diperlukan  penghargaan lingkungan. Metode yang digunakan dengan metode checklist untuk pemahaman dan pelaksanaan. Nilai Pelaksanaan digunakan untuk mengetahui rangking dari pelaksanaan falsafah pembangunan oleh keluarga yang selanjutnya ditentukan keluarga yang mendapatkan penghargaan Lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 100% keluarga sudah mengenal istilah Hamemayu Hayuning Bawana, 25 % Paham, dan 21,88 % yang mendapatkan penghargaan lingkungan karena sudah melaksanakan. Kata Kunci : Falsafah Pembangunan, Hamemayu Hayuning Bawana,Penghargaan lingkungan, Pedesaan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BERAT BADAN LAHIR BAYI DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS Happinasari, Ossie; Suryandari, Artathi Eka
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinggi rendahnya kadar hemoglobin selama kehamilan mempunyai pengaruh terhadap berat bayi lahir karena dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Malnutrisi pada ibu hamil mengakibatkan volume darah menjadi berkurang sehingga mengakibatkan aliran darah ke uterus dan plasenta ikut berkurang, akibat selanjutnya yaitu ukuran plasenta dan transfer nutrisi melalui plasenta berkurang.Pengukuran status gizi ibu hamil yang umum dilakukan adalah dengan cara mengukur Lingkar Lengan Atas (LILA) ibu hamil, bila ditemukan pengukuran kurang dari 23,5 cm berarti ibu hamil tersebut Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan termasuk golongan ibu hamil dengan faktor risiko. Hal ini menjadikan janin tumbuh lambat atau terganggu Intra Uterine Growth Retardatation (IUGR), lahir prematur, lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). TujuanPenelitian:mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan lahir bayi. MetodePenelitian:Jenis penelitian survey secara kuantitatif, pendekatan waktu Cross Sectional. Populasi penelitiannya adalah semua ibu hamil trimester tiga. Sampel kuantitatif ditentukan  dengan tehnik simple random sampling, besar sampelnya adalah 225. Penelitian ini mencoba menganalisa pengaruh kadar hb dan lingkar lengan atas (lila) pada ibu hamil trimester tiga terhadap berat badan lahir bayi. Analisa penelitian ini adalah analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisa bivariat menggunakan regresi linier.Hasil Penelitian: rata-rata kadar HB pada ibu hamil trimester tiga yaitu 11 mmHg, rata-rata lingkar lengan atas pada ibu hamil sebesar 24,91cm dan rata-rata berat badan lahir bayinya sebesar 2981 gram. Ada pengaruh yang nyata nilai LILA terhadapberat badan lahir bayi (p-value 0,030) dan tidak ada pengaruh kadar HB terhadap berat badan lahir bayi (p-value 0,667).Kata kunci : HB, Lingkar Lengan Atas,  Ibu Hamil, Berat Badan Lahir Bayi.
