cover
Contact Name
Samuel M. Simanjuntak
Contact Email
smsimanjuntak@unai.edu
Phone
+6281296081331
Journal Mail Official
smsimanjuntak@unai.edu
Editorial Address
-
Location
Kab. bandung barat,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal)
ISSN : 24430935     EISSN : 24431699     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Scope Medical-Surgical Nursing Critical Care Nursing Psychiatric Nursing Nursing Management Community Nursing Nursing Education Pediatric & Obstetric Nursing Transcultural Nursing Gerontic Nursing
Articles 171 Documents
Pengalaman Remaja Putri yang Mengalami Menarche dalam Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi di SMP Negeri 51 Kota Batam Purnama Sari, Indah; Pramadhani, Wulan; Permadi, Putri Endah Nura
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 11 No 01 (2025): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v11i01.3967

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode transisi dari kanak-kanak menuju dewasa, yang ditandai dengan kematangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional untuk mempersiapkan individu menjadi dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman remaja dalam menjaga kebersihan organ reproduksi di SMP Negeri 51 Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur yang direkam menggunakan Digital Voice Recorder Sony ICD-UX570 terhadap 10 partisipan yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Penelitian ini menghasilkan lima tema utama, yaitu: (1) Pemahaman menarche menurut remaja putri, (2) Misinformasi yang diterima remaja putri, (3) Stigma menstruasi menurut remaja putri, (4) Mood swing yang dialami remaja putri, dan (5) Keterbatasan aktivitas selama menstruasi. Diskusi: Masih banyak remaja yang merasa bahwa menstruasi sangat mengganggu, baik secara psikologis maupun dalam hal kenyamanan fisik. Diharapkan tenaga kesehatan, seperti petugas puskesmas, posyandu remaja, serta pihak sekolah di Kota Batam lebih memperhatikan kondisi dan pengetahuan remaja mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, baik selama maupun setelah menstruasi, melalui pemberian edukasi terkait kebersihan diri dan organ reproduksi.
Hubungan Antara Massa Otot Dan Lemak Viseral Pada Masyarakat Cihanjuang Rahayu Somae, Joy; Elon, Yunus
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v10i2.3972

Abstract

Efektivitas Program Home Care Dalam meningkatkan Kesejahteraan Penderita Diabetes Melitus (DM): Literature Review Nur Alifa, Fasyadila; Aryandi, Abdy; Widyastuti, Dwi; Safrudin, M. Bachtiar; Aulia, Ayu; Deviana, Aulia; Nurjannah, Firyal; Amelia Kartika, Sheila; Zahra, Maredita; Safitri Nuraz'mi, Ayuthya; Sri Agustina, Nuraini; Khofifah, Indar
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 11 No 01 (2025): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v11i01.3992

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kronis seperti diabetes melitus terus menjadi kontributor utama kematian secara global, dengan prevalensi yang meningkat khususnya di Indonesia. Dalam konteks layanan kesehatan berbasis komunitas, program home care memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan lansia dengan penyakit kronis. Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program home care dalam mendukung kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial pada lansia yang mengalami diabetes mellitus tipe 2. Metode: Kajian dilakukan melalui pendekatan literatur sistematis terhadap artikel ilmiah lima tahun terakhir. Hasil: Dari tujuh artikel yang lolos seleksi, ditemukan bahwa pendekatan home care efektif dalam meningkatkan kualitas hidup, kemampuan merawat diri, serta meningkatkan peran keluarga. Intervensi seperti edukasi kesehatan, penguatan peran keluarga, dan perawatan berbasis rumah menunjukkan pengaruh signifikan. Diskusi: Diharapkan hasil kajian ini menjadi referensi bagi tenaga keperawatan dalam merancang intervensi yang tepat sasaran bagi pasien lansia dengan penyakit kronis.
Evaluasi Penggunaan Obat Golongan Statin dDi Instalasi Farmasi Rawat Inap Pada Salah Satu Rumah Sakit X di Bandung Turu Allo, Duma
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v10i2.3996

