cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Evaluasi Perancangan Balok Beton Bertulang dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga alia, fazadina; bayzoni, bayzoni; purwanto, eddy
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.504

Abstract

Perancangan balok dilakukan sedemikian rupa agar tidak menimbulkan retak berlebihan pada penampang sewaktu mendukung beban kerja dan tegangan lebih lanjut tanpa mengalami keruntuhan.  Agar tidak terjadi keruntuhan tersebut, batang balok sebagai bagian dari sistem yang menahan lentur harus kuat untuk menahan tegangan tekan dan tarik pada balok tersebut.  Oleh karena itu dalam teknik sipil klasik, penyelesaian analisis tegangan struktur di pakai metode-metode seperti kemiringan lendutan (slope deflection) dan distribusi momen namun di teknik sipil modern ini terdapat metode baru yaitu metode elemen hingga dengan prinsip dikritisasi yang membagi suatu benda menjadi benda-benda yang berukuran lebih kecil agar lebih mudah pengelolaanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan tegangan yang diterima balok beton bertulang dengan menggunakan metode elemen hingga sehingga bisa mendapatkan suatu evaluasi perancangan balok beton bertulang dengan membandingkan tegangan yang di terima antara menggunakan metode konvensional dengan metode elemen hingga. Dari perhitungan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai pembesaran defleksi arah y (vertikal) lebih besar dibandingkan dengan nilai pembesaran defleksi arah x (horizontal), hal ini terjadi karena pengaruh dari beban vertikal yang diberikan dan juga konfigurasi balok yang digunakan dari struktur yang simetris.  Tidak hanya itu dari hasil analisis tegangan pada tulangan dan pada beton di balok beton bertulang dengan menggunakan metode elemen hingga memiliki nilai yang lebih kecil bila dibandingkan dengan nilai fy dan  f’c pada metode konvensional.  Hal ini menunjukkan bahwa balok beton bertulang tersebut dapat menahan beban yang lebih besar dari pada nilai beban yang digunakan dalam perancangan balok bertulangan rangkap.Kata Kunci: Beton bertulang, Balok, Metode elemen hingga, Tegangan 
Analisa Stabilitas Lereng dengan Menggunakan Simplified Bishop Method Studi Kasus Kelongsoran Lereng Ruas Jalan Batas Kota Liwa Simpang Gunung Kemala STA.263+650, Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat Triastuti, Fita Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.505

Abstract

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat, adalah wilayah dengan curah hujan yang tinggi,hal ini telah mengakibatkan jurang di tepi ruas jalan Liwa-Simpang Gunung Kemala STA.263+650 mengalami kelongsoran dan mengikis sebagian bahu jalan. Diperlukan analisa stabilitas lereng untuk mengetahui faktor keamanan dari lereng yang mengalami kelongsoran. Salah satunya dengan menggunakan simplified bishop method yang dikontrol dengan menggunakan diagram Taylor. Dalam analisa ini digunakan data masukan parameter tanah, antara lain: kohesi (c), sudut geser dalam tanah (φ), sudut kemiringan lereng, berat volume tanah (γ) dan berat volume air (γw). Penentuan faktor aman divariasikan dengan 3 kondisi muka air tanah pada lereng, yaitu kondisi tanah submerged, kondisi tanah jenuh sebagian, dan kondisi tanah jenuh penuh.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter tanah sangat berpengaruh terhadap stabilitas lereng. Kondisi lereng dengan muka air tanah jenuh penuh memiliki stabilitas paling kecil dibandingkan dengan kondisi lainnya. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan dengan simplified bishop method didapatkan nilai faktor aman 0,4. Sedangkan analisa yang dilakukan dengan diagram Taylor didapatkan nilai faktor aman 0,25.Kata kunci: stabilitas lereng, faktor aman, simplified bishop method, diagram taylor. 
Analisis Tundaan Akibat Penutupan Palang Pintu Kereta Api (Studi Kasus Segmen Ruas Jalan Simpang Urip Sumaharjo - Kimaja) sari, reni; herianto, dwi; adha, idharmahadi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.507

