p-Index From 2021 - 2026
9.149
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dimensi Interior Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Harmonia: Journal of Research and Education CHEMICA Jurnal Teknik Kimia IJOG : Indonesian Journal on Geoscience MAGISTRA Kiat Bisnis ELTIN Journal: Journal of English Language Teaching in Indonesia Indonesian Journal of Disability Studies Prosiding Semnastek Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 ANDHARUPA Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Panggung Journal of Islamic Architecture Tawarikh : Journal of Historical Studies Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia International Humanities and Applied Science Journal Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Dinamika Sosial Budaya Sebatik Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Analis Kesehatan CHEESA: Chemical Engineering Research Articles JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Kesehatan ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media International Journal for Educational and Vocational Studies JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Jurnal Eduscience (JES) Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD The Indonesian Design Journal Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Indonesia Berdaya Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Tri Dharma Mandiri: Diseminasi dan Hilirisasi Riset Kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) International Journal on Education Insight Prosiding University Research Colloquium DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Widya Dharma Journal of Business Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia SocioEdu: Sociological Education Jurnal Interaksi Sosiologi Divinitas Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Stairs: English Language Education Journal Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesian Journal of Chemical Engineering Serat Rupa: Journal of Design LINGUISTS : JOURNAL OF LINGUISTICS AND LANGUAGE TEACHING Harmonia: Journal of Arts Research and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

EKONOMI KERAKYATAN DAN NEOLIBERALISME Santosa, Imam
MAGISTRA Vol 22, No 74 (2010): Magistra Edisi Desember
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

