cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
KELAYAKAN CANGKANG KERANG TOTOK (Geloina sp) SEBAGAI CAMPURAN RANGSUM ITIK PETELUR Tumisem, Tumisem; Maryanto, Heri; Choerunnisa, Shinta
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan kalsium para peternak itik dan menthok sementara ini dipenuhi dari asupan keong. Asupan ini dibutuhkan peternak terutama untuk peningkatan kualitas kuning telur, selain untuk pembentukan cangkang telur. Pada umumnya telur itik yang diberikan asupan kalsium tinggi akan berwarna kuning tua, sedangkan yang tidak diberikan asupan kalsium akan berwarna kuning muda. Ketersediaan asupan dari keong ini terbatas. Hal ini disebabkan masa pertumbuhan dan perkembagan keong cukup lama sedangkan kebutuhan kalsium pada itik dan menthok diperlukan setiap hari. Oleh karena itu perlu sumber kalsium alami lain. Sungai Serayu merupakan salah satu sungai besar yang langsung bermuara ke laut (samudera Indonesia), sehingga kondisi sungai ini dipengaruhi langsung oleh pasang surut air laut. Beberapa desa dengan penduduk yang cukup padat tinggal di sepanjang bantaran sungai Serayu. Salah satu desa yang padat penduduknya dan berbatasan langsung dengan Kota Administratif Cilacap adalah desa Kesugihan. Sebagian besar penduduk desa Kesugihan yang tinggal di bantaran sungai Serayu berpencaharian sebagai petani, peternak (ikan, kambing dan sapi), serta usaha pengolahan kerang Totok (Geloina sp). Kerang Totok (Geloina sp) diperoleh dari sungai Serayu. Pengambilan kerang Totok (Geloina sp) dilakukan hampir oleh semua orang yang tinggal persis di tepi sungai Serayu. Tiap orang rata-rata per hari akan memperoleh 20-30 kg Totok (Geloina sp). Pengolahan kerang ini dilaksanakan di tiap tepi sungai dengan cangkang kerang yang dihasilkan tiap hari rata-rata 12-17 kg per orang. Sampai saat ini cangkang kerang Totok (Geloina sp) yang terdapat di sepanjang tepi sungai Serayu belum termanfaatkan. Oleh karena itu cangkang kerang ini menumpuk berserakan di sepanjang tepi sungai dan mencemari lingkungan sekitar.Kata-Kunci: Kulit Kerang, Totok (Geloina sp), Rangsum Itik Petelor
STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI BERDASARKAN SKENARIO KENAIKAN PERMUKAAN AIR LAUT DI PESISIR KABUPATEN CILACAP Nirwansyah, Anang Widhi; Shalihati, Sakinah Fathrunnadi
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mengenai potensi perubahan garis pantai dengan menggunakan skenario kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis berbasis raster. Tujuan penelitian ini adalah memodelkan garis pantai dengan skenario kenaikan muka air laut pada tahun 2030, 2040 dan 2050. Hasilnya pada tahun 2030-2040 terjadi pergeseran garis pantai yang cukup besar dengan rata-rata perubahan sebesar 1,16 km dengan pergeseran terbesar pada TR 4 sepanjang 2,85 km. Beberapa wilayah di Kecamatan Adipala, Kecamatan Cilacap Utara, dan Cilacap Selatan merupakan wilayah yang tergenang dengan total laju perubahan garis pantai rata-rata sebesar 0.54 km/tahun selama kurun waktu 2030-2050. Perhitungan rata-rata ini dilakukan dengan menghitung rata-rata perubahan garis pantai pada tiap transek (TR) selama kurun waktu 30 tahun.Kata kunci : Perubahan garis pantai, kenaikan permukaan air laut
PELATIHAN ALAT PERAGA DEKAK-DEKAK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI BILANGAN BULAT Muryaningsih, Sri; Irianto, Sony
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk : 1) Memberikan pengetahuan alat peraga dekak-dekak pada guru SD Negeri 1 Tamansari, 2) Memberikan keterampilan penggunaan alat peraga dekak-dekak untuk menanamkan konsep operasi bilangan bulat. Hasil akhir pelatihan guru mampu melakukan proses pembelajaran matematika operasi bilangan bulat dengan alat peraga dekak-dekak dan melatih peserta didik sehingga dapat memahami konsep operasi bilangan bulat. Untuk mengetahui hasil pelatihan penggunaan alat peraga dekak-dekak dalam menanamkan konsep operasi hitung bilangan bulat maka dilakukan evaluasi menggunakan pre tes dan pos tes, daftar hadir peserta, serta angket respon peserta. Berdasarkan rekapitulasi hasil pre tes dan pos tes pada terlihat bahwa setelah kegiatan pelatihan dalam bentuk penyajian materi pelatihan penggunaan alat peraga dekak-dekak untuk menanamkan konsep operasi hitung bilangan bulat, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang konsep bilangan bulat dan penggunaan alat peraga dekak-dekak. Kata kunci : Dekak-dekak, Pemahaman konsep, Bilangan