Abstract

Latar Belakang: Statin merupakan suatu obat yang dapat menurunkan kadar lemak dan memiliki efek anti inflamasi, anti trombotik, anti proliferatif dan antioksidan. Mekanisme kerja obat statin yakni dengan menghambat 3- hidroksi-3-metilglutaril koenzim A (HMG-CoA) reduktase serta menyebabkan pengurangan sintesis kolesterol. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan obat golongan statin. Metode: Proses penelitian dilakukan secara teknik sampling jenis probability dengan Simple Random Sampling memakai Random Number Table yang merupakan penentuan tidak teratur dari sebagian kecil individu dari seluruh populasi. Kategori usia yang digunakan yaitu remaja akhir (17 – 25) tahun hingga manula (>65) tahun. Obat yang digunakan oleh satu rumah sakit swasta Kota Bandung terpilih ialah Atorvastatin, Simvastatin dan Rosuvastatin. Hasil Penelitian: Jumlah persentase yang didapat berdasarkan kelompok usia mulai dari 17 hingga 25 tahun (1%), 26 sampai 35 tahun (5%), 36 sampai 45 tahun (5%), 46 sampai 55 tahun (20%), 56 sampai 65 tahun (24%), dan >65 tahun (45%). Jumlah presentase berdasarkan kelompok jenis kelamin laki – laki (48%) dan perempuan (52%). Presentase bedasarkan jenis obat ialah Atorvastatin (67%), Simvastatin (22%), dan Rosuvastatin (11%). Jumlah berdasarkan dosis (100%), jumlah frekuensi penggunaan obat (100%). Kesimpulan: Berdasarkan jumlah presentase interaksi (100%) dan level signifikasinya mayor (38%) serta moderate (62%). Penggunaan obat golongan statin Instalasi Farmasi Rawat Inap pada salah satu rumah sakit swasta Kota Bandung adalah 100% tepat dosis dan 100% tepat frekuensi penggunaannya.
Literature Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Orang Tua Terhadap Program Imunisasi Dasar Bayi dan Anak Amalia, Rika Putri
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 11 No 01 (2025): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v11i01.4028

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif untuk mencegah penyakit menular serta menurunkan angka kesakitan dan kematian pada bayi dan anak. Namun, cakupan imunisasi dasar di Indonesia masih belum mencapai target nasional. Berbagai faktor turut memengaruhi tingkat kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi kepada anak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari artikel-artikel ilmiah yang relevan mengenai faktor yang memengaruhi kepatuhan imunisasi. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat vaksinasi serta penyebaran informasi yang keliru menjadi hambatan utama dalam meningkatkan cakupan imunisasi. Selain itu, faktor lain seperti dukungan keluarga, kepercayaan terhadap tenaga kesehatan, dan aksesibilitas layanan imunisasi juga memengaruhi keputusan orang tua. Diskusi: Temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan edukatif yang lebih intensif, pelibatan tokoh masyarakat, serta peningkatan akses layanan kesehatan untuk mendorong kepatuhan imunisasi. Dengan strategi yang tepat, diharapkan cakupan imunisasi dapat meningkat sehingga bayi dan anak-anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi.
Strategi Coping Mahasiswa Semester Akhir dalam Menghadapi Stres Akademik: Studi Kasus di Universitas Pendidikan Indonesia Fariz, Ahsan; Fitriana, Lisna Anisa; Puspita, Asih Purwandari Wahyoe
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 11 No 01 (2025): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v11i01.4034

