cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 109 Documents
KINETIKA REAKSI PEMBENTUKAN FUJASIT DARI ABU LAYANG Budyantoro, Arief; Sutarno, Sutarno; Arryanto, Yateman
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faujasit disintesis dari abu layang secara hidrotermal dalam larutan alkali pada temperature 100oC melalui perlakuan refluks dengan HCl 5M dan peleburan dengan NaOH (rasio berat NaOh/abu layang = 1,2). Kinetika pembentukan faujasit dikaji dengan memvariasi waktu hidrotermal 0-120 jam sedangkan faujasit hasil sintesis dari abu layang diuji kestabilan termalnya pada temperatur 400-900oC. Kestabilan termal faujasit dari abu layang dibandingkan dengan zeolit Y perdagangan. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan metoda difraksi sinar-X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faujasit terbentuk melalui pelarutan komponen penyusun abu layang seperti kuarsa, mullit dan aluminosilikat amorf (waktu hidrotermal 0- 3 jam) membentuk faujasit (waktu hidrotermal 6-48 jam). Setelah waktu hidrotermal 48 jam, faujasit mengalami transformasi fasamenjadi zeolit P dan akhirnya membentuk hidroksisodalit secara sempurna setelah waktu 120 jam. Pola difraksi sinar-X menunjukkan bahwa kestabilan termal faujasit hasil sintesis dari abu layang relative lebih rendah daripada zeolit Y perdagangan. Faujasit hasil sintesis dari abu layang berubah menjadi fasa amorf pada temperatur 800oC sedangkan zeolit Y perdagangan berubah menjadi fasa amorf pada temperatur 900oC.
PENGARUH LAJU ALIR HIDRGEN DAN WAKTU REAKSI TERHADAP LAJU REAKSI, SELEKTIFITAS DAN AKTIVITAS KATALIS Pt-Pd /ZAA PADA HIDRODEOKSIGENASI TETRAHIDROFURAN Hidayat, Yuniawan; ., Triyono; Trisunaryati, Wega
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 4, No 2 (2005)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh laju alir hidrogen dan waktu reaksi terhadap aktivitas katalis Pt-Pd/zeolit alam aktiv (ZAA) pada reaksi hidrodeoksigenasi (HDO) terahidrofuran (THF). Katalis Pt-Pd/ZAA dibuat dengan metoda impregnasi basah. Uji katalis dilakukan dengan menggunakan reaktor sistem alir pada temperatur 350oC selama 1,5 jam dengan berat katalis 1 gram untuk setiap perlakuan.Untuk memperoleh pengaruh laju alir hidrogen terhadap aktivitas katalis, laju alir gas hidrogen divariasikan pada 5, 10, 20 dan 40 mL.menit-1 . Sedangkan untuk mengetahui pengaruh waktu reaksi, maka pada setiap variasi laju alir tersebut, produk yang telah terkondensasi diambil setiap 15 menit. Produk yang terbentuk kemudian dianalisis dengan Kromatografi Gas (GC) dan Kromatografi Gas-Spektrometer Massa (GC-MS).Hasil analisis terhadap produk reaksi dengan menggunakan GC-MS  menunjukkan bahwa THF terdeoksigenasi menjadi senyawa C3 (propena) dan C4 (butena dan butadiena). Produk C3 terbentuk melalui dua jalur rekasi, pemutusan ikatan CO langsung dan melalui tahap internediet butanal. Penambahn laju alir hidrogen menyebabkan laju reaksi semakin bertambah dan reaksi menjadi selektif terhadap pembentukan produk C4 maupun selektif terhadap jalur reaksi pembentukan produk C3. Penambahan laju alir hidrogen juga efektif mengurangi laju deaktivasi katalis dalam reaksi HDO THF. Jumlah konversi total maksimum diperoleh pada laju alir hidrogen 10 mL.menit-1 .
ANTIOKSIDAN MINYAK KULIT BIJI JAMBU METE (ANACARDIUM OCCIDENTALE) YATMI, SRI
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 1, No 1 (2002)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak (ina) :Suatu senyawa antioksidan telah diisolasi dari minyak kulit biji jambu mete/CNSL (anarcadium occidentale), kemudian diteliti aktivitas antioksidannya dibandingkan dengan antioksidan lain yang telah dikenal yaitu BHT; BHA; Tokoferol dan asam askorbat. Isolasi karbon tetra klorida, hasil ekstrak difraksinasi dengan kolom khormatografi menggunakan campuran kloroform :etil asetat : methanol (95; 5; 2 v/v/v), fraksi pertama yaitu fraksi A yang diperoleh diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metoda tiosiarat dan TBA. Penentuan stuktur molekul fraksi A di tentukan dengan spektroskopi Infra Red; Masspek; 1H NMR dan 13C NMR. Dari data menunjukkan bahwa fraksi A adalah suatu senyawa asam anakardat dengan nama asam (6-{8(z),11(z)-pentadekaenil) salisilat). Hasil pengujian aktivitas antioksidan ternyata asam ankardat mempunyai kemampuan antioksidan yang baik  
CATALYST TABLET OF Cu-TiO2/GRAPHITE FOR PHOTO-AND ELECTRO-ASSISTED DEGRADATION OF REMAZOL YELLOW FG Rahmawati, Fitria; Apriyani, Rochmi I.; Rahardjo, Sentot B.
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Titanium dioxide (TiO2) film was supported on graphite (G) by means of chemical bath deposition (CBD) from TiCl4precursor. Meanwhile surfactant cetyl trimethyl ammonium bromide (CTAB) was added as linking and assembling agent between titanium network and graphite substrate. Cu was deposited electrochemically from 0.4 M of CuSO4solution at 0.03 A of electric current. The tablets of TiO2/G and Cu-TiO2/G were used as catalyst for photocatalytic degradation (PC), electrocatalytic degradation (ED) and photoelectrocatalytic (PEC) degradation of Remazol Yellow FG. In degradation system which used TiO2/G tablet, the highest rate constant, k, was achieved by PEC method, kwas 2.8´10-3 min-1, as well as in the system which used Cu-TiO2/G tablet. However, this research founded that direct oxidation by external electric field contribute more to degradation process than photocatalytic mechanism, proved by high rate constant of ED, k was 2.6´10-3 min-1. Meanwhile,  rate constant of photocatalytic degradation was 5´10-4min-1. This research also founded that TiO2 film highly contribute in degradation process due to the fact that rate constant of electrodegradation by using blank graphite is low, k was 5´10-4 min-1. Meanwhile, deposition of Cu onto TiO2 did not enhance degradation rate of remazol yellow by PEC method, however it enhanced the rate constant of ED to 2.7´10-3 min-1. The FTIR analysis to the completedly degraded remazol yellow FG solution shows disappearance of N=N stretching at 1559 cm-1and uas CH2 at 2919 cm-1. This indicates that molecular structure of remazol yellow has been degraded succesfully then convert this dye solution into clear solution.
SINTESIS β-KARIOFILENA METIL ETER DENGAN KATALIS BF3.O(C2H5)2 DALAM MEDIUM METANOL M, Soerya Dewi; W, Fajar Rakhman; ., Purwanti
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 1, No 2 (2002)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap reaksi adisi metanol pada ?-kariofilena dengan katalis BF3.O(C2H5)2dalam medium metanol. Reaksi dilakukan pada suhu 45oC, 55oC, dan 65oC. Waktu reaksi 3 jam dilakukan pada suhu 45oC dan 55oC, sedangkan waktu reaksi 2, 3, 4 dan 6 jam dilakukan pada suhu 65oC. Ekstrak dianalisis dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Kromatografi Gas  (GC). Identifikasi produk dominan dilakukan dengan Spektroskopi Infra Merah (IR) dan Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa (GC-MS). Hasil analisis GC menunjukkan bahwa reaksi pada suhu 65oC dengan waktu reaksi 4 jam menghasilkan produk utama sebesar 33,67%. Identifikasi produk utama merupakan senyawa ?-kariofilena metal eter.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KOMPONEN PRODUK UTAMA REAKSI ADISI β-KARIOFILENA DENGAN MENGGUNAKAN BF3.CH3OH Marliana, Soerya Dewi; Wibowo, Fajar Rakhman; Prayoga, Teddy
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 3, No 2 (2004)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan isolasi dan identifikasi komponen produk utama dari reaksi adisi ?-kariofilena dengan menggunakan BF3.CH3OH. Kondisi reaksi dilakukan pada suhu 65o dan waktu refluk selama 9 jam. Isolasi produk komponen utama dilakukan dengan metoda kromatografi kolom sedangkan identifikasinyadilakukan dengan kromatografi gas (GC), spektometer inframerah (IR) dan kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS).Hasil isolasi diperoleh cairan berwarna coklat kekuningan dengan aroma woody. Analisis produk utama dari hasil isolasi dengan menggunakan GC diperoleh konsentrasi relatif sebesar 36,24%, sedangkan spektrum IR menunjukkan adanya serapan pada daerah 2866-2927,7cm-1, 1458 cm-1, 1377,1 cm-1 dan 1076,6 cm-1 yang masing-masing merupakan serapan dari gugus fungsi hidrokarbon (C-H, -CH3 dan –CH2-) dan eter (C-O-C). Hasil analisis spektra GC-MS menunjukkan ion molekuler (m/e) sebesar   236 dan mempunyai puncak dasar 125. Berdasarkan ketiga analisis tersebut maka produk utama diduga senyawa kariolana metil eter.
DEUTERASI KARAKTERISASI SENYAWA Ca2,5Sr0,5AI2(O4H4)3 PRODJOSANTOSO, ANTI K.
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 1, No 2 (2002)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belum  diketik
HDO REACTION OF THF USING Pt/-AL2O3 CATALYST ENRICHED BY ALUMINA : EFFECT OF TEMPERATURE TO PRODUCT DISTRIBUTION, RATE OF REACTION AND DEACTIVATON OF CATALYST Hidayat, Yuniawan; Nurcahyo, IF.; Sofiana, Ana; Saputro, Arifin Dwi
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effect of temperature variation to product distribution, rate and deactivation of catalyst of tetrahydrifuran hydrodeoxygenation have been conducted using Pt/-Al2O3 with aluminum enrichmen. Reaction was conducted by flow system. Product of reaction were analyzed as propane (C3) and buthene derivate (C4). At 350 oC, reaction product and rate constant were optimum. At higher temperature, product distribution was shift from C4 to C3. Lowering pore size catalyst, surface area and acidity of catalyst were responsible to catalyst deactivation. Deactivation process was follow exponential regression.
OPTIMASI pH DAN WAKTU KONTAK BIOSORPSI ZAT WARNA REMAZOL YELLOW OLEH BIOMASSA Rhyzopus oryzae AKTIF DAN TERIMMOBILISASI Kusumaningsih, Triana; Nugrahaningtyas, Khoirina Dwi; Rahmayanti, Prima Vinka
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 6, No 2 (2007)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan optimasi pH dan waktu kontak biosorpsi zat warna remazol yellow oleh biomassa rhyzopus oryzaeaktif dan terimmobilisasi. Biomassa Rhyzopus oryzae ditumbuhkan pada media cair Yeast Ekstrak Pepton Dekstrosa (YEPD). Biomassa diaktivasi dengan cara diberi NaOH 1 M, dipanaskan pada 121oC selama 15 menit lalu dikeringkan pada suhu 70oC selama 12 jam. Proses immobilisasi biomassa dilakukan dengan cara dicampur pada gel natrium silikat, kemudian dipanaskan pada suhu 60oC selama 12 jam. Zat warna Remazol Yellow diserap dari larutannya dengan variasi pH 7 – 13 dan variasi waktu kontak 10 – 100 menit. Konsentrasi zat warna Remazol Yellow yang diserap dianalisis dengan spektrofotometer Ultraviolet-Visibel (UV-VIS) sebagai selisih dari konsentrasi awal dan konsentrasi terukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya serap biomassa aktif sebesar 2,623 mg/g pada kondisi pH 10- 11 dan waktu kontak optimum 30 menit, sedangkan daya serap biomassa terimmobilisasi sebesar 3,775 mg/g pada kondisi pH optimum 11 menit dan waktu kontak optimum 20 menit.
PENGARUH ION NITRAT DAN NITRIT TERHADAP PHOTODEGRADASI ZAT WARNA TERKATALIS ZnO Hastuti, Sri; Suryanti, Venty
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 2, No 2 (2003)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh ion nitrat dan ion nitrit terhadap fotodegradasi zat warna terkatalis ZnO. Pada penelitian ini dilakukan terlebih dahulu penentuan panjang gelombang maksimum untuk zat warna Remazol Yellow. Selanjutnya perubahan asorbansi zat warna Remazol Yellow setelah penambahan ZnO,  ion nitrat dan nitrit diamati pada panjang gelombang maksimum (416 nm). Penurunan absorbansi menunjukkan adanya degradasi pada zat warna Remazol Yellow.Penambahan ZnO akan menurunkan absorbansi zat warna Remazol Yellow, begitu pula untuk penambahan ion nitrat semakin menurunkan absorbansi. Sebaliknya, penambahan ion nitrit justru akan menaikkan absorbansi, hingga pengaruh dari ZnO menjadi hilang.

Page 10 of 11 | Total Record : 109