cover
Contact Name
Samuel M. Simanjuntak
Contact Email
smsimanjuntak@unai.edu
Phone
+6281296081331
Journal Mail Official
smsimanjuntak@unai.edu
Editorial Address
-
Location
Kab. bandung barat,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal)
ISSN : 24430935     EISSN : 24431699     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Scope Medical-Surgical Nursing Critical Care Nursing Psychiatric Nursing Nursing Management Community Nursing Nursing Education Pediatric & Obstetric Nursing Transcultural Nursing Gerontic Nursing
Articles 171 Documents
FUNGSI KOGNITIF TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DI PANTI WERDHA BETHANIA LEMBEAN DAN BALAI PENYANTUNAN LANSIA SENJA CERAH MANADO Elisa Anderson
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v3i2.745

Abstract

Pendahuluan: Salah satu indikator keberhasilan pembangunan lebih khusus di bidang kesehatan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup. Proses penuaan penduduk tentunya berdampak pada berbagai aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi, dan terutama kesehatan, karena dengan semakin bertambahnya usia, fungsi organ tubuh semakin menurun baik karena faktor alamiah maupun karena penyakit Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah ada hubungan yang signifikan fungsi kognitif dan tingkat kemandirian lansia. Metode: Peneliti menggunakan metode studi korelasi untuk mencapai tujuan penelitian. Klien lansia yang dirawat di Panti Werdha Bethania Lembean dan Balai Penyantunan Lansia Senja Cerah Manado adalah populasi penelitian, 73 responden dipilih sebagai sampel dari populasi tersebut dengan metode sensus. Hasil: 50 (68,5 %) responden tidak mempunyai gangguan kognitif dan 46 (63 %) responden memiliki kemandirian. Ada hubungan signifikan yang searah antara status kognitif dan tingkat kemandirian lansia di Panti Werdha Bethania Lembean serta Balai Penyantunan Lansia Senja Cerah Manado (p=0,001; α=0,05, maka p<0,05) dengan korelasi yang rendah (r=0,397). Diskusi: Temuan ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi dalam aplikasi asuhan keperawatan dan dapat menjadi data acuan untuk merencanakan kegiatan yang dilakukan di tempat layanan lansia. Kata kunci: Lansia, Status Kognitif, Tingkat Kemandirian.
TEKANAN DARAH BERDASARKAN POSISI FLAT ON BED, SEMIFOWLER DAN FOWLER PADA VARIASI KELOMPOK USIA Yunus Elon
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v3i2.746

Abstract

Pendahuluan: Tekanan darah merupakan tanda vital untuk menentukan status kesehatan. banyak faktor yang mempengaruhi hasil pengukuran tekanan darah salah satunya adalah posisi tubuh. Pada peneitian ini akan diteliti hasil pengukuran tekanan darah setelah perubahan posisi yaitu pada posisi flat on bed, semifowler dan fowler. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan perbedaan hasil pengukuran tekanan darah pada perubahan posisi tubuh. Metode: metode observasi analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i SD, SMP dan mahasiswa Universitas Advent Indonesia yang di kategorikan dalam usia anak-anak, remaja dan dewasa. Teknik pengambilan sample yang digunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sejumlah 69 orang. Penelitian ini dianalisa dengan menggunakan analisa statistik deskriftif dan uji T Berpasangan. Hasil: Hasil menunjukan nilai rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik posisi flat on bed 100.17/69.39, 108.39/73.35, 114.65/71.35 mmHg, posisi semifowler yaitu 99.52/72.43, 101.78/73.83, 112,61/72.87 mmHg dan posisi fowler yaitu 102.57/71.87, 108.22/75.74, 112.91/75.78 mmHg berdasarkan kelompok usia anak-anak, remaja dan dewasa. Ada perbedaan hasil pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik pada posisi flat on bed dan semifowler (p value < 0.05) dan diastolik posisi flat on bed dan fowler (p value <0.05). Diskusi: Berdasarkan hasil penelitian dapat di nyatakan bahwa posisi sangat mempengaruhi tekanan darah, dimana semakin tinggi posisi kepala dari jantung maka akan semakin tinggi tekanan darah. Kata kunci: flat on bed, semifowler, fowler, posisi tubuh tekanan darah.
LATIHAN KEGEL UNTUK MENGOPTIMALKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN INKONTINENSIA URINE DI AREA KERJA PUSKESMAS PARONPONG BANDUNG BARAT Idauli Simbolon
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v3i2.747

