cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
PENERAPAN TERAPI SPIRITUAL EMOSIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA : STUDI LITERATUR Vera Fitriana; Luluk Cahyanti; Alvi Ratna Yuliana; Ulfin Nurjannah
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i1.1455

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit gaya hidup kurang sehat yang paling umum terjadi. Hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia dunia karena frekuensi  yang  tinggi dan berisiko. Penatalaksanaan hipertensi secara umum dengan menggunakan terapi farmakalogis dan nonfarmakologis. Pengobatan hipertensi farmakologi dengan menggunakan obat-obat anti hipertensi sering digunakan sebagai terapi dibandingkan pengobatan non farmakologi. Pengobatan non farmakologi salah satunya yaitu dengan terapi Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) untuk menurunkan tekanan darah dimana terapi ini merupakan salah satu bentuk terpai pikiran tubuh yang berkembang dari terapi komplementer dan alternatif. Studi literatur ini untuk mengetahui penerapan Spiritual Emosional Freedom technique (SEFT) untuk menurunkan tekanan darah pada lansia. Metode dalam penulisan studi literatur ini dengan cara mencari beberapa jurnal penelitian yang dipublikasikan melalui data base elektronik. Data base yang digunakan adalah google cendekia. Pencarian jurnal dilakukan dengan mengumpulkan tema keperawatan holistik. Tahun penerbitan jurnal yang digunakan untuk dilakukan studi literatur  adalah tahun 2012 sampai tahun 2021. Hasil dari 5 literartur jurnal yang didapatkan bahwa ada pengaruh terapi Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Kesimpulan yang didapatkan adalah adanya pengaruh terapi Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) untuk menurukan tekanan darah pada lansia.Diharapkan terapi SEFT  ini dapat dijadikan alternative untuk menurunkan hipertensi pada lansia
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN INFORMASI PETUGAS KESEHATAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Shintia Wirna; Lily Nursia
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i1.1400

Abstract

Penyakit DBD merupakan penyakit akibat virus dengue yang tertular dari gigitan nyamuk aedes aegypti, kemudian masuk ke peredaran darah manusia. Kondisi seperti ini bisa hadir di tiap tahun, serta bisa menjangkiti semua kelompok usia.  Sepanjang bulan januari sampai Oktober sudah tercatat sebanyak 55 kasus DBD yang dilaporkan dari pukesmas-pukesmas yang ada di kabupaten Aceh Selatan. Jumlah kasus terbanyak dilaporkan dari UPTD pukesmas Tapaktuan, tercatat dari bulan januari sampai oktober sudah dilaporkan sebanyak 17 kasus. Perihal ini muncul akibat minimnya pengetahuan masyarakat guna melaksanakan pencegahan 3M Plus dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta kurangnya penyuluhan dari petugas kesehatan sehingga sebagian besar masyarakat tidak mendapatkan informasi mengenai tindakan untuk mencegah penyakit DBD. Kajian ini bermaksud guna mencari tahu keterkaitan antara pengetahuan maupun informasi petugas kesehatan dengan pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja UPTD Pukesmas Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Kajian ini mempergunakan metode kuantitatif dan berpendekatan cross-sectional. Populasi pada kajian ini, yaitu jumlah hunian di Desa Hilir sejumlah 440 responden dan sampel sejumlah 209 responden. Teknik dalam memperoleh sampel terlaksana dengan random sampling. Analisis data peneliti lakukan secara univariat maupun bivariat dan uji chi-square memperlihatkan tingkat kepercayaan 95%. Hasil kajian menyatakan apabila pengetahuan berhubungan dengan tindakan untuk mencegah DBD dengan p-value 0,000 (p<0,05). Informasi petugas kesehatan berhubungan dengan tindakan pencegahan DBD dengan p-value 0,001 (p<0,05). Tindakan pencegahan DBD sangat penting dilakukan mengingat kepadatan hunian yang sangat tinggi di daearah tersebut serta informasi dari petugas kesehatan belum menyuluruh. Pengetahuan masyarakat dan informasi dari petugas kesehatan sangat berperan aktif untuk mendukung masyarakat selama mencegah  penyakit DBD di Desa Hilir wilayah kerja UPTD Pukesmas Tapaktuan kecamatan Tapaktuan kabupaten Aceh selatan.Kata Kunci:  Pengetahuan,Informasi Petugas Kesehatan,Tindakan Pencegahan DBD
EFEKTIVITAS ELDERLY FITNESS EXERCISE PADA LANSIA DENGAN NYERI SENDI DI PANTI WERDHA BLITAR Mizam Ari Kurniyanti
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i1.1327

Abstract

Masalah kesehatan yang diakibatkan karena gangguan pada sistemmuskuluskeletal pada lansia yaitu osteoarthritis. Rasa sakit yang diakibatkan bisamengganggu dan membatasi aktivitas kegiatan sehari-hari. Menganalisisefektivitas elderly fitness exercise terhadap penurunan nyeri pada lansia yangmengalami osteoarthritis. Jenis penelitian pre-eksperimen One-Group PretestPosttest Design. Populasi yang digunakan adalah lansia yang mengalamiosteoarthritis dengan sampel sebanyak 7 responden. Instrumen pada penelitianini adalah kuisioner paindect dan dianalisis menggunakan Uji-T berpasangan. UjiT berpasangan nilai p-V = 0.001 (p<0.05) sehingga keputusan yang diambil adaefektivitas elderly fitness exercise pada lansia dengan nyeri sendi. Gerakanelderly fitness exercise membantu menggerakkan tubuh sehingga dapatmeningkatkan produksi cairan yang ada disendi berguna untuk memberikanpelumas pada sendi untuk menggurangi nyeri. Elderly fitness exercise terhadappenurunan lansia terbukti efektif menurunkan nyeri sendi pada lansia
ANALISIS METIL PARABEN DALAM BEBERAPA MERK HAND AND BODY LOTION YANG BEREDAR DI PASAR PAGI KALIWUNGU SEMARANG Eny Hastuti; Cahya Mitsluna Qothrun Nada
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i1.1452

Abstract

Metil paraben pada sediaan kosmetik digunakan sebagai bahan pengawet yang “hypoallergenic”  dengan tidak adanya iritasi dan sensitisasi. Konsentrasi paraben yang digunakan sesuai dengan peraturan BPOM RI No.HK.00.05.1745, tanggal 5 Mei 2003 tentang batas maksimum kadar metilparaben adalah 0,4% sebagai pengawet tunggal pada beberapa sediaan kosmetik termasuk salah satunya hand and body lotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metil paraben dalam beberapa merk sediaan hand and body lotion  yang beredar di Pasar Pagi Kaliwungu Semarang, dan mengetahui apakah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik, dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) untuk uji kualitatif dan uji kuantitatifnya secara Spektrofotometri UV. Dari hasil penelitian di dapatkan rata-rata kadar pada sampel merk X adalah 0,0058% dan sampel merk Y adalah 0,0057%, sehingga kedua merk hand and body lotion tersebut memenuhi peraturan BPOM RI.
PERSEPSI HAMBATAN PADA TINDAKAN BERHENTI MEROKOK PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH ATAS DENGAN MENGGUNAKAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL Vivien Dwi Purnamasari
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i1.1339

Abstract

Perilaku merokok merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan berbagai penyakit bahkan kematian. Usia remaja merupakan usia awal para perokok, anggapan tentang kesulitan berhenti merokok menjadi salah satu tantangan untuk menyiapkan generasi bebas rokok. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran persepsi hambatan pada tindakan berhenti merokok siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Nganjuk. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, lokasi penelitian di SMK Negeri 1 Nganjuk dengan jumlah sampel 84 siswa dengan menggunakan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner google form. Mayoritas responden mulai merokok pada usia 15-16 tahun sebanyak 69 responden, rata-rata uang saku responden RP.5000-Rp.10.000/hari, konsumsi rokok responden 2 batang rokok sampai 4 batang rokok perhari. faktor penghambat untuk tindakan berhenti merokok pada penelitian ini ditemukan paling banyak yaitu teman dekat responden adalah perokok sebesar 60,7%
GAMBARAN PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA LOW BACK PAIN SETELAH DILAKUKAN TRANSCRANIAL MAGNETIC STIMULATION: LITERATURE REVIEW ety wulandari
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i1.1122

Abstract

Low Back Pain (LBP) adalah kondisi medis yang sering terjadi pada sistemmuskuloskeletal yang mempengaruhi area tulang belakang bagian bawah.Prevalensi LBP meningkat di seluruh dunia dan diperkirakan akan terusmeningkat di masa depan. LBP dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasukgangguan postur, trauma fisik, stres emosional, dan gaya hidup yang tidak sehat.Salah satu terapi alternatif yang sedang diteliti adalah penggunaan TranscranialMagnetic Stimulation (TMS). TMS adalah teknik non-invasif yang menggunakanmedan magnet untuk mengaktifkan neuron di otak dan sistem saraf pusat.Literature review ini bertujuan menganalisis tentang gambaran penurunan nyeripada pasien LBP setelah dilakukan Transcranial Magnetic Stimulation. Pencariandilakukan melalui database seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholardengan menggunakan kata kunci "Transcranial Magnetic Stimulation", "Low BackPain", "Chronic Pain", "Neurostimulation", dan kombinasi kata kunci lainnya.Penulis memilih artikel yang berkaitan dengan penggunaan TMS pada pasienLBP dan mengevaluasi kualitas studi tersebut menggunakan kriteria sepertidesain penelitian, metode evaluasi nyeri, sampel populasi, dan durasipengobatan. Penggunaan TMS pada pasien LBP memberikan hasil yang positifdalam mengurangi nyeri kronis. Beberapa studi menunjukkan penurunan skornyeri secara signifikan pada pasien yang menjalani TMS, dibandingkan dengankelompok kontrol yang menerima plasebo atau perawatan standar. TMS dapatmengurangi aktivitas saraf yang terlibat dalam pengolahan nyeri pada pasienLBP, serta mempengaruhi aktivitas neurotransmiter seperti serotonin dannorepinefrin. Namun, efektivitas TMS dapat dipengaruhi oleh beberapa faktorseperti jenis LBP, durasi dan frekuensi stimulasi, serta durasi pengobatan.Kesimpulan : penggunaan TMS pada pasien LBP dapat memberikan hasil yangpositif dalam mengurangi nyeri kronis. Beberapa studi menunjukkan penurunanskor nyeri secara signifikan pada pasien yang menjalani TMS, namunefektivitasnya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis LBP, durasidan frekuensi stimulasi, serta durasi pengobatan. Meskipun masih terdapatkontroversi dalam hasil penelitian, penggunaan TMS sebagai terapi alternatifuntuk mengurangi nyeri kronis pada pasien LBP masih memiliki potensi yangcukup besa
ANALISIS CAPAIAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DI PUSKESMASPROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2022 Ela Fajriah; Erma Gustina
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i1.1445

Abstract

Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK) mengintegrasikan pelaksanaan program melalui pendekatan 6 komponen utama dalam penguatan sistem kesehatan (six building blocks),  yaitu penguatan upaya pelayanan kesehatan, ketersediaan tenaga kesehatan, siste, informasi kesehatan, akses terhadap kesetersediaan obat esensial, pembiayaan dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di puskesmas Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan bersifat survey analitik dengan metode cross sectional yang belibatkan 177 orang pengelola PIS-PK puskesmas di Provinsi Sumatera Selatan. Pengumpulan data penelitian menngunakan kuesioner dengan skala guttman. Analisischi square dan regresi logistic digunakan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan capaian PIS-PK puskesmas dan faktor yang paling dominan diantara faktor-faktor risiko lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan (p = 0,021, OR = 2,423), beban kerja (p=0,009, OR=2,862) mempunyai hubungan dengan capaian PIS-PK. Faktor dominan yang berhubungan dengan capaian PIS-PK di puskesmas Provinsi Sumatera Selatan adalah beban kerja. Diharapkan pengelola PIS-PK tidak diberikan beban pekerjaan lain dan kemampuan pengelola PIS-PK perlu ditingkatkan dengan pelatihan dan pendidikan untuk mendukung keberhasilan PIS-PK di puskesmas Provinsi Sumatera Selatan
PENGARUH SOSIALISASI PENERAPAN APLIKASI ANDROID PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI DUSUN KAMPALA DESA BONTO MATENE MAROS Feby Purnamasari
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i2.1517

Abstract

Stunting adalah kondisi tinggi badan seseorang lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umunya (yang seusia). Stunting merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di Indonesia balita yang mengalami stunting di Indonesia sebanyak 24,4% pada 2021. Upaya pencegahan stunting salah satu nya dengan Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi penerapan aplikasi android pematauan tumbuh kembang anak untuk mencegah stunting di Dusun Kampala, Desa Bonto Matene, Kab. Maros dengan sasaran sebanyak 20 ibu yang memiliki anak balita dan handphone android. Kegiatan berupa sosialisasi, memberikan pre test,penyuluhan dan post test terkait tumbah kembang anak, dan pelatihanmenggunakan aplikasi android tumbuh kembang anak. Hasil penelitiandiperolah ada pengaruh penggunaan aplikasi android tumbuh kembang anak terhadap hasil pemantaun tumbuh kembang usia 0-5 tahun di Dusun Kampala Desa Bonto Matene Marosnilai 0.000 < 0.005. Targetnya adalah jika terjadipenyimpangan tumbuh kembang anak dapat diketahui sejak dini, dan diberikanstimulasi dan intervensi agar anak dapat tumbuh dengan sehat. Kegiatan inidiharapkan dapat membantu Bidan, Kader dan Masyarakat dalam melakukanpemantauan dan pengawasan tumbuh kembang sesuai dengan usia anak.
EKSPLORASI UPAYA BERHENTI MEROKOK PADA REMAJA POTENSI PENGEMBANGAN PROGRAM BERHENTI MEROKOK MELALUI POSYANDU REMAJA DI KAMPUNG PENGOK, KOTA YOGYAKARTA Septian Emma Dwi Jatmika; Muchsin Maulana; Nur Apriliyanti
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i2.1232

Abstract

Perilaku merokok pada remaja di Yogyakarta masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat, salah satunya di Kampung Pengok RW 09, Kota Yogyakarta. Perilaku merokok remaja rentan terhadap penyakit akibat rokok. Sayangnya, pengetahuan perokok remaja di Kampung Pengok tentang manfaat berhenti merokok masih kurang dan itu menjadi salah satu kegagalan mereka saat mencoba berhenti merokok. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian untuk menganalisis upaya berhenti merokok pada remaja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Kampung Pengok RW 09, Kelurahan Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Informan adalah kader Posyandu remaja. Mereka dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak lima informan. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Waktu penelitian dari bulan Juli sampai bulan Oktober 2022. Analisis tematik dengan melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perokok remaja di Kampung Pengok RW 09 telah mengetahui dampak dan bahaya merokok. Mereka melihatnya di bungkus rokok, internet, televisi, bungkus rokok, sharing dengan teman-teman kesehatan, dan sekolah. Namun, sayangnya, mereka tidak merasa rentan terhadap penyakit akibat rokok dan belum memiliki niat yang tinggi untuk berhenti merokok. Mereka pernah mencoba untuk berhenti merokok, namun sayangnya mereka merokok kembali. Menurut mereka, yang menjadi hambatan terberat saat mencoba berhenti merokok adalah lingkungan teman sebaya. Mereka membutuhkan bantuan untuk berhenti merokok. Namun sayangnya, mereka tidak tau harus kemana mencari bantuan untuk berhenti merokok. Kader Posyandu remaja belum memiliki peran untuk membantu remaja berhenti merokok. Oleh karena itu, perlu adanya upaya tindaklanjut di tingkat komunitas untuk membantu perokok remaja berhenti merokok. Upaya pengembangan program berhenti merokok melalui posyandu remaja bisa diinisiasi untuk mengatasi permasalahan perilaku merokok pada remaja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) PADA BAYI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS DRIEN JALO KABUPATEN ACEH SELATAN Afrina Afrina; Lili Eky Nursia N; Danvil Nabela; Jun Musnadi Is
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i2.1447

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan kondisi dimana bayi lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram. BBLR memiliki dampak yang cukup serius dalam proses pertumbuhan dan perkembangan pada bayi baru lahir. Ada berbagai faktor yang menyebabakan kejadian BBLR diantaranya seperti lingkar lengan atas (LiLa), asupan tablet besi (Fe), usia ibu pada saat hamil, sosial ekonomi dan pendidikan ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Drien Jalo Kabupaten Aceh Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross-secsional. Populasi adalah bayi yang memiliki usia 0-12 bulan yang ada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Drien Jalo sebanyak 104 orang dengan sampel 83 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ada hubungan antara LiLA dengan kejadian BBLR dengan p value 0,000 (p<0,05). Tidak ada hubungan antara asupan tablet besi (Fe) dengan kejadian BBLR dengan p value 0,331. Ada hubungan antara usia ibu pada saat hamil dengan kejadian BBLR dengan p value 0,000 (p<0,05). Tiadak ada hubungan social ekonomi dengan kejadian BBLR dengan p value 0,599. Ada hubungan antaranpendidikan ibu dengan kejadian BBLR dengan p value 0,017 (p<0,05).

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016 Edisi Agustus 2015 Edisi Agustus 2014 Edisi Agustus 2013 More Issue