cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
PENANGANAN KOMPLAIN DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM PERMATA BLORA PADA MASA PANDEMI COVID Fika Jati Kusuma
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i1.973

Abstract

Cases of complaints in the outpatient installation of Permata Blora Hospital continue to increase and continue to repeat during the Covid-19 pandemic. The number of complaints that come in requires complaint handling to maintain patient satisfaction. This study aims to determine the handling of complaints from the outpatient installation of Permata Blora General Hospital during the Covid-19 pandemic. This type of qualitative research. Data collection through in-depth interviews with key informants and triangulation of informants. The key informants were five officers. The five officers are responsible for handling complaints in the outpatient installations, and triangulation informants are outpatients who have complained. The data processing and analysis of this research use the method of content analysis. The results showed that complaint handling officers had not received training, the media for submitting complaints was not yet known to the patient, and the team network did not yet exist. This study concludes that the handling of complaints has not been good, marked by untrained human resources, the patient's complaint media is not yet known, and there is no team network.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA MENGENAI PENDIDIKAN SEKS DENGAN PERILAKU MENGARAH KEPADA SEKS BEBAS DI SMK KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2021 Riska Nanda Febriyana; Dayan Hisni; Cholisah Suralaga
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i1.899

Abstract

Masa remaja merupakan masa dengan rentang usia 10 sampai 24 tahun, Perilaku seks pada remaja dalam hal terjadinya sebuah transisi ini remaja akan berkembang mengarah kepada kematangan seksualitasnya. Berdasarkan data Survey kepada remaja dengan total responden 100 orang yang berpacaran, 63% hanya sebatas berpegangan tangan, 40 % ciuman, 20% pernah meraba bagian sensitif, 2 % penah melakukan hubungan seksual. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja mengenai pendidikan seks yang mengarah kepada perilaku seks bebas di SMK Kota Tangerang Selatan Tahun 2021. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan Cross-Sectional digunakan untuk mengetahui adakah korelasi antar kedua variabel, besar populasi penelitian ini sebanyak 124 responden dengan total sampel sebanyak 95 menggunakan teknik stratified sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner pengetahuan mengenai pendidikan seks, sikap remaja, dan perilaku mengarah kepada seks bebas. Kuesioner ini telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,890. Data dianalisis menggunakan chi-square untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja mengenai pendidikan seks dengan perilaku mengarah kepada seks bebas. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antar tingkat pengetahuan dengan perilaku mengarah kepada seks bebas didapati hasil p-value sebesar 0.000 < ? 0.05, dan terdapat hubungan antar sikap remaja mengenai pendidikan seks dengan perilaku mengarah kepada seks bebas didapati hasil p-value sebesar 0.007 < ? 0.05. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja mengenai pendidikan seks dengan perilaku mengarah kepada seks bebas di SMK Kota Tangerang Selatan Tahun 2021. Dengan meningkatkan pembelajaran mengenai pendidikan seks maka hal ini sangat diperlukan sekali untuk mengubah tatanan tingkat pengetahuan, sikap serta perilaku remaja kearah yang jauh lebih baik.
STUDI KUALITIATIF DETERMINAN BALITA STUNTING DI KELURAHAN BANDENGAN KECAMATAN KOTA KENDAL Siti Musyarofah
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i1.1026

Abstract

Stunting adalah kondisi tinggi badan seseorang yang kurang dari normal berdasarkan usia dan jenis kelamin. Determinan stunting meliputi faktor genetik, status ekonomi, jarak kelahiran, riwayat BBLR, anemia pada ibu, hygiene dan sanitasi lingkungan. Kasus gizi buruk dan stunting di wilayah Pantai Utara (Pantura) Barat, Jawa Tengah masih tinggi. Kejadian stunting di Kelurahan Bandengan cukup tinggi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui deskripsi determinan stunting di Kelurahan Bandengan. Desain penelitian adalah observasional dengan  pendekatan cross sectional dan dilakukan dengan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan wawancara mendalam. Informan dipilih secara purposive sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan stunting meliputi faktor ekonomi, kesehatan ibu saat hamil, ASI tidak eksklusif, pemberian MP ASI (keterlambatan/terlalu dini), picky eater,  ayah perokok, dan lingkungan. Determinan Stunting lebih dari satu faktor (multifaktor). Faktor ekonomi merupakan faktor awal dari determinan stunting.
ANALISIS FAKTOR RISIKO SINDROM METABOLIK PADA PEKERJA UNIT PEMBANGKITAN PRIOK PT. X TAHUN 2021 Dian Surya Pratama; Indri Hapsari Susilowati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i1.933

