cover
Contact Name
Ir. Gigih Forda Nama, S.T., M.T.I., IPM.
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
jitet@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030577     EISSN : 28307062     DOI : DOI: 10.23960/jitet
Core Subject : Science,
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET) merupakan jurnal nasional yang dikelola oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT), Universitas Lampung (Unila), sejak tahun 2013. JITET memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Informatika dan Teknik Elektro. JITET berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti.
Articles 2,839 Documents
RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE UNTUK PEMESANAN TIKET WISATA BERBASIS FLUTTER Faqih, Abdullah; Voutama, Apriade; Saputra, Ilham
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6333

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mengembangkan aplikasi mobile untuk pemesanan tiket wisata berbasi Flutter yang dapat memberikan kemudahan serta efisiensi dalam pemesanan tiket secara online. Metode agile development dipakai guna mendukung proses pengembangan berbasis iterasi cepat serta dapat merespon dengan cepat kebutuhan pengguna. Hasil testing menandakan aplikasi berfungsi dengan semestinya, mempermudah proses pemesanan, dan meningkatkan keamanan verifikasi tiket dengan menggunakan QR code. Aplikasi ini diharapkan menjadi solusi digital yang efektif serta efisien untuk menunjang perkembangan pada sektor pariwisata. 
PENGEMBANGAN CHATBOT BERBASIS PDF MENGGUNAKAN LOCAL RETRIEVAL-AUGMENTED GENERATION (RAG) DAN OLLAMA Albert, Gerald Dustin; Voutama, Apriade
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6361

Abstract

Chatbot berbasis PDF dengan pendekatan Local Retrieval-Augmented Generation (RAG) telah dikembangkan untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi pencarian informasi dalam dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem chatbot yang dapat memahami dan menjawab pertanyaan pengguna berdasarkan isi dokumen PDF secara lokal tanpa bergantung pada layanan cloud. Implementasi sistem ini menggunakan ChromaDB sebagai vector database untuk penyimpanan embedding teks, model embedding nomic_embed_text untuk representasi vektor, serta Ollama sebagai LLM Manager yang mengelola proses inferensi. Metode penelitian yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), yang terdiri dari tahapan perencanaan, desain, implementasi, dan pengujian. Proses ini memungkinkan pengembangan chatbot secara iteratif dengan penyesuaian cepat terhadap kebutuhan pengguna. Pengujian dilakukan menggunakan metrik ROUGE-L, yang menunjukkan skor sebesar 0,85, menandakan tingkat relevansi jawaban yang cukup tinggi. Meskipun sistem memiliki keunggulan dalam privasi data dan efisiensi pencarian, terdapat keterbatasan dalam dukungan bahasa serta waktu respon yang bervariasi tergantung spesifikasi perangkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa chatbot berbasis Local RAG dapat menjadi solusi alternatif yang efisien dalam pencarian informasi berbasis dokumen PDF. Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kecepatan respon serta mendukung multi-bahasa guna memperluas cakupan penggunaannya.
RANCANG BANGUN ALAT CEK GULA DARAH, KOLESTEROL, DAN ASAM URAT NON INVASIF DENGAN SENSOR GY MAX 30102 Nugroho, Setyo Adi; Nugroho, Eko; Aprilia, Septi; Pramuningtyas, Sheva Maresca
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6397

Abstract

Abstrak. Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak menular melalui kontak apapun. Penyakit tidak menular diantaranya adalah diabetes melitus, kadar kolesterol, dan kadar asam urat tinggi. Ketiganya menjadi penyebab kematian yang tinggi khususnya di Indonesia. Maka dari itu perlu dilakukan pemeriksaan awal sebagai bentuk pencegahan. Biasanya pemeriksaan dilakukan dengan metode invasif atau membuat perlukaan pada tubuh. Hal ini memberikan resiko timbulnya trauma dan infeksi serius. Oleh karena itu dilakukan pengembangan suatu metode non invasif untuk melakukan pemeriksaan awal kadar gula, kolesterol, dan asam urat dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat cek gula darah, kolesterol, dan asam urat dengan sensor GY MAX30102 serta mengetahui cara memvalidasi alat cek gula darah,kolesterol, dan asam urat dengan sensor GY MAX 30102. Sensor ini menggunakan metode photoplethysmograph dengan memanfaatkan infrared untuk memantulkan objek lalu tertangkap oleh sensor detektor dan dioleh dengan mikrokontroler berupa seeeduino. Pada Penelitian ini metode yang digunakan berupa Research and Development (RnD). Setelah dilakukan penelitian didapatkan rata rata kestabilan alat dalam mengambil data adalah 95,27% angka ini menunjukan bahwa alat cukup stabil. Lalu didapatkan akurasi dalam membaca nilai gula darah sebesar 92,3%, kolesterol 92,9% dan asam urat sebesar 94,5% yang menunjukan bahwa alat ini melampaui batas eror kalibrasi. Presentase kesalahan error (kesalahan relative) dari alat sebesar 6,7%.
PROTOTIPE PENGGUNAAN MOTOR SERVO UNTUK DISPENSER OTOMATIS BERBASIS ARDUINO DAN SENSOR HC-SR04 Lesmana, Krisna
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6063

