cover
Contact Name
Alfredo Bayu Satriya
Contact Email
alfredobayusatriya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejaei@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
e-Jurnal Arus Elektro Indonesia
Published by Universitas Jember
ISSN : 25023508     EISSN : 24432318     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JAEI (Jurnal Arus Elektro Indonesia) adalah majalah berkala ilmiah yang berisi hasil penelitian para peneliti, dosen dan praktisi mengenai ilmu-ilmu bidang keteknik elektroan khususnya di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan hasil riset dari para penulis luar negeri. Arus yang dimaksud disini adalah asumsi dari pergerakan elektron yang mengalir melalui sebuah media tertentu. Dengan diberikannya bagian nama “arus” ini, keberlanjutannya nanti akan terus “mengalir arus” perkembangan terkini ilmu pengetahuan keteknik elektroan dengan lebih cepat di seluruh Indonesia melalui media artikel/jurnal ilmiah ini. Adapun topik-topik yang diusulkan untuk terbit pada majalah berkala ilmiah JAEI ini adalah topik mengenai elektronika, sistem tenaga, energi terbarukan, kendali, telekomunikasi dan multimedia.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Analisa Penggunaan Induktor Terkopel Terhadap Kinerja Konverter SEPIC Sri Kaloko, Bambang; Muldayani, Wahyu; Sumardi; Hadi, Widyono; Moch Ghozali, H.R.B.; Agiska, Inta Nurkhaliza; Brianda Rusoneri, Gensen
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i2.50427

Abstract

Penggunaan penguat tegangan seperti SEPIC converter akan menghasilkan gelombang ripple pada arus masukan yang relatif tinggi. Oleh karena itu, penggunaan induktor terkopel pada konverter SEPIC dinilai dapat menurunkan ripple gelombang. Penelitian ini menggunakan PSIM sebagai software untuk melakukan simulasi. Dengan beban yang digunakan masing masing sebesar 100 Ω, 200 Ω dan 300 Ω. Penggunaan induktor terkopel dapat mempercepat gelombang untuk mencapai steady state. Dengan selisih 0,11 s pada Iin, 0,08 s pada Iout dan 0,07 s Vout. Selain itu penggunaan induktor terkopel dapat mengurangi ripple gelombang sebesar 1,46. Sedangkan perubahan beban akan membuat rata-rata Iin semakin kecil, rata-rata Iout semakin kecil dan rata-rata Vout semakin besar.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Gas CO dan CO2 Berbasis LoRa dengan Topologi Point to Point Pirnadi, Irgy Syahputra; Catur Suko Sarwono; Dedy Wahyu Herdiyanto; Cahyadi, Widya; Muh. Asnoer Laagu; Wicaksono, Immawan
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i1.50993

Abstract

Pencemaran udara yang berasal dari industri, transportasi, dan aktivitas sehari-hari menyebabkan meningkatnya kadar gas CO dan CO2 di udara. Sebagai respon terhadap hal tersebut, telah dirancang suatu sistem monitoring gas CO dan CO2 berbasis LoRa yang menggunakan dua buah sensor, yaitu MQ-7 dan MQ-135, untuk mengukur gas-gas tersebut. LoRa dapat mengirimkan data jarak jauh dengan perangkat LoRa lainnya, sehingga digunakan Sensor Node untuk mendeteksi gas CO dan CO2 pada area tertentu, dan Gateway Node untuk menerima data dari Sensor Node. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi Line of Sight (LOS), jarak maksimal yang dicapai adalah 800 meter, sedangkan pada kondisi Non-Line of Sight (NLOS), jarak maksimal yang dicapai adalah 500 meter. Pada pengujian perubahan nilai bandwidth, jarak maksimal tanpa encoding adalah 800 meter; dengan bandwidth 62,5 dan 250 kHz, jarak maksimal menjadi 500 meter, dan dengan 500 kHz, menjadi 700 meter. Terlihat bahwa pada kondisi LOS, penurunan nilai RSSI dan SNR lebih stabil dibandingkan pada kondisi NLOS. Hal ini dikarenakan tidak adanya halangan yang dapat melemahkan sinyal, sehingga jarak yang dapat dicapai menjadi lebih jauh dibandingkan saat terdapat halangan atau pada kondisi NLOS. Selanjutnya, pengujian perubahan nilai bandwidth menunjukkan bahwa penurunan RSSI lebih stabil saat menggunakan bandwidth yang lebih besar. Selain itu, semakin besar bandwidth yang digunakan, semakin kecil nilai SNR yang dihasilkan, dan semakin jauh jarak yang dapat dicapai. Hal ini terjadi karena bandwidth yang lebih besar menghasilkan sinyal yang terdistribusi lebih merata. Penggunaan bandwidth yang lebih besar juga meningkatkan jumlah noise yang diterima di Gateway Node karena spektrum yang digunakan lebih lebar, sehingga cenderung menyebabkan nilai SNR menurun saat menggunakan bandwidth yang lebih besar.
OPTIMASI KOORDINASI OVER CURRENT RELAY PENYULANG KLAKAH GI LUMAJANG MENGGUNAKAN METODE ARTIFICIAL BEE COLONY Kalandro, Guido Dias; Kaloko, Bambang Sri; Ananta, Argya
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i2.51082

Abstract

Pentingnya keamanan sistem proteksi seperti Optimasi Koordinasi akan berpengaruh pada keandalan sistem keamanan. Dengan menggunakan kecerdasan tiruan Artificial Bee Colony dinilai dapat mengoptimalkan waktu operasi membutuhkan kinerja waktu yang lebih cepat. Penelitian ini menggunakan Matlab sebagai software untuk melakukan pemrograman simulasi. Titik Zona untuk lokasi simulasi gangguan digunakan 5 zona proteksi persentase jarak pada 0%, 4%, 30%, 54%, 78% dan 100%. Didapat koordinasi pada zona 3 metode ABC dengan CTI 0.2197 s dan pada konvensional CTI 0.2779 s. Sedangkan rata-rata pengaruh waktu operasi dengan nilai TMS pada konvensional zona 1 adalah 0.1358 s dan pada ABC adalah 0.1381 s. Hasil ABC cukup efektif dalam selisih perbantingan waktu koordinasi untuk pengoptimalan sebagai penanganan gangguan sistem proteksi.
ANALISIS PENGGUNAAN METODE CONSTANT SPEED PADA MOBIL LISTRIK TERHADAP EFISIENSI ENERGI Prasetyono, Suprihadi; Laagu, Muh. Asnoer; Wicaksono, Immawan; Habibie, Aziiz Rahmat
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i3.51535

Abstract

Seiring dengan majunya teknologi transportasi ramah lingkungan. Kendaraan listrik menjadi fokus utama dalam pengembangan inovasi tranportasi berkelanjutan, karena dampak emisi yang lebih baik terhadap lingkungan. Perkembangan teknologi mobil listrik tidak akan jauh dari motor listrik penggerak seperti motor Brushless Direct Current (BLDC) dan sistem pengendaliannya. Dalam penggunaan mobil listrik, khususnya dalam perlombaan kontes mobil hemat energi akan terdapat profil lintasan berupa tanjakan daPn turunan. Ini akan berkaitan dengan bagaimana pengendalian motor Brushless Direct Current (BLDC) dengan berbagai profil lintasan terhadap konsumsi energi yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan metode constant speed pada mobil listrik dan pengaruhnya terhadap hasil efisiensi energi berdasarkan variabel sudut tanjakan dan turunan suatu lintasan. Pengujian akan dilakukan dengan membandingkan penggunaan metode contant speed dengan beberapa variasi kecepetan dengan pengendalian mobil listrik tanpa constant speed, pengujian juga dilakukan dengan variasi sudut lintasan tanjakan dan turunan. Dari penelitian ini menunjukkan metode constant speed dapat meningkatkan efisiensi energi sebesar 18.41% pada area pengujian yang tidak memiliki sudut elevasi yang curam dengan variasi kecepatan konstan pada seluruh lintasan. Pada area pengujian yang memiliki sudut elevasi tanjakan dan turunan yang curam dapat meningkatkan efisiensi energi sebesar 8.24% dengan variasi kecepatan konstan rendah saat tanjakan dan kecepatan konstan tinggi saat menurun. Kata Kunci: Constant Speed, Efisiensi Energi, Motor BLDC, Mobil Listrik
Analisis Perbandingan Pengukuran Konsumsi Daya Motor BLDC 350W Melalui Pengukuran Dynamometer dan Pengujian On-road Utomo, Satryo Budi; Hardianto, Triwahju; Arifin, Achmad Zainul
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i2.51570