Abstract

Latar Belakang: Stres akademik masih menjadi masalah umum yang dihadapi mahasiswa, terutama pada semester akhir yang ditandai dengan tekanan akademik dan emosional yang tinggi. Mahasiswa sering dihadapkan pada tenggat waktu yang ketat, tuntutan penyelesaian skripsi, serta ketidakpastian setelah lulus. Dalam situasi ini, strategi coping atau cara menghadapi stres berperan penting dalam menjaga ketahanan psikologis dan kinerja akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi coping yang digunakan oleh mahasiswa semester akhir dalam mengelola stres akademik, dengan menyoroti efektivitasnya dalam konteks pendidikan di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Delapan mahasiswa semester akhir dari Universitas Pendidikan Indonesia dipilih sebagai partisipan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola coping yang dominan serta dampaknya terhadap kesejahteraan mahasiswa. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan berbagai strategi coping, yaitu: (1) Problem-focused coping yang mencakup manajemen waktu, pemecahan tugas menjadi bagian-bagian kecil (chunking), dan konsultasi akademik secara rutin; (2) Emotion-focused coping seperti menulis jurnal, latihan mindfulness, dan mencari dukungan emosional; (3) Religious coping melalui ibadah dan refleksi spiritual; dan (4) Avoidance coping seperti penundaan dan penghindaran masalah. Di antara strategi tersebut, pendekatan problem-focused terbukti paling efektif dalam mengurangi stres akademik dan mempertahankan keterlibatan belajar mahasiswa. Diskusi: Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif merencanakan, mencari dukungan akademik, dan menjaga rutinitas kerja yang konsisten lebih mampu menghadapi stres akademik. Strategi emotion-focused dan religious coping membantu menjaga kestabilan emosi, sedangkan avoidance coping cenderung memperburuk tingkat stres. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan institusi pendidikan dalam membangun keterampilan coping yang adaptif dan memberikan pendampingan akademik bagi mahasiswa tingkat akhir.
Hubungan Persepsi Orang Tua Tentang Imunisasi Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Balita Di Desa Buntongi Kecamatan Ampana Kota Ilham Djaliy, Ilfa
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 11 No 01 (2025): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v11i01.4052

Abstract

Latar Belakang: Kelengkapan imunisasi dasar dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya karena persepsi orang tua. Studi pendahuluan yang dilakukan didapatkan hasil bahwa sebanyak 16 balita yang ada di posyandu Desa Buntongi terdaftar belum tuntas imunisasi. Dari hasil wawancara yang dilakukan pada 3 ibu mengatakan bahwa mereka kurang yakin terhadap imunisasi disebabkan setelah diberikan imunisasi, anak tersebut langsung sakit sehingga mereka berpersepsi bahwa imunisasi hanya membuat anak sakit. Tujuan penelitian adalah menganalisis Persepsi orang tua tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di Desa Buntongi Kecamatan Ampana Kota. Metode: Jenis studi yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel studi sebanyak 32 ibu yang memiliki bayi di Desa Buntongi. Teknik dalam mengambil sampel memakai total sampling. Hasil: Hasil dari 32 sampel sebagian besar memiliki persepsi postif berjumlah 17 orang (53,1%) dan kelengkapan imunisasi dasar adalah sama (50%) baik untuk kategori lengkap dan tidak lengkap. Analisis data memakai uji Chi Square dan memperoleh p value 0,000. Simpulan: Hasil dari penelitian, ada hubungan antara persepsi orang tua tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di Desa Buntongi Kecamatan Ampana Kota.
Hubungan Persepsi Perawat tentang Spiritualitas dengan Praktik Keperawatan Spiritual di RS X Kota Batam Muharni, Sri; Suangga, Fitriany; Fitriyaningsih, Eka
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 11 No 01 (2025): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v11i01.4069

