cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
PENGAJARAN BAHASA JEPANG TINGKAT DASAR SISWA SD NEGERI KELURAHAN PANCURAN KECAMATAN LEMBEH SELATAN Moniung, Ilke Janemralina
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran Bahasa Jepang Tingkat Dasar bertujuan memberikan pelatihan bagi siswa SD NEGERI PANCURAN LEMBEH SELATAN dengan harapan agar peserta pelatihan dapat memiliki pengetahuan serta ketrampilan berkomunikasi mengucapkan kata juga kalimat dalam bahasa Jepang untuk dapat berkomunikasi bahasa Jepang dasar dengan baik dan benar bersaing di era globalisasi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan informasi peserta pelatihan diharapkan dapat berbicara bahasa Jepang dengan penuh percaya diri, benar dan lancar. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pendampingan pembelajaran yang berlangsung dengan tujuan agar proses pembelajaran lebih efektif untuk meningkatkan semangat belajar dan memperbesar minat belajar. Pengajaran bahasa Jepang diharapkan akan lebih lama tersimpan dalam ingatan sehingga proses kegiatan belajar mengajar berlangsung menyenangkan . Dengan pelatihan ini diharapkan peserta didik dapat menyampaikan berbagai informasi dengan lafal yang benar dan tepat dalam kalimat bahasa Jepang dasar sehingga pembelajaran bisa dilakukan dengan sistematis dan teratur. Belajar sambil menggunakan media gambar, huruf dan nyayian akan mempercepat  penguasaan bahasa asing khususnya bahasa Jepang juga peserta pelatihan termotivasi untuk belajar bahasa Jepang juga peserta didik dapat menangkap informasi lebih banyak dengan penggunaan media pembelajaran. Peran alat peraga memang sangat penting dalam dunia pendidikan , untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang lebih efektif dan optimal.______________________________________________________________________Kata kunci: pengajaran, bahasa Jepang, dasar, siswa SD
PKM KELOMPOK TANI KELAPA DI DESA MATUNGKAS KECAMATAN DIMEMBE MINAHASA UTARA Sumual, Jacline I.; Rompas, Wensy F. I.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Matungkas merupakan salah satu desa di Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki potensi sumber daya pertanian yang begitu besar. Hasil perkebunan kelapa dan , hasil pertanian berupa buah – buahan di hasilkan dari desa ini. Hasil perkebunan kelapa pada umumnya diolah menjadi kopra. Di Desa Matungkas saat ini banyak di bangun kompleks perumahan, karena letak desa yang cukup strategis dengan kountur tanah yang rata. Fenoma ini sangat dikhawatirkan bagi petani pemilik perkebunan kelapa yang bisa mengalih fungsikan lahan pertanian kelapa untuk dijadikan perumahan. Permasalahannya apakah pendapatan petani kelapa sudah dapat mensejahterakan keluarga? .Solusi dari permaslahan mitra yakni Diversifikasi hasil pertanian dan jiwa kewirausahaan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani kelapa dipandang perlu untuk dimiliki oleh para petani kelapa dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para petani kelapa . Melalui kegiatan PKM ini Target Luaran yang akan dihasilkan yakni peningkatan pengetahuan dan pemahaman para petani kelapa,diversifikasi produk dan daya saing dalam kuantitas dan kualitas. Metode yang akan dipakai dalam program PKM yakni penyuluhan dan pelatihan .Kata Kunci : PKM, petani kelapa, kelompok tani, Minahasa Utara
PKM KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA (IRT) DI KELURAHAN PANIKI BAWAH KECAMATAN MAPANGET Palandeng, Indrie D; Tumbel, Altje; Tielung, Maria; Soepeno, Djurwati
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan PKM yang dilaksanan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado, dengan target Ibu Rumah Tangga (IRT). Tujuan dari kegiatan PKM ini untuk menambah pemahaman, pelatihan dan pendampingan kepada IRT mengenai motivasi untuk berwirausaha, pengembangan usaha, dan manajemen usaha. Kelurahan Paniki bawah terletak di pada ketinggian kurang lebih 65 meter di atas permukaan laut dan merupakan suatu hamparan perkebunan yang cukup rata. IRT merupakan pekerjaan yang mulia, namun tingkat kesejahteraan keluarga akan meningkat apabila suami istri memiliki pendapatan yang akan menunjang ekonomi keluarga. Dengan demikian kegiatan PKM ini dilaksanakan berupa sosialisasi mengenai wirausaha dan pengembangan usaha dalam kegiatan IRT yang ada di Kelurahan Panili Bawah. Sosialisasi ini diselenggarakan telah disesuaikan dengan permasalahan kebutuhan yang dihadapi IRT di Kelurahan Paniki Bawah. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yaitu: Pertama, pembentukan Tim, Pra survei, pembuatan tim dan proposal, koordinasi dengan mitra, serta persiapan perlengkapan yang dibutuhkan, Kedua, Pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan melalui pemberian materi dan diskusi. Ketiga, laporan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan melihat perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan PKM ini dilaksanakan, kemudian pembuatan laporan. Hasil dan luaran dalam kegiatan PKM ini adalah IRT yang ada di Kelurahan Paniki Bawah adalah para peserta mengalami peningkatan jiwa entrepreneur, dapat membuat perencanaan bisnis, peningkatan pemahaman mengenai strategi pemasaran yang lebih efisien melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan penjualan. Adanya kegiatan PKM ini, maka terjadi perbaikan dalam masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan melalui wirausaha baru _____________________________________________________________________________Kata Kunci: Motivasi, Perencanaan Bisnis, Strategi Pemasaran
KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA DI KECAMATAN TABUKAN UTARA KAB. KEPULAUAN SANGIHE Mangindaan, Joanne V.; Manossoh, Hendrik
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Village fund, which is allocated from the Indonesia Budget, is a form of central government’s recognition to the village government. This fund is expected to support the livelihood of the rural communities. The authority of the village government to manage such a great amount of fund independently comes with heavy responsibility. This requires high quality of human resources, so the village government can manage the fund based on good government governance principles. This study is aimed to analyze the quality of the human resources of the government of Tabukan Utara sub-district at Sangihe Regency. This study utilizes qualitative methodology and uses interview and documentation as the data collection method. To measure the quality of human resources, this study occupies indicators from the multilevel model of human capital emergence from Ployhart dan Moliterno (2011), i.e. knowledge, skills, abilities dan experience. The finding of this study shows that based on the four indicators the quality of human rescources of the village government of Tabukan Utara remains not sufficient to manage the village fund. There should be some efforts by the local and central government to improve the quality of human resources of the village government. ______________________________________________________________________Keywords: Village fund, human resources quality
PKM PENGEMBANGAN INOVASI PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN YANG DIJUAL DI SEPUTARAN KAMPUS UNSRAT BAHU Kojo, Christoffel; Rogi, Mirah H.; Lintong, Debri Ch.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi produk makanan dan minuman saat ini penting untuk dikembangkan karena industri makanan dan minuman merupakan industri yang besar di Indonesia yang menjadi salah produk andalan penyumbang PDB terbesar untuk industri non migas. Untuk itu perlu ada pengembangan inovasi produk makanan dan minuman yang dijual. Masalaha yang dihadapi oleh usaha makanan dan minuman di kantin dan UKM kampus adalah masih kurangnya inovasi karena kurangnya berpikir inovatif dari pelaku usaha yang menjual produk makanan dan minuman. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan inovasi dari usaha-usaha yang menjual makanan dan minuman di seputaran kampus khususnya di Kampus Unsrat Manado. Tahapan Kegiatan Yang Dilakukan Adalah peningkatan dan pelatihan ketrampilan serta pendampingan untuk peningkatan inovasi produk makanan dan minuman pada usaha makanan dan minuman di seputaran Kampus Unsrat Manado.______________________________________________________________________Kata Kunci : PKM, pengembangan inovasi, produk makanan dan minuman, KampusUnsrat, Bahu, Manado
PKM KELOMPOK USAHA KULINER KACANG DAN USAHA KULINER JAGUNG DI DESA KANONANG 2 KABUPATEN MINAHASA PROPINSI SULAWESI UTARA Rotinsulu, Debby Ch.; Sumual, Jacline I.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kawangkoan Kabupaten Minahasa merupakan daerah penghasil komoditi unggulan daerah Minahasa yakni Kacang dan Jagung. Desa Kawangkoan sangat terkenal dengan kuliner Kacang Sangrai serta komoditi jagung yang dijual dan disajikan berupa jagung rebus.Di Desa kanonang Kecamatan Kawangkoan banyak terdapat kelompok usaha kuliner kacang dan usaha kuliner jagung yakni disekitar objek wisata Bukit kasih Kanonang Kawangkoan. Permasalahan utama dari mitra yakni rendahnya pendapatan dari kelompok usaha kuliner Kacang dan usaha kuliner jagung, hal ini disebabkan karena Dari jahtakan keesisi produksi kurangnya diversifikasi produk olahan kacang dan jagung yang dihasilkan.Dari sisi manajemen usaha terdapat keterbatasan SDM dalam pengelolaan sehingga hasil yang dicapai tidak maksimal, serta pemasaran produk yang terbatas. Solusi dari permasalahan yakni diversifikasi produk olahan kacang dan jagung, serta meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para wirausaha untuk meningkatkan produksi , manajemen usaha yang baik, maupun pengetahuan tentang strategi pemasaran . Target Luaran yang akan dihasilkan yakni peningkatan daya saing dalam kuantitas dan kualitas produksi usaha kuliner Kacang dan usaha kuliner Jagung, serta diversivikasi produk olahan Kacang dan jagung, Peningkatan IPTEK di masyarakat di bidang produksi manajemen, dan pemasaran serta publikasi ilmiah. Metode yang akan dipakai dalam program PKM yakni di buat pelatihan bagi kelompok usaha kuliner Kacang dan usaha kuliner Jagung dalam rangka diversifikasi produk olahan Kacang dan Jagung, serta penyuluhan dan pelatihan manajemen usaha dan strategi pemasaran.Kata Kunci Usaha Kuliner Kacang,Usaha Kuliner jagung,Diversifikasi produk