n/a
Pengembangan Masyarakat Madani Berbasis Kearifan Lokal Santosa, Imam
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Nasional LPPM 2014, 20 Desember 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan masyarakat madani berbasis kearifan lokal seyogyanya tidak lagi ditempatkan sebagai slogan dan retorika semata. Akan tetapi, sudah sepatutnya mendapat perhatian serius dari berbagai pihak terkait. Solidaritas sosial yang makin melemah hingga melahirkan ketergantungan berlebihan pada produk dan jasa dari luar sistem kemasyarakatan termasuk persoalan kompleks yang berpotensi merintangi pencapaian kemandirian masyarakat baik pada dimensi sosial budaya, ekonomi, politik, lingkungan, ilmu pengetahuan maupun  teknologi. Eksploitasi sumberdaya lokal yang berlebihan akibat perilaku menerabas disertai  pemudaran nilai kearifan lokal oleh tekanan kekuatan arus globalisasi pada gilirannya menghimpit masyarakat yang kian tak berdaya kehilangan identitas dan jati diri sebagai anak bangsa yang beradab dan berakhlak mulia.  Kondisi ini tentu tak bisa dibiarkan berlarut karena mengancam kerawanan nasional. Seluruh pemangku kepentingan sudah saatnya memberikan kontribusi nyata untuk memperkuat terciptanya masyarakat madani yang berbasis kearifan lokal.  Upaya ini tentu potensial dapat dilakukan melalui optimalisasi penguatan sejumlah elemen substantif yang membingkai masyarakat madani berkearifan lokal dalam menghadapi era globalisasi. Proses pengembangan masyarakat madani berbasis kearifan lokal perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memenuhi berbagai prasyarat pendukung secara alami.Kata Kunci:  pengembangan, masyarakat madani dan kearifan lokal
EKSISTENSI KELEMBAGAAN SOSIAL DAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN MIX FARMING Santosa, Imam; Iqbal, Achmad
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema penelitian ini adalah eksistensi kelembagaan sosial dan ekonomi dalam pemberdayaan masyarakat petani di pedesaan termasuk di daerah pariwisata. Kelembagaan  sosial ekonomi memiliki energi sosial dalam membangun perekonomian masyarakat petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi kelembagaan sosial ekonomi dalam pengembangan mix farming di pedesaan kawasan agrowisata. Lokasi penelitian di Kawasan Agrowisata Baturaden, Kabupaten Banyumas dan Kawasan Agrowisata Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ialah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha mix farming  oleh responden mendapat dukungan yang signifikan dengan adanya  beberapa lembaga sosial ekonomi. Eksistensi beberapa lembaga ini telah muncul untuk memenuhi kepentingan: difusi teknologi pertanian, simpan pinjam, pemasaran produk, masyarakat kepariwisataan, kegiatan sosial dan seni lokal. Setiap lembaga sosial ekonomi memiliki fungsi yang berbeda. Namun, fungsi dari masing-masing lembaga tersebut saling melengkapi. Keberadaan lembaga sosial ekonomi dari difusi teknologi dan pemasaran produk memberi dukungan terkuat (50 persen) terhadap pengembangan usaha mix farming. Tak dapat dipungkiri, eksistensi setiap lembaga sosial ekonomi masih perlu terus disesuaikan secara luwes.  Hal ini dibutuhkan untuk mendukung lebih intensif lagi pengembangan usaha mix farming yang dikelola para responden di kedua kawasan agrowisata tersebut.Kata Kunci:  eksistensi, kelembagaan sosial ekonomi dan usaha mix farming.
EKSISTENSI KELEMBAGAAN SOSIAL DAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN MIX FARMING Santosa, Imam; Iqbal, Achmad
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema penelitian ini adalah eksistensi kelembagaan sosial dan ekonomi dalam pemberdayaan masyarakat petani di pedesaan termasuk di daerah pariwisata. Kelembagaan  sosial ekonomi memiliki energi sosial dalam membangun perekonomian masyarakat petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi kelembagaan sosial ekonomi dalam pengembangan mix farming di pedesaan kawasan agrowisata. Lokasi penelitian di Kawasan Agrowisata Baturaden, Kabupaten Banyumas dan Kawasan Agrowisata Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ialah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha mix farming  oleh responden mendapat dukungan yang signifikan dengan adanya  beberapa lembaga sosial ekonomi. Eksistensi beberapa lembaga ini telah muncul untuk memenuhi kepentingan: difusi teknologi pertanian, simpan pinjam, pemasaran produk, masyarakat kepariwisataan, kegiatan sosial dan seni lokal. Setiap lembaga sosial ekonomi memiliki fungsi yang berbeda. Namun, fungsi dari masing-masing lembaga tersebut saling melengkapi. Keberadaan lembaga sosial ekonomi dari difusi teknologi dan pemasaran produk memberi dukungan terkuat (50 persen) terhadap pengembangan usaha mix farming. Tak dapat dipungkiri, eksistensi setiap lembaga sosial ekonomi masih perlu terus disesuaikan secara luwes.  Hal ini dibutuhkan untuk mendukung lebih intensif lagi pengembangan usaha mix farming yang dikelola para responden di kedua kawasan agrowisata tersebut.Kata Kunci:  eksistensi, kelembagaan sosial ekonomi dan usaha mix farming.
EKSISTENSI KELEMBAGAAN SOSIAL DAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN MIX FARMING Santosa, Imam; Iqbal, Achmad
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema penelitian ini adalah eksistensi kelembagaan sosial dan ekonomi dalam pemberdayaan masyarakat petani di pedesaan termasuk di daerah pariwisata. Kelembagaan  sosial ekonomi memiliki energi sosial dalam membangun perekonomian masyarakat petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi kelembagaan sosial ekonomi dalam pengembangan mix farming di pedesaan kawasan agrowisata. Lokasi penelitian di Kawasan Agrowisata Baturaden, Kabupaten Banyumas dan Kawasan Agrowisata Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ialah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha mix farming  oleh responden mendapat dukungan yang signifikan dengan adanya  beberapa lembaga sosial ekonomi. Eksistensi beberapa lembaga ini telah muncul untuk memenuhi kepentingan: difusi teknologi pertanian, simpan pinjam, pemasaran produk, masyarakat kepariwisataan, kegiatan sosial dan seni lokal. Setiap lembaga sosial ekonomi memiliki fungsi yang berbeda. Namun, fungsi dari masing-masing lembaga tersebut saling melengkapi. Keberadaan lembaga sosial ekonomi dari difusi teknologi dan pemasaran produk memberi dukungan terkuat (50 persen) terhadap pengembangan usaha mix farming. Tak dapat dipungkiri, eksistensi setiap lembaga sosial ekonomi masih perlu terus disesuaikan secara luwes.  Hal ini dibutuhkan untuk mendukung lebih intensif lagi pengembangan usaha mix farming yang dikelola para responden di kedua kawasan agrowisata tersebut.Kata Kunci:  eksistensi, kelembagaan sosial ekonomi dan usaha mix farming.
EKSTRAKSI ABU KAYU DENGAN PELARUT AIR MENGGUNAKAN SISTEM BERTAHAP BANYAK BERALIRAN SILANG Santosa, Imam; Sulistiawati, Endah
CHEMICA: Jurnal Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.315 KB)