Abstract

Pendahuluan: Spiritualitas merupakan pemahaman tentang tujuan hidup, pengakuan akan transendensi diri, serta pembentukan hubungan dengan diri sendiri dan orang lain. Di Indonesia, perawat cenderung memprioritaskan kesejahteraan fisik pasien dan menganggap kebutuhan spiritual sebagai kewajiban sekunder, dengan tanggung jawab utama berada pada pemuka agama atau departemen spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi perawat tentang spiritualitas dengan praktik keperawatan spiritual di RS X Kota Batam. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap dewasa RS X Kota Batam, sebanyak 55 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi rendah terhadap spiritualitas (47,3%), dan mayoritas juga memiliki praktik keperawatan spiritual yang rendah (56,4%). Diskusi: Berdasarkan hasil uji chi-square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,016 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi perawat tentang spiritualitas dengan praktik keperawatan spiritual. Disarankan agar perawat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi dalam memberikan asuhan keperawatan spiritual. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara kualitatif untuk menggali lebih dalam persepsi perawat mengenai spiritualitas dalam praktik keperawatan.
Studi Retrospektif: Status Gizi Ibu Hamil Trimester Tiga dengan Berat Badan Lahir Bayi Murniasih, Elvi; Pramadhani, Wulan; Sapani, Rizki
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 11 No 02 (2025): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v11i02.4171

Abstract

Pendahuluan: Standar minimal pelayanan kesehatan mengamanatkan bahwa persentase bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) tidak melebihi 2,5 % dari seluruh kelahiran. Status gizi ibu hamil diukur melalui Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Lengan Atas (LiLA), dan status anemia yang merupakan faktor determinan berat badan lahir dan berdampak langsung pada kesehatan ibu dan janin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan retrospektif. Sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester tiga diperoleh melalui teknik purposive sampling dari rekam medis dan lembar observasi di Puskesmas Sambau selama periode Januari–Desember 2023. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk menguji hubungan antara status gizi dan berat badan lahir. Hasil: Sebanyak 18 responden (60 %) berstatus gizi kurang; 11 responden (36,7 %) melahirkan bayi BBLR; dan 7 responden (23,3 %) berisiko gizi buruk berdasarkan LiLA. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dan berat badan lahir bayi (p = 0,001). Diskusi: Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi gizi pada trimester tiga untuk menurunkan insiden BBLR. Direkomendasikan agar pemerintah dan Puskesmas memperkuat program makanan tambahan ibu hamil guna meningkatkan status gizi, mendukung kelahiran bayi yang sehat, dan menurunkan angka BBLR.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil yang Menghadapi Persalinan di Puskesmas Kauditan Ivanna, Manoppo J
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v10i1.3352

Abstract

Latar Belakang: Dukungan keluarga merupakan interaksi antar anggota keluarga yang bertujuan untuk membantu individu dalam menghadapi permasalahan, termasuk dalam konteks kehamilan. Dukungan ini dapat berupa dukungan emosional, informasi, maupun material yang berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan ketahanan psikologis individu. Selama masa kehamilan, ibu hamil sangat membutuhkan dukungan keluarga guna mengurangi tingkat kecemasan yang umumnya meningkat menjelang persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil di Puskesmas Kauditan. Metode:Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode convenience sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner tingkat kecemasan dan kuesioner dukungan keluarga yang telah disesuaikan. Hasil: Dari total 40 responden, sebanyak 38 ibu hamil (95%) diketahui memperoleh dukungan keluarga yang baik. Sementara itu, tingkat kecemasan tinggi ditemukan pada 26 responden (65%). Hasil uji statistik menggunakan uji korelasi Spearman rank menunjukkan nilai p-value sebesar 0,310 (p > 0,05), yang mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan pada ibu hamil di Puskesmas Kauditan. Diskusi:Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga yang baik, hal tersebut tidak secara signifikan berkorelasi dengan penurunan tingkat kecemasan. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan yang lebih komprehensif dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil. Ibu hamil dianjurkan untuk secara aktif mencari informasi mengenai kehamilan melalui berbagai sumber yang terpercaya, termasuk media digital, serta menjalin hubungan yang baik dengan tenaga kesehatan. Di sisi lain, keluarga diharapkan dapat meningkatkan dukungan informatif, seperti memberikan saran mengenai jadwal pemeriksaan kehamilan dan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan psikologis ibu selama masa kehamilan