Abstract

Perlintasan yang terbentuk dari pertemuan antara dua jenis prasarana transportasi yaitu jalan raya dengan jalan rel merupakan bentuk pertemuan yang sering menimbulkan tundaan, seperti pada perlintasan di jalan urip sumaharjo ini merupakan jalan dengan tipe jalan 2 lajur 2 arah yang sering terjadi kemacetan akibat penutupan palang pintu kereta api, dengan analisis di maksudkan untuk memberi masukan semua pihak yang terkait, sehingga jalan tersebut tidak terjadi kemacetan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tundaan dan panjang antrian kendaraan pada masing-masing lajur yang terjadi akibat penutupan pintu perlintasan kereta api, Metode yang digunakan adalah metode survei. Hasil analisis menunjukan akibat penutupan palang pintu kereta api di jalan urip sumaharjo maka akan terjadi kemacetan yang cukup besar akibat adanya weaving atau jalinan di jalan tersebut. Sehingga sudah saatnya pada perlintasan dibangun underpass.Kata kunci : Tundaan, Panjang Antrian, Penutupan palang pintu kereta api, weaving
ANALISIS BIAYA TRANSPORTASI DITINJAU DARI KEBUTUHAN BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) (Studi Kasus Pada Ruas Jalan Raden Intan, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Pangeran Diponegoro) ayu, rizca sutra; Sulistyorini, Rahayu; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.511

Abstract

Kota Bandar Lampung merupakan suatu pusat kegiatan yang berfungsi sebagai pelayanan jasa,produksi, distribusi barang serta menjadi pintu masuk atau simpul transportasi bagi wilayah sekitarnya.  Dengan adanya pergerakan tersebut, maka diperlukan sistem transportasi yang memadai. Hal ini menyebabkan bertambahnya moda transportasi dan memberikan efek negatif yaitu adanya kemacetan lalu lintas.   Kemacetan ini menimbulkan banyak kerugian diantaranya dari aspek waktu, finansial serta aspek kesehatan.            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kerugian yang dialami oleh masyarakat saat terjadi kemacetan di Jalan Raden Intan, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Pangeran Diponegoro dengan data yang dibutuhkan adalah data sekunder meliputi penjualan SPBU selama 1 minggu dan data primer meliputi waktu tempuh, waktu tundaan, kecepatan rata-rata, waktu tempuh per 1 liter bensin dan volume kendaraan dengan kendaraan yang ditinjau adalah mobil pribadi.            Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa jenis BBM yang tertinggi adalah premium dengan nilai kerugian sebesar Rp. 1.842.346.532,- untuk Jalan Raden Intan, Rp. 468.853.424,- untuk Jalan Jenderal Sudirman arah Tanjung Karang – Pahoman dan Rp. 563.521.400,- untuk arah Pahoman – Tanjung Karang, Rp. 591.757.412,- untuk Jalan Pangeran Diponegoro arah Tanjung Karang – Teluk Betung dan Rp. 668.644.080,- untuk arah Teluk Betung – Tanjung Karang selama 1 tahun. Kata kunci : Kerugian, Tundaan, Jenis Bahan Bakar Minyak
ANALISIS EKONOMI TEKNIK INVESTASI PROYEK (STUDI KASUS PADA HOTEL ZODIAK LAMPUNG) diwantari, windy putri; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Ma'ruf
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.517

