cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 595 Documents
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PERLUASAN KEPESERTAAN BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG SURABAYA KARIMUN JAWA DI KOTA SURABAYA Mahmudah, Istiqomah; Hertati, Diana
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2737

Abstract

The city of Surabaya is the center of economic activity in East Java and its surroundings. There are various industrial companies both large and small and shopping centers. Being the center of the economy, causing many people to urbanize and seek work in the city of Surabaya. This large workforce requires social protection for various risks that may be experienced by workers while carrying out their work. However, the situation on the ground shows that there are still many people who do not understand BPJS Employment, so it is necessary to expand membership so that all workers can be protected by employment social security. Considering that the program run by BPJS Ketenagakerjaan is a program that prioritizes the welfare of workers and their families, their rights as formal and non-formal workers are highly prioritized. The purpose of this research is to find out and describe collaborative governance in expanding the membership of the Surabaya Karimunjawa BPJS Ketenagakerjaan branch in the city of Surabaya. By using a qualitative approach through observation, interviews, and documentation. Focusing on: (1) Initial Conditions; (2) Institutional Design; (3) Facilitative Leadership; and (4) Collaboration Process. The results of this study indicate that collaboration involves the government, the private sector, and the community. It is carried out in accordance with applicable regulations and the collaboration process in expanding BPJS Ketenagakerjaan membership has been carried out well.Kota Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di Jawa Timur dan sekitarnya. Terdapat berbagai perusahaan industri baik besar maupun kecil dan pusat perbelanjaan. Menjadi pusat perekonomian, menyebabkan banyaknya masyarakat yang melakukan urbanisasi dan mencari pekerjaan di Kota Surabaya. Banyaknya tenaga kerja ini memerlukan perlindungan sosial atas berbagai resiko yang mungkin dialami oleh pekerja selama menjalankan pekerjaannya. Tetapi keadaan dilapangan menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami terkait BPJS Ketenagakerjaan, sehingga, perlu adanya perluasan kepesertaan agar semua tenaga kerja dapat terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan. Mengingat program yang dijalankan oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah program yang mengutamakan kesejahteraan para tenaga kerja beserta keluarganya, maka hak-hak sebagai pekerja formal maupun non formal sangat di prioritaskan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan collaborative governance dalam perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa di Kota Surabaya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berfokus pada: (1) Kondisi Awal; (2) Desain Kelembagaan; (3) Kepemimpinan Fasilitatif; dan (4) Proses Kolaborasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku dan proses kolaborasi dalam perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan telah terlaksana dengan baik.
ANALISIS KONTEN KOMUNIKASI PEMASARAN MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS TIKTOK QUEEN SECRET COFFEE) Nuni, Nuni; Rachmad, Teguh Hidayatul
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2620

Abstract

This research aims to understand how marketing communication content carried out by Queen Secret Coffee on the Tiktok social media platform can increase awareness and improve product sales. Queen Secret Coffee is an herbal product that is useful for improving hormones and regulating menstrual cycles and is one of many brands that utilize information technology to market their products through Tiktok. This study uses the Hypodermic Needle Theory to examine how media strongly influences audiences using a case study method. According to the study findings, Queen Secret Coffee utilizes all the features available on social media, changes banned words by the Tiktok community so that the content created is not taken down by Tiktok, and unconsciously engages in Word of Mouth marketing through their activities. These are the factors that assist Queen Secret Coffee in producing effective marketing communication content on Tiktok.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konten komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Queen Secret Coffee pada media sosial Tiktok untuk dapat meningkatkan awernest hingga meningkatkan penjualan produk. Queen Secret Coffee merupakan produk herbal yang berguna untuk memperbaiki hormone dan melancarkan datang bulan dan salah satu dari sekian banyak merek yang memanfaatkan teknologi informasi dalam memasarkan produknya melalui media sosial Tiktok. Penelitian ini menggunakan  teori jarum suntik atau teori peluru (Hypodermic Needle Theory) melihat bagaimana media sangat berpengaruh pada khalayak dengan menggunkaan metode studi kasus. Menurut temukan studi tersebut Queen Secret Coffee memanfaatkan seluruh fitur yang ada dalam sosial media, mengganti kata-kata yang dilarang komunitas Tiktok agar konten yang dibuat tidak diturunkan oleh Tiktok, serta tanpa sadar melakukan Word of Mouth dari kegiatan yang dilakukan. Hal-hal tersebut yang membantu Queen Secret Coffee untuk dapat memproduksi konten komunikasi pemasaran yang dilakukan di Tiktok.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM EKSISTENSI GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) DI DESA KEDUNG BANTENG KECAMATAN TANGGULANGIN KABUPATEN SIDOARJO Azizah, Putri Amaliatul; Choiriyah, Ilmi Usrotin
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i1.2791

Abstract

Villages have a big role in providing services to realize a prosperous community life. Pujiharto defines GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) as a group consisting of farmer fathers whose scope is from the same village.In this study took the location of Kedung Banteng Village, Tanggulangin Subdistrict, Sidoarjo    Regency with the consideration that Kedung Banteng Village, although the majority of the population earns a living as a fishery and there are also farmers.The problems that occur in Kedung Banteng Village are related to the problem of settling waters and land subsidence which makes it difficult for them to plant seeds.This research uses qualitative methods. The method has the final result in the form of descriptive data in the form of oral and written information from a person and the results of observing behavior.The technique used is purposive sampling or using consideration as a technique for determining sources as research samples. The results of research with Gapoktan members show that the Kedung Banteng village government must provide concrete evidence regarding the problems faced by the community. The importance of the Agriculture Office issuing local regulations governing the empowerment of farming communities remembers the government in order to encourage food security and the welfare of farmers.Desa mempunyai peran yang besar untuk menyediakan pelayanan demi mewujudkan hidup masyarakat yang Sejahtera. Dalam penelitian ini mengambil lokasi Desa Kedung Banteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo dengan pertimbangan bahwa Desa Kedung Banteng meskipun mayoritas penduduknya bermata pecaharian sebagai perikanan dan ada juga sebagai petani. Permasalahan yang terjadi didesa Kedung Banteng yaitu terkait permasalahan perairan yang mengendap dan penurunan tanah yang membuat mereka kesulitan untuk melakukan penanaman bibit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode tersebut memiliki hasil akhir berupa data secara deskripsi dalam bentuk informasi lisan serta tertulis dari seseorang serta hasil pengamati perilaku. Teknik yang digunakan yaitu purposive sampling atau menggunakan pertimbangan sebagai teknik penentu narasumber sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian dengan Anggota Gapoktan menunjukan bahwsanya Pemerintah desa Kedung Banteng harus memberikan bukti nyata terkait permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Pentingnya Dinas Pertanian mengeluarkan peraturan daerah yang mengatur tentang pemberdayaan masyarakat petani mengingat pemerintah agar mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Hasil dan pembahasan yang didapatkan setelah dilakukan penelitian, maka dapar disimpulkan bahwa upaya dalam memberdayakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani telah dilakukan oleh pemerintah desa dengan dibuktikan dari pengadaan sarana dan prasarana, fasilitas, serta berbagai pelayanan yang menjadi penunjang petani di Desa Kedung Banteng. eran dari pemerintah desa tersebut telah terlaksana dengan baik dengan masih dapat lebih dimaksimalkan kembali. Apabila merujuk dari UU No.6 Th. 2014 mengenai Desa serta PP No. 19 Th. 2013 mengenai perlindungan dan pemberdayaan petani.
KOMUNIKASI PEMASARAN DESA WISATA TEGALALANG DALAM MENCIPTAKAN BRAND EQUITY MELALUI TEGALLALANG LASCARYA FESTIVAL Anggreswari, Ni Putu Yunita; Parasari, Nyoman Sri Manik; Pramesti, I Gusti Ayu Ratna
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2622

Abstract

Tegallalang Lascarya Festival is an event that combines art and charity. This festival is held in an effort to create brand equity in the Tegallalang village, Gianyar. In establishing brand equity, marketing communication is needed which includes as well as steps in creating brand equity. This research uses qualitative research methods with descriptive research type. The result of this research is that the holding of the Tegallalang Lascarya Festival departs from the anxiety of the Tegallalang village youth forum organization which wants to introduce Tegallalang as a tourist village. The establishment of brand equity in Tegallalang village uses three marketing communication methods which include defining the communications objectives to be accomplished, determining the specific strategies and tasks needed to attain them, and estimating the costs associated with the performance of these strategies and tasks. In creating brand equity in Tegallalang village, it is carried out through four stages which include brand identity, brand meaning, brand response, and brand relationship. There are several advantages or values possessed by the village of Tegallalang, where Tegallalang is known as a village that offers beautiful natural panoramas, with a touch of culture, spirituality, and art.Tegallalang Lascarya Festival merupakan sebuah acara yang menggabungkan seni dan charity. Festival ini diselenggarakan sebagai upaya menciptakan brand equity pada desa Tegallalang, Gianyar. Dalam membentuk brand equity diperlukan komunikasi pemasaran yang meliputi serta langkah-langkah dalam menciptakan brand equity itu sendiri. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Adapaun hasil dari penelitian ini adalah bahwa diselenggarakannya Tegallalang Lascarya Festival berangkat dari kegelisahan organisasi forum pemuda desa Tegallalang yang ingin memperkenalkan Tegallalang sebagai desa wisata. Dibentuknya brand equity pada desa Tegallalang menggunakan tiga metode komunikasi pemasaran yang meliputi menentukan tujuan komunikasi pemasaran, menentukan strategi dan pembagian tugas, serta merumuskan pembiayaan yang akan dihabiskan. Sementara itu dalam menciptakan brand equity pada desa Tegallalang, dilaksanakan melalui empat tahap yang meliputi brand identity, brand meaning, brand response, dan brand relationship. Terdapat beberapa keunggulan atau nilai yang dimiliki oleh desa Tegallalang, dimana Tegallalang dikenal dengan desa yang menawarkan panorama alam yang indah, dengan sentuhan budaya, spiritual dan seni.
KETEPATAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO NOMOR 4 TAHUN 2016 (PASAL 13 TENTANG PENANGANAN SAMPAH) Abiyyu, Rainaldi Naufal; Yuniningsih, Tri; Afrizal, Teuku
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2619

Abstract

Wonosobo one of the regions in Central Java that is experiencing a waste emergency. The lack of public awareness of in managing waste before disposal has an impact on the burden that must be received by the environment to accommodate the waste generated by the community. This research uses a descriptive analysis method with a qualitative approach. The purpose of this study is to see how the Accuracy of Policy Implementation Wonosobo District Regional Regulation Number 4 of 2016 (Article 13 Concerning Solid Management) with 5 accuracy theory according to Riant Nugroho, as well as describe supporting and inhibiting factors through Van Meter and Van Horn theories. The results showed that the implementation of this waste management policy has not been right policy, the right target, and the right process. Factors that are considered to hinder the implementation of solid waste management policy are resources, structure and objectives, social, economic and political conditions. Recommendations that can be given for the Wonosobo Environmental Agency to be more massive in socializing waste management policies, improving the quality and quantity of supporting facilities in waste management, improving waste processing facilities and infrastructure, and collaborating with the private sector.Kabupaten Wonosobo saat ini menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang mengalami darurat sampah. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sebelum dibuang berdampak pada beban yang harus diterima oleh lingkungan untuk menampung sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Ketepatan Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 4 Tahun 2016 (Pasal 13 Tentang Penanganan Sampah) dengan teori 5 ketepatan menurut Riant Nugroho, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat melalui teori Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanganan sampah ini belum tepat kebijakan, tepat target, dan tepat proses. Faktor yang dianggap menghambat implementasi kebijakan penanganan sampah yaitu sumber daya, struktur dan sasaran, kondisi sosial, ekonomi dan politik. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo lebih masif dalam mensosialisasikan kebijakan penanganan sampah, meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas penunjang dalam pengelolaan sampah, memperbaiki sarana dan prasarana pengolahan sampah, dan melakukan kerjasama dengan pihak swasta. 
DAMPAK AFFORDABLE CARE ACT (ACA) DAN KELALAIAN TRUMP DALAM MENGATASI PANDEMI COVID-19 DI AMERIKA SERIKAT Rachmadiniyah, Bidriyah Anzella; Fahadayna, Adhi Cahya
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2742

Abstract

In this article, the author seeks to describe the Covid-19 pandemic that has attacked the global world, especially the United States which is the country with the most Covid-19 cases in the world. The United States is considered slow in dealing with Covid-19 which has made this country devastated by this virus. This downturn was further exacerbated by the policies of the country’s leader, namely Donald Trump at the time. The Affordable Care Act (ACA) as a law above health insurance that aims to increase health equity among all Americans in the United States is considered to have no effect and further exacerbated the situation which was eventually revoked by Trump. This research uses qualitative methods through literature studies. This study uses the concept of health equity to analyze the impact of the Affordable Care Act (ACA) in overcoming Covid-19 in the United States. The results of this study indicate that there is no impact or settlement caused by the Affordable Care Act (ACA) in overcoming the Covid-19 pandemic in the United States.Dalam artikel ini, penulis berusaha untuk menguraikan pandemi Covid-19 yang menyerang dunia global khususnya Amerika Serikat yang menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Amerika Serikat dianggap lambat dalam menangani Covid-19 yang membuat negara ini terpuruk dengan adanya pandemi virus ini. Keterpurukan tersebut semakin diperparah oleh kebijakan pemimpin negara yakni Donald Trump pada kala itu. Affordable Care Act (ACA) sebagai undang-undang di atas asuransi kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesetaraan kesehatan di antara seluruh masyarakat Amerika Serikat dianggap tidak berpengaruh dan semakin memperburuk keadaan yang akhirnya dicabut izinnya oleh Trump. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur. Penelitian ini menggunakan konsep health equity untuk menganalisis dampak Affordable Care Act (ACA) dalam mengatasi Covid-19 di Amerika Serikat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak adanya dampak atau penyelesaian yang disebabkan oleh Affordable Care Act (ACA) dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Amerika Serikat.
KETERLIBATAN SELEBRITI SEBAGAI POLITISI: PENGUATAN PARTAI POLITIK ATAU PENGGALANGAN SUARA Khamimiya, Aza Rifda; Fauzi, Agus Machfud; Affandi, Mochamad Arif
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2608

Abstract

Ahead of the general election, there are more and more celebrities to enter politics. This phenomenon becomes a social reality in society when the democratic party takes place. This research seeks to discuss the rationality of parties determining celebrities as candidates for legislation and to find out the existence of celebrities in political party institutions. This research method is descriptive qualitative with case study method. The research subject is Verrell Bramasta's membership in the National Mandate Party. The data were obtained through document studies from online news and also audio-visual recordings from Narasi Newsroom and Metro Tv. To complete the data obtained by library research through e-books, and journals relevant to research. To strengthen this research, the researcher uses an analytical knife with Max Weber's theory of rationality and Bourdue's capital. The results obtained show that the National Mandate Party is cooperating with celebrities because of social capital ownership. Party rationality makes candidates for legislators based on electoral figures. Celebrities are believed to have influence, power, popularity which can influence the party in increasing the electability of the party. Through empowering this capital, it is the main goal of the National Mandate Party to be able to defend the acquisition of parliamentary seats in the 2024 election contestation later, not because of strengthening political party institutions because the joining of celebrities is nothing but because of the persona they have.Menjelang pemilihan umum kian marak selebriti untuk terjun ke dunia politik. Fenomena ini menjadi sebuah realitas sosial di tengah masyarakat ketika pesta demokrasi berlangsung. Penelitian ini berupaya untuk membahas mengenai rasionalitas partai menentukan selebriti sebagai calon legislasi dan untuk mengetahui keberadaan artis pada kelembagaan partai pilitik. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah ketergabungan Verrell Bramasta pada Partai Amanat Nasional. Data diperoleh melalui studi dokumen dari berita online dan juga audio-visual rekaman dari Narasi Newsroom dan Metro Tv. Untuk melengkapi data diperoleh dengan studi kepustakan melalui e-buku, dan jurnal relavan dengan penelitian. Untuk memperkuat penelitian ini, peneliti menggunakan pisau analisis dengan teori rasionalitas Max Weber dan modal milik Bourdue. Hasil yang diperoleh bahwa Partai Amanat Nasional mengandeng selebriti tidak lain karena kepemilikan modal sosial. Rasionalitas partai menjadikan calon legislator berdasarkan electoral figure. Selebriti diyakini memiliki pengaruh, kekuasaan, popularitas yang dapat menginfluancer partai dalam meningkatkan elektabilitas partai. Melalui pemberdayaan modal tersebut menjadi tujuan utama Partai Amanat Nasional untuk dapat mempertahakan perolehan kursi parlemen pada kontestasi pemilu 2024 nanti bukan karena memperkuat kelembagaan partai politik sebab gabungnya selebriti tidak lain karena persona yang dimiliki.
PENGELOLAAN ARSIP BERSTANDAR ANRI UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI DESA KALIDAWIR KECAMATAN TANGGULANGIN KABUPATEN SIDOARJO Amalia, Rikha; Mursyidah, Lailul
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i1.2782

Abstract

Good archive management is one of the supports in public service activities to the community, ideally good archives are archives that are managed based on the principles of the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI). This study aims to create good archive management and in accordance with the standards of the Republic of Indonesia National Archives which affect the course of government activities in Kalidawir Village, Tanggulangin District, Sidoarjo Regency. The research method in this study is to use a qualitative method with a descriptive approach. Qualitative data were obtained through interviews and observations with village officials, then the data were analyzed using the stages of data reduction, data presentation, and verification or drawing conclusions. This research shows that archive management starting from archive management, archive storage, archive retrieval, archive borrowing, archive security, archive maintenance and archive depreciation in Kalidawir Village, Tanggulangin District, Sidoarjo Regency is not in accordance with the standards of the National Archives of the Republic of Indonesia. This is influenced by human resource factors related to the ability of archivists and awareness of village officials as well as inadequate infrastructure factors.Pengelolaan arsip yang baik merupakan salah satu penunjang dalam kegiatan pelayanan publik kepada masyarakat, arsip yang baik merupakan arsip yang dikelola dengan ideal berdasarkan kaidah Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola arsip yang baik dan sesuai dengan standar Arsip Nasional Republik Indonesia, yang mana hal tersebut berpengaruh terhadap jalannya kegiatan-kegiatan pemerintahan yang ada di Desa Kalidawir KecamatanTanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian pada penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data kualitatif diperoleh melalui Wawancara dan Observasi dengan perangkat desa, selanjutnya data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Adapun dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dimulai dari penataan arsip, penyimpanan arsip, penemuan kembali arsip, peminjaman arsip, pengamanan arsip, pemeliharaan arsip dan penyusutan arsip yang ada di Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo belum sesuai dengan standar Arsip Nasional Republik Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor Sumber Daya Manusia yang berkaitan dengan kemampuan petugas arsip serta kesadaran aparatur desa dan faktor Sarana Prasarana yang kurang memadai.
ANALISIS PENGARUH BRAND AMBASSADOR BLACKPINK TERHADAP MINAT BELI PRODUK OREO Malihah, Lola; Meilania, Gusti Tasya
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2612

Abstract

Each company carries out various strategies to market its products, including companies that produce food and beverages. One of the trending food products is wafers of various types. In order to attract consumers, the company uses the services of a brand ambassador who plays a role in helping the smooth marketing activities of the products offered.  Promotion using brand ambassadors is considered to be able to attract the attention of consumers. This study aims to determine the influence of Blackpink brand ambassadors on the interest in buying Oreo products. There are two variables in this study, namely the Brand Ambassador variable (X) and the Product Buying Interest variable (Y). This study used a quantitative approach by involving 36 respondents, namely santriwati Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Martapura as samples collected using purposive sampling techniques, where the criteria were students who had purchased Oreo Balckpink products. The analysis methods used are validity, reliability, classical assumption tests and simple linear regression analysis. In this study, the results were obtained that the Black Pink brand ambassador had a significant and positive influence on the interest in buying Oreo products. With the value R = 0.914., so it can be said that the relationship of independent and dependent variables in this study is very strong. This shows that the ambassador brand has a big role in increasing buying interest so that sales volume will also increase.Setiap perusahaan melakukan berbagai strategi untuk memasarkan produk-produknya, termasuk perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman. Salah satu produk makanan yang menjadi tren yaitu wafer dengan berbagai jenis. Agar menarik minat konsumen perusahaan menggunakan jasa brand ambassador yang berperan dalam membantu kelancaran aktivitas pemasaran produk yang ditawarkan.  Promosi dengan menggunakan brand ambassador dianggap mampu menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand ambassador Blackpink terhadap minat beli produk Oreo. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini yaitu variabel Brand Ambassador (X) dan variabel Minat Beli Produk (Y). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 36 responden yaitu santriwati Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Martapura sebagai sampel yang dikumpulkan dengan teknik purposive sampling, dimana yang menjadi kriteria adalah santriwati yang telah membeli produk Oreo Balckpink.. Metode analisis yang digunakan berupa uji validitias, reliabilitas, uji asumsi klasik dan analisis regresi linear sederhana. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa brand ambassador Black Pink memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap minat beli produk Oreo. Dengan nilai R = 0,914., sehingga dapat dikatakan bahwa hubungan variabel independen dan dependen dalam penelitian ini sangat kuat. Hal ini menunjukkan bahwa brand ambassador memilki peran besar dalam meningkatkan minat beli sehingga volume penjualan juga akan meningkat. 
IMPLEMENTASI PAJAK RUMAH MAKAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA PROBOLINGGO PADA MASA COVID 19 (PERATURAN DAERAH KOTA PROBOLINGGO NO. 2 TAHUN 2011) Ridhoi, Fahmi
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2567

Abstract

Abstract : Efforts to realize people's welfare so that it is more just and equitable must continue to be increased, economic growth must be increased through real efforts in the form of improving income and increasing people's purchasing power. Restaurant tax is one of the regional taxes that makes a large contribution to Regional Original Revenue (PAD). The restaurant tax has great potential because at present many entrepreneurs are establishing restaurants in various places, especially in tourism areas, densely populated residential areas, office areas, school and university areas. The focus of the research is the Government's Role in the Allocation of Regional Original Income (PAD), namely restaurant taxes as an effort to increase development. The results of the study show that with the realization of "Implementation of Restaurant Tax on Probolinggo City Local Revenue During the Covid 19 Period (Probolinggo City Regional Regulation No. 2 of 2011)." increasingly real for the whole community, this can be seen from the increase in people's per capita income, both from the agricultural, industrial and service sectors, which have been able to change the structure of civilization tourism and the social strata of the local community.Keywords: Economic Growth, Restaurant Tax, and Local GovernmentAbstrak : upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat agar semakin adil dan merata harus terus ditingkatkan, pertumbuhan ekonomi harus ditingkatkan melalui upaya nyata dalam bentuk perbaikan pendapatan dan peningkatan daya beli Masyarakat. Pajak restoran merupakan salah satu pajak daerah yang memberikan kontribusi yang besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pajak restoran memiliki potensi yang besar karena pada saat ini banyak pengusaha yang mendirikan restoran di berbagai tempat terutama di daerah pariwisata, daerah pemukiman padat, daerah perkantoran, daerah sekolah maupun universitas. Fokus penelitian adalah Peran Pemerintah dalam Alokasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu Pajak restoran sebagai upaya peningkatan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan realisasi “Implementasi Pajak Rumah Makan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Probolinggo Pada Masa Covid 19 (Peraturan Daerah Kota Probolinggo No. 2 Tahun 2011).” semakin nyata bagi seluruh masyarakat, hal ini terlihat dari Adanya peningkatan pendapatan perkapita masyarakat, baik dari sektor pertanian, industri, maupun jasa telah mampu mengubah struktur wisata peradaban maupun strata sosial masyarakat setempat.Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Pajak Restoran, dan Pemerintah Daerah