Abstract

Occupational Health is one of the efforts to promote and maintain the highest level of physical, mental and social health of workers in all occupations, prevention of problems related to workers due to their working conditions, protection of workers in their work from risks caused by factors detrimental to health, placement and maintenance of workers in a work environment that is adapted to their physiological and psychological abilities. This study aims to analyze the risk factors for metabolic syndrome of workers at the Priok Generation Unit PT. X. 2021. This study used a cross sectional method, with a sample of 100 respondents to workers at the Priok Generation Unit PT. X. Data analysis was carried out univariate, bivariate using chi square test and multivariat with logistic regression method using SPSS software version 23. The research instrument has been tested for validity and reliability in accordance with the rules and obtained a certificate of passing the ethical review with Number: Ket-552 /UN2.F10.D11/PPM.00.02/2021 issued by the research ethics committee of the Faculty of Public Health, University of Indonesia. The components of the metabolic syndrome most experienced by research respondents were an increase in fasting blood sugar, hypertension, an increase in triglycerides, the occurrence of central obesity and a decrease in HDL fat levels in the blood. This study shows that the risk factors that are significantly related to the occurrence of metabolic syndrome in workers are age, education level, smoking status and physical activity. Based on multivariate modeling with 11 modeling test stages, it was found that the personal education factor is one of the most dominant factors in the occurrence of metabolic syndrome. The level of education is one of the dimensions that describes a person's level of knowledge and insight, so the higher the level of knowledge education to carry out a healthy lifestyle to prevent the occurrence of metabolic syndrome, the better.
KESIAPAN RUMAH SAKIT DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT X PURWODADI Winda Ningsih
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i1.1033

Abstract

Tenaga kesehatan memiliki peranan penting bagi sistem pelayanan kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam melawan pandemi COVID-19. Data tenaga kesehatan yang terinfeksi COVID-19 di Rumah Sakit X Purwodadi pada bulan Juni 2021 menunjukkan terdapat 56 nakes yang terkonfirmasi COVID-19 yang terdiri dari 6 dokter umum, 5 dokter spesialis dan 45 perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan rumah sakit dalam pencegahan penularan COVID-19 pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit X Purwodadi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kepemimpinan, komunikasi, sumber daya manusia, sarana prasarana, kesehatan kerja, dan kesehatan mental Rumah Sakit X Purwodadi kurang siap untuk pencegahan penularan COVID-19 pada tenaga kesehatan. Hanya aspek administrasi dan keuangan Rumah Sakit X Purwodadi yang telah siap untuk pencegahan penularan COVID-19 pada tenaga kesehatan. Rumah Sakit X Purwodadi perlu melakukan monitoring evaluasi serta memberi arahan tenaga kesehatan dalam melaksanakan SOP terkait pencegahan penularan COVID-19 dan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan mental dan support group bagi tenaga kesehatan. Kata Kunci: Rumah Sakit, Tenaga Kesehatan, COVID-19, Kesiapan, Pencegahan Penularan.
ANALISIS FAKTOR PSIKOSOSIAL DAN DISTRES PADA PEKERJA DI PT. X TAHUN 2021 Ahmad Faiz; Sjahrul M Nasri
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i1.952