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO SMK YPT 2 PURBALINGGA MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN SISTEM ELEKTRONIS BERBASIS MIKROKONTROLER Kurniawan, Itmi Hidayat; Hayat, Latiful
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Ipteks Bagi masyarakat (Ibm) tentang peningkatan Kompetensi Siswa  Program Keahlian Teknik Audio Video SMK YPT 2 Purbalingga Melalui Pelatihan Pengembangan Sistem Elektronis Berbasis Mikrokontroler dilaksanakan di bengkel kerja bidang keahlian Teknik Audio Video SMK YPT 2 Purbalingga. Kegiatan ini dilakukan oleh tim IbM yang terdiri dari dosen-dosen di Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Program IbM ini dilaksanakan selama 8 jam pertemuan. Materi pelatihan ini meliputi teori dan praktik yang mencakup: teori dasar sistem mikrokontroler, konsep dasar pemrograman, teknik antarmuka dan pengembangan sistem elektronis berbasis Arduino Development Board. Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari 26 siswa dan 4 guru di program keahlian Teknik Audio Video SMK YPT 2 Purbalingga. Metode pelatihan yang digunakan ceramah, diskusi, tanya jawab, demontrasi dan praktik secara langsung. Capaian hasil kegiatan IbM ini dapat dinyatakan bahwa para peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pada pengembangan sistem elektronis menggunakan Arduino Development Board dan aplikasi yang terkait dengan teknik audio video yang diindikasikan dari peningkatan nilai rerata pre-test dan post-test peserta yaitu 55,9 menjadi 75,7.Kata Kunci : Mikrokontroler, Arduino, audio video
IDENTIFIKASI KUALITAS PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DEVELOPMENTALLY APPROPRIATE PRACTICE (DAP) TK AISYIYAH DI BANYUMAS Hapsari, Melati Ismi; Ariati, Tatik; Widiasari, Yuki
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang tepat untuk anak usia dini adalah pembelajaran yang dikemas dalam kegiatan bermain yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Konsep inilah yang diusung dalam pendekatan Developmentally Appropriate Practice (DAP). Penerapan pembelajaran di PAUD saat ini justru semakin monoton, dengan lebih berorientasi pada penggunaan Lembar Kerja Anak (LKA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas pembelajaran (Guru, aktivitas pembelajaran, dan media / sumber belajar) di Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah Busthanul Athfal di Kabupaten Banyumas, ditinjau dari pendekatan DAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran di TK Aisyiyah Busthanul Athfal di Kabupaten Banyumas ditinjau dari pendekatan DAP termasuk dalam kategori sedang. Perlu adanya peningkatan aktivitas pembelajaran yang saintifik, dalam kemasan bermain, yang mengedepankan inisiatif anak, serta mewadahi kemampuan berpikir ilmiah anak didik. Kata Kunci : Kualitas Pembelajaran, Developmentally Appropriate Parctice (DAP),                       Taman Kanak-kanak
POLA PENDISTRIBUSIAN BUAH LOKAL HASIL PRODUKSI DI KOTA SEMARANG Hikmah, Hikmah; Nurchayati, Nurchayati; Ratnawati, Andalan Tri
