cover
Contact Name
Alfredo Bayu Satriya
Contact Email
alfredobayusatriya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejaei@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
e-Jurnal Arus Elektro Indonesia
Published by Universitas Jember
ISSN : 25023508     EISSN : 24432318     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JAEI (Jurnal Arus Elektro Indonesia) adalah majalah berkala ilmiah yang berisi hasil penelitian para peneliti, dosen dan praktisi mengenai ilmu-ilmu bidang keteknik elektroan khususnya di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan hasil riset dari para penulis luar negeri. Arus yang dimaksud disini adalah asumsi dari pergerakan elektron yang mengalir melalui sebuah media tertentu. Dengan diberikannya bagian nama “arus” ini, keberlanjutannya nanti akan terus “mengalir arus” perkembangan terkini ilmu pengetahuan keteknik elektroan dengan lebih cepat di seluruh Indonesia melalui media artikel/jurnal ilmiah ini. Adapun topik-topik yang diusulkan untuk terbit pada majalah berkala ilmiah JAEI ini adalah topik mengenai elektronika, sistem tenaga, energi terbarukan, kendali, telekomunikasi dan multimedia.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
PURWARUPA PENGATURAN KECEPATAN GENERATOR DC PEMBANGKIT LISTRIK PICOHYDRO BERBASIS PID Dwi Aryadi Sudibya Sihombing; Widyono Hadi; Bambang Sri Kaloko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v6i2.19770

Abstract

The study used PID to control the direction of dc motor spin on faucets to regulate water. No controller has oscillations, because the system is nonlinear. Controlled by functionality is the best way for nonlinear systems. PID is the best choice for achieving tasks. Kp 20 Ki 10 and Kd 1. When the voltage is less than 12V, pid responds to increase voltage, logic on relay chanel one is 0 and 1 on relay chanel two. Chanel one relay NC, relay chanel two NC to NO so the motor rotates to the left up to voltage 12V then PID stops. When the voltage is more than 12V, pid responds to lower the voltage. logic relay chanel one is 1 and 0 on the relay chanel two. Relay chanel one NC becomes NO, relay chanel two NC, so the motor rotates to the right. PID response is inversely proportional to voltage.
The Design of Solar Panel Tracking System Using Fuzzy Logic Control Method Muhammad Arwani
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v4i1.7455

Abstract

Pengembangan energi listrik tenaga surya atau panel surya yang menjadi renewables energy kurang mendapatkan perhatian masyarakat secara luas. Pada era globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan suatu metode yang sesuai guna mendapatkan panel surya yang lebih efektif dan efisien. Penelitian sebelumnya menggunakan lensa pemfokus cahaya matahari menemukan beberapa kendala yang ditemui yaitu keadaan di luar laboratorium sulit dikendalikan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi intensitas cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arus dan tegangan yang dihasilkan dan akibat dari penggunaan metode sistem tracking panel surya dengan fuzzy logic. Metode sistem tracking panel surya menggunakan fuzzy logic menjadi suatu metode yang mencari suatu titik daya maksimum tertentu dipengaruhi oleh karakteristik arus dan tegangan input pada aplikasi panel surya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan metode kendali fuzzy logic pada panel surya ini mencari nilai daya maksimum supaya nilai efisiensi daya baik. Selain itu, sensor BH1750 dalam rule fuzzy logic diperoleh data akurat karena sensor sudah terkalibrasi. Nilai daya yang digunakan pada motor stepper kecil sehingga menghemat penggunaan baterai pada proses scanning. Perbedaan intensitas matahari yang diterima oleh sensor BH1750 tidak selalu sama dalam proses tracking. Oleh karena itu, perbandingan kerja panel surya dipengaruhi oleh beberapa factor, seperti 1) suhu, 2) intensitas cahaya matahari, dan 3) orientasi cahaya yang diterima oleh panel surya.
A ANALISIS PERBANDINGAN METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN METODE ALGORITMA GENETIKA UNTUK OPTIMASI RUTE FIBER TO THE HOME PADA PERUMAHAN BERNADY LAND SLAWU JEMBER Nadya Pitaloka Rahmasari; Ike Fibriani; Widya Cahyadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v7i1.21109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keandalan dari metode Algoritma Genetika dalam pencarian rute terbaik untuk jaringan FTTH (Fiber To The Home) dengan performasi Power Link Budget dan redaman total yang dihasilkan dengan metode yang digunakan pada penelitian sebelumnya oleh (Imamah,2018) yaitu metode PSO (Particle Swarm Optimization). Penelitian ini dilaksanakan pada Januari 2020 – April 2020 di PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Witel Jember Divisi SDI. Penelitian ini melakukan pengukuran dengan Google Earth yaitu nilai jarak ODP pelanggan pada perumahan sebanyak 30 ODP dengan koordinat ODP pelanggan longitude dan latitude dengan pembagian 3 wilayah optimasi. Dilanjutkan pengujian metode optimasi Algoritma Genetika dengan parameter Npop 10 – 200, Maxgen 200 dengan proses seleksi random selection, proses Crossover two cut point 0.9 dan proses mutasi swap mutation 0.3. Hasil pengujian jarak total memiliki selisih jarak sebesar 2,7 meter lebih besar dari hasil penelitian sebelumnya yaitu metode PSO atau sebesar 0,027%. Nilai redaman total yang di pengaruhi jarak total dihasilkan sebesar 0,33796 dBm untuk metode PSO dan metode Algoritma Genetika sebesar 0,33887 dBm. Nilai Power Link Budget yang di hasilkan arah downstream metode PSO lebih baik dibanding Algoritma Genetika.
KONTROL ADAPTASI PID PADA SOLDER OVEN UNTUK KOMPONEN SMD wahyu muldayani; Dhamas Agung Pribadi; Catur Suko Sarwono; Sumardi Sumardi; Ike Fibriani; Widjonarko Widjonarko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 6 No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v6i3.19471