Abstract

Pendahuluan: Inkontinensia Urin (IU) adalah bocornya urin tanpa dapat dikontrol dan sering terjadi pada wanita. Prevalensi meningkat dengan bertambahnya usia. Dampaknya mempengaruhi dimensi fisik, psikologi, sosial ekonomi termasuk kualitas hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan latihan Kegel dalam menurunkan frekwensi inkontinensia, jumlah urin yang bocor, dampak negatif dari IU dan kualitas hidup. Metode: quasi experiment digunakan dengan satu grup pre dan post-test dengan populasi wanita lanjut usia yang mengalami IU dengan beberapa kriteria inklusi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekwensi inkontinensia, dan jumlah urin yang bocor berkurang dengan p <0.05. Dampak negatif terhadap kegiatan di luar rumah, latihan dan olahraga, hubungan dengan suami, kegiatan seks, berganti pakaian dan perasaan bau menurun secara signifikan (p<.05), namun tidak berdampak terhadap kegiatan di dalam rumah, kualitas tidur dan harga diri (p >.05). Hasil menunjukkan dampak positif terhadap peningkkatan kualitas hidup dengan nilai p <.05. Diskusi: Latihan Kegel direkomendasikan untuk mengatasi inkontinensia urin pada wanita lansia. Kata kunci: Lansia, Latihan Kegel, Kualitas Hidup, Inkontensia Urine.
ANALISIS PENGETAHUAN ORANG TUA DAN PERSEPSI RESIKO TERHADAP KESEDIAAN ORANG TUA MENGIJINKAN ANAK MENDAPAT VAKSINASI HPV Manoppo J Ivanna
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v3i2.748

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan persepsi risiko tentang HPV dan vaksin HPV, serta kesediaan orang tua dalam mengijinkan anak laki-laki mendapat vaksin di kemudian hari. Tujuan: Untuk menganalisa gambaran pengetahuan dan persepsi tentang HPV dan vaksin HPV. Metode: menggunakan pendekatan secara deskriptif analitik, serta desain cross sectional. Teknik sampling digunakan purposive, dengan sampel 52 responden. Hasil: ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesediaan orang tua mengijinkan anak laki-laki mendapat vaksinasi HPV dengan Pvalue 0.02 dan memiliki nilai korelasi positif 0.32; ada hubungan yang signifikan antara persepsi risiko dengan kesediaan orang tua mengijinkan anak laki-laki mendapat vaksinasi HPV dengan Pvalue 0.00 memiliki korelasi positif yaitu 0.36. Diskusi bagi Penyedia Layanan Kesehatan dapat memberikan promosi di tempat-tempat umum, khususnya di sekolah agar anak dan orang tua dapat lebih memahami tentang HPV dan vaksinasinya. Kata kunci: Kesediaan orang tua, pengetahuan, persepsi risiko, vaksinasi HPV
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA MAHASISWI FAKULTAS KEPERAWATAN UNKLAB Nova Gerungan
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v3i2.749