Abstract

As an agricultural country, Indonesia has natural resources are very abundant , one of which is wood . Wood ash from household and industrial waste has not been used , whereas according to Pitman high potassium content . The solubility of potassium carbonate in high water , so effective when extracted with water . However, high humidity in Indonesia drying wood for fuel so low that allegedly affect the quality of the ash obtained . In this research, the extraction of wood ashes with water using a solvent system gradually many wing cross .The experimental study was conducted in a university laboratory Ahmad Dahlan , Yogyakarta . The procedure used is the extraction of wood ash 200 , 300 and 400 grams with 1000 ml of solvent water for 5 minutes using a glass beaker , filtering with the aid of a vacuum pump , and acidi alkalimetri analysis using 0.1 N HCl residual solids by filtration and then in water kontakkan again and so do the same thing 5 times . Raw materials derived from wood ash combustion for drying of the wood cutting industry and water used in the form aquadestilata .Extract wood ash derived from the combustion for drying small normality sawmill industry . The results of the analysis can be made curve that describes the operating line and curve logarithmic form of the equation of equilibrium in the form of linear equations . Moreover, it can be made a graph illustrating a series of 5 stages of operation which is a combination of single phased extraction .
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, SANKSI PERPAJAKAN, KEMUDAHAN PEMBAYARAN, DAN RAZIA LAPANGAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA (Studi Kasus pada Kantor Bersama SAMSAT Klaten Wulandari, Dewi Muharromah; Sulistyowatie, Syska Lady; Santosa, Imam
KIAT BISNIS Vol 6, No 5 (2017): Kiat Bisnis Juni
Publisher : KIAT BISNIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.636 KB)

Abstract

This research aim to to know the influence of simultan and also parsial from service quality, taxation sanction, payment amenity, and razia field to taxpayer compliance in paying Iease of motor vehicle of wheel two. Research use the primary data as much 100 sampel with the method of determination of sampel accidental sampling, that is taxpayer payment of lease of Motor Vehicle which coincidence met at the research technique analyse by using doubled linear analysis regresi, test the F (simultan), test the t (parsial), and test the coefficient determinasi (R2). Result of research indicate that the existence of influence signifikan by simultan service quality, taxation sanction, payment amenity, and razia field to taxpayer compliance in paying Iease of motor vehicle of wheel two at office with SAMSAT Klaten. While by parsial is taxation sanction have an effect on the signifikan to taxpayer compliance in paying Iease of motor vehicle of wheel two, but service quality, payment amenity, and razia field do not have an effect on to taxpayer compliance in paying Iease of motor vehicle of wheel two. Keyword: Service Quality, Taxation Sanction, Payment Amenity, Razia Field, Tax payer Compliance
Impact of Islamic Authentication towards Traditional Ornaments in Great Mosques in West Java, Indonesia Destiarmand, Achmad Haldani; Santosa, Imam
TAWARIKH Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : ASPENSI in Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1168.542 KB)

Abstract

ABSTRACT: Authenticity nowadays becomes a central issue concerning on identity and transformation. In the Islamic world and particularly in Indonesia, the phase of authenticity has become synonymous to the phase of revival, fanatism, and fundamentalism, following the previous phase of syncretism, secularism, and developmentalism. Within the context of Indonesian art and culture, authenticiy may cause interference in the spirit of preserving traditional values, including the roles, functions, and meanings traditional ornaments in contemporary mosques in West Java. To comprehend such interference, a synchronic historical analysis is conducted, supported by direct visual analysis towards physical evidence (artifacts) based on typology and aesthetic morphology approachs. This study aims at analyzing and finding the manifestation and impact of Islamic authentication towards the roles and functions of traditional ornaments in mosque architecture. Field analysis shows that the trends of forms, styles, roles, and functions of mosque ornaments have experienced a shift. The heterogenous traditional ornaments are getting ousted in favor of homogenous Arabesque ornaments. Mosque ornaments in West Java tend to adopt, copy, or imitate authentic Islamic identities oriented towards retrospective and enculturing images, in line with the spirit of Islamic revival whose foundation is a retrospective movement towards the Al-Qur’an, Al-Hadith, and the past glory of the classical Islam eras. KEY WORDS: Islamic authentication, ornaments, revivalism, typology and aesthetic approachs, city and regency, and great mosques in West Java.   About the Authors: Achmad Haldani Destiarmand, M.Sn. is a Doctoral Candidate and Lecturer at the Faculty of Art and Design ITB (Bandung Institute of Technology), Jalan Ganesha No.10, Tamansari, Bandung, West Java, Indonesia; and Dr. Imam Santosa is a Senior Lecturer at the Faculty of Art and Design ITB. Corresponding author is: achmadhaldani@yahoo.comHow to cite this article? Destiarmand, Achmad Haldani & Imam Santosa. (2013). “Impact of Islamic Authentication towards Traditional Ornaments in Great Mosques in West Java, Indonesia” in TAWARIKH: International Journal for Historical Studies, Vol.5(1) October, pp.103-116. Bandung, Indonesia: ASPENSI [Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia] and UVRI [Universitas Veteran Republik Indonesia], ISSN 2085-0980.Chronicle of the article: Accepted (August 14, 2013); Revised (September 19, 2013); and Published (October 28, 2013).
Representasi Nilai Kosmologi Pada Wujud Lokal Bangunan Hunian Bali Aga Maharani, Ida Ayu Dyah; Santosa, Imam; Wardono, Prabu
PANGGUNG Vol 26, No 4 (2016): Orientalisme & Oksidentalisme Sebagai Relasi, Dominasi, dan Batasan dalam Este
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v26i4.209

Abstract

ABSTRACT Bali Aga architecture is the second oldest architecture in Bali lasted the 8th to 13th century which there were two important events that brought acculturation impact: the arrival of Resi Markandeya came from India who brought Budha Mahayana belief and Empu Kuturan came from East Java who brought Hindu belief. Before those, Bali Aga community had a cosmological ideology as their belief and still visible in every thought, behavior and artifacts including their housing.This qualitative research is performed uses ethnography method to be able to trace the representa- tion of cosmological ideology, especially in the form of local housing. The result of this study describes some cosmological ideologies of community in each Bali Aga villages cannot regarded as the same be- cause it influenced by each local wisdom. However, the diversity has the same value, idea and purpose to put the universe as the main orientation. Bali Aga community’s submission to the universe makes their housing are able to survive with their identity until now. Keywords: Bali Aga, cosmology, housing, ethnography     ABSTRAK Arsitektur Bali Aga merupakan arsitektur tertua kedua di Bali yang masa kemunculannya meliputi kurun waktu abad ke-8 s.d 13, dimana terdapat dua peristiwa akulturasi penting yaitu kedatangan Resi Markandeya dari India yang membawa ajaran Budha Mahayana dan Empu Kuturan dari Jawa Timur yang membawa ajaran Hindu. Sebelum masuknya kedua budaya tersebut, masyarakat Bali Aga memiliki pandangan kosmologi sebagai anutan kepercayaan yang masih terlihat hingga kini dalam setiap pemikiran, perilaku dan artefak bangunan huni- annya.Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan menggunakan metode etnografi untuk dapat menelusuri representasi pandangan kosmologi masyarakat, khususnya dalam wujud lokal bangunan huniannya. Hasil penelitian ini menjelaskan beberapa pandangan kosmologi di desa-desa Bali Aga ternyata tidak dapat dianggap sama karena sangat dipengaruhi masing- masing local wisdom. Namun keberagaman tersebut tetap mengandung nilai, maksud dan tu- juan yang sama dengan menjadikan alam semesta sebagai orientasi yang utama. Keberserahan diri masyarakat Bali Aga kepada alam semesta ini menjadikan bangunan huniannya mampu bertahan dengan identitasnya hingga kini. Kata kunci: Bali Aga, kosmologi, bangunan hunian, etnografi
Metode Tegar Pada Guru PAUD di Kota Semarang Santosa, Imam
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol 6 No 1 (2017): February 2017
Publisher : Department of Physical Education, Sport, Health and Recreation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.524 KB) | DOI: 10.15294/active.v6i1.13813