Abstract

Komponen elektronika memiliki ketahanan, salah satunya terhadap suhu yang tinggi, sedangkan menyolder memerlukan suhu yang tinggi untuk mencairkan sekaligus menempelkan timah pada komponen ke PCB. Komponen elektronika jenis SMD (Surface-Mount Device) memiliki ketahanan suhu yang lebih rendah dari pada tipe DIP (Dual Inline Packaging). Solusi untuk mengatasi masalah tersebut, perlu adanya suatu alat yang dapat mengatur suhu dengan kestabilan suhu yang baik dangan acuan suhu berdasarkan datasheet komponen elektronika. Dalam pembuatan alat tersebut tentunya dibutuhkan suatu kontroler yang dapat mengatur suhu dengan baik. Kontroler adaptif PID (Proportional Integral Derivative) karena menawarkan kesederhanaan dan kekokohannya dan menggunakan mikrokontroler Bluepill yang menawarkan peforma yang cukup baik. Hasil dari modifikasi PID menjadi adaptif PID tersebut diterapkan terhadap alat yang dapat melakukan penyolderan dengan acuan suhu berdasarkan datasheet komponen elektronika. Hasil dari kontroler memiliki risetime 188.8 detik, settling time 262 detik, overshoot sebesar 0.28 % dan error steady state sebesar 0.22%. Pengujian pada rangkaian flip-flop IC555 dan rangkaian dapat bekerja dengan baik.
RANCANG BANGUN GENERATOR PERMANEN MAGNET SATU FASA DENGAN DAYA 50 WATT TIPE FLUKS AKSIAL DUAL ROTOR Garindra Abdu Haqq; Triwahju Hardianto; Bambang Sujanarko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 6 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v6i1.16775

Abstract

Dalam era perkembangan teknologi yang semakin meningkat pesat, saat ini kebutuhan energi listrik pun semakin bertambah. Selain itu sistem pembangkit listrik sudah mulai beralih dari model yang lama menggunakan bahan bakar fosil yang notabone bila bahan bakar habis tidak bisa di perbaharui, ke model pembangkit listrik renewable atau dengan kata lain sistem pembangkit listrik yang sumber bahan bakarnya dapat diperbaharui dan selalu tersedia. Dalam penelitian yang dilakukan ini Sebagai sumber energi listrik alternatif perlunya pengembangan terhadap generator, dimulai dari mendapatkan listrik dengan kecepatan rendah. Oleh karena itu perlu pengembangan generator yang mampu menghasilkan tegangan dan frekuensi yang diperlukan pada putaran yang relatif rendah. Generator permanen magnet tipe fluks aksial (GMPFA) mempunyai manufaktur sederhana dan ringkas karena hanya rotor dan stator yang sejajar satu sama lain dengan pengaturan airgap yang lebih mudah untuk dapat menghasilakn tegangan pada keluaran generator, karena besaran fluk yang melewati kumparan akan semakin besar. GMPFA ini sangat cocok untuk penghasil listrik tenaga angin dikarenakan generator tipe ini memiliki efisiensi yang bagus dalam menghasilkan energi listrik tersebut dan juga dapat mengurangi kebisingan pada generator itu sendiri. Perancangan Generator permanen magnet 1 Fasa Fluks aksial dengan dual rotor dengan magnet permanen yang digunakan adalah magnet Neodymium Iron Boron. Jumlah slot dan pole untuk desain yang dibuat adalah 12 slot dan 24 pole generator menggunakan kumparan berukuran 0,15 mm dan 0,4 mm dimana Setiap kumparan pada masing- masing slot terdiri dari 2000 lilitan untuk ukuran 0,15 mm dan untuk ukuraqn 0.4 mm berjumlah 350 lilitan. Pengujian pertama untuk mengukur tahanan lampu bohlam. Variasi beban digunakan pada masing masing kumparan adalah lampu bohlam sebesar 15 watt, 25 watt, 40 watt dan 75 watt dengan penyetelan rpm di kisaran 1000 rpm pada setiap kumparan. Nilai yang dihasilkan pada generator pada kondisi 0,15 mm tanpa beban mulai dari 27,43 sampai 220 volt dengan kondisi lampu semakin besar lampu akan redup dikarekan berpacu pada rpm 1000. Saat kondisi 0,4 mm maka nilai yang didapat tanpa beban adalah 6 volt sampai 60 volt dengan kondisi berbeban lampu yang dihasilkan tidak terang hanya redup bahkan mati saat kondisi 40 watt dikarekan berpacu pada rpm 1000
PROTOTYPE ALAT FERMENTOR STATER MODIFIED CASSAVA FLOUR MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI Widjonarko Widjonarko; Sumardi Sumardi; Khairul Anam; Sherly Mutiara Cahyani
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v7i1.24321

