cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 840 Documents
Karakteristik Distribusi Curah Hujan Di Wilayah Sungai Mesuji - Sekampung Philipus Philipus; Gatot Eko Susilo; Laksmi Irianti
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa metode analisis frekuensi yang paling dominan di wilayah sungai Mesuji–Sekampung serta membandingkan hasilnya dengan data di lapangan. Metode analisis frekuensi yang digunakan yaitu metode Normal, Gumbel dan Log Pearson III. Selanjutnya metode analisis frekuensi tersebut digunakan untuk mencari nilai hujan rancangan dua tahunan, lima tahunan, sepuluh tahunan. Adapun data yang digunakan adalah data hujan harian maksimum tahunan dari 15 stasiun pancatat curah hujan disepanjang sungai Mesuji-Sekampung. Uji probabilitas yang digunakan adalah metode Chi-Kuadrat serta penggunaan batas atas dan batas bawah untuk memastikan hasil analisis sudah sesuai standar. Selanjutnya membandingkan hasil analisis dengan data di lapangan. Perhitungan analisis frekuensi menggunakan ketiga metode di atas dari 15 stasiun pencatat curah hujan di hitung seluruhnya. Hasil perhitungan lalu  diuji menggunakan metode Chi-kuadarat dan hasilnya yaitu, metode Normal dapat diterima di 14 stasiun, metode Gumbel diterima di 11 stasiun, metode Log Pearson III diterima di 12 stasiun. Selanjutnya hasil tersebut baik hujan rancangan dua tahunan, hujan rancangan lima tahunan dan hujan rancangan sepuluh tahunan masih dalam angka aman karena tidak keluar dari batasan yang sudah dibuat, yaitu 105 % dari rata – rata hujan rancangan T tahun untuk batas atas dan 95 % untuk batas bawah. Perbandingan Hasil analisis frekuensi untuk hujan rancangan T tahun metode Normal efektif digunakan di 7 stasiun, mtode Gumbel efektif digunakan di 4 stasiun, sedangkan untuk metode Log Pearson III efektif digunakan di 4 stasiun.     Kata kunci : analisis frekuensi, hujan rancangan, Normal, Gumbel, Log Pearson III
Perbandingan Intensitas Curah Hujan Menggunakan Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Satelit Tropical Rainfall Measuring Missions (TRMM) di West Java Fajar Ilham Saputra; Ahmad Zakaria; Nur Arifaini; Geleng Perangin Angin
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini data curah hujan diambil dari beberapa stasiun hujan BMKG dan TRMM yaitu Stasiun Bogor, Stasiun Tangerang Selatan, Stasiun Kemayoran.Tujuan penelitian ini adalah seberapa besar nilai korelasi data curah hujan BMKG dengan TRMM, hasil analisis perbandingan parameter statistik dari data curah hujan BMKG dan TRMM, dan bentuk persamaan hubungan antara data curah hujan BMKG dengan TRMM. Nilai korelasi yang paling terbesar pada data bulanan adalah 0,7359 dengan persamaan linier nya adalah y 1,0427x–41,629 yang dimana terletak pada di stasiun Kemayoran. analisa parameter statistik yang dilakukan dapat diketahui bahwa mean dan simpangan baku data BMKG lebih besar dibandingkan dengan data TRMM. Dikarenakan bahwa adanya data yang kosong dan pola grafik nya memiliki kesamaan.Perlu adanya pengkajian lokasi yang lebih banyak dan panjang untuk dapat melihat kemungkinan data TRMM mampu mengisi dalam data yang kosong. Perlu adanya dilakukan pengamatan secara detail, seperti ketinggian tempat pengukuran curah hujan dan pengaruh arah angin pada temporal Precipitation Radar TRMM.