Abstract

Bahaya faktor psikososial sebagai interaksi antara atau di antara lingkungan kerja, konten pekerjaan, kondisi organisasi dan kapasitas pekerja, kebutuhan, budaya, dan pertimbangan personal pekerja yang dapat mempengaruhi kesehatan, prestasi kerja dan kepuasan kerja melalui persepsi dan pengalaman. Hasil respon karena faktor psikososial yaitu respon Stres yang dapat berupa respon Stres negative atau Distres. hasil studi pendahuluan di PT. X ditemukan bahwa terdapat berbagai masalah psikososial dan berbagai keluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan berbagai faktor psikososial dengan distres yang terjadi pada pekerja di PT. X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi potong lintang. Penelitian dilakukan pada pekerja di PT. X pada bulan September 2021 sampai Desember 2021. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 112 pekerja dan instrumen yang digunakan yaitu kuisioner. Uji statistik yang digunakan yaitu uji korelasi. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara faktor psikososial lingkungan kerja (nilai p = 0,000), fungsi dan budaya organisasi (nilai p = 0,007), konflik peran (nilai p = 0,005), hubungan interpersonal (nilai p = 0,042), dan home-work interface (nilai p = 0,000) dengan variabel dependen yaitu distres. Kemudian, tidak terdapat hubungan antara faktor psikososial budaya kerja (nilai p = 0,103), ketidak jelasan peran (nilai p = 0,621), pengembangan karir (nilai p = 0,362), dan kontrol pekerjaan (nilai p = 303) dengan variabel dependen yaitu distres.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR suyani Suyani
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i2.1069

Abstract

Angka kematian bayi (AKB) merupakan indikator kesehatan yang termasuk di dalam salah satu target Suistainable Development Goals (SDGs), dimana dari bertujuan untuk menurunkan AKB sekurang-kurangnya 12/1.000 kelahiran hidup pada 2030. Selama tahun 2017 terdapat 108 kematian bayi baru lahir, penyebab paling tinggi angka kematian bayi adalah karena berat bayi lahir rendah sebanyak 22 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Rancangan penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan crossectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling .Analisis statistic yang digunakan chi square. Dari hasil penelitian didapatkan hasil ada hubungan bermakna antara usia ibu dan umur kehamilan dengan kejadian BBLR karena nilai p value masing-masing 0,013 dan 0,000. Tidak ada hubungan bermakna antara paritas, Pendidikan dan HDK dengan kejadian BBLR karena nilai p value  >0,05. Diharapkan bidan sebagai pemberi pelayanan kebidanan dapat meningkatkan pelayanan ANC lebih dari 4x kunjungan, konseling secara menyeluruh maupun penyuluhan pada ibu hamil tentang faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR. serta melakukan pencatatan sesuai dengan formulir yang telah disediakan
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM BINA KELUARGA BALITA PADA ERA PANDEMI COVID-19 DI LOKUS DESA STUNTING KECAMATAN KERSANA KABUPATEN BREBES afiyah hidayati; Farid Agushybana; Ayun Sriatmi
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i2.1230

Abstract

Tingginya kasus stunting di Kabupaten Brebes membutuhkan upaya penanganan stunting melalui program Bina Keluarga Balita (BKB). Namun cakupan BKB di Kabupaten Brebes belum mencapai target sasaran dan saat pandemi COVID-19 baru tercapai 5,7% pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program BKB  pada era pandemi COVID-19 di lokus desa stunting Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam kepada informan utama dan informan triangulasi. Informan utama adalah pelaksana program. Informan triangulasi terdiri dari peserta program dan pengelola program. Pengolahan dan analisa data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan program BKB sudah dilakukan yakni sudah menetapkan tujuan dan target kinerja akan tetapi terdapat keterbatasan antara lain belum semua kelompok BKB memiliki buku pedoman atau petunjuk teknis, belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program BKB era pandemi COVID-19 , belum dibuat peta kerja, keterbatasan perencanaan sumber daya meliputi Sumber Daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, anggaran operasional, serta belum disusunnya program kerja BKB. Fungsi pengorganisasian program BKB sudah berjalan ini dapat dilihat dari sudah adanya pembagian tugas akan tetapi belum mempertimbangkan kompetensi dan belum ada pembuatan jadwal piket. Fungsi penggerakkan program BKB sudah dijalankan antara lain pengelola BKB sudah memberikan arahan atau bimbingan pada pelaksana BKB, sudah ada kerjasama lintas sektor dan mitra terkait, akan tetapi pada masa pandemi COVID belum semua kelompok melakukan inovasi. Fungsi pengawasan program BKB sudah berjalan dengan baik dimana sudah ada monitoring dan evaluasi capaian kinerja. Upaya perbaikan kinerja dilakukan dengan cara meningkatkan promosi program BKB melalui media dan advokasi dalam rangka mendapatkan dukungan.
ANALISIS LIKUIDITAS, SOLVABILITAS DAN RENTABLILITAS KEUANGAN BLUD RSUD KELET PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yohana Yohana; Chriswardani Suryawati; Septo Pawelas Arso
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i2.1068

Abstract

Adanya pandemi COVID-19 dapat menurunkan kinerja keuangan rumah sakit akibat perubahan tatanan layanan. RSUD Kelet sebagai rumah sakit BLUD Provinsi Jawa Tengah harus memiliki tingkat kemampuan keuangan BLUD yang baik sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan BLUD RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah pada masa pandemi COVID-19 berdasarkan likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas keuangan BLUD pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah (PPK BLUD) RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Pengolahan data dengan menghitung nilai persentase Current Ratio, Total Assets to Debt Ratio, Return On Assets (ROA) dan Return On Equity (ROE). Metode analisa data dengan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai current ratio pada tahun 2020 sebesar 485,37% dan tahun 2021 sebesar 598,27%. Nilai current ratio ini masih memenuhi standar BLUD. Nilai Total Asset to Debt tahun 2020 sebesar 33.572,60% dan tahun 2021 sebesar 10.657,99%. Nilai Total Asset to Debt ini masih memenuhi standar BLUD. Nilai Return On Assets (ROA) tahun 2020 sebesar 3,15% dan tahun 2021 sebesar 1,92%. Nilai Return On Assets (ROA) belum mencapai standar. Nilai Return On Equity (ROE) tahun 2020 sebesar 3,16% dan tahun 2021 sebesar 1,94%. Nilai Return On Equity (ROE) belum mencapai standar. Dapat disimpulkan bahwa likuiditas dan solvabilitas keuangan BLUD RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah selama pandemi COVID-19 sudah baik. Namun rentabilitas keuangan BLUD RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah belum baik.
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA TENAGA KERJA (MANPOWER) AREA ASH SILO PT PLN (PERSERO) UPK NAGAN RAYA Azzahra Iskandar; Lili Eky Nursia N
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i2.1084

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah Pembangkit listrik yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utamanya, di dalam PLTU memiliki beberapa sistem salah satunya Ash Handling System, yaitu tempat penampungan abu terakhir. Potensi  penyebaran abu di wilayah unit Ash Silo beresiko sangat besar terhadap pekerja, dapat mengakibatkan  resiko  kecelakaan dan terkena penyakit akibat kerja bagi pekerja yang tidak memakai APD dengan lengkap. APD merupakan peralatan yang melindungi para pekerja dari resiko kecelakaan di tempat kerja dan memiliki kegunaan dari masing-masing alat yang berguna  bagi keselamatan pendengaran, mata, pernafasan, tubuh, kepala, dan kaki. Kepatuhan pekerja dalam pemakaian APD dapat mengurangi resiko kecelakaan dan penyakit yang diakibatkan kerja, dengan cara mematuhi aturan dari perusahaan. Terdapat 130.923 kecelakaan kerja terutama pada pekrja kontruksi di indonesia, Karena di butuhkan untuk menjamin keselamatan dan kesehtan Kerja (K3). Jenis penelitian ini adalah metode kualitatif observasional dengan wawancara menggunakan kuesioner beserta pemantauan, penelitian ini di lakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya. Peneliti ini mengambil area Ash Silo sebagai objek sasaran. Dalam penelitian ini melibatkan 12 pekerja di area Ash Silo. Pada hasil  penelitian terdapat kesedian APD pada perusahan secara lengkap, hasil dari kondisi APD menunjukan ada beberapa APD yang sering di gunakan sehingga tidak layak di pakai pekerja di karena kan kotor, rusak, dan tidak nyaman di gunakan kembali. Hasil kepatuhan pada penggunaan APD masih kurang di area Ash Silo karena pekerja enggan menggunakan APD yang sudak tidak layak di pakai kembali. Sanksi dari perusahan berjalan dengan baik dari data yang di hasilkan saat wawancra 12 pekerja menyatakan bahwa jika pekerja tidak menggunakan APD dengan lengkap saat berada di lapangan kerja, pekerja akan di kenakan sanksi berupa teguran dan denda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada manpower area Ash Silo PT PLN (Persero) UPK Nagan Raya. 

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016 Edisi Agustus 2015 Edisi Agustus 2014 Edisi Agustus 2013 More Issue