Abstract

Stater MOCAF is a seed fermented during the manufacture of biologically modified MOCAF. The manufacture of MOCAF stater tools can help MOCAF flour entrepreneurs to use automated tools in producing staters. The design used the Arduino Mega2560 as a microcontroller to control the fermentation tank system. Temperature parameters in the heater are used to stabilize the temperature with a set point of 370C. As for the set point pH 5.5. Use citric acid for acidic liquids, and use water pH 8+ for alkaline solutions. The bacteria used to make mocaf staters is lactobacillus plantarum. The first test was to test the PWM PG45 motor, which is used to drive a mixer in the form of a duty cycle. Sensor testing includes DS18B20 waterproof temperature sensor testing and pH sensor testing. In addition, the Fuzzy Mamdani method is used to test the tool as a whole. This fuzzy control is used to control the temperature and pH value of the MOCAF fermentor. If the temperature and pH values do not match the required parameters, then there are temperature actuators and pH actuators to stabilize the parameters. Fermentation is carried out for 24 hours, and the temperature and pH value are controlled to remain stable at 370C and the pH range of 4-6. After about 4 hours of measurement, the new temperature drops. However, after 10 minutes, the temperature stabilizes at 370C. As for the pH value, because the pH sensor reading response is about 2 minutes then the value will change.
RANCANG BANGUN GENERATOR AC KONSTRUKSI AXIAL FLUX SATU FASA MENGGUNAKAN MAGNET NEODYMIUM SILINDER DENGAN KUTUB BERLAWANAN Ainur Rohmah; Widyono Hadi; Widya Cahyadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v6i2.19654

Abstract

Pembangkit listrik terbarukan merupakan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dunia mengingat mahal dan langkanya energi minyak bumi yang selama ini menjadi pilihan utama pada sistem pembangkitan energi listrik. Perancangan generator AC konstruksi axial flux satu fasa menggunakan stator ganda dan rotor tunggal, terdapat 8 coil pada tiap stator, pada rotor menggunakan 8 magnet neodymium disusun dengan kutub berlawanan (u-s). Untuk mengetahui pengaruh kutub magnet diberikan beban resistor 400, 500, 666,67, 1000, dan 2000Ω, dengan menggunakan beban 2kΩ di susun secara paralel. Pengujian dilakukan pada tegangan output yang konstan pada tegangan 18, 20, dan 23V, selanjutnya dilakukan pengukuran arus dan kecepatan generator AC dengan menggunakan variasi beban yang berbeda. Pada saat tegangan output 18V, beban 400Ω arus 0,045A dan kecepatan 3885rpm. Beban 2000Ω arus 0,009A dan kecepatan 2008rpm. Pada saat tegangan output 23V, beban 400Ω arus 0,0575A dan kecepatan 6684rpm. Saat beban 2000Ω arus 0,0114A dan kecepatan 2526rpm. Dari penelitian ini pengaruh kutub magnet terhadap daya yang dihasilkan generator AC dengan diberikan variasi beban resistor pada tegangan output bernilai konstan yaitu semakin besar beban yang di berikan maka arus dan kecepatan yang dihasilkan akan semakin besar.
Pengaruh Uji Minimum Kelistrikan Untuk Keselamatan Pengguna Pada Blender Mohamad Marhaendra Ali; Gunawan Sukaca
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v7i3.28142

