cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA Boham, Anthonius; Kawung, Evelin J.R.; Harilama, Stefi H.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi orangtua pada anak berkebutuhan khusus yang didasari pada konsep diri orangtua dalam memaknai kehadiran anak, motif orangtua dalam berkomunikasi serta intensitas hubungan antar orangtua dan anak berkebutuhan khusus.Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dan pengamatan berperan serta dengan menggunakan teori fenomenologi dan interaksi simbolik. Penelitian ini diidentifikasikan sebagai berikut : (1) Bagaimana konsep diri orangtua dalam menyikapi kehadiran anak berkebutuhan khusus; (2) apa motif orangtua dalam berkomunikasi dengan anak berkebutuhan khusus; (3) bagaimana intensitas komunikasi orangtua dalam menjalin hubungan dengan anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa pola komunikasi orangtua pada anak berkebutuhan khusus didasari pada konsep orientasi intensional dimana orangtua melihat keberadaan anak berkebutuhan khusus adalah anak yang tidak normal, tidak menarik dan tidak memiliki masa depan yang baik. sedangkan pola komunikasi orangtua yang didasari pada konsep orientasi ekstensional adalah orangtua yang memandang keberadaan anak melalui ciriciri-cirinya, kekhasahannya, keunikannya bahkan kelebihannya yang mungkin tidak dimiliki oleh anak normal lainnya. Orangtua yang berpandangan ekstensional adalah orangtua yang bisa menerima keberadaan anaknya dan memberikan perhatian, kasih sayang serta dukungan yang seutuhnya. Orangtua yang memiliki orientasi ekstensional dikategorikan berhasil dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus dibandingkan dengan orangtua orientasi intensional yang hanya melihat keberadaan anaknya dari sisi kekurangan dan kelemahannya._____________________________________________________________________________Kata Kunci : Pola, Komunikasi, Orangtua, Anak, berkebutuhan khusus.
MANAJEMEN USAHA PRODUK KULINER DI KELURAHAN MAHAKERET BARAT KECAMATAN WENANG KOTA MANADO Soepeno, Djurwati; Palandeng, Indrie; Wangke, Sinta; Samadi, Reytty
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan TIM PKM Manajemen Usaha Produk Kuliner di Kelurahan Mahakeret Barat Kecamatan Wenang Kota Manado, melalui kerja sama dengan mitra pelaku usaha kuliner yang ada di kelurahan setempat. Tujuan Penerapan PKM ini adalah memberikan pelatihan teknik kepada kelompok penjual kuliner untuk memberikan pengetahuan manajerial tentang manajemen dan kewirausahaan, pengelolaan modal kerja dan pengembangan usaha melalui strategi pemasaran yang efektif dan efisien. Usaha kecil umumnya dapat bertahan terhadap krisis ekonomi, namun kemampuan untuk berkembang sangat penting menghadapi persaingan usaha. Sebagian besar para pengusaha kecil ataupun menengah memiliki keterbatasan baik dalam kemampuan modal, SDM, akses informasi, maupun teknologi dan sulit untuk berkembang dikarenakan kurangnya pengetahuan dalam mengembangkan usahanya. Permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam bisang kuliner adalah kemampuan manajemen yang rendah dari pemilik usaha. Pelaku usaha memiliki keterbatasan dalam mengembangkan usaha dikarenakan keterbatasan kemampuan manajerial yang dimilikinya, pengetahuan mengenai model pengembangan usaha, pengelolaan modal kerja dan memiliki semangat wirausaha yang rendah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah Pertama, tim PKM melakukan kerjasama dengan mitra usaha, kedua melakukan sosialisasi dalam bentuk ceramah, pelatihan dan pendampingan dan Ketiga, laporan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan melihat perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan PKM ini dilaksanakan, kemudian pembuatan laporan. Lingkup batasan penerapan IPTEKS kegiatan ini (i) berbentuk pelatihan teknik kepada masyarakat (pelaku usaha), dan (2) bertujuan memberikan pengetahuan manajerial sekaligus dan ketrampilan teknik mengembangkan usaha.Luaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok penjual kuliner yaitu peserta memiliki jiwa wirausaha yang lebih tinggi, adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan mengenai pengembangan usaha, manajemen modal usaha yang berguna untuk peningkatan pendapatan baik secara individu maupun berkelompok._____________________________________________________________________Kata Kunci: Manajemen, Modal Kerja, Strategi Pemasaran, Usaha Kuliner
IBM KELOMPOK TENAGA ADMININISTRASI DAN GURU SPN KALASEY TENTANG PEMBUATAN SURAT DALAM BAHASA INGGRIS Warouw, Maya P.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra sasaran kegiatan pelatihan ini, yaitu tenaga administrasi dan guru Sekolah Pertanian Negeri (SPN) Provinsi Sulawesi Utara yang berlokasi di desa Kalasey I, kabupaten Minahasa. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah kejuruan yang membutuhkan tenaga administrasi serta guru yang terampil salah satunya dalam menulis surat-surat resmi akademik. Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, kebutuhan untuk berkorespondensi menggunakan Bahasa Inggris meningkat. Menjawab kebutuhan ini, maka tenaga administrasi dan guru diharapkan mempunyai keterampilan untuk menulis surat resmi menggunakan Bahasa Inggris. Tujuan kegiatan IbM pelatihan ini, yaitu meningkatkan keterampilan kelompok guru dan tenaga administrasi sehingga mereka mampu mengutarakan maksud dan tujuan dalam suatu konteks komunikasi secara tulisan/ surat. Tujuan khusus program, ini, yaitu menghasilkan keterampilan menulis surat dalam Bahasa Inggris sesuai dengan format, bentuk dan budaya menulis yang berlaku. Adapun metode pelaksanaan yang akan diterapkan pada program ini, yaitu pelatihan dengan memperkenalkan berbagai jenis teks surat, baik yang formal maupun informal; pendampingan; dan evaluasi. Prosedur kerja untuk mendukung ketiga aspek permasalahan, berturut-turut, yaitu observasi, pelatihan, evaluasi, luaran, dan pelaporan.Kata Kunci: Penulisan Surat Resmi, Surat formal berbahasa Inggris, Guru dan TenagaAdministrasi, SPN Kalasey
PKM MANAJEMEN USAHA IBU-IBU PKK DI KELURAHAN MALALAYANG 2 KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Lumintang, Genita G.; ., Adolfina; Pandowo, Merinda
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk menambah wawasan pengetahuan dan ketrampilan tentang manajemen usaha yang mencakup mengatur SDM, memotivasi dan pengeloaan keuangan yang baik. Metode pelaksanaan kegiatan untuk memberikan solusi melalui survey dan pendampinganan yang menyangkut (1)Wawancara dengan masyarakat atau ibu-ibu yang memiliki usaha, (2) penyiapan untuk solusi (3)Pelatihan dan ceramah dengan menawarkan beberapa metode/teori tentang  manajemen. Sebelumnya metode kegiatan ini dilakukan dengan 3 tahap,yang pertama pembentukan tim,pra survey,pembuatan proposal,koordinasi dengan mitra serta persiapan perlengkapan yang dibutuhkan. Kedua, sosialisasi dengan pemberian materi dan tanya jawab. Ketiga Laporan dan Evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan melihat perbandingan sebelum dan sesudah dilaksanakan PKM,kemudian pembuatan laporan. Kriteria dan indikator yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan adalah pertama Pemahaman mengenai konsep, teknik manajemen dan peningkatan SDM, yang kedua adalah Pemahaman mengenai konsep dan teknik motivasi.Kata Kunci : Manajemen Usaha,Motivasi,SDM
PROSES PENEGAKAN PENYALAHGUNAAN MIRAS SERTA ANCAMAN HUKUMAN BAGI PENJUAL TANPA IJIN Mokorimban, Marnan A. T.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penegakan hukum terhadap penyalahgunaan minuman keras, dan Ancaman hukuman terhadap penjual yang menjual minuman keras tanpa ijin dan atau tidak sesuai standar mutu pemerintah. Untuk mengetahui dan memahami Faktor - faktor yang menyebabkan seseorang melakukan penyalahgunaan minuman keras. Proses penegakan hukum terhadap penyalahgunaan minuman keras, dan Ancaman hukuman terhadap penjual yang menjual minuman keras tanpa ijin dan atau tidak sesuai standar mutu pemerintah. Metode yang dilakukan Menggunakan Pendekatan Yuridis Normatif, dengan pengumpulan bahan hukum berupa Metode Kepustakaan (Library Research) dan Metode Perbandingan (Comparative Research). Sehingga dapat disimpulkan terjadinya penyalahgunaan minuman keras dalam masyarakat disebabkan oleh faktor lingkungan pergaulan, lingkungan keluarga, ekonomi, sosial budaya, rasa ingin tahu dikalangan anak dan adanya penjualan minuman keras tanpa ijin dan atau tidak sesuai standar mutu pemerintah.Kata Kunci : penyalahgunaan miras, ancaman penjual tanpa ijin.
PEREMPUAN PILAR BERTOLERANSI DI DESA TIWOHO Mokalu, Benedicta J.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zaman boleh saja berganti mengiringi pergerakan waktu dengan semua konsekwensi positif juga negatif terhadap semua manusia. Akan tetapi peran tradisional perempuan dalam keluarga masih sangat melekat, sebagai panggilan hidup dari sebagian besar perempuan. Sekalipun harus diakui bahwa fakta menunjukkan sebagian perempuan dengan latarbelakang wawasan ilmu pengetahuan dan kesadaran kesamaan harkat dan martabat menuntut perlakuan yang sama terhadap perempuan dan laki-laki. Lebih khusus ada rupa-rupa tuntutan dari perempuan agar kesamaan dalam peran-peran sosial,politik, ekonomi, pendidikan, dllnya. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas para istri di desa Tiwoho sebagai ibu rumah tangga sehingga tidak bekerja di luar rumah,lebih banyak waktu ada di rumah,mengurus rumah tangga,menyiapkan kebutuhan anak-anak,mengawasi kegiatan anak-anak. Suami sebagai tulang punggung keluarga sehingga kadang-kadang tidak berada di rumah untuk waktu yang relatif lama atau lebih dari satu minggu hingga satu bulan. Ketika suami tidak berada di rumah, maka dalam membesarkan anak sepenuhnya merupakan tanggungjawab istri ketimbang suami. Hal ini bisa dimaklumi karena istri relative lebih banyak waktu ada di rumah sepanjang hari sehingga secara langsung bisa mengawasi kegiatan anak-anak. Perempuan dan toleransi jelas tidak bisa dipisahkan sebagai sumber inspiransi pendidikan nilai dalam keluarga yang bersumber dari pemahaman yang benar tentang iman,budaya dan taat hukum, sehingga layak sebagai pengejawantahan dari pemahaman iman yang benar dan baik. _____________________________________________________________________________Kata Kunci: Perempuan, toleransi
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN WANITA KAUM IBU DAN PEMUDA REMAJA PUTRI JEMAAT BUKIT MORIA MALALAYANG Rumawas, Wehelmina
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama dari wanita kaum ibu dan remaja putri di jemaat Bukit Moria Malalayang adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang kewirausahaan dan serta mental atau jiwa berwirausaha yang perlu ada motivasi. Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang potensial maka perlu dilakukan pelatihan kewirausahaan. Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang kewirausahaan serta menumbuhkan mental atau jiwa berwirausaha. Pelatihan ini juga untuk memotivasi mitra agar dapat memanfaatkan hasil sumber daya alam yang ada disekitar. Hasil kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang kewirausahaan serta semangat untuk menjadi wirausahawan.____________________________________________________________________Kata kunci: Kewirausahaan, Motivasi
KOMUNIKASI ORGANISASI PEMERINTAH DESA DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK PADA MASYARAKAT DI DESA PINAPALANGKOW KECAMATAN SULUUN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Mingkid, Elfie; Harilama, Stefi H.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan komunikasi organisasi sangat diperlukan untuk melancarkan tugas-tugas pegawai. Keberhasilan pemerintah desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya akan sangat berpengaruh pada tingkat pemerintah diatasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi organisasi pemerintahan desa dalam meningkatkan pelayanan publik di Desa Pinapalangkow kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. yang bermaksud membuat penggambaran secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi tertentu. Unit analisis dalam penelitian ini ialah pemerintah Desa Pinapalangkow. jenis data yang penulis peroleh dalam penelitian lapangan ini adalah data primer dan data sekunder yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Dalam pengumpulan data penelitian ini, digunakan cara studi kepustakaan, penelitian terhadap dokumen-dokumen, observasi, dan melakukan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu komponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi organisasi Pemerintahan Desa Pinapalangkow dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik belum dengan baik. Tidak berjalannya komunikasi orgariisasi pernerintah desa terlihat dari komunikasi internal pemerintah desa baik komunikasi vertical maupun komunikasi horizontal maupun komunikasi eksetmal yang tidak maksimal. Serta Tidak tertatanya agenda kerja dengan baik, waktu dan psikologis merupakan hambatan yang dihadapi oleh Pemerintah Desa Pinapalangkow dalam menjalankan komunikasi organisasi. Oleh karenannya diperlukan penataan agenda kerja baik pemerintah desa maupun lembaga desa lainnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya, pemanfaatan media komunikasi seperti sarana telekomunikasi, tatap muka non formal antar aparat desa maupun dengan lembaga desa.______________________________________________________________________Kata kunci: Komunikasi, Organisasi, Pelayanan Publik
Analisis Perbandingan Kinerja Pegawai Tetap dan Tidak Tetap Multimart di Kota Manado Massie, Kezia Priskila; Lengkong, Victor P.K.; Uhing, Yantje
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu elemen penting dalam mencapai tujuan organisasi. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan kinerja pegawai tetap dan tidak tetap Multimart di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai tetap dan pegawai tidak tetap yang ada di Multimart Kota Manado yang berjumlah 600 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dan dalam menentukan jumlah sampel digunakan tabel Isaac Michael pada derajat 10% sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 188 orang yang dibagi atas 94 orang pegawai tetap dan 94 orang pegawai tidak tetap. Analisis data menggunakan uji independent sample t - test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji beda secara parsial yang diukur melalui indikator kuantitas menunjukkan terdapat perbandingan yang signifikan antara kinerja pegawai tetap dan pegawai tidak tetap PT. Multi Citra Abadi – Multimart. Hasil uji beda secara parsial yang diukur melalui indikator kualitas menunjukkan terdapat perbandingan yang signifikan antara kinerja pegawai tetap dan pegawai tidak tetap tetap PT. Multi Citra Abadi – Multimart. Hasil uji beda secara parsial yang diukur melalui indikator ketepatan waktu menunjukkan terdapat perbandingan yang signifikan antara kinerja pegawai tetap dan pegawai tidak tetap PT. Multi Citra Abadi – Multimart dan Hasil uji beda secara parsial yang diukur berdasarkan indikator efektivitas menunjukkan terdapat perbandingan yang signifikan antara kinerja pegawai tetap dan pegawai tidak tetap PT. Multi Citra Abadi – Multimart. Secara keseluruhan berdasarkan hasil uji beda antara kinerja pegawai tetap dan tidak tetap ditemukan bahwa terdapat perbandingan yang signifikan antara kinerja pegawai tetap dan kinerja pegawai tidak tetap di  PT. Multi Citra Abadi – Multimart di Kota Manado.
Analisis Penerapan Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan Sepeda Motor Yahama Dimasa Pandemi CoViD-19 Pada PT. HASJRAT ABADI YAMAHA Samrat Manado Papalapu, Jimmy Pemberian; Mandey, Silvya L.; Tielung, Maria V.J.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah strategi pemasaran yaitu bauran pemasaran yang di dalamnya terdiri dari produk, harga, promosi, tempat, orang, proses dan bukti fisik yang di terapkan PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado dapat meningkatkan penjualan motor Yamaha. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, pengambilan data menggunakan teknik wawancara dan observasi dengan sample karyawan dan pelanggan PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado berupa bauran pemasaran yang di dalamnya terdiri dari produk, harga, promosi, tempat, orang, proses dan bukti fisik berdampak dalam meningkatkan penjualan Yamaha. PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado sebaiknya memelihara dengan benar bauran pemasaran yang sudah di terapkan. Strategi yang digunakan perusahaan PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado sudah baik, akan lebih baik apabila perusahaaan terus meningkatkan strategi–strateginya melihat saat ini sudah banyak kompetitor lain yang mengeluarkan produk yang hampir sama dengan Yamaha, ini merupakan ancaman bagi perusahaan untuk meningkat penjualan motor Yamaha. Kata Kunci: strategi pemasaran, bauran pemasaran, fenomenologi Abstract: PT. Hasjrat Abadi is a Yamaha main dealer in north sulawesi. The purpose of this research is to know whether the marketing strategy is a marketing mix that consists of product, price, promotion, place, people, process, and physical evidence applied by PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado can increase sales of Yamaha. This research is qualitative research using a phenomenological approach, taking data using interviews and observations with a sample of employees and customers of PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado. Research results showed that the marketing strategy applied by PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado in the form of a marketing mix consisting of product, price, promotion, place, people, process, and physical evidence have an impact on increasing sales of Yamaha. PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado must properly maintain the marketing mix already in place. The strategy used by PT. Hasjrat Abadi Yamaha Samrat Manado is feasible, it would be better if the company continues to improve its strategies to see regarding lot other competitors who issued motor product that is almost the same as Yamaha product, this is a threat for the company to increase sales of Yamaha. Keywords: marketing strategy, marketing mix, phenomenology

Page 7 of 38 | Total Record : 378