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem dispenser otomatis berbasis Arduino Uno dengan sensor HC-SR04 dan motor servo sebagai penggerak keran. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kebersihan seperti tanpa tanpa kontak langsung dengan keran air dari dispenser, sehingga mengurangi risiko penyebaran bakteri. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan waterfall yang meliputi perencanaan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor HC-SR04 mampu mendeteksi objek seperti gelas atau tangan pada jarak 1-5 cm dengan akurasi yang baik. Sinyal yang diterima kemudian diproses oleh Arduino Uno untuk mengendalikan motor servo, yang membuka dan menutup keran secara otomatis. Pengujian prototipe menunjukkan sistem bekerja sesuai rancangan awal dengan respon cepat dan presisi tinggi.Meskipun perangkat ini telah memenuhi fungsinya, pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan, seperti menambahkan sensor suhu untuk memantau suhu air atau sensor level air untuk mendeteksi ketersediaan air dalam galon. Dengan inovasi ini, perangkat diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kepraktisan di lingkungan rumah tangga. Abstract. This research aims to design and implement an automatic dispenser system based on the Arduino Uno with an HC-SR04 sensor and a servo motor as the faucet actuator. This system is designed to improve efficiency and hygiene by eliminating direct contact with the water faucet, thereby reducing the risk of bacterial transmission. The research methodology employs a waterfall approach, which includes planning, design, implementation, testing, and maintenance. The results indicate that the HC-SR04 sensor is capable of detecting objects such as cups or hands at a distance of 1-5 cm with good accuracy. The received signal is then processed by the Arduino Uno to control the servo motor, which automatically opens and closes the faucet. Prototype testing shows that the system works as initially designed, with a quick response and high precision. Although the device has fulfilled its function, further development can be made, such as adding a temperature sensor to monitor water temperature or a water level sensor to detect the availability of water in the gallon. With this innovation, the device is expected to contribute to increased practicality in household environments.
RANCANG BANGUN SISTEM PENCAHAYAAN DARURAT OTOMATIS BERBASIS SENSOR GETARAN DAN PANAS UNTUK KONDISI DARURAT GEMPA BUMI DAN KEBAKARAN Santoso, Mochamad Yusuf; Rachmat, Aulia Nadia; Zakaria, Ricky
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6421

Abstract

Penelitian ini mengkaji perancangan dan implementasi prototipe sistem pencahayaan darurat otomatis yang diaktifkan oleh sensor getaran dan panas, dengan fokus pada aplikasi dalam kondisi darurat seperti gempa bumi dan kebakaran. Prototipe ini mengintegrasikan sensor SW-420 untuk mendeteksi getaran yang disebabkan oleh gempa bumi dan sensor LM-35 untuk mendeteksi suhu tinggi yang mengindikasikan kebakaran. Sistem dirancang untuk secara otomatis mengaktifkan lampu darurat ketika salah satu atau kedua sensor mendeteksi kondisi abnormal, sehingga memberikan pencahayaan yang sangat dibutuhkan untuk evakuasi dan mitigasi risiko selama keadaan darurat. Evaluasi kinerja prototipe menunjukkan bahwa lampu darurat berhasil diaktifkan dalam kondisi getaran pada jarak 0-15 cm dari sumber getaran dan dalam kondisi suhu tinggi pada jarak 0,5 cm atau kurang dari sumber panas. Desain prototipe mematuhi Standar Nasional Indonesia 03-6574-2001 tentang Tata Cara Perancangan Pencahayaan Darurat, yang memastikan bahwa sistem memenuhi standar keselamatan dan kinerja yang relevan. Inovasi utama dari penelitian ini terletak pada integrasi dua sensor yang berbeda untuk mengaktifkan pencahayaan darurat, sehingga memberikan respons yang lebih komprehensif terhadap berbagai jenis keadaan darurat. Penelitian ini berpotensi berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesiapsiagaan dan respons bencana dengan menyediakan sistem pencahayaan darurat otomatis yang andal dan efektif.
PERANCANGAN USER INTERFACE APLIKASI MOBILE MEMBERSHIP GYM DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Wijaya, Gde Tommy Angga; Anindia Putra, I Nyoman Tri; Wedayasa, Putu Bagas Suardika
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6434