Abstract

Piranti blender sebelum diedarkan membutuhkan suatu pemeriksaan secara sistematis sesuai Permendag nomer 18 tahun 2019 sehingga mutu produk pada hasil produksi dapat terjaga kualitasnya. Uji minimum kelistrikan untuk keselamatan penggunan terdiri dari uji klausal 8 yaitu perlindungan terhadap akses bagian aktif dan uji klausal 13 yaitu arus bocor dan kuat listrik sesuai SNI 7859:2013 dan SNI IEC 60335-2-14:2011. Metode pengukuran pada uji arus bocor disesuaikan dengan kelas pirantinya sedangkan uji kuat listrik disesuaikan dengan jenis insulasinya Sedangkan uji perlindungan terhadap akses bagian aktif disesuaikan dengan pelindung yang berdekatan dengan bagian bertegangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa piranti yang baik adalah apabila nilai arus bocor tidak melebihi standard yang dipersyaratkan dan tidak terjadi tembus tegangan antara bagian logam yang bertegangan dengan bagian pelindungnya yang terbuat dari plastik atau sejenisnya. Sedangkan bagian permukaan luarnya lebih tertutup untuk menghindari kontak langsung dengan bagian logam atau bagian bertegangan sehingga tidak mengandung arus yang menggangu keselamatan pengguna.
Perancangan Ikat Pinggang Pendeteksi Halangan untuk Tunanetra dengan Metode Half Cylinder Berbasis Single Board Microcontroller Bertenaga Panel Surya Adlan Bagus Pradana; Muhammad Arief Wibowo; Astri Sumartopo; Jimmy Trio Putra
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v7i2.24603

Abstract

On this earth, not a few humans have physical deficiencies in the form of five imperfect senses, one of which is blind people. Blind people are someone who is unable to see well because their visual system is impaired due to heredity, accidents, or other factors. In their activities, blind people need assistive devices in the form of a guidepost to find out the appropriate and safe direction of the road. However, it is not common for blind people who still have difficulty walking using manual walking sticks which are considered to have a low level of accuracy. This is then used as the main idea of ​​the research which aims to create an automatic guide in the form of an obstacle detection belt for the visually impaired using a half cylinder method based on a single board microcontroller using solar panel powered. This tool is an innovation of a manual walking stick developed by utilizing the HC-SR04 ultrasonic sensor as an obstacle detector and the Arduino nano control system by applying the half cylinder method to the area of ​​catching the reflected obstruction waves. The reflected waves captured by the HC-SR04 ultrasonic sensor are then converted into distance units to determine the output of the DC motor and buzzer. Keywords — blind people, walking stick, obstacle detection belt.
Unjuk Kerja Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG) 3 Fasa Fluks Radial dari Modifikasi Motor Induksi Heni Krisdiantoro; Triwahju Hardianto; Widyono Hadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v7i3.28113

Abstract

Kebutuhan energi listrik di kalangan masyarakat Indonesia kian hari kian meningkat. Hamper seluruh kegiatan manusia pada zaman sekarang tak bisa lepas dari listrik. Selama ini sumber energi potensial dari pembangkit listrik masih menggunakan energi fosil untuk membangkitkan energi listrik. Sudah saatnya sekarang beralih menggunakan energi terbarukan seperti angin, air, gelombang laut dan lain-lain untuk mengganti sumber energi fosil. Pada industry kelistrikan saat ini generator sinkron magnet permanen sudah banyak di kembangkan. Komponen utama dari generator ini adalah rotor , stator dan penggerak utama. Generator sinkron magnet permanen ini menggunakan magnet permanen untuk menghasilkan medan magnet pada kumparan sehingga tidak memerlukan arus eksitasi. Tentu saja generator ini diharapkan bisa menghasilkan listrik yang maksimal dengan menggunakan sumber tenaga angin, air ,gelombang laut dan lain-lain, sehingga krisis sumber daya listrik dengan energi fosil perlahan dapat teratasi. Generator yang dibuat pada penelitian ini menggunakan bahan baku seperti rotor, stator , shaft dan housing dari motor pompa air bekas yang sudah tidak terpakai. Modifikasi yang dilakukan yaitu dengan menambahkan magnet permanen pada rotor yang telah di bubut dan mengubah lilitan asli dari motor. Pengujian generator dilakukan dengan memberikan beban 40 ohm dengan melakukan variasi kecepatan putar 200-1600 rpm. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan generator mampu menghasilkan daya paling rendah sebesar 0.7 watt pada kecepatan 200 rpm dan daya paling tinggi sebesar 41.8 watt pada kecepatan 1600 rpm. Efisiensi terbaik pada pengujian terjadi saat menggunakan kecepatan 400 rpm dengan nilai efisiensi 75.78%.

Page 10 of 17 | Total Record : 168