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal 2014, impor buah menurun dari sebelumnya mencapai USD653 juta menjadi USD450 juta.  ( Srie Agustina, 2015). Hal ini menjadi kesempatan emas bagi pemain buah lokal untuk memasarkan produknya di pasar Indonesia. Distribusi buah lokal harus langsung menuju konsumen. Strategi pendistribusian yang tepat akan memperpendek sistem atau mata rantai perdagangan, sehingga lost of benefit atau keuntungan yang hilang akibat panjangnya tataniaga perdagangan bisa dihindari. Dalam agribisnis pertanian, aspek agrobisnis, aspek hukum, dan aspek manajemen harus diperhatikan, agar tingkat keberhasilan agribisnis lebih tinggi sehingga keuntungan yang diperoleh akan lebih besar.  Penelitian ini bertujuan menerapkan model pendistribusian  buah lokal hasil produksi  Kota Semarang. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif analisis. Responden penelitian adalah petani  jambu kristal, durian dan srikaya berjumlah 60 orang yang dipilih secara purposive sampling dan lembaga perantara, ketua kelompok tani dipilih secara snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan secara umum pendistribusian buah lokal hasil produksi Kota Semarang  dari petani langsung ke konsumen, hal ini disebabkan karena hasil produksinya baru bisa mencukupi konsumen lokal. Dalam pendistribusiannya petani sudah melakukan shortage atau pemisahan buah berdasarkan kualitas. Petani yang menjadi anggota kelompok tani secara keseluruhan mendapat pelatihan baik dari Pemkot Semarang melalui Dinas Pertanian, konsultan Obor Tani dan BUMN. Kata kunci : pendistribusian,  buah lokal, , pelaku bisnis buah lokal,
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU DI SMA NEGERI I MARGASARI KABUPATEN TEGAL Sarjanti, Esti; Suwarsito, Suwarsito
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan IPTEKs bagi Masyarakat (IbM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan bagi guru-guru untuk mendukung proses pembelajaran secara berkelanjutan melalui pelatihan penyusunan penelitian tindakan kelas. Khalayak sasaran kegiatan IbM ini adalah guru-guru SMA Negeri Margasari Kabupaten Tegal yang berjumlah 27 orang. Metode kegiatan berupa pelatihan dan pembimbingan. Pelatihan ini dilakukan selain dengan ceramah, diskusi, yang dilanjutkan dengan pembimbingan dan penugasan. Hasil kegiatan IbM mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penyusunan proposal penelitian tindakan kelas namun belum optimal sebagian besar guru (85,18%) masih memerlukan pendampingan. Kegiatan IbM dapat memotivasi peserta dengan memfasilitasi konsultasi di luar kegiatan ataupun mengadakan pelatihan lanjutan. Peningkatan keterampilan penyusunan penelitian tindakan kelas perlu dilakukan secara kontinu dan pendampingan. Kata kunci : Keterampilan, Guru-guru SMA, Penelitian Tindakan Kelas 
AKSES KEUANGAN UNTUK KELOMPOK WARGA MISKIN Suryaningsum, Sri; Effendy, Muhammad Irhas; Gusaptono, Raden Hendry
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan fasilitas perbankan bagi masyarakat kelompok miskin masih sangat kurang. Penelitian ini penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan bagi pengambil kebijakan dalam merangkul masyarakat kelompok miskin dalam meningkatkan aksesibilitas keuangan. Penelitian dilakukan dengan terjun langsung ke masyarakat kelompok miskin. Metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung pada masing-masing individu yang berada dalam komunitas masyarakat kelompok miskin. Kelompok miskin ini adalah kelompok buruh yang menghidupi minimal 3 anggota keluarga dan memperoleh upah berkisar Rp750.000.000,00; sd Rp 1.500.000;00. Penelitian dilakukan selama tiga bulan. Hasilnya adalah bahwa pembayaran upah mingguan sangat diharapkan dan dianggap paling tepat. Hasilnya adalah kelompok miskin memiliki persepsi bahwa bank dianggap sebagai tempat yang mewah, berbayar mahal, tempat eklusif, tidak ada yang ditabung, tidak punya uang, dan tempat orang-orang kaya. Hal ini menyebabkan masyakarat kelompok miskin ini tidak berani masuk bank. Kebijakan yang diambil oleh regulator seharusnya mempertimbangkan hasil penelitian ini, yaitu kebiasaan atas upah mingguan dan berbagai hambatan psikologis yang dirasakan oleh kelompok ini saat mengakses bank.   Keywords : Finance access, Kelompok miskin, Reulator, Upah mingguan 
DRAFT AKTA TRANSAKSI SIMPAN PINJAM ANTARA PEDAGANG SAYUR DENGAN BANK PLECIT DI PASAR WAGE PURWOKERTO Kartikawati, Ratna; Wardani, Susilo