Abstract

Pendahuluan: Periksa payudara sendiri atau SADARI merupakan salah satu upaya dini yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker payudara pada wanita. Salah satu hal yang mendasari perilaku adalah pengetahuan seseorang. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah seseorang melakukan pengindraan terhadap objek tertentu, perilaku yang di dasari pengetahuan akan bertahan lama di bandingkan dengan yang tidak di dasari oleh pengetahuan. Mahasiswi Keperawatan UNKLAB sudah mendapatkan pelajaran dan informasi tentang SADARI, namun masih terdapat mahasiswi yang tidak melakukannya. Tujuan: Meningkatkan tingkat kesadaran akan pentingnya SADARI untuk pencegahan kanker dini. Metode: penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Cross-sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswi keperawatan tingkat IV UNKLAB, pengambilan sampel di lakukan dengan cara total sampling dengan jumlah mahasiswi 48 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Guttman. Analisa univariate menggunakan presentasi pada variable pengetahuan dan perilaku dan analisa bivariate menggunakan Spearman rank. Hasil: penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswi memiliki pengetahuan SADARI yang sedang 42 (87,5%) dan perilaku SADARI yang cukup 25 (54,2%). Tidak ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dengan perilaku SADARI mahasiswi Fakultas Keperawatan UNKLAB dengan p value 0,235 (>0,05). Keeratan hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku SADARI memiliki nilai keeratan 0,175 yang berarti arah hubungan negatif. Diskusi: Mahasiswa Fakultas Keperawatan UNKLAB di harapkan dapat mengaplikasikan ilmu tentang SADARI yang sudah di peroleh. Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku, SADARI
EVALUASI SIKAP KERJA SEBAGAI RISIKO NYERI PUNGGUNG BAWAH I Gede Purnawinadi; Andrew Rumegang
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v5i1.759

Abstract

ABSTRACT Introduction: Low back pain (NPB) is the second leading cause of global disability in musculoskeletal problems, with the highest prevalence in Indonesia being among farmers. A non-ergonomic work attitude is at risk for lower back pain. Purpose: This study identified work attitudes as a risk in relation to the incidence of low back pain. Method: This study was an observational analytic cross-sectional approach conducted on 32 farmers in Karowa Village using Rapid Entire Body Assessment (REBA) to evaluate work attitudes and questionnaires to measure complaints of lower back pain. Results: The working attitude of farmers was 77.4% at high risk and 93.7% of farmers complained of moderate pain. There is a significant relationship between work attitude and lower back pain in farmers with a positive and strong direction. Discussion: The more it is not ergonomic the working attitude of farmers is, the more at risk of developing complaints of lower back pain. Community and farmers are expected to do work safely such as avoiding overloading of shoulders, often changing positions or stretching the body while working, and if possible do work alternately. Keywords: Evaluation, Work Attitude, Risk, Pain, Lower Back.
ALOE VERA LINN GEL DAN GULA DARAH PUASA PADA KLIEN PREDIABETES Evelin Malinti; Susy A. Jael
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v5i1.773

Abstract

Aloe Vera Linn, umumnya dikenal sebagai Aloe Vera telah menarik perhatian dunia karena khasiat obatnya yang efektif untuk banyak masalah kesehatan termasuk hiperglikemia. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitasnya pada klien prediabetes dalam dua kelompok eksperimen yang berbeda, sebelum dan setelah tujuh hari perawatan yang mendokumentasikan perubahan pada kadar glukosa darah puasa klien. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu. Pengambilan sampel purposive digunakan untuk memastikan bahwa para peserta memenuhi kriteria penelitian di mana pengacakan dengan casting banyak digunakan dalam membagi peserta menjadi dua kelompok eksperimen dengan 15 peserta untuk setiap kelompok. Penelitian ini membandingkan dua kelompok eksperimen: kelompok pertama yang diobati dengan 100 g Aloe Vera gel per hari, dan kelompok kedua yang diobati dengan 200 g Aloe Vera per hari selama tujuh hari. Asupan gel Aloe Vera 100 g dan 200 g efektif dalam mengurangi kadar glukosa darah puasa para partisipan. Perlu dicatat, gel Aloe Vera 200 g memberikan pengurangan signifikan lebih tinggi dari kadar glukosa darah puasa dibandingkan dengan 100 g Aloe Vera gel. Oleh karena itu, penelitian menunjukkan bahwa gel Aloe Vera efisien sebagai pengobatan dalam mengurangi kadar glukosa darah di antara klien prediabetes. Kata kunci: Gel lidah buaya, glukosa darah, prediabetes
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA SISWA SMA NEGERI PARONGPONG DESA CIHANJUANG KECAMATAN BANDUNG BARAT Imanuel Sri Mei Wulandari; Irawati Namah
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v5i1.775