STUDI ANALISIS PEMADATAN TANAH MODIFIED PROCTOR UNTUK TANAH DASAR PADA KONSTRUKSI JALAN suwita febrina Sitanggang; Setyanto Setyanto; Rahayu Sulistuyorini
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembangunan infrastruktur jalan, salah satu hal yang harus di perhatikan adalah keadaan tanah pada lokasi konstruksi. Daya dukung tanah dasar pada konstruksi sebuah jalan merupakan salah satu faktor utama yang sangat berperan dalam menentukan kestabilan (kekuatan) dari kostruksi jalan tersebut. Tanah yang dipadatkan umumnya akan stabil dan mampu memberikan kuat geser yang cukup.Penelitian ini menggunakan tanah berbutir halus jenis lanau yang di ambil dari Desa Marga Kaya, Lampung Selatan. Metode yang digunakan yaitu dengan cara pengujian CBR Laboratorium dan pemadatan tanah modified proctor untuk mencari perbandingan menggunakan metode tumbukan dan alat modifikasi. Untuk beban yang digunakan pada pengujian CBR alat modifikasi adalah 5 Mpa dan 10 Mpa.  Dalam pemadatan tanah pada alat modifikasi adalah 5 Mpa, 10 MPa, 15 Mpa.Pada uji CBR dengan metode tumbukan didapat 9,6% dan berat volume kering optimum sebesar 1,6850 gr/cm3. Pemadatan tanah dengan metode tumbukan didapat kadar air optimum yaitu 15,2% dan nilai berat volume kering sebesar 1,78 gr/cm3. Pada metode tekanan dapat disimpulkan bahwa semakin besar tekanan maka semakim besar nilai kadar air dan berat volume keringnya. Kata kunci : Pemadatan Tanah, CBR, Metode Tekan 
Karakteristik Campuran Aspal Panas Menggunakan Bahan Campuran RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) Pada Berbagai Ukuran Agregat Nominal Ulfa Citra Mega; Sasana Putra; Muhammad Karami
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) is the residual pavement that has been damaged or out of date. RAP can be reused as a basic material for flexible pavement with the addition of new aggregate material and asphalt, to fulfill the quality and specifications of flexible pavement. This study aime to determine the quality of hot mix asphalt at various nominal aggregate sizes that made from RAP (Reclaimed Asphalt Pavement). The results of the study obtained the maximum stability value on the use of RAP 20% in AC-WC obtained 1588,829 kg, while for the use of RAP 22% on AC-BC obtained 1799,405 kg and for RAP on AC-Base 28% has a maximum stability value amounting to 2285,571kg. The three types of mixtures have mixed characteristics and marshall characteristics that fulfill the General Specifications of Bina Marga. The Optimum Asphalt Content value for the percentage of RAP use of 20% in AC-WC was 5.8%. Whereas for the use of 22% RAP on AC-BC, the Optimum Asphalt Content value was 5.45% and the use of RAP on AC-Base 28% was obtained by the Optimum Asphalt Containt value of 4.9%. The greater the nominal aggregate size of the hot  asphalt type, the greater the percentage of RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) required . Keyword : RAP (Reclaimed Asphalt Pavement), Hot Mix Asphalt, Optimum Asphalt Containt
Desain Struktur Utama Suspension Building Menggunakan Balok Pelat Berdinding Penuh (Pelat Girder) Antok Nopendrianto; Bayzoni Bayzoni; Hasti Riakara Husni
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPlate girder is a flexible structural component that composed from several plate elements. Basically, plate girder is a beam with a large cross-sectional size and a long span. Plate girder is an alternative if the largest hot rolled steel profile is insufficient to carry the working load due to its long span.This research will plan the main structure, that is girder plate for a multi-storey building with a hanging system (suspension building), and also plan the complementary components. Generally, the implementation steps of the process are collecting planning data, calculating loading, calculating the forces those worked on the structure using SAP2000, after that, designing the girder plate profile, and other components such as joint design and stiffener design, so that safe structural details are obtained.In the design that has been done, the column dimensions are obtained (h = 1500, bf = 500, tw = 8, tf = 30) mm, beam (h = 1500, bf = 450, tw = 8, tf = 30) mm, transverse stiffener ( bp = 120, tp = 8, h = 1440) mm, column-beam joints (Db = 24mm, n1 = 36 bh, n2 = 78 bh), beam-beam joints (Db = 24mm, n1 = 32 bh, n2 = 70 bh), splice joints (Db = 24mm, n1 = 26 bh, n2 = 16 bh), and base plate connections (Db = 24mm, n1 = 10 bh). Based on the design, the profile and components are quite safe to use.Keywords : Girder Plate Beam, Steel Structure, Building Structure Design, Suspension Building. 
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Penumpang Antara Kereta Api dan Bus Rute Bandar Lampung – Palembang dengan Metode Discrete Choice Model Wayan Yogie Sentanu; Aleksander Purba; Rahayu Sulistyorini
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Choosing the right mode of transportation is something that passengers want, but with the advantages and disadvantages of existing transportation modes can affect the number of users of these modes of transportation. The purpose of this study was to determine the factors and probability of choosing the mode of passenger transportation between trains and buses with the Bandar Lampung - Palembang route. The method used in this research is the Discrete Choice Model method, with the analysis used is linear regression analysis of the two models used, namely the difference binary logit model and the binary logit ratio. Based on the research results, the probability value from the bus mode selection analysis is known if the value (∆C) = 0, the probability value with the binary logit model is the difference = 35%, and if the value (∆C) = 100000 then the probability value increases to 41%. Meanwhile, if (C1 / C2) = 0.1, then the probability value with the binary logit model ratio = 58%, and if the value (C1 / C2) = 1 then the probability value increases to 35%. From the results of the analysis carried out, the dominant factors influence the choice of mode of transportation by route Bandar Lampung - Palembang is the cost of transportation cheap, and comfort level of service.Keywords : modal choice, binary logit, discrete choice model, probability
Kinerja Fly Ash terhadap Stabilisasi Tanah Lunak sebagai Material Perbaikan Tanah Dasar (Subgrade) Nanda Dwi Wahyuni; Andius Dasa Putra; Aminudin Syah; Iswan Iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Subgrade has an important role in road construction work planning. However, a problem may appear because the soil which is used as the subgrade material has low quality, such as soft soil. One of the parameters to know the quality of the soil is by CBR testing and Atterberg Limit to know the index properties of soil that affect the quality. It is necessary to improve the subgrade soil through stabilization to produce construction materials based on standards by using additives in the form of fly ash. In this study, some variations of fly ash as a stabilization material are 0%, 5%, 10%, and 15% with curing time of 0 days, 7 days, and 14 days at room temperature. The results showed CBR value increased along with the increase in fly ash percentage as well as the length of curing time. The optimum CBR is 23.89% which is occurred in the addition of 15% fly ash with a 14-day curing time of at room temperature. The addition of fly ash percentage also affects the plasticity index of soils that have decreased from native soil by 28.19% to 9.02% in the addition of 15% fly ash.  Key words : fly ash, soil stabilization, soft soil, CBR
Analisis Karakteristik dan Kebutuhan Parkir di Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung agung prambudi; Rahayu Sulistyorini; Sasana Putra
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parking is a temporary condition of not moving a vehicle. One of the parking requirements is Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung. However, they prefer to park on the shoulder of the road and cause congestion around the market. The purpose of this study was to determine and analyze the characteristics of parking at Pasar Bambu Kuning in Bandar Lampung and to analyze the capacity and needs of parking spaces at Pasar Bambu Kuning in Bandar Lampung.  The results showed that the highest frequency of four-wheeled vehicles was 395 vehicles / 3 hours, while the highest frequency of two-wheeled vehicles was 653 vehicles / 5 hours in on-street conditions. The highest parking turnover rates for four-wheeled and two-wheeled vehicles are 1.518 vehicles / SRP / hour and 0.445 vehicles / SRP / hour, respectively, then the highest parking index values for four-wheeled and two-wheeled vehicles are 144% and 72.5%, respectively. . The maximum parking capacity for four-wheeled and two-wheeled vehicles is 281 vehicles / hour and 618 vehicles / hour respectively and the parking requirements for four-wheeled and two-wheeled vehicles are 73 SRP and 82 SRP. Keywords: parking, parking accumulation, frequency, average duration, cumulative frequency, turnover rate, parking capacity, parking demand.
Kajian Pola Operasi dan Desain Penataan Emplasemen Stasiun pada Jalur Longcut Tegineneng - Tarahan Kasri Patakom; Aleksander Purba; Amril Ma'ruf Siregar
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kondisi lalu lintas perkeretaapian di Provinsi Lampung, banyaknya perlintasan sebidang yang dilewati jalur kereta, menimbulkan kemacetan khususnya di kota Bandarlampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola operasi untuk kereta api Babaranjang termasuk penataan emplasemen baru di jalur longcut dari Tegineneng–KM3 Panjang. Lokasi penelitian dilakukan di daerah Tegineneng-Tarahan, dimana akan dibuat longcut yang bersampingan dengan pembangunan jalan Tol Sumatera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target produksi tahunan pada tahun 2020 dengan rencana angkutan menuju Tarahan, PT. Bukit Asam, SRENGSEM dan PT. PULP masing-masing sebesar 25 juta ton, 22 juta ton dan 1 juta ton. Menghasilkan jumlah rangkaian kereta api 25 dan 22 rangkaian kereta api isi, dalam satu kali keberangkatan yang terdiri dari 60 gerbong bermuat 50 ton per gerbongnya dan 3 rangkaian kereta api isi, dalam satu kali keberangkatan yang terdiri dari 40 gerbong bermuat 30 ton per gerbongnya. Jumlah frekuensi kereta api dari Tarahan–Tanjungenim Baru pulang pergi yang telah ditentukan sebesar 124 kereta per hari, masih memenuhi kapasitas lintas yang tersedia 126 kereta per hari. Untuk emplasemen stasiun Tegineneng menambah jalur dari 2 menjadi 6, stasiun Sukamenanti menambah arah jalur dari stasiun Tanjungkarang menjadi stasiun Tanjungkarang dan Karangsari kemudian menambah satu stasiun Karangsari diantara stasiun Tegineneng dan KM3 Panjang
Evaluasi Tata Guna Lahan Parkir Hotel Santika Bandar Lampung Ayura Gadwina; Sasana Putra; Dwi Herianto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak dari perkembangan kota membuat pembangunan infrastruktur penunjang pun sudah terlihat,sepertiinfrastruktursepertihoteldanjalanmenujulokasiwisatapunsudahdiperbaiki serta diperlebar. Dari pembangunan tersebut memunculkan kebutuhan terhadap sarana ruang parkir yang memadai untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Parkir merupakan keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara. Salah satu bentuk kebutuhan parkir yaitu yang ada di Hotel Santika Bandar Lampung. Namun karena hotel yang berdekatan dengan jalan raya sehinggaperludiketahuiapakahlahanparkiryangdisediakanmampumenampungkendaraan parkir sehingga tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas.  TujuandaripenelitianiniadalahuntukmenghitungkecukupanruangparkirpadaHotelSantika Bandar Lampung.  Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah ruang parkir yang disediakan pihak Hotel Santika Bandar Lampung masih mengalami kekurangan, yaitu dari yang diperlukan sebanyak 54 SRP sedangkan yangtersediahanya18SRP.Keterbatasanlahandidugamenjadipenyebab kekuranganlahan parkir untuk kebutuhan ruang parkir di Hotel Santika Bandar Lampung.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020 Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 7, No 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): Edisi September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol 6, No 3 (2018): Edisi September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015 Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 1, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue