cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 595 Documents
EFEKTIVITAS SUROBOYO BUS DALAM MENGATASI KEMACETAN KOTA SURABAYA Nurdiana, Annisa Damaiyanti; Wahyudi, Kalvin Edo
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i3.2709

Abstract

Surabaya is well-known as an industrial city where the development will not be separated from economic cultivation. There is an increase on the quality of life in urban areas caused by economic factors which cause people to migrate to Surabaya city, so that the level of urbanization and the rate of population growth in Surabaya is increasing. It will trigger a phenomenon caused by the high urbanization of the population, both the benefits and challenges that will be faced by the government. The high population rate in Surabaya is certainly followed by the high demand for modes of transportation which have also increased, causing traffic jams in Surabaya. Hence, the program regarding the Suroboyo bus is one of the solutions to reduce congestion. The aims of this study is to describe the effectiveness of the Suroboyo Bus as a public transportation in overcoming traffic jams in Surabaya. This study used descriptive qualitative method. The researcher collected the data by research subjects, namely: (1)the people who use the Suroboyo Bus and (2)the highway of Surabaya city. The results of this study focused on 3 indicators, namely (1) goal attainment: The results show that in achieving the goal of Suroboyo the bus has not met the criteria and the city of Surabaya is still experiencing traffic jams, (2) integration: quite good but needs improvement and additional media expansion in promoting the Suroboyo bus and (3) adaptation: The Suroboyo bus adaptation process has not gone well enough because people are not used to using public transportation and prefer to use private vehicles.Kota Surabaya dikenal sebagai kota industri dimana dalam perkembangannya tidak akan terlepas dari perkembangan ekonomi. Adanya peningkatan kualitas hidup di wilayah perkotaan disebabkab oleh faktor ekonomi yang mengundang orang-orang untuk bermigrasi ke Kota Surabaya sehingga tingkat urbanisasi dan laju pertumbuhan penduduk kota Surabaya meningkat. Hal ini akan memicu adanya fenomena yang ditimbulkan oleh tingginya urbanisasi penduduk baik yang menguntungkan maupun tantangan yang akan dihadapi oleh pemerintah. Tingginya angka kependudukan di Kota Surabaya tentu diikuti dengan tingginya kebutuhan moda transportasi yang ikut meningkat sehingga menyebabkan kemacetan yang ada dikota Surabaya. Maka adanya program mengenai Suroboyo bus ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan. Tujuan penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang efektivitas suroboyo bus sebagai angkutan transportasi publik dalam mengatasi kemacetan Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti menggumpulkan data adapun subjek peneliti yaitu: (1) masyarakat pengguna suroboyo bus dan (2) masyarakat pengguna jalan raya kota surabaya. Hasil penelitian ini berfokus pada 3 indikator yaitu (1) pencapaian tujuan: hasil menunjukkan bahwa dalam mencapai tujuan suroboyo bus belum memenuhi kriteria dan Kota Surabaya masih mengalami kemacetan, (2) integrasi: cukup baik tetapi perlu adanya peningkatan dan menambah media perluasan dalam mempromosikan Suroboyo bus ini dan (3) adaptasi: proses adaptasi suroboyo bus belum berjalan cukup baik karena masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan transportasi public dan lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi.
JUSTIFIKASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DALAM MEMBERIKAN PELUANG PEKERJAAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS Martoyo, Martoyo; Herlan, Herlan; Sukamto, Sukamto; Sikwan, Agus; Elyta, Elyta; Vayed, Dodi Al
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i3.2661

Abstract

This study intends to offer recommendations to the Pontianak City regional administration for improving employment regulations for people with disabilities in Pontianak City. The opportunities for people with impairments are the same as those for everyone else. The Pontianak City Government has created policies for people with disabilities to meet their requirements. The local laws outline the rights of people with disabilities, including the right to employment. These regional regulations have been put into effect by the Pontianak City Government through the Pontianak City Manpower, Cooperative, and UKM Office, starting with the management of information on the world of work for people with disabilities, work facilities, skill training, and awareness of the rights of workers with disabilities. Defects continue to be found in its application, making executing these policies less than ideal. Based on the study's findings, the Regional Government of Pontianak City adopted the Regional Regulation of the City of Pontianak Number 13 of 2013 concerning the Protection and Empowerment of Persons with Disabilities in Pontianak City, which established an employment policy for people with disabilities. The Regional Government of Pontianak City has made several efforts to put the law into practice, starting with information management, work facilities, skill training, outreach, awareness programs for the law's rights, and information about the employment of people with disabilities in Pontianak City.Penelitian ini bertujuan menawarkan rekomendasi kepada pemerintah daerah Kota Pontianak untuk penyempurnaan peraturan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas di Kota Pontianak. Kesempatan bagi orang-orang dengan gangguan sama dengan kesempatan untuk orang lain. Pemerintah Kota Pontianak telah membuat kebijakan bagi penyandang disabilitas untuk memenuhi kebutuhan mereka.. Undang-undang setempat menguraikan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk hak atas pekerjaan. Peraturan daerah ini telah diberlakukan oleh Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Pontianak, dimulai dengan pengelolaan informasi dunia kerja bagi penyandang disabilitas, fasilitas kerja, pelatihan keterampilan, dan kesadaran akan hak-hak pekerja penyandang disabilitas. Cacat terus ditemukan dalam penerapannya, membuat pelaksanaan kebijakan ini kurang ideal. Berdasarkan temuan penelitian, Pemerintah Daerah Kota Pontianak mengadopsi Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 13 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Kota Pontianak, yang menetapkan kebijakan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas. Pemerintah Daerah Kota Pontianak telah melakukan beberapa upaya untuk menerapkan undang-undang tersebut, mulai dari pengelolaan informasi, fasilitas kerja, pelatihan keterampilan, penjangkauan, dan program kesadaran akan hak-hak hukum, serta informasi tentang ketenagakerjaan penyandang disabilitas di Kota Pontianak
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN RAMAH LANSIA DI KABUPATEN DHARMASRAYA, PROVINSI SUMATERA BARAT Pazka, M Iqbal Sarabayan; Ariany, Ria; Aromatica, Desna
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 13, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v13i1.2848

Abstract

The high number of elderly people, namely 7.01%, is the basis for the Dharmasraya Regency Government to make the elderly one of the regional problems that must be resolved. Based on the guidelines issued by the Central Government through the Ministry of Social Affairs, Dharmasraya Regency issued an Elderly Area Policy through the 2020-2024 Regional Medium Term Development Plan. This research aims to describe and analyze the Implementation of the Elderly Dharmasraya Regency Policy. This research uses Edward III's theory 4 variables to determine the success of implementing a policy: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The research results show that characteristics within agencies, a clear division of tasks and responsibilities, and good coordination between agencies are key factors for success. Despite the government's commitment to providing adequate funding, there are still potential problems in allocating and using funds that are not on target due to a lack of supervision and monitoring. So, concrete steps need to be taken to improve coordination and ensure that all parties involved have effective communication channels. Tingginya jumlah angka penduduk lanjut usia di Kabupaten Dharmasraya yakni sebesar 7,01%,   menjadi dasar bagi pemerintah untuk menjadikan persoalan lansia sebagai salah satu permasalahan daerah yang harus di prioritaskan. Berdasarkan pedoman yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian sosial, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kemudian mengeluarkan Kebijakan mengenai Kawasan Ramah lansia melalui Rencana Pembangunan Jangka Menangah Daerah pada Tahun 2020-2024. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Kebijakan Kabupaten Dharmasraya terkait kebijakan Kawasan Ramah Lansia tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan berlandaskan teori Edward III. Terdapat 4 variabel yang menentukan keberhasilan implementasi suatu kebijakan, yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian kemudian menunjukkan bahwa karakteristik dalam badan-badan, pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, serta koordinasi yang baik antar badan-badan menjadi faktor kunci untuk mencapai keberhasilan implementasi kebijakan. Meskipun ada komitmen pemerintah untuk menyediakan pendanaan yang mencukupi, masih terdapat potensi masalah dalam alokasi dan penggunaan dana yang tidak tepat sasaran karena kurangnya pengawasan dan monitoring. Maka perlu ada langkah-langkah konkret untuk memperbaiki koordinasi dan memastikan bahwa semua pihak terlibat memiliki saluran komunikasi yang efektif. 
PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PENDUDUK KELURAHAN TUGU SELATAN JAKARTA UTARA Larasati, Salsha; Winarno, Winarno
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i3.2715

Abstract

 A country's growth can be largely predicted by looking at its human resources. The quality of available human resources will affect the success of development. A higher level of education correlates with a higher quality of human capital. A person's earning potential may be affected by their level of education. Descriptive research with a quantitative focus is used in this study. Questionnaires, in-person interviews, and relevant literature reviews were used to collect data for this study. The results of the study found that the level of education had a small effect on the people's standard of living in Tugu Selatan Village. It is hoped that local governments will benefit from the findings of this study to better target their relief efforts. By strengthening the local economy and inspiring people to pursue higher education, I can help the people of Kelurahan Tugu Selatan support themselves and their families.Jalannya pertumbuhan suatu negara sebagian besar dapat diprediksi dengan melihat sumber daya manusianya. Kualitas sumber daya manusia yang tersedia akan mempengaruhi sejauh mana keberhasilan pembangunan. Tingkat pendidikan yang lebih tinggi berkorelasi dengan sumber daya manusia yang lebih berkualitas. Potensi penghasilan seseorang mungkin dipengaruhi oleh tingkat pendidikannya. Penelitian deskriptif dengan fokus kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Kuesioner, wawancara langsung, dan ulasan literatur yang relevan digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini. Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat pendidikan memiliki pengaruh yang kecil terhadap taraf hidup masyarakat di Kelurahan Tugu Selatan. Diharapkan bahwa pemerintah daerah dapat mengambil manfaat dari temuan studi ini agar mampu menargetkan upaya bantuannya dengan lebih baik. Dengan memperkuat ekonomi lokal dan menginspirasi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, saya dapat membantu masyarakat Kelurahan Tugu Selatan menghidupi diri sendiri dan keluarganya.
PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN GEMBONG KOTA SURABAYA DALAM PERSPEKTIF MODEL KEBIJAKAN EDWARD III Fortuna, Intan Septia Eka; Arif, Lukman
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i3.2679

Abstract

The Gembong area is an area where the majority of traders sell used goods, ranging from used clothes to unused household appliances. By selling wares along the streets and sidewalks. The organizers of the civil service police unit are trying to implement Regional Regulation Number 2 of 2020 concerning the implementation of public order and public order in the City of Surabaya which aims to raise the awareness of street vendors along the Jalan Gembong area of Surabaya City. This study aims to describe and analyze the implementation of policies regarding the implementation of public order and peace for the street vendor community in the Gembong area of Surabaya City. This study uses Edward III's theory with the first four focuses on communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. This study uses a qualitative method with a descriptive approach based on the current problem. The informant determination technique uses purposive sampling. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. By using interactive analysis developed by Miles and Huberman where data collected in the field is collected for a long time until the data sought reaches a saturation point. There are four data validity techniques in qualitative research including: degree of trust (creadibility), transferability (transferability), dependability (depandability), and certainty (confirmanbility). The results of this study indicate that it is quite successful in implementing the policy of implementing public order and peace for the street vendor community in the Gembong area of Surabaya City.Kawasan Gembong merupakan sebuah kawasan yang mayoritas pedagangnya berjualan barang bekas mulai dari baju bekas sampai peralatan rumah tangga yang sudah tidak terpakai. Dengan menjual daganganya disepanjang jalan dan trotoar. Pihak penyelenggara satuan polisi pamong praja berupaya mengimplementasikan Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketetraman masyarakat di Kota Surabaya yang bertujuan untuk penyadaran Pedagang Kaki Lima di sepanjang jalan Kawasan Gembong Kota Surabaya.  Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pedagang kaki lima di Kawasan Gembong Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan teori Edward III dengan empat fokus perama komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendeketan deskriptif berdasarkan pada masalah yang sedang terjadi. Teknik penetuan informan menggunakan puposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan menggunakan analisis interaktif yang dikembangkan oleh miles dan huberman dimana data yang dikumpulkan di lapangan dihimpun berkepanjangan lalu hingga data yang dicari sampai pada titik jenuh. Teknik Keabsahan data dalam penelitian kualitatif ada empat meliputi : derajat kepercayaan (creadibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (depandability), dan kepastian (confirmanbility). Hasil penelitian ini menunjukan menunjukan bahwa belum optimal dalam implementasi kebijakan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pedagang kaki lima di Kawasan Gembong Kota Surabaya. Hal tersebut terjadi karena kurangnya kesadaran dari pedagang kaki lima terhadap aturan yang ditetapkan.
PLBN ARUK DAN PERKEMBANGAN EKONOMI KABUPATEN SAMBAS DALAM PERSPEKTIF GEOEKONOMI Sagita, Audi Rahma; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Hergianasari, Putri
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 13, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v13i1.2936

Abstract

This paper aims to review the key role of sambas county governments in driving economic growth through the gate of a border post Aruk. This study focuses on geoeconomic theory, integrating geographical factors that affect the region's economic dynamics, particularly those associated with the border post of Aruk. The Research method employs a qualitative approach with data collection through interviews, official government website observations, and document analysis. The research focus includes evaluating the role of the Sambas district government in infrastructure development in the region of the border post in Aruk And other strategic steps to stimulate the growth and economic growth of the Sambas district. The results are expected to provide insight into the extent to which the Sambas County government's role in supporting the region's economic development through the border post of Aruk and how the economic aspects can be used to maximize the economic potential in the region. The implications of these findings are expected to contribute to formulating more effective and sustainable policies to drive economic growth in the region around the border post of Aruk. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran kunci pemerintah Kabupaten Sambas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui Pintu Gerbang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk. Penelitian ini menitikberatkan pada teori geoekonomi, mengintegrasikan faktor-faktor geografis yang berpengaruh pada dinamika ekonomi daerah, terutama yang terkait dengan keberadaan PLBN Aruk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi situs resmi pemerintahan, serta analisis dokumen. Fokus penelitian mencakup evaluasi peran pemerintah Kabupaten Sambas dalam pembangunan infrastruktur di kawasan PLBN Aruk dan langkah-langkah strategis lainnya untuk merangsang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sambas. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan mendalam tentang sejauh mana peran pemerintah Kabupaten Sambas dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui PLBN Aruk, serta bagaimana aspek geoekonomi dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi ekonomi di wilayah tersebut. Implikasi temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada perumusan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di sekitar PLBN Aruk.
PERUBAHAN MINAT BACA MAHASISWA DARI MEDIA KONVENSIONAL KE MEDIA DIGITAL Milavandia, Viranda Andri; Hariyanto, Didik
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 13, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v13i1.2686

Abstract

Pada era perkembangan teknologi saat ini menjadikan adanya penurunan kebiasaan membaca buku yang terjadi. Kurangnya kebiasaan minat baca tersebut menjadikan Indonesia menjadi negara dengan peringkat ke-60 dengan tingkat literasi yang rendah. Perubahan tersebut terlihat pada generasi masa kini yang disebut dengan generasi Z atau generasi jaringan, generasi tersebut merupakan generasi yang biasa dengan adanya teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis perubahan minat baca media digital pada generasi Z yang terjadi pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Adapun teori yang dilakukan dalam melakukan penelitian ini yaitu menggunakan teori Use and Gratification yang mana teori tersebut menjelaskan bagaimana penggunaan media memberikan peran yang aktif terhadap penggunaan sebuah media. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode deskriptif kualitatf, metode tersebut menggunakan wawancara mendalam serta observasi sebagai penelitiannya. Hasil penelitian disimpulkan minat baca mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo saat ini tidaklah berkurang atau menurun melainkan mengalami perubahan yang semula menggunakan media konvensional seperti buku, majalah dan koran kini berubah menggunakan media digital yang dianggap lebih cepat dan mudah dalam mencari sebuah informasi yang diinginkan. Adanya kemudahan dalam mengakses media digital yang membuat merubah kebiasaan minat baca masyarakat khususnya pada generasi Z dikalangan mahasiswa pada media digital.
MOTIVASI AMERIKA SERIKAT MEMBERIKAN SANKSI EKONOMI TERHADAP VENEZUELA TAHUN 2017-2020 Triandini, Meinita; Paksi, Arie Kusuma
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i3.2672

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjeleskan penyebab Amerika Serikat memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Venezuela. Penelitian ini menggunakan teori politik sanksi ekonomi dalam melihat bagaimana Amerika Serikat dapat memberlakukan sanksi ekonomi di Venezuela. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dimana pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan studi Pustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dilihat bahwa Amerika Serikat sebagai negara adidaya memiliki power dalam menentukan arah jalannya ekonomi global. Pada saat Venezuela dilanda krisis ekonomi, bantuan yang ingin diberikan oleh Amerika Serikat ditolak oleh Venezuela. Amerika Serikat kemudian memberlakukan sanksi ekonomi bagi Venezuela. Penelitian ini menemukan bahwa Amerika serikat dapat memberlakukan sanksi terhadap negara manapun yang mengancam kepentingan nasionalnya. 
SEPAK BOLA DAN KESETARAAN GENDER DALAM KAMPANYE IKLAN NIKE BERTAJUK “NEVER SETTLE, NEVER DONE” Alvicky, Angga; Sinduwiatmo, Kukuh
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i3.2712

Abstract

With the protests and discussions about gender equality in football and the momentum of Women's EURO 2022, Nike, a clothing brand in the world's biggest sport, released a commercial titled "Never Settle, Never Done" via video 1 minute 12 seconds long, uploaded via his official YouTube channel, featuring freestyler Rocky Hehakaija, England captain Leah Williamson, Alexia Putellas, Magda Erikssonand Marie-Antoinette Katoto. This research musedescriptive qualitative method with the theory of semiotics from Roland Barthes, the researcher aims to understand the meaning and message contained in the advertising video by uncovering the myths constructed by the video maker (Nike) based on the signification system and the symbols shown. Researchers managed to understand that through advertising "Never Settle, Never Done”, Nike is trying to create gender equality by promoting football as an activity that is not only done by men but women can also take part and do it. Nike wants to change the stereotype of football, which is synonymous with masculine words, and creates the fact that football does not look at gender, race and so on.highlighting the speed, technical ability and quality of women's football has never been higher. Nike is showing the world that women's soccer is a force to be reckoned with and it will remain.Dengan maraknya protes dan diskusi tentang kesetaraan gender dalam sepak bola dan beriringan dengan momentum Women's EURO 2022. Nike, merupakan merek pakaian olahraga terbesar di dunia, merilis kampanye iklan berjudul "Never Settle, Never Done" melalui video berdurasi 1 menit 12 detik, diunggah melalui saluran YouTube resminya, menampilkan freestyler Rocky Hehakaija, kapten Inggris Leah Williamson, Alexia Putellas, Magda Eriksson dan Marie-Antoinette Katoto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teori semiotika dari Roland Barthes, peneliti bertujuan memahami makna dan pesan yang terkandung dalam video iklan tersebut dengan cara mengungkap mitos yang dikonstruksikan oleh pembuat video (Nike) berdasarkan sistem signifikasi dan simbol-simbol yang tertera. Peneliti berhasil memahami bahwa melalui iklan “Never Settle, Never Done”, Nike berusaha menciptakan kesetaraan gender dengan melambungkan sepak bola sebagai aktivitas yang tidak hanya dilakukan kaum laki-laki namun perempuan juga bisa ikut andil dan melakukannya. Nike hendak mengubah stereotip sepak bola yang identik dengan kata maskulin dan menciptakan fakta bahwa olahraga sepak bola tidak memandang gender, ras dan sebagainya dengan menyoroti kecepatan, kemampuan teknis, dan kualitas sepak bola perempuan yang tidak pernah setinggi ini. Nike menunjukkan kepada dunia bahwa sepak bola perempuan adalah kekuatan yang harus diperhitungkan dan akan tetap ada.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMERINTAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA UNTUK PROMOSI WISATA Hermastuti, Akmalia; Rahmawati, Dian Eka
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 13, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v13i1.2934

Abstract

Information and communication technology is increasingly developing, making social media an important medium for DIY tourism. The research aims to analyze the use of Instagram and Tiktok as communication media for the DIY Provincial government to promote tourism as one of the leading sectors of DIY Province to increase regional income. This research uses qualitative methods with data collection techniques of documentation and interviews. The data obtained were then analyzed using three stages of activities, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that communicators in this context, namely the DIY Provincial Tourism Office and the Communication and Information Office, convey messages in the form of content on the social media used, namely Instagram and Tiktok @visitingjogja to communicants, namely the community of Instagram and Tiktok application users to arouse someone's interest in visiting a tourist destination in DIY Province. From the results obtained, researchers complement existing research. Researchers say that the use of Instagram and Tiktok @visitingjogja can complement each other in increasing tourism promotion, so this use is very effective and has a significant effect on the tourism promotion strategy used by the government in DIY Province.Teknologi informasi dan komunikasi yang kian berkembang, menempatkan media sosial sebagai salah satu media penting untuk mempromosikan pariwisata DIY. Penelitian bertujuan untuk menganalisis penggunaan Instagram dan Tiktok sebagai media komunikasi pemerintah Provinsi DIY untuk mempromosikan pariwisata, sebagai salah satu sektor unggulan Provinsi DIY untuk meningkatkan pendapatan daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan tiga tahap kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikator pada konteks ini yaitu Dinas Pariwisata Provinsi DIY dan Dinas Komunikasi dan Informasi yang menyampaikan pesan berupa konten-konten pada media sosial yang digunakan yaitu Instagram dan Tiktok @visitingjogja kepada para komunikan yaitu masyarakat pengguna aplikasi Instagram dan Tiktok tersebut untuk menggugah minat seseorang untuk mengunjungi suatu destinasi wisata yang ada di Provinsi DIY. Dari hasil yang di dapat, peneliti melengkapi penelitian yang sudah ada. Peneliti menyebutkan bahwa penggunaan Instagram dan Tiktok @visitingjogja dapat saling melengkapi dalam meningkatkan promosi wisata maka penggunaan tersebut sangatlah efektif dan berpengaruh signifikan terhadap strategi promosi wisata yang digunakan oleh pemerintah di Provinsi DIY