Abstract

Aplikasi membership gym berbasis mobile semakin dibutuhkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi manajemen gym. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Thinking yang terdiri dari lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa pengguna menghadapi tantangan dalam pembayaran keanggotaan, pencatatan jadwal latihan, serta kurangnya motivasi dalam berolahraga. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan solusi berupa aplikasi dengan fitur utama seperti pembayaran otomatis, sistem pemesanan kelas, gamifikasi, dan personalisasi program latihan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dan efisiensi operasional gym. Kesimpulannya, pendekatan berbasis pengguna ini efektif dalam menciptakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, dan pengembangan lebih lanjut dapat mencakup integrasi teknologi AI untuk pengalaman yang lebih personal.
MENINGKATKAN EFISIENSI PEMETAAN DAN PERENCANAAN DI KABUPATEN CIREBON MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOSPASIAL Khoirul Huda, Muhammad; Faqih, Ahmad; Dwilestari, Gifthera
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6184

Abstract

Pengembangan geoportal berbasis website untuk Kabupaten Cirebon bertujuan untuk meningkatkan layanan pemerintah dan memperbaiki akses terhadap data geospasial untuk perencanaan pembangunan. Penelitian ini menjelaskan efisiensi Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam mengelola data geografis dan membandingkannya dengan sistem sebelumnya.  Metodologi yang digunakan meliputi, analisis pengembangan, desain, implementasi, serta pengujian dan evaluasi dengan menggunakan model ADDIE . Aplikasi ini dikembangkan menggunakan UML dan flowchart untuk memastikan proses yang terstruktur. Data dikumpulkan melalui observasi berani dan survei untuk menilai reaksi pengguna terhadap antarmuka dan fitur sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIG baru lebih efisien, sederhana, dan cepat dibandingkan sistem sebelumnya, dengan rata-rata penilaian pengguna sebesar 4,8625.  Kesimpulannya, SIG ini meningkatkan efisiensi pengelolaan data spasial di Kabupaten Cirebon dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan. Abstrak. Pengembangan geoportal berbasis website untuk Kabupaten Cirebon bertujuan untuk meningkatkan layanan pemerintah dan memperbaiki akses terhadap data geospasial untuk perencanaan pembangunan. Penelitian ini menjelaskan efisiensi Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam mengelola data geografis dan membandingkannya dengan sistem sebelumnya. Metodologi yang digunakan meliputi, analisis pengembangan, desain, implementasi, serta pengujian dan evaluasi dengan menggunakan model ADDIE . Aplikasi ini dikembangkan menggunakan UML dan flowchart untuk memastikan proses yang terstruktur. Data dikumpulkan melalui observasi berani dan survei untuk menilai reaksi pengguna terhadap antarmuka dan fitur sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIG baru lebih efisien, sederhana, dan cepat dibandingkan sistem sebelumnya, dengan rata-rata penilaian pengguna sebesar 4,8625. Kesimpulannya, SIG ini meningkatkan efisiensi pengelolaan data spasial di Kabupaten Cirebon dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PROTOKOL HSRP DAN VRRP DALAM MENINGKATKAN REDUNDANSI GATEWAY PADA JARINGAN VIRTUAL silalahi, evelyn keisha; Sitanggang, Yoseph Christian; Suryaningsih, Embun; Kiswanto, Dedy
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6474