MAKNA DAN NILAI BUDAYA TRADISI KHABANTI KANTOLA SEBAGAI MODEL PENDIDIKAN KARAKTER PADA MASYARAKAT MUNA-SULAWESI TENGGARA Taena, La; Ali Basri, La Ode; Balawa, La Ode; Rasiah, Rasiah
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan nilai dalam tradisi kabhanti kantola kaitannya dengan pendidikan karakter di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Kabhanti kantola merupakan sebuah tradisi yang berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan dalam masyarakat Muna dengan pola nyanyian berbalas pantun (folksong) yang diwariskan secara turun-temurun. Lokasi penelitian adalah tiga kecamatan di kabupaten Muna yaitu, Kecamatan Katobu, Kecamatan Watuputih, dan Kecamatan Tongkuno. Data dikumpulkan  melalui teknik observasi pementasan, teknik rekam, transkripsi, terjemahan, dan  interpretasi, data kemudian dianalisis secara qualitatif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, tradisi Kabhanti Kantola kantola di kabupaten Muna sesungguhnya masih eksis dan memenuhi fungsinya sebagai sarana komunikasi dan hiburan masyarakat, hanya saja intensitasnya mulai berkurang. Berkurangnya intensitas ini bukan saja disebabkan oleh kurangnya sumberdaya manusia, tetapi juga popularitasnya dewasa ini mengalami penurunan, terutama di kalangan generasi muda. Kedua, makna dan nilai budaya yang terpancar dari teks-teks kabnati kantola kaitannya dengan pendidikan karakter mencakup; nilai kebersamaan, etika dalam berpolitik, etika dalam pergaulan dan pendidikan dan gender. Oleh sebab itu, pelibatan pengajaran tradisi kabhanti kantola dalam kurikulum lokal mata pelajaran Seni Budaya di SMP selain dapat menggali nilai-nilai untuk memperkuat pendidikan karakter juga dapat melestarikan tradisi lokal Kabhanti Kantola kantola. Oleh sebab itu, peran dunia pendidikan sangat vital untuk kedua hal tersebut. Kata Kunci : Makna, Nilai, Kabhanti Kantola, Pendidikan Karakter
File cover dan daftar isi Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora Semnas LPPM 2015 admin, admin
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berisi File cover dan daftar isi Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora Semnas Hasil - Hasil Penelitian dan Pengabdian  LPPM 2015, tanggl 26 September 2015
5R SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PRIMER PENULARAN TUBERKULOSIS (TBCC) DI TEMPAT KERJA Khotijah, Khotijah; Kambodiansyah, Bobby Pasca; Kurniastuti, Asri
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hingga saat ini penyakit Tuberculosis (TBCC) masih menjadi masalah kesehatan baik pada tingkat dunia maupun di Indonesia. Prevalensi TBCC di Indonesia berkisar antara 0,2 – 0,65 %. Sektor industri formal telah banyak mendapat perhatian serius pada penanganan penyakit tuberkulosis, namun pada industri informal belum mendapat perhatian yang serius bahkan belum tertangani secara baik. Industri informal seperti industri batik merupakan industri yang rentan dari penularan penyakit menular seperti TBCC. Faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit TBCC di tempat kerja antara lain faktor host dan lingkungan yang mendukung perkembangan penyakit ini. Lingkungan yang lembab dan kurang pencahayaan sinar matahari dan terdapat kontak antara penderita TBCC di tempat kerja dengan rekan kerja lainnya. Tidak hanya itu kontak penyakit TBCC ini juga dapat terjadi oleh karena keluarga yang menderita TBCC melakukan kontak dengan anggota keluarga lainnya. Dimana kontak ini utamanya adalah melalui udara yaitu ketika saling berinteraksi satu sama lain. Oleh karena itu perlu adanya penanganan terkait permasalahan lingkungan kerja yang dapat menimbulkan penyakit tuberkulosis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah problem cycle solving (PSC) dengan analisis diskriptif. Dari hasil kegiatan skrining awal menemukan empat tenaga kerja suspect TBCC dan satu penderita TBCC aktif  dalam pengobatan. Untuk itu perlu upaya pengendalian berupa 5R sebagai salah satu pencegahan primer.  Kata Kunci      : Industri; Kontak; Lingkungan; Tempat Kerja; Tuberkulosis
PENINGKATAN RASA TANGGUNG JAWAB DAN MINAT BELAJAR MAHASISWA PGSD UMP MELALUI MODEL TEKNIK KLARIFIKASI NILAI TEMA BAHAYA FITNAH PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN PKn Harmianto, Sri; Muslim, Aji Heru
