cover
Contact Name
Dr. Zamsir, M.Pd
Contact Email
zamsir@uho.ac.id
Phone
+6285228082375
Journal Mail Official
jppm@uho.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari,Sulawesi Tenggara – Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 23386843     EISSN : 25990101     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo dan terbit tiga kali setahun yaitu Januari, Mei, dan September ditambah edisi khusus jika diperlukan.
Articles 376 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KENDARI Wahyu Listiawati; Zamsir .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.256 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v3i2.3015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran hasil belajar matematika siswayang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT dan pembelajaran konvensional serta menunjukan rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHTlebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Dari hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan, (1) Hasil belajar matematika siswa kelas VIII5 yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHTpada materi kubus dan balok memiliki rata-rata 90,20; modus 97, standar deviasi 9,65; nilai minimum 65 dan nilai maksimum 100, (2) Hasil belajar matematika siswa kelas VIII4 menggunakan pembelajaran konvensional pada materi kubus dan balok memiliki rata-rata 75,15;modus 72; standar deviasi 17,33; nilai minimum 40 dan nilai maksimum 97, dan (3) Rata-rata hasilbelajar matematika siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih tinggi secara signifikan daripada rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional Kata Kunci: numbered head together; hasil belajar matematika; pembelajaran kooperatif
STUDI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 12 KENDARI Irfan Syarifuddin; Anwar Bey
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.185 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i3.3107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika antara siswa yang diajar  model pembelajaran kooperatif NHT  dan siswa yang diajar pembelajaran konvensional pada siswa Kelas IX SMP Negeri 12 Kendari. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 12 Kendari pada semester ganjil TA 2014/2015. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 12 Kendari, dan sampelnya adalah kelas IX.5 kelas eksperimen dan kelas IX.6 kelas kontrol. Hasil belajar kelas eksperimen diperoleh mean 81,66,yang tersebar dari nilai 71,43 sampai 97,14, siswa mempunyai tingkat penguasaan rendah 0%,sedang 44%,dan tinggi 56%. Hasil belajar kelas kontrol diperoleh mean 67,60, tersebar dari nilai 50,00 sampai 87,14, siswa mempunyai tingkat penguasaan rendah16%, sedang 68%, dan tinggi16%. Berdasarkan analisis inferensial melalui uji t dapat disimpulkan secara signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif NHT lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional SMPNegeri 12 Kendari pada pokok bahasan kesebangunan.  Kata Kunci: pembelajaran kooperatif; NHT; hasil belajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII-B SMP NEGERI 2 KENDARI PADA MATERI BILANGAN PECAHAN MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) Noer Rakhmat Yanti; La Ode Ahmad Jazuli; Latief Sahidin
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.132 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3021

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII-B SMP Negeri 2 Kendari pada materi bilangan pecahan melalui pembelajaran matematika realistik (PMR). Dari hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh kesimpulan: (1) keterlaksanaan skenario pembelajaran yang dilakukan oleh guru mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 59,56% dan meningkat pada siklus II sebesar 88,97%. (2) aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 62,5%, mengalami peningkatan siklus II sebesar 90,44%. (3) presentase hasil belajar siswa meningkat yaitu pada tes awal presentase ketuntasan secara klasikal sebesar 1,89%, meningkat padasiklus I sebesar 18,42% dan meningkat siklus II sebesar 71,05%. Berdasarkan hasil penelitian yang dikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas VII-B SMP Negeri 2 Kendari pada materi bilangan pecahan dapat ditingkatkan melalui Pembelajaran Matematika Realistik (PMR), namun belum mencapai indikator ketercapaian hasil belajar yaitu 85%secara klasikal siswa memperoleh nilai minimal 2,66. Kata Kunci: matematika realistik; proses pembelajaran matematika; hasil belajar matematika. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 KENDARI PADA MATERI LINGKARAN Sitti Mardiana; La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.373 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3026

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Kendari yang menggunakan model pembelajaran Talking Stick,(2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Kendari yang menggunakan pembelajaran Konvensional, (3) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Talking Stickterhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Kendari. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan : (1) Pada kelas eksperimen, hasil belajar siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Kendari yang menggunakan model pembelajaran Talking Stick pada materi lingkaranberdasarkan hasil analisis deskriptif mengalami peningkatan (2) Pada kelas kontrol, hasil belajar siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Kendari yang menggunakan pembelajaran konvensional pada materi lingkaran berdasarkan hasil analisis deskriptif mengalami peningkatan. (3) Peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Talking Stick terdapat pengaruh yangsignifikan daripada peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran Konvensional.Kata Kunci: pengaruh; talking stick; hasil belajar matematika. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALLIZATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAWONII TENGGARA Esa Sukrening; Hafiludin Samparadja; Latief Sahidin
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.859 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (3) Pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (4) Perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Wawonii Tenggara dengan populasi seluruh siswa kelas VIII. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil yang diperoleh (1) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI meningkat, (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional juga meningkat, (3) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI. (4) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran konvensional.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA KELAS VII-F SMP NEGERI 7 KENDARI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPs) Muhammad Rifal; Muhammad Sudia; La Masi La Masi
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.59 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7311

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) meningkatkan kualitas pembelajaran kelas VII-F SMP Negeri 7 Kendari melalui Conceptual Understanding Procedures; 2) meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa kelas VII-F SMP Negeri 7 Kendari melalui Conceptual Understanding Procedures. Hasil penelitian dari segi kualiatas pembelajaran yang dilakukan guru pada siklus I mencapai 73,68%, meningkat pada siklus II sebesar 89,47% dan meningkat pada siklus III mencapai 100%. Dari segi kemampuan komunikasi matematik, pada tes awal tidak ada siswa mencapai kriteria yang telah ditentukan, meningkat pada siklus I menjadi 14,28% siswa mencapai kriteria, meningkat pada siklus II menjadi 50,00% mencapai kriteria dan meningkat pada siklus III menjadi 85,71% mencapai kriteria yang telah ditentukan. Jadi, melalui model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures kemampuan komunikasi matematik siswa dapat ditingkatkan. Hal ini dapat ditunjukkan dari segi keterlaksanaan skenario pembelajaran dilakukan oleh guru mencapai 100%, dan kemampuan komunikasi matematik siswa telah mencapai indikator yang telah ditentukan sebesar 85,71%
DESKRIPSI KESULITAN BELAJAR DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL MATEMATIKA MATERI POKOK KELILING DAN LUAS SEGIEMPAT DI KELAS VII SMP NEGERI 9 KENDARI Darlia .; La Arapu; Rosdiana .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.491 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v4i1.3050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masalah kesulitan siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal keliling dan luas segiempat pada  SMPN 9 Kendari. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 9 kendari  Semester genap Tahun Ajaran2014/2015 pada kelas VII. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari hasil observasi dikelas, hasil tes siswa dan hasil wawancara. Hasil pengamatan terhadap siswa yang menjadi sabjek penelitian kemudian di analisis. Analisis data dilakukan melalui langkah-langkah menelaah data yang di peroleh. Jawaban siswa dianalisis untuk memperkuat pengamatan dan mengetahui penyebab siswa mengalami kesulitan belajar. Data hasil wawancara digunakan sebagai pembanding data hasil pengamatan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian adalah: kesulitan yang dialami oleh siswa  dalam menyelesaiakn soal keliling dan luas segiempat yaitu ketergangguan belajar, ketidakmampuan belajar, ketidakfungsian belajar, pencapaian rendah dan lambat belajar. Hal ini terlihat dari hasilpengamataan saat proses belajar mengajar dan nilai hasil belajarnya. Kata Kunci: deskripsi, kesulitan belajar, hasil belajar
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 RAHA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL EKSPONEN DAN LOGARITMA Sitti Maulid; Hafiludin Samparadja; Latief Sahidin
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.899 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7317

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan kemampuan siswa kelas X SMA NEGERI 1 RAHA dalam menyelesaikan soal-soal  eksponen dan logaritma; (2) mengetahui kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa kelas X SMA NEGERI 1 RAHA dalam menyelesikan soal-soal  eksponen dan logaritma; (3) mengetahui faktor-faktor penyebabkan kesalahan siswa kelas X SMA NEGERI 1 RAHA dalam menyelesikan soal-soal  eksponen dan logaritma. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) Hasil deskriptif nilai tes kemampuan penyelesaian soal eksponen dan logaritma siswa dengan rata-rata  39,111; median 36; dan modus 16; (2) jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan  soal eksponen dan logaritma meliputi kesalahan fakta,konsep, prinsip, dan prosedur; dan (3) faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal eksponen dan logaritma, yaitu: kurangnya pengetahuan prasyarat siswa, rendahnya motivasi siswa, kurangnya pemahaman konsep siswa, siswa tidak dapat menyusunlangkah-langkah sistematis dalam menyelesaikan  soal berdasarkan sifat-sifat dalam eksponen dan logaritma, dan ketidaktelitian siswa dalam menyelesaikan soal.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TONGKUNO Muhammad Irwan Nur; Mohammad Salam; Hasnawati .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.184 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v4i1.3055

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar Matematika siswa VII SMP Negeri 1 Tongkuno pada pokok bahasan pecahan. Penetapan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive Random sampling yaitu kelas VII sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, dan kelas VII 2  yangditetapkan sebagai kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional. Dari hasil analisis dan pembahasan, diperoleh kesimpulan rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) = 67,04 lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional = 61,28. Berdasarkan hasil penelitian yangdikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata Kunci: hasil belajar matematika, Numbered Head Together, pembelajaran konvensional.
KUALITAS TES UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP PADA SUB RAYON II KOTA KENDARI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Muhammad sam Idris; Arvyaty .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.678 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v1i1.2952

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (i) Untuk mengetahui reliabilitas tes, besarnya kesalahan baku pengukuran tes, Tingkat Kesukaran soal, Daya pembeda soal, serta berfungsi tidaknya setiap pengecoh (distraktor) pada setiap butir soal Ujian Nasional mata pelajaran Matematika SMP pada sub rayon II Kota Kendari tahun pelajaran 2011/2012. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh kesimpulan : (i) Koefisien reliabilitas tes relatif sama padasetiap paketnya yang menunjukkan nilai alpha yang baik dan tergolong dalam derajat keterandalan yang sangat tinggi, (ii) Kesalahan Baku Pengukuran (Standard Error of  Measurement/SEM) menunjukkan bahwa nilai kesalahan baku pengukurannya cukup kecil sehingga tes tersebut konsisten sebagai alat ukur, (iii) Tingkat kesukaran butir soal belum memenuhi proporsi soal yang baik, (iv) Daya pembeda soal pada paket A, paket B, paket C, paket D, dan paket E sangat baik sehingga dapat membedakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah, (v) Pengecoh setiap butir soal belum berfungsi dengan baik (tidak efektif). Kata Kunci: kualitas tes; ujian nasional