ANALISIS BERBAGAI VARIABEL YANG BERPENGARUH TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DESA DI KECAMATAN MANDOLANG Tasik, Femmy C.M.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa variabel yang mempengaruhi kinerja aparatur pemerintahan desa, variabel yang  teridentifikasi yaitu Kepemimpinan, Motivasi kerja dan Lingkungan kerja. Lokasi penelitian dilaksanakan di Pemerintahan Desa Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara, Untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, digunakan teknik Area proportional random sampling. Jumlah sampel dalam  penelitian ini 123 responden. Teknik Analisis data, dijaring melalui sebaran kuesioner yang diberi nilai dan ditabulasikan untuk kemudian dianalisis dan jawaban yang diperoleh responden sesuai dengan nilai variable yang telah ditetapkan selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan bantuan software SPSS, dimana teknik analisis data ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dengan pendekatan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpina tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja, Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dan Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja. ______________________________________________________________________Kata Kunci : Kepemimpinan, motivasi kerja, lingkungan kerja, Kinerja
EVALUASI DAMPAK SOSIAL EKONOMI DAN POLITIK BORDER CROSSING AGREEMENT PADA MASYARAKAT PERBATASAN KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD PROVINSI SULAWESI UTARA (Studi Dalam Rangka Rekomendasi Revisi Kebijakan Pengaturan Pelintas Batas Indonesia – Philipina) Mamentu, Michael; Rares, Joyce Jacinta
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun 1975, pemerintah Indonesia dan Philipina menandatangani Border Crossing Agreement untuk mengatur hubungan lintas batas penduduk Pada dasarnya ada 3 hal yang diatur yaitu : Visit of Relatives, Religious worship, Pleasure. Kenyataannya kemudian, aktivitas lintas batas antara penduduk dua negara ini, sudah jauh bergeser dari kesepakatan yang tertuang dalam BCA. Hasil penelitian membuktikan asumsi yang diajukan bahwa hubungan lintas Batas sudah “keluar” dari isi Border Crossing Agreement antara Indonesia – Philippina. Dari penelitian juga ditemukan bahwa sentra perdagangan ternyata adalah di Pulau Marore. Sementara Pulau Miangas adalah tempat transit perdagangan. Dari evaluasi dengan menggunakan teori analisis dampak silang dari Dunn (1990) ditemukan bahwa : 1. Dampak sosial. Nilai-nilai budaya lokal tidak terdeterminasi oleh intensitas hubungan antara dua penduduk. Dampak sosial yang menonjol adalah hanya pada pilihan-pilihan penggunaan kebutuhan primer yang lebih banyak menggunakan produk-produk Phillipina, yang disebabkan empat faktor, yaitu soal harga yang lebih murah, biaya, jarak dan kualitas. 2. Dampak Ekonomi. Pengamatan lapangan memperlihatkan, transaksi jual beli lebih banyak memberikan keuntungan pada pihak penduduk Phillipina Selatan. Meskipun memberikan keuntungan bagi nelayan lokal, hasil tangkapan ikan yang dibawa ke General Santos dan dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi. Sentra-sentra perdagangan di Talaud dan ternyata juga di kepulauan Sangihe, lebih banyak memasarkan produk-produk jadi dari Phillipina. Sementara barang-barang jadi yang dijual ke Phillipina adalah barang-barang kebutuhan primer yang bukan produk lokal (Talaud dan juga Sangihe) 3. Dampak Politik.Untuk Kepentingan mendapatkan dana dari Pusat, maka perdagangan perbatasan yang lebih menguntungkan ketimbang perdagangan ke “dalam”, ketertinggalan pembangunan infrastruktur dibandingkan daerah-daerah lain di Indonesia, menjadi “andalan” beberapa aktor politik lokal untuk mengangkat isu melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun kesimpulan dari penelitian ini bahwa Border Crossing Agreement sudah urgen untuk segera di update oleh karena sudah tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Saran dari penelitian ini adalah BCA harus diikuti dengan MOU yang lebih teknis yang juga meliputi pengaturan perdagangan perbatasan._____________________________________________________________________________Kata kunci: Evaluasi Dampak, Border Crossing Agreement, illegal trading, simplikasikebijakan.
FORMALISASI USAHA DAN MODERNISASI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH MAKANAN DAN MINUMAN DI KELURAHAN BATU KOTA KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Kawung, George M. V.; Rompas, Wensy F. I.; Kojo, Christoffel
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Maka Perlu Fokus Pada Peningkatan Atau Scalling Up Dari Usaha Informal Dan Kecil Di Suatu Wilayah. Untuk Itu Pentingnya Formalisasi Dan Modernisasi Usaha Kecil Dan Menengah Khususnya Yang Berbasis Industri Perlu Didorong Oleh Pemerintah Dan Para Akademisi Agar Bisa Menjadi Maju, Berkembang, Serta Kompetitif. Permasalahan Yang Dihadapi Ditemukan Adalah Masih Rendahnya Usaha IKM Informal Untuk Menjadikan Usaha Mereka Menjadi Usaha Formal Serta Masih Banyak IKM Yang Usahanya Belum Modern Atau Masih Tradisional Dan Menggunakan Teknologi Rendah Serta Minim Inovasi. Tujuan PKM Ini Adalah Untuk Membantu IKM Di Kelurahan Dan Pedesaan Agar Dapat Meningkatkan Usahanya Yaitu Dengan Melegalkan Usahanya Dari Usaha Informal Menjadi Usaha Formal Serta Memodernisasi Usaha IKM Dari Teknologi Tradisional Atau Rendah Menjadi IKM Yang Menggunakan Teknologi Terkini Atau Modern Serta Inovatif. Tahapan Kegiatan Yang Dilakukan Adalah Pengenalan Dan Sosialisasi Formalisasi Usaha Dan Modernisasi IKM Makanan Dan Minuman Di Kelurahan Batu Kota Kecamatan Malalayang Kota Manado. Selanjutnya Adalah Pendampingan Terhadap Formalisasi Usaha Dan Modernisasi IKM.______________________________________________________________________Kata Kunci : formalisasi usaha, modernisasi, IKM, Kelurahan Batu Kota, Malalayang,Manado
PERAN LAGU DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS TINGKAT DASAR Ranuntu, Garryn C.; Tulung, Golda J.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris merupakan suatu hal yang harus dilakukan pada masa modern ini. Proses pembelajaran tersebut juga memainkan peran penting dalam pemerolehan bahasa tersebut. Sekolah memerlukan penambahan pelajaran bahasa Inggris karena minimnya jam pengajaran dari guru setempat. Kebutuhan anak-anak di sekolah tersebut merupakan hal yang harus di selesaikan oleh karena pembelajaran bahasa Inggris harus diperkenalkan dari tingkat sekolah dasar. Kehadiran para pengajar bahasa Inggris di sekolah akan sangat membantu proses pembelajaran dini dari bahasa asing, terlebih apabila pengajar tersebut dapat mengajar bahasa Inggris lewat bermacam cara. Terdapat banyak cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa, belajar lewat lagu dapat digunakan dalam proses tersebut. Belajar bahasa Inggris lewat lagu dapat menjadi sebuah sarana yang mumpuni dalam meningkatkan daya ingat maupun kemamuan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris, hal ini dapat dibuktikan dengan mudahnya lagu diikuti dann diingat oleh para siswa.______________________________________________________________________Kata Kunci: Lagu, pembalajaran bahasa Inggris.

Page 6 of 38 | Total Record : 378