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan transaksi simpan pinjam antara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto, mengidentifikasi peran  bank plecit dalam transaksi simpan pinjam di Pasar Wage Purwokerto., mengkaji draft akta transaksi simpan pinjam antara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto yang dapat memberikan perlindungan hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan desain penelitian studi kasus dengan Pendekatan Sosiologis Yuridis . Sasaran penelitian ini adalah norma hukum dan pola perilakunya. Subyek penelitian ini adalah pedagang Pasar Wage di Kabupaten Banyumas. Informan/cuplikan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dalam penelitian menggunakan dengan model interaktif melalui tahapan reduksi data, sajian data dan verifikasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan transaksi simpan pinjam antara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto adalah para pelaku bank plecit (pelepas modal in-formal/illegal) ini memiliki semangat yang tinggi dalam melakukan usahanya meminjamkan uang, dengan cicilan yang ringan (per hari), namun bila dihitung besaran bunganya terlihat cukup tinggi, melebihi bunga kreditur yang legal. Di sisi lain para nasabah bank plecit yang nota-bene adalah para pedagang kecil, sudah menganggap keberadaan bank plecit ini amat dibutuhkan, demi kelangsungan usaha mereka. Ketergantungan mereka terhadap bank plecit dikarenakan adanya kemudahan prosedur, kecepatan realisasi pinjaman, tanpa agunan dan tidak ada sanksi, peran bank plecit dalam transaksi simpan pinjam di Pasar Wage Purwokerto adalah sangat dibutuhkan pedagang karena persyaratan-persyaratan yang berasal dari lembaga keuangan formal ini jelas dan tersusun dalam peraturan dari pemerintah sendiri, perkredituran lebih selektif dalam memberikan kreditnya. Hal ini berbeda dengan lembaga keuangan informal yaitu bank plecit, disaat lembaga keuangan formal disulitkan dengan seleksi pemberian kreditnya, lembaga ini bisa memberi solusi dengan tunjangan kreditnya yang mudah meskipun dengan bunga yang jauh lebih tinggi dibanding perkredituran. Draft akta  transaksi simpan pinjam anatara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto dapat memberikan perlindungan hukum karena dengan adanya perjanjian dapat diketahui batasan-batasan hak dan kewajiban diantara kreditur dan debitur, jika salah satu pihak melanggar perjanjian maka dapat dikatakan wanprestasi, dan perjanjian ini bisa dijadikan sebagai alat bukti. Kata Kunci: Akta, Simpan Pinjam, Pedagang Sayur, Bank Plecit
ANALISIS PENDAPATAN DAN POLA PEMASARAN PETANI GULA KELAPA DI DESA SEMEDO KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS Sofiani, Venita
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran faktor–faktor yang mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga petani di Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupten Banyumas. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah pendapatan rumah tangga dan pola pemasaran. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Data diperoleh langsung dari responden yaitu rumah tangga petani di Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupten Banyumas, dan dari monografi. Metode analisis yang digunakan adalah tabulasi silang, kriteria kontribusi pendapatan usahatani, analisis margin pemasaran dan farmer’s share, serta kriteria kesejahteraan. Berdasarkan perhitungan tabulasi silang pendapatan rumah tangga memiliki pengaruh positif terhadap pola konsumsi rumah tangga petani. Berdasarkan kriteria kontribusi, pendapatan dari usahatani terhadap pendapatan rumah tangga adalah besar. Berdasarkan hasil analisis margin pemasaran dan farmer’s share pola pemasaran yang menguntungkan bagi petani ada pada pola II dan berdasarkan kriteria kesejahteraan kondisi petani masih dalam kondisi tidak sejahtera.Kata Kunci: Kesejahteraan Petani,Pendapatan Keluarga, dan Pola Konsumsi