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk; 1) meningkatkan rasa tanggung jawab mahasiswa melalui pembelajaran model teknik klarifikasi nilai tema Bahaya Fitnah pada mata kuliah Pembelajaran PKn,  2) meningkatkan minat belajar mahasiswa melalui pembelajaran model teknik klarifikasi nilai tema Bahaya Fitnah pada mata kuliah Pembelajaran PKn. Penelitian dilakukan di Kelas IVB Program Studi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto semester IV tahun akademik 2014/2015. Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas IVB peserta kuliah Pembelajaran PKn sebanyak 45 mahasiswa. Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Teknik Klarifikasi Nilai tema Bahaya Fitnah dapat meningkatkan tanggung jawab dan minat belajar mahasiswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatkan tanggung jawab belajar mahasiswa, pada siklus I peningkatan persentase nilai rata-rata minat belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 3,8%,siklus II sebesar 4,4% dengan kriteria sangat baik. Selain tanggung jawab mahasiswa juga dapat meningkatnya minat mahasiswa dalam pembelajaran seperti pada skor peningkatan persentase nilai rata-rata minat mahasiswa pada siklus I sebesar 63,19%, siklus II sebesar 88,15% dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Minat, Teknik Klarifikasi Nilai Tema Bahaya Fitnah dan PembelajaranPKn
ARAH DAN KEBIJAKAN RISET DAN PENGABDIAN MASYARAKAT Radjasa, Ocky Karna
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

File ini hanya berisi ppt arah dan kebijakan riset dan pengabdian masyarakat Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat.Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan.Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan TinggiRepublik Indonesia.Disampaikan pada Seminar NasionalLembaga Penelitian dan pengabdian pada masyarakatUniversitas Muhammadiyah Purwokerto, 26 September 2015
PELATIHAN SENAM SERIBU (SENAM RIA INDONESIA BARU) UNTUK GURU MI MUHAMMADIYAH KARANGLEWAS KIDUL Febrianta, Yudha
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilingkup sekolah dasar, siswa diharapkan selalu aktif dalam setiap kegiatan belajar mengajar, salah satunya dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Apabila kondisi tubuh bugar, siswa akan dapat belajar lebih giat, lebih berkonsentrasi sehingga dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Pelatihan senam SERIBU (Senam Ria Indonesia Baru) dilakukan untuk membuat kebugaran siswa menjadi baik, sehingga siswa dapat memperoleh gerakan senam yang bervariasi sehingga ketika melakukan senam siswa dapat melakukan dengan sukarela, selain itu siswa tidak bosan dengan senam pagi yang dilakukan disekolah, karena siswa memiliki senam yang berbeda atau bervariasi setiap harinya. Melalui pelatihan senam SERIBU (Senam Ria Indonesia Baru) ini melibatkan guru dan siswa, jadi selain guru yang menguasai gerakan senam ini siswa juga menguasai gerakan senam ini.Kata Kunci: Senam Seribu, Pelatihan Guru, Karanglewas Kidul
NIRMANA SEBAGAI TEORI DASAR WARNA PRIMER, SEKUNDER DAN TERSIER Mareza, Lia; Nugroho, Agung
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini  dilatarbelakangi karena warna dapat mempengaruhi cara pandang bahkan dapat mengubah rasa, karena warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu. Berdasarkan hal tersebut warna dapat digolongkan menjadi tiga tingkatan,warna pokok atau warna primer, warna sekunder dan warna tersier. Warna primer meliputi warna kuning, merah dan biru. Warna sekunder merupakan turunan pertama sebagai hasil penggabungan dari warna primer, yaitu warna merah dicampur warna kuning menjadi warna oranye, warna kuning dicampur warna biru menjadi warna hijau dan warna merah dicampur warna biru menjadi warna ungu. Warna tersier adalah sebuah turunan warna yang berjarak enam kotak warna berbeda, namun perbedaan warna tersebut saling berdekatan dan senada, atau dengan kata lain yaitu gradasi warna. Tujuan dari pelatihan ini yaitu  meningkatkan kemampuan guru dalam memahami nirmana sehingga mampu membuat dan membedakan komposisi warna yang harmonis hingga warna kontras. Pelatihan diikuti oleh 18 guru dan bertempat di SD UMP. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah bervariasi dengan power point dan video tutorial, kemudian dilanjutkan dengan praktek mencampur warna Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan dari segi komposisi dan kreativitas guru dalam pencampuran warna.Kata Kunci : Nirmana, Teori warna, Primer, Sekunder, Tersier