Abstract

The purpose of this service is to make the product development of basic movement skills as walking, running and jumping to early childhood. The purpose of this service is to socialize TEGAR model of the development of methods to improve basic motor skills to walk, run and jump on early childhood education in the city of Semarang. The data collected in this study is qualitative data. The main instrument used in this devotion is the response of the correspondent. Data were collected from observation, interviews, and documentation. The main procedures in this devotion is held socialization TEGAR method for early childhood teachers to be used as a reference for improving the basic motion at an early age. The result can be concluded that: (1) a method TEGAR capable and suitable for early childhood; (2) TEGAR method is able to improve motoric base for early childhood; (3) the support and enthusiasm of early childhood teachers to implement the method TEGAR.
Co-Authors -, Hana Syakirah Achmad Haldani Destiarmand Achmad Iqbal Achmad Syarief Adhi Nugraha Adhitama, Gregorius Prasetyo Agus Aktawan, Agus Alfian Alfian Ali Satri Efendi Amillia, Amillia An-nisaa Kurnia Widianti, An-nisaa Kurnia Andreas Rio Adriyanto Andriyanto Wibisono Anggraeni, Galuh Ajeng Anggri Indraprasti, Anggri Anis Marjukah Annisa, Sonia Nur Arianti, Theresia Arie Nugroho, Arie Arif Julianto Sri Nugroho, Arif Julianto Sri Arif Sutrisno Arrakhman, Rully Gianfin Astuti, Titi Ayuningtyas, Hartini Br Ginting, Daria Br. Ginting, Daria Chairiah, Anggita Chusna, Firda Mahira Alfiata Deddy Wahjudi Deny Willy Desti R. Pratama Desyandri Desyandri Dhias Cahya Hakika Dhiyaurrakhman, Mohamad Zaidan Dwi Bambang Putut Setiyadi Ekawardhani, Yully Ambarsih Eming SUDIANA, Eming Endah Sulistiawati Euis Tintin Yuningsih Fadli, Muhammad Rijal Fanany, Syukri Faozan, Muhamad Faradilla, Diva Zulni Fatonah, Khusnul Ferizal Masra Fitriani, Janiatun Ginting, Daria Br Hafiz Azis Ahmad, Hafiz Azis Handayani, Armitha Hardianti Hardianti, Hardianti Hariyadi Harlinda Syofyan Havier, Maugina Rizki Hendryana, Husein Hikmawaty, Lisna Ida Ayu Dyah Maharani, Ida Ayu Dyah Ifan Iskandar Ika, Rika Maisyah Indradewa, Rhian Irfansyah Irfansyah Joko Santosa, Joko Jonuzi, Vjollca Jovandy Octodevara Kartika, Diah Ayu Ika Kiki Zakiah Darmawan Kukuh Rizki Satriaji, Kukuh Rizki Kusuma Wardani, Tiara Aqwa Aningrum Kwarti, Tanti Andira Lestari, Soetji Lutfiyah Lutfiyah Manuseng, Aprilla Samsiar Mareli Telaumbanua Markhatus S, Arum Maryudi Maryudi Masrukin Mei Ahyanti Mila Andria Savitri Mohamad Annas Mohammed, Hamad Khudhair Muchlas Suseno Muhamad Sobri Muhammad Ihsan DRSAS murwanto, bambang Muslihuddin Muslihuddin, Muslihuddin Mutahir, Arizal Nadhifa, Reynita Nadia Elok Putranti Nadia Lupita Raharjo Nana Sulaksana Nanang Martono Nisaa, Shofiyatun Noorwatha, I Kadek Dwi Novitasari Novitasari Novrizal Primayudha Nur Sholihah, Nur Nuri Aslami Nurkhamidah, Neni Nurlina, Devi Fatma Nyai Kartika Pindi Setiawan Prabu Wardono Pramatya Nisaka Pratiwi, Tiara Putri Prayudhy Yushananta Prianto, Nawan Pribadi Widodo Primadata, Ankarlina Pandu Putra, I Wayan Daryatma Rachmita Maun Harahap Rahayu, Aster Rahayu, Retno Sri Rajiv Umardi, Muhammad Reiza D. Dienaputra Remawa, Anak Agung Gede Rai Rheza Rahardi Rifan, Muhammad Rilya Krisnawati Sadikin, Irma Savitri Samsi Setiadi Sandra Rianna Quigley Saputra, Deny Surya SARASWATI, RIA Saraswati, Ria Saraswati Sari, Yumelda Sekar Ayu, Anisa Panca Seli, Fenny Yutika Sendra Hestiningrum Siahaan, Tiurma Sintia, Dhea Wahyu Siti Salamah Suhendra Suhendra Suhendra Sujito, Enro Supriyono Supriyono Suranto, Much Sutarno Sutarno Sutarto Sutarto Syarifah, Khariratus Syofyan , Harlinda Syska Lady Sulistyowatie Tati Baina Gultom Taufik Budhi Pramono Trigunarso, Sri Indra Tyas Retno Wulan Ulum, Muhamad Bahrul Vicontie, Cecilia Vita Istihapsari, Vita Wardhianna , Sotyania Wardiyono, FX Widjaja Martokusumo, Widjaja Widyaningsih, Gusti Wijayanti, Roro Anggun Wildan Aulia, Wildan Wulandari, Dewi Muharromah Wulandari, Rossy Yafie, Azmi Ali Yasraf Amir Piliang Yogi Biondy Yunata Kandhias Akbar Yuni Maharani Zufialdi Zakaria