Abstract

Investor yang berinvestasi dalam suatu proyek pasti berharap agar mendapat keuntungan dari investasinya.  Oleh karena itu, sebelum memulai suatu investasi, hendaknya dilakukan suatu studi kelayakan untuk menilai apakah investasi yang akan ditanamkan layak atau tidak. Dalam penelitian ini, kelayakan investasi hotel hanya ditinjau berdasarkan aspek ekonomi teknik.  Parameter yang digunakan untuk meninjau investasi yaitu menggunakan metode Net Present Value (NPV), Benefit to Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Break Even Point (BEP). Analisis kelayakan proyek ini dibuat dalam 8 (delapan) buah skenario. Setiap skenario memiliki variasi pada tingkat inflasi, faktor kekosongan kamar dan sumber dana.  Hasil analisis kelayakan investasi yang paling menguntungkan adalah skenario pertama, yang mengasumsikan sumber dana investasi berasal dari modal sendiri dengan faktor kekosongan kamar sebesar 25%, tingkat inflasi 10%, tingkat suku bunga 7,5% per tahun dan rate of return sebesar 10%.  Sementara itu, skenario lainnya menunjukkan bahwa setiap skenario tersebut tidak dapat memenuhi satu parameter atau lebih.  Kata kunci : Studi kelayakan, Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP).
ANALISIS RISIKO KETERLAMBATAN WAKTU PADA PROYEK (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN JALAN TOL TRANS SUMATERA BAKAUHENI-TERBANGGI BESAR (Paket II Sidomulyo-Kotabaru Sta. 39+400 - Sta. 80+000) dan (Paket III Kotabaru-Metro Sta. 80+000 – Sta. 109+000)) Karunia, Meutia Nadia; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Ma'aruf
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.521

Abstract

Keterlambatan waktu proyek merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada setiap proyek. Keterlambatan pada proyek dapat berakibat pada berkurangnya  keuntungan yang telah ditargetkan oleh kontraktor. Keterlambatan waktu juga dapat disebabkan oleh buruknya manajemen proyek dan juga kesalahan-kesalahan yang disebabkan oleh sumber daya manusia didalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan waktu pada proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar (Paket II Sidomulyo-Kotabaru Sta. 39+400 - Sta. 80+000) dan (Paket III Kotabaru-Metro Sta. 80+000 – Sta. 109+000), serta menganalisis peringkat (rangking) faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan waktu pada proyek tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data.Metode analisis data yang diguanakan pada penelitian ini adalah Statistik Frekuensi, Uji Validitas, Uji Reliabilitas. Dari 30 responden yang turut berpatisipasi, dapat disimpulkan bahwa faktor pembebasan lahan merupakan faktor yang paling dominan dari semua faktor-faktor penyebab keterlambatan waktu pada proyek Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar.Kata Kunci: Keterlambatan Waktu, Manajemen Proyek, Manajemen Resiko 
Pengaruh Nilai Kohesi Tanah Terhadap Stabilitas Retaining Wall Pada Basement Gedung Bertingkat Putri, Feby Aristia; Adha, Idharmahadi; Setyanto, Setyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.522

Abstract

This study aims to determine the stability of the retaining wall as a basement storey building in the city of Bandar Lampung. This study uses secondary data, ie, bor logs and SPT. Data on. laboratory test results are obtained from the geotehnical report.Based on the geotechnical data on the stability calculation and reinforcement retaining wall. High retaining wall is 3.25 meters with a thickness of 0.6 meters and a width 1meter (reviewed per meter). Calculation of the stability of retaining wall just reviewed against the danger of sliding and rolling hazard. As for reinforcing the retaining wall of concrete is based on ISO 2013.From the analysis, obtained the value of stability to the danger of sliding and rolling 4.8 ≥ 1.5 were declared safe retaining wall against the danger of sliding and rolling. The results of calculations on the retaining wall reinforcement, for the main reinforcement D16 - 250, shear D13 - 200, and reinforcement for D10-300. Amount of reinforcement based on the calculation is similar to the design of reinforcement used in the construction of this multi-storey building.  Keywords: retaining wall, basement, shear stability and bolsters.
PENGARUH VARIASI WAKTU PEMERAMAN TERHADAP NILAI UJI TEKAN BEBAS PADA TANAH LEMPUNG DAN LANAU YANG DISTABILISASI MENGGUNAKAN SEMEN PADA KONDISI TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) andriani, mutia; Setyanto, Setyanto; afriani, Lusmeilia
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.525