Abstract

Testing the overall performance of electric vehicles requires extensive on-road testing with varied conditions. Considering the amount of time and effort required for on-road testing, using a dynamometer as a testing tool can be an alternative. In this research, a dynamometer is modeled so that the load used is equivalent to the load on the urban car of the University of Jember. The purpose of this study is to analyze and validate the dynamometer in accordance with actual road testing conditions. The research was conducted by comparing power consumption measurements obtained from on-road testing with those obtained using a dynamometer. In each test, variations in PWM usage strategies were also applied to determine which PWM variations result in the most efficient power consumption. The study shows that the difference in power measurement results between the on-road testing method and the dynamometer method has a maximum difference of 7.58%. The resulting discrepancy is relatively small, leading to the conclusion that testing with the dynamometer method can represent direct testing. Another result obtained is that the variation of using constant PWM achieves the most efficient energy consumption.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN KAPASITOR BANK TERHADAP PERBAIKAN FAKTOR DAYA PADA GENERATOR SHINKO 4500 KVA DI PABRIK GULA JATIROTO Akbar, Muhammad Fakhri; Gozali, Moch.; Eska, Andrita Ceriana; Kaloko, Bambang Sri; Prasetyono, Suprihadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i2.51689

Abstract

Kebutuhan tenaga listrik sebagai pasokan tenaga listrik, pada pabrik gula Jatiroto memiliki permasalahan pada perbaikan factor daya, utamanya pada Generator Shinko 4500 KVA. Hal tersebut disebabkan dari banyaknya beban terutama pada motor induksi yang digunakan oleh industry dan memiliki sifat induktif yang tinggi. Keika motor beroperasi, memerlukan daya reaktif untuk membangun medan magnet dan menurunkan faktor daya. Sehingga diperlukan kapasitor bank untuk mengkompensasi daya reaktif, memperbaiki faktor daya dan meningkatkan efisiensi daya listrik pada generator Shinko 4500 KVA di pabrik gula Jatiroto. Generator Shinko 4500 KVA didapatkan faktor daya di angka 0.8 menunjukkan faktor daya yang rendah,  mengindikasikan bahwa sistem tidak berjalan efisien. Saat dilakukan running simulasi, didapatkan nilai faktor daya sebesar 82.69. Setelah dilakukan pemasangan kapasitor bank berjumlah 1 dengan kapasitas 500 KVAR, nilai faktor daya menjadi meningkat sebesar 89.69. Hal tersebut menunjukkan pemasangan kapasitor bank, dengan nilai faktor daya dapat ditingkatkan dan daya listrik juga meningkat.
Perancangan Sistem Smart Garage Berbasis IoT dengan Catu Daya Panel Surya dan Estimasi Efisiensi Energi: Implementasi Menggunakan NodeMCU ESP8266 dan Sensor Ultrasonik Febriyansyah Ramadhan; Ita Rusmala Dewi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i2.53687

Abstract

Penggunaan sistem otomasi pada rumah tangga semakin berkembang seiring kemajuan teknologi Internet of Things (IoT), salah satunya adalah sistem smart garage yang mampu mengendalikan pintu dan pencahayaan secara otomatis. Namun, sistem seperti ini umumnya bergantung pada suplai listrik konvensional, yang dapat menjadi kendala dalam hal efisiensi energi dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem kendali pintu dan lampu garasi otomatis berbasis IoT yang didukung oleh sumber energi panel surya. Pendekatan perancangan sistem meliputi pemilihan komponen utama seperti mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor ultrasonik, dan panel surya 10 watt, serta estimasi konsumsi daya dan ketersediaan energi harian berdasarkan data sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem ini mengonsumsi daya sebesar 11,86 Wh per hari, sedangkan energi efektif dari panel surya mencapai 35 Wh per hari. Dengan demikian, sistem dinilai layak untuk dioperasikan secara mandiri tanpa ketergantungan pada listrik PLN. Penelitian ini diharapkan menjadi landasan awal dalam pengembangan sistem smart garage berbasis energi terbarukan di lingkungan perumahan. Penggunaan sistem otomasi pada rumah tangga semakin berkembang seiring kemajuan teknologi Internet of Things (IoT), salah satunya adalah sistem smart garage yang mampu mengendalikan pintu dan pencahayaan secara otomatis. Namun, sistem seperti ini umumnya bergantung pada suplai listrik konvensional, yang dapat menjadi kendala dalam hal efisiensi energi dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem kendali pintu dan lampu garasi otomatis berbasis IoT yang didukung oleh sumber energi panel surya. Pendekatan perancangan sistem meliputi pemilihan komponen utama seperti mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor ultrasonik, dan panel surya 10 watt, serta estimasi konsumsi daya dan ketersediaan energi harian berdasarkan data sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem ini mengonsumsi daya sebesar 11,86 Wh per hari, sedangkan energi efektif dari panel surya mencapai 35 Wh per hari. Dengan demikian, sistem dinilai layak untuk dioperasikan secara mandiri tanpa ketergantungan pada listrik PLN. Penelitian ini diharapkan menjadi landasan awal dalam pengembangan sistem smart garage berbasis energi terbarukan di lingkungan perumahan.
Optimization of Milk Pasteurization Process Using PID Control System Firdausi, Hasanur Mohammad; Cahyono, Yusuf Fani Dwi; Rahardi, Gamma Aditya; Ghozali, Moch; Muldayani, Wahyu; Herdiyanto, Dedy Wahyu
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i2.53734

Abstract

Livestock products that experience an increase in production every year are dairy products. Based on research data on national milk production in 2020, the amount of dairy products produced increased to 947,685.36 tons. Animal protein needed by the body to grow and develop and to maintain health is the source of milk. The dairy processing industry relies on fresh cow's milk. Milk needs to be further processed to extend its shelf life because milk is easily spoiled or damaged and has a relatively short shelf life as a food of animal origin. Pasteurization is a process that can be done. One effort to extend the shelf life of milk is by pasteurizing milk. The pasteurization process is carried out by heating milk at a temperature of LTLT 62°C-66°C for 30 minutes or HTST temperature of 72°C -75°C for 15 seconds. This study uses the LTLT method with a temperature of 63°C to maintain the temperature using the 2nd 2nd-orderer Nichols PID control. To apply the system, several components are used, namely, Arduino nano as a microcontroller, DS18B20 sensor as a milk temperature reader, as well as a feedback system from PID control, servo to regulate the valve used to regulate the intensity of the stove flame, and the servo, rotates according to the PID value received, MQ-02 sensor to maintain safety against LPG gas leaks. There is a 12C LCD to provide visual information on the temperature and ADC values from the MQ-02 sensor, and there is a buzzer as an indicator of the system. The buzzer will be ON when the pasteurization process time is complete and when a gas leak occurs. Then, there is a TCS3200 sensor that compares the colour of the milk.