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut ketersediaan jaringan tinggi untuk mendukung layanan kritikal. Penelitian ini menganalisis implementasi protokol redundansi HSRP (Cisco-proprietary) dan VRRP (standar IEEE) dalam meningkatkan ketersediaan jaringan melalui simulasi Cisco Packet Tracer dan GNS3. Metode eksperimen mencakup: (1) konfigurasi gateway virtual, (2) pengujian failover otomatis, dan (3) analisis parameter QoS (ping, traceroute). Hasil menunjukkan kedua protokol berhasil mempertahankan konektivitas tanpa packet loss saat failover, dengan latency 0ms (HSRP) dan respons stabil (VRRP). HSRP unggul dalam lingkungan Cisco dengan preempt cepat, sedangkan VRRP lebih fleksibel untuk jaringan multi-vendor. Temuan ini membuktikan efektivitas redundansi First-Hop dalam memitigasi downtime, sekaligus menyoroti kebutuhan pengujian lanjutan pada beban trafik tinggi dan integrasi dengan SDN. Penelitian ini memberikan dasar empiris untuk seleksi protokol redundansi sesuai kebutuhan infrastruktur jaringan.  The rapid advancement of information technology demands high network availability for critical services. This study analyzes the implementation of redundancy protocols HSRP (Cisco-proprietary) and VRRP (IEEE standard) to enhance network availability through Cisco Packet Tracer and GNS3 simulations. Experimental methods include: (1) virtual gateway configuration, (2) automatic failover testing, and (3) QoS parameter analysis (ping, traceroute). Results demonstrate both protocols maintained zero packet loss during failover, with 0ms latency (HSRP) and stable response (VRRP). HSRP excels in Cisco environments with fast preemption, while VRRP offers multi-vendor flexibility. These findings prove the efficacy of First-Hop redundancy in mitigating downtime, while highlighting the need for further testing under high traffic loads and SDN integration. This research provides empirical basis for protocol selection tailored to network infrastructure needs.The rapid advancement of information technology demands high network availability for critical services. This study analyzes the implementation of redundancy protocols HSRP (Cisco-proprietary) and VRRP (IEEE standard) to enhance network availability through Cisco Packet Tracer and GNS3 simulations. Experimental methods include: (1) virtual gateway configuration, (2) automatic failover testing, and (3) QoS parameter analysis (ping, traceroute). Results demonstrate both protocols maintained zero packet loss during failover, with 0ms latency (HSRP) and stable response (VRRP). HSRP excels in Cisco environments with fast preemption, while VRRP offers multi-vendor flexibility. These findings prove the efficacy of First-Hop redundancy in mitigating downtime, while highlighting the need for further testing under high traffic loads and SDN integration. This research provides empirical basis for protocol selection tailored to network infrastructure needs.
PENERAPAN METODE K-MEANS CLUSTERING DALAM PEMETAAN KEMISKINAN KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA UNTUK PERENCANAAN KEBIJAKAN YANG TEPAT Amelia, Mita; Faqih, Ahmad; Rinaldi, Ade Rizki
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6231

Abstract

Kemiskinan merupakan tantangan serius yang memerlukan pendekatan strategis berbasis data untuk mendukung kebijakan yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan Kabupaten/Kota di Indonesia berdasarkan tingkat kemiskinan menggunakan algoritma K-Means dan mengevaluasi hasil pengelompokan untuk memberikan rekomendasi kebijakan. Metode analisis yang digunakan adalah Knowledge Discovery in Database (KDD) Process, yang melibatkan seleksi data, pra-pemrosesan, transformasi, penambangan data, dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai k terbaik adalah 2 dengan nilai Davies-Bouldin Index sebesar 0,101. Klaster pertama (Cluster 0) mencakup wilayah dengan persentase penduduk miskin lebih rendah, rata-rata lama sekolah lebih tinggi, serta kondisi sosial ekonomi yang lebih baik dibandingkan klaster kedua. Sebaliknya, klaster kedua (Cluster 1) menunjukkan wilayah dengan tingkat kemiskinan signifikan, pendidikan rendah, dan minim infrastruktur dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelompokan menggunakan algoritma K-Means mampu mengidentifikasi wilayah prioritas untuk penanganan kemiskinan. Visualisasi klaster dan analisis karakteristik wilayah dapat mendukung perumusan kebijakan yang lebih efektif, terutama dalam peningkatan pendidikan, kesehatan, dan pengembangan infrastruktur.
PEMANFAATAN K-MEANS UNTUK PEMETAAN EPIDEMIOLOGI KASUS KUSTA DI KABUPATEN CIREBON Dimin, Egi Susanto; Rahaningsih, Nining; Dana, Raditya Danar; Rohmat, Cep Lukman
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6276

Abstract

Kusta merupakan masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Cirebon, dengan 240 kasus aktif pada 2022–2023. Penyebaran penyakit ini menunjukkan perlunya strategi pengendalian berbasis data. Penelitian ini menerapkan algoritma K-Means untuk mengelompokkan wilayah berdasarkan tingkat kerawanan kasus kusta karena kemampuannya mengidentifikasi pola distribusi epidemiologi. Metode yang digunakan mencakup pengumpulan data dari portal data terbuka Kabupaten Cirebon, preprocessing untuk memastikan kualitas data, penerapan K-Means, serta evaluasi hasil klasterisasi menggunakan Davies-Bouldin Index. Dataset terdiri dari jumlah kasus, lokasi geografis, jenis kusta, dan faktor demografi. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Cirebon terbagi dalam tiga klaster kerawanan: tinggi, sedang, dan rendah. Wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi memiliki kepadatan kasus lebih besar serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan intervensi yang lebih terarah, seperti distribusi tenaga medis dan edukasi masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi berbasis data untuk meningkatkan efektivitas program pengendalian kusta di masa depan.