Abstract

Pada umumnya, pemeliharaan tanah dengan semen dicampur dengan kadar semen rendah dengan ataupun tanpa kekuatan yang ditargetkan sangat tergantung pada fungsinya. Sementara itu stabilisasi tanah dengan prosentase semen cukup tinggi harus dengan target kekuatan tertentu.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh variasi kadar campuran semen dan mencari kadar semen yang ideal dalam pencampuran semen. Sampel tanah yang di uji pada penelitian ini yaitu tanah lempung di daerah Belimbing Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten  Lampung Timur dan jenis tanah lanau di daerah Desa Yosomulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Alat yang digunakan untuk uji analisis saringan, uji berat jenis, uji kadar air, uji batas-batas atterberg, uji pemadatan, uji kuat tekan bebas dan peralatan lainnya yang ada di Laboratorium Mekanika Tanah Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lampung yang di sesuaikan dengan standar ASTM D-2216. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap tanah lempung dengan campuran semen dengan kadar 12% dan waktu pemeraman 28 hari sebesar 0,84kg/cm2. nilai kuat tekan bebas tertinggi dari penelitian yang dilakukan terhadap tanah lanau dengan campuran semen dengan kadar 12% dan waktu pemeraman 28 hari sebesar 1,13 kg/cm2. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin banyak kadar semen yang dicampurkan pada tanah lempung dan lanau akan menjadikan nilai tekan kuat bebas tinggi. Disarankan Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan persentase campuran antara tanah lempung dan semen serta tanah lanau dan semen yang lebih rinci agar didapat perbandingan yang lebih baik. Kata kunci : Nilai uji tekan bebas, tanah lempung, tanah lanau, semen  
Analisis Harga Satuan Pekerjaan Jalan dan Jembatan Menggunakan Program Lazarus (studi kasus devisi 3, 5, 6, & 7) Trisno Imany, Tri Subakti; Hadi, Yohannes Martono; Zakaria, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.547

Abstract

In the activity construction work must be would related to the cost. Someone who estimate the budget construction cost is called estimator. An estimate of the cost was called unit price analysis of work. Most of unit price analysis still was counted manually , but if seen from various points of view , calculations conducted in the manual still cannot meet its demands availability of information a quick and accurate. Therefore needs to get a program automatically for can count quickly unit price analysis.To observe a unit price of work so fast and accurated can be making an application analysis using the lazarus and than becomparations with the method of analysis issued by ministry of public worksThe result of making program unit price analysis of work of using lazarus is tested and validated by calculation use secondary data issued by ministry of public works. By using this program the calculations be more effective when compared with calculate by hand. Keywords: Unit price analysis, Lazarus
Analisa Stabilitas Lereng dan Penanggulangan Kelongsoran Lereng Pada Ruas Jalan Batas Kota Liwa-Simpang Gunung Kemala, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat arbenta, hermawan; setyanto, setyanto; iswan, iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.549

Abstract

Landslide are one of the natural disasters that often occur during the rainy season. As in the area of Bukit Barisan Selatan National Park, Lampung Barat, which is a road that is always passed many vehicles. This happens because of an increase in pore water pressure on the slope, which then resulted in a decrease in shear strength (c) and friction angle (φ). Required slope stability analysis and prevention of sliding slopes experiencing.One of the slope stability analysis method used is Fellenius with countermeasures using retaining wall. Fellenius slope stability analysis method (1927) considers the forces that work on either side of any resultant slices have a zero in the direction perpendicular field of avalanche. Fellenius method provides a safe factor is relatively lower than a matter of a more thorough way.From the analysis of slope stability, slope expressed in critical condition. Countermeasures sliding slope using stone retaining wall plug and using gabion. Dimensions and gabion retaining wall that has been planned can be applied in the field so that avalanches do not occur again. Keywords: slope stability, safety factor, fellenius, retaining wall, gabion.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 3 (2019): Edisi September 2019 Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol. 6 No. 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018 Vol. 6 No. 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol. 5 No. 3 (2017): Edisi September 2017 Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol. 4 No. 3 (2016): Edisi September 2016 Vol. 4 No. 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol. 4 No. 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol. 3 No. 3 (2015): Edisi September 2015 Vol. 3 No. 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol. 3 No. 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol. 1 No. 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue