cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
USAHA MIKRO MAKANAN TRADISIONAL DI KELURAHAN DENDENGAN DALAM KOTA MANADO TENTANG MANAJEMEN MODAL KERJA Mangantar, Maryam; ., Adolfina; Baramuli, Dedy N.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado merupakan daerah potensial bidang Makanan, khususnya Makanan Tradisional Sulawesi Utara. Makanan seperti Tinutuan, Nasi Kuning sudah merupakan makanan yang digemari bukan saja oleh masyarakat daerah Sulawesi Utara tetapi juga sudah menjadi makanan kuliner yang digemari oleh para turis manca negara. Para pelaku usaha makanan tradisional ini kebanyakan adalah ibu rumah tangga jadi usaha ini merupakan usaha rumahan. Keberlangsungan usaha makanan tradisional ini perlu terus dikembangkan dengan cara mengelola usaha secara professional. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha mikro makanan tradisional dalam hal Pengelolaan Modal Tetap, Modal kerja dan Perencanaan Laba. Target khusus kegiatan ini yaitu para pelaku usaha mikro makanan tradisional dapat mengelola usahanya secara efektif dan efisien.Kata kunci: modal, usaha mikro makanan tradisional, kota Manado
ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN PETANI HORTIKULTURA DI BOJONEGORO Andri, Kuntoro Boga; Tumbuan, Willem J.F. Alfa
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petani hortikultura di Bojonegoro saat ini didorong untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dengan cara optimalisasi pertanian, revitalisasi agribisnis, diversifikasi pertanian dan fasilitasi dari pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil usahatani dan pemasaran petani hortikultura di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian dilaksanakan dengan memahami dan mengelola data sekunder maupun data primer untuk kemudian dianalisis deskriptif dan finansial untuk mengetahui profil petani hortikultura, sehingga mampu memberikan solusi dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka. Perlu optimalisasi penerapan teknologi dan input pertanian agar potensi unggulan  hortikultura dapat dimaksimalkan dengan intervensi berbagai program meliputi keseluruhan proses mulai dari on farm/ produksi/ hulu sampai off farm/industri/ pemasaran dan permodalan usahatani. Hasil analisa usahatani menggambarkan sebagian besar komoditas hortikultura yang diusahakan oleh petani di Kabupaten Bojonegoro seperti cabe, bawang merah, belimbing, jambu biji dan lain-lain sudah memberikan tingkat keuntungan yang sangat memuaskan.Kata kunci: petani kecil, komoditas hortikultura, intensifikasi, Bojonegoro
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH PADA PT BANK BTPN MITRA USAHA RAKYAT CABANG AMURANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Tumbel, Altje
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mempertahankan pelanggan berarti meningkatkan kinerja keuangan dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan kepuasan terhadap loyalitas nasabah pada PT. Bank BTPN Mitra Usaha Rakyat cabang Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi Linear Berganda. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa kepercayaan dan kepuasan berpengaruh terhadap loyalitas nasabah pada PT. Bank BTPN Mitra Usaha Rakyat cabang Amurang Kabupaten Minahasa Selatan dengan mendeskripsikan secara detail variabel-variabel yang dianalisis.Kata Kunci: Kepercayaan, Kepuasan, Loyalitas Pelanggan
REVITALISASI PANTAI PRAHARA BAGI PEREMPUAN PEDAGANG KULINER TRADISIONAL DI PANTAI MALALAYANG 2 MANADO Mokalu, Benedicta J.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era 80-an ada beberapa pantai idaman masyarakat kota Manado dan sekitarnya;pantai Malalayang,pantai Kalasey,pantai Tasik Ria (kawasan hotel MBH) serta pantai Tasik. Pada tahun 90-an dilakukan pemekaran kota Manado sehingga Kelurahan Malalayang yang sebelumnya adalah kekuasan Kabupaten Minahasa menjadi bagian dari kota Manado. Akhirya,Kelurahan Malalayang dimekarkan menjadi Kelurahan Malalayang 1 dan Kelurahan Malalayang 2. Sejatinya pantai Malalayang 2 hingga Kalasey sudah menjadi destinasi wisata sejak tahun 80-an. Pantai ini menjadi salah satu andalan bagi mayoritas masyarakat Manado karena memiliki struktur topografi pantai sangat alamiah, mudah dijangkau dari semua arah.Sekitar tahun 90-an hingga 2010 pantai ini digunakan oleh masyarakat Malalayang 2 sebagai sumber ekonomi dengan berjualan jagung rebus,pisang goreng,kelapa muda. Namun keberadaan pantai ini kian tergerus abrasi sehingga pada tahun 2010-2012 dilakukan revitalisasi degan membangun beton pemecah ombak sekitar 500 meter. Usai program revitaliasi tempat ini ditata menjadi lokasi wisata kuliner tradisional sabua bulu.Pendekatan deskripsi kualitatif dengan observasi,wawancara serta studi pustaka mendorong Kelurahan Malalayang 2, Pemkot Manado untuk melakukan pembenahan kawasan kuliner ini dengan mengedepankan asas manfaat,keyamanan dan higienis, serta memperjelas aturan kepemilikan (pengelolah). Selanjutnya membantu perempuan kuliner ini agar memaksimalkan semua potensi dirinya dalam memanfaatkan lapaklapak ini guna mensejehterakan keluarga.Kata Kunci: Prahara bagi perempuan, revitalisasi pantai malalayang 2, wirausahakuliner
KOSAKATA DALAM TRADISI “BAKERA” ETNIS TOMBULU SEBAGAI KEARIFAN LOKAL KAITANNYA DENGAN PEMERTAHANAN BAHASA DAN BUDAYA Imbang, Djeinnie; Rambing, Rosalina
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi “Bakera” saat ini telah disejajarkan dengan istilah Spa untuk masyarakat modern di perkotaan. Bakera sebagai salah satu kearifan lokal dalam bidang kesehatan sudah menjadi daya tarik pengusaha, terutama pengusaha Spa. Dari segi medis, kandungan tanaman untuk bakera terbukti mempunyai efek positif bagi kesehatan. Tanaman tersebut mempunyai khasiat sebagai immun (kekebalan tubuh), dapat mengurangi rasa sakit, dan menciptakan ketenangan serta mengandung antiseptik (zat pembunuh kuman). Penelitian ini bertujuan melakukan kajian/analisis terhadap tradisi “Bakera”, khususnya berkaitan dengan pemakaian bahasa lokal, masyarakat yang terhimpun secara geografis berada di wilayah pemakai bahasa Tombulu. Melalui satuan kebahasaan tersebut akan diperoleh nilai dan norma yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat di wilayah pemakai bahasa Tombulu. Metode kualitatif menjadi dasar penelitian ini, sehingga data dikumpulkan melalui informan, seperti biang kampung yang melaksanakan aktivitas bakera ini. Hasil penelitian diperoleh bahwa bakera sebagai salah satu kearifan lokal di bidang kesehatan masih menjadi perhatian masyarakat Minahasa pada umunya, khususnya masyarakat di Kelurahan Pangolombian. Masyarakat masih percaya bahwa seorang ibu yang baru melahirkan wajib melakukan aktivitas bakera, sehingga masyarakat masih memberi nilai positif terhadap aktivitas bakera itu sendiri. Dengan demikian, perlu terus dilakukan revitalisasi, baik berkaitan dengan tumbuh-tumbuhan sebagai bahan utama bakera yang mulai hilang atau tidak dikenal generasi kini, maupun biang yang melaksanakan aktivitas tersebut.Kata Kunci: Bakera, kearifan lokal, Tombulu
TINJAUAN PRODUKSI DAN KONSUMSI DAGING SAPI PADA ERA OTONOMI KHUSUS DI PROVINSI PAPUA Wamaer, Demas; Andri, Kuntoro Boga
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi dan konsumsi daging sapi-kerbau, (2) menetapkan langkah-langkah strategis bagi implementasi kebijakan swasembada daging sapi - kerbau dan (3) mempelajari upaya penanggulangan gizi buruk melalui pengembangan ternak sapi di Provinsi Papua. Menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui survey yang dilakukan melalui pengumpulan data sekunder, wawancara dengan pengambil kebijakan (kepala UPTD terkait) dan tokoh masyarakat adat, serta pengumpulan data primer dengan kuisioner terstruktur melibatkan responden yang representatif pada tiap lokasi terpilih (kecamatan atau desa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produksi dan konsumsi daging sapi pada masyarakat umum secara tidak langsung mengalami peningkatan, hal itu terlihat dari ketersediaan panganasal ternak daging sapi. Walaupun jumlah populasi, pemotongan dan ketersediaan daging mengalami peningkatan, namun konsumen tidak menunjukkan lonjakan konsumsi daging sapi pada hari-hari biasa, kecuali pada hari raya keagamaan dan hari besar lainnya.Kata kunci: Produksi dan Konsumsi Daging Sapi, Otonomi khusus Papua
PENGARUH STRATEGI COMPETITIVE ADVANTAGE TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DI BISNIS RITEL (STUDI PADA INDOMARET DAN ALFAMART, MANADO) Lapian, Stanss Levynna Hermien Verronica Joyce
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis Ritel secara umum adalah kegiatan usaha menjual aneka barang atau jasa untuk konsumsi langsung atau tidak langsung. Dalam mata rantai perdagangan bisnis ritel merupakan bagian terakhir dari proses distribusi suatu barang atau jasa dan bersentuhan langsung dengan konsumen. Bisnis Ritel di Indonesia secara umum dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu, ritel modern dan ritel tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap perilaku konsumen ritel minimarket, mengidentifikasi strategi-strategi keunggulan bersaing bisnis dan menguji pengaruh strategi keunggulan bersaing ritel minimarket di Indonesia, khususnya di Kota Manado. Penelitian yang bersifat explanatory research ini dilakukan pada gerai Indomaret dan Alfa Mart, di Manado selang Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi bauran pemasaran yang selama ini dibangun oleh Indomaret dan Alfamart adalah tepat sebagai strategi bersaing. Dalam hal keputusan beli yang dilakukan oleh konsumen, faktor yang paling mempengaruhi keputusan beli konsumen, yakni; tingkat keseringan berbelanja dan tingkat besarnya dana yang dibelanjakan dan faktor penampilan fisik.Kata Kunci: Strategi Competitive Advantage, Perilaku Konsumen, Ritel
PERSEPSI MASYARAKAT KECAMATAN PAAL DUA PADA PENATAAN BANGUNAN DAERAH ALIRAN SUNGAI TONDANO DI KOTA MANADO Mingkid, Elfie
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lingkungan daerah aliran sungai di perkotaan adalah masalah yang harus disikapi bijaksana dalam menata pola hidup sikap masyarakat di kaitkan dengan lingkungan daerah aliran sungai. Pemerintah dan masyarakat kota Manado diharuskan menjaga dan memelihara lingkungannya menjadi sehat, bersih dan indah, terhindar dari bencana akibat banjir. Kota Manado saat ini dibagi dalam sebelas wilayah kecamatan memiliki penduduk 446.975 jiwa dan yang bermukim di daerah aliran sungai kurang lebith 77.886 jiwa dan sebagian besar dari jumlah ini tidak memiliki izin mendirikan bangunan. Pertumbuhan kota yang kurang terkendali merupakan fenomena dalam perkembangan kota. Demikian juga yang terjadi dalam masyarakat kota Manado yang bermukim di daerah aliran sungai. Oleh sebab itu segala upaya dilakukan oleh pemerintah dengan tanpa mengabaikan dukungan dari masyarakat. Penataan pembangunan permukiman masyarakat di daerah aliran sungai diupayakan agar tidak terjadi konflik baik diantara masyarakat dan pemerintah lewat penelitian ini diharapkan kebijakan oleh pemerintah dapat dipahami oleh masyarakat dan disikapi.______________________________________________________________________Kata Kunci: Pemerintah, masyarakat, persepsi, penataan bangunan.
ANALISIS KONTRASTIF MAKNA KAUSATIF (Shieki) -Seru(~せ る),-Saseru(~させる) DALAM BAHASA JEPANG DAN ME-KAN, MEMPER-KAN, -KAN DALAM BAHASA INDONESIA Monoarfa, Stanly
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan dan persamaan verba kausatif antara bahasa Jepang dan bahasa Indonesia. Di sini dikontraskan pembentuk verba kausatif (shieki) yang ditinjau dari segi makna dan bentuk, serta aspek-aspek yang terkait yang terdapat dalam model-model kalimat berverba kausatif tersebut. Dalam bahasa jepang verba shieki ditandai dengan perubahan verba transitif maupun intransitif menjadi –seru(~せるatau -saseru(~させる), sedangkan dalam bahasa Indonesia verba kausatif ini biasanya terjadi melalui 1afiksasi bentuk dasar dengan melekatkan me-kan, memper-kan atau -kan. Data penelitian ini adalah model-model kalimat yang diperoleh dari korpus data novel berbahasa Jepang dan kumpulan cerpen berbahasa Indonesia, serta sumber acuan lain berupa buku-buku yang memuat tentang kausatif baik dalam bahasa Jepang maupun bahasa Indonesia. Data yang diambil dari novel diperlakukan sebagai data utama, data lainnya diperlakukan  sebagai data pelengkap.______________________________________________________________________Kata kunci: kontrastif, kausatif , bahasa Jepang.
ANALISIS MAKNA PENGGUNAAN UNGKAPAN “NO” DALAM BAHASA JEPANG DAN UNGKAPAN “PE” DALAM BAHASA MELAYU MANADO BERMAKNA “KEPUNYAAN” Monoarfa, Stanly
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mencari perbedaan dan persamaan makna antara bahasa Jepang dan bahasa Melayu Manado menjadi pokok pembicaraan dalam penulisan karya ilmiah ini yang menitik beratkan pada penggunaan unkapan “no” dalam bahasa Jepang dengan ungkapan “pe” dalam bahasa Melayu Manado. Di sini dikontraskan pembentukan kalimat pada kedua bahasa tersebut yang menggunakan ungkapan “no” dan “pe” dalam suatu kalaimat yang dapat ditinjau dari segi makna dan bentuk, serta aspek-aspek yang terkait yang terdapat dalam model-model kalimat dari kedua bahasa tersebut tersebut. Dalam bahasa jepang penggunaan ungkapan “no” dapat mengandung makna kepunyaan, atau untuk mengapit dua bua benda ataupun dipakai pada akhir kalimat yang menyatakan kalimat tanya juga makna-makna yang lainnya. Demikian juga penggunaan ungkapan “pe” dalam bahasa Melayu Manado yang diharapkan akan didapati peerbedaan dan persamaan makna-nya yang nantinya akan diuraikan pada pembahasan di bawah beserta contoh-contoh kalimat kedua bahasa tersebut. Untuk memperjelas penulisan karya ilmiah ini, disini penulis menggunakan teori analisis kontrastif dengan tujuan mencari perbedaan juga persamaan makna kedua bahasa tersebut. Data kalimat-kalimat yang digunakan penulis dalam hal ini adalah model kalimat yang diperoleh dari korpus data berupa buku-buku berbahasa Jepang dan percakapan-percakapan orang Manado, juga artikel-artikel berbahasa Melayu serta sumber acuan lain yang dapat mendukung penulisan karya ilmiah ini.______________________________________________________________________Kata kunci: makna, kontrastif, ungkapan

Page 5 of 38 | Total Record : 378