Abstract

Lebih dari setengah infeksi HIV didunia ditemukan pada usia 15-19 tahun, dan mayoritas remaja terinfeksi karena hubungan seksual. Data Penularan HIV/AIDS pada remaja di Jawa Barat, dari jumlah penduduk Jawa Barat yang berusia 10-24 tahun, sebesar 11.358.704 atau 26,60% adalah remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap siswa SMA tantang HIV/AIDS di SMA Negeri Parompong Jawa Barat . etode penelitian ini secara survey. Rancangan penelitian deskriptif pre- post tanpa kontrol dengan pendekatan cross sectional. Populasi kelas II SMA yang menjadi sampel sebanyak 86 orang yang terdiri dari IPA 34 siswa dan IPS 52 siswa . Instrumen penelitian untuk mengukur pengetahuan dan sikap berupa kuesioner tertutup dengan skala Guttman Instrument untuk perngukuraan tingkat pengetahuan dan sikap tentang HIV/AIDS. Analisa data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara masing- masing variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent) dengan uji paired t-test. Terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan penyeluhan kesehatan dengan nilai p = 0,000. Dalam mencari informasi tentang HIV/AIDS diharapkan remaja lebih selektif baik melalui media cetak maupun media elektronik. Informas HIV/AIDS sebaiknya diberikan sejak dini, agar pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS lebih baik. Kata Kunci: HIV AIDS, pengetahuan, remaja
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN PENERIMAAN DIRI PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIS Rosnancy Sinaga; Ariyanti Yolanda Bakara
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v5i1.776

Abstract

Patients diagnosed with chronic kidney disease who undergo hemodialysis therapy often feel discouraged, lack of self-acceptance and feeling not useful for the family and the surrounding environment. Furthermore, patients who undergo hemodialysis often feel depression of the disease. The purpose of this study was to explore the relationship between the social support and selfacceptance in patients with chronic kidney disease. This study utilized a descriptive correlational research design to describe the relationship. Before the data collection, the researchers secured an administrative clearance from the hospital. The samples were 30 patients with chronic kidney disease and undergo hemodialysis therapy in the hospital. Two sets of questionnaires were disseminated, and responses were treated analyzed using descriptive statistics to describe the demographic profile, while Spearman Rank test was used to measure the relationship between social support and self-acceptance in patients with chronic kidney disease. Using valid questionnaires, the patients rated their level of social support as good (82.08%). Participants agreed that the level of self-acceptance was good (71.42%). The findings indicate that social support was correlated with self-acceptance in patients with chronic kidney disease (r=0.850, p˂0.00). The study concludes that there was strong relationship between social support and selfacceptance in the patients with chronic kidney disease who undergo hemodialysis therapy. Keywords: chronic kidney disease, social support, self-acceptance
EFEKTIVITAS TERAPI AUDIO MUROTAL SURAH AR-RAHMAN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI POSKESDES KEDUNGARUM UPTD PKM KUNINGAN KAB. KUNINGAN JAWA BARAT TAHUN 2016 Yana Hendriana
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v5i1.777

Abstract

Resiko terkena hipertensi akan semakin meningkat, terutama pada lansia. Jika hipertensi pada lansia tidak dapat dikendalikan akan dapat menyebabkan komplikasi. Salah satu terapi komplementer yang dapat mengendalikan tekanan darah adalah terapi audio murotal surah Ar-Rahman. Dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Desain penelitian kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design tanpa adanya kelompok kontrol. Jumlah sampel 39 responden dengan teknik Purposive Sampling. Analisa menggunakan uji Wilcoxon pada tekanan darah sistolik dan diastolik. Uji statistik dengan uji Wilcoxon didapatkan bahwa nilai p tekanan darah sistolik sebelum dan setelah diberikan terapi audio murotal surah Ar-Rahman adalah 0,025 dan nilai p diastolik 0,180. Ada pengaruh terapi murotal surah Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah sistolik. Kata kunci : Lansia hipertensi, terapi audio murotal surah Ar-Rahman.

Page 9 of 18 | Total Record : 171