cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
Pemanfaatan Bahan Baku Kearifan Lokal Sebagai Sarana Memperkenalkan Desa Budaya Sungai Bawang Rina Masitoh Haryadi; Catur Kumala Dewi; Sunarto Sunarto; Titin Ruliana
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5155

Abstract

Desa Sungai Bawang di tetapkan sebagai desa budaya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2008, sehingga di tuntut untuk menjadikan potensi keaarifan lokal menjadi ciri khas dan nilai tambah yang menarik bagi wisatawan yang datang. Beberapa potensi lokal yang belum di berdayakan adalah hasil dari tanaman setempat seperti bawang Dayak, biji karet, dan umbut rotan. Dari latar belakang tersebut tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan potensi tanaman lokal menjadi makanan oleh oleh khas desa budaya. Metode pelaksananan dengan mengadakan pelatihan proses pembuatan dan pengemasan kerupuk bawang Dayak, umbut rotan dan keripik tempe biji karet. Peserta dari pelatihan adalah kaum ibu desa Sungai Bawang. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah hasil pertanian dan menaikan pendapatan dari masyarakat setempat Kata kunci: Desa Budaya Sungai Bawang, umbut rotan, biji karet, bawang Dayak
MANAJEMEN KELOLA IKAN AIR TAWAR DI DESA WONOSARI KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO Maria Agustini; Muhajir Muhajir; Icak Indola
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4192

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April 2019 sampai bulanJuli 2019 di Desa Wonosari Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.Mojokerto merupakan  kota penyangga utama ibu kota Provinsi Jawa Timur.Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wonosari adalah  pengelolaan kolam budidaya ikan air tawarbelum diusahakan secara maksimal. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk memotivasi masyarakat dalam pengelolaan Kolam Budidaya Ikan air Tawar.Metode yang digunakan adalah dengan metode pendekatan sosial dalam bentuk penyuluhan serta pelatihan. Program ini diawali dengan mengedukasi masyarakat dengan pengetahuan pemanfaatan lahan kolam budidaya ikan melalui penyuluhan dan pendampingan kemudian dilanjutkan dengan mempraktekkan di lapangan atau di lahan kolam yang ada di desa. Sehingga masyarakat dapat mempraktekkan dan mengembangkan pola pengeloaan budidaya ikan yang ada di desa. Capaian yang akan diperoleh setelah dilakukan pelatihan dan penyuluhan, masyarakat dapat mengelola dan melakukanbudidaya ikan dengan baik dan benar serta dapat memanfaatkan lahan kolam  budidaya ikan secara optimal, sehingga dapat menambah penghasilalan kelompok pemberdayaan masyarakat.Kata kunci: Budidaya, Kolam, Ikan air tawar, Desa Wonosari, Mojokerto
SOSIALISASI STRATEGI PEMASARAN PRODUK SECARA ONLINE OFFLINE KEPADA MASYARAKAT DESA SEKETI, BALONGBENDO, SIDOARJO Indah Noviandari; Bramastyo Kusumo; Syafi’i Syafi’i
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5090

Abstract

Bambu merupakan salah satu tanaman yang populasinya banyak ditemui di sekitar masyarakat, terutama di Desa Seketi Kecamatan BalongBendo Kabupaten Sidoarjo. Masyarakat Desa Seketi mayoritas bekerja sebagai buruh pabrik dan sebagian menjadi pengrajin bambu, memiliki keahlian dalam memanfaatkan bambu untuk diolah menjadi kerajinan tangan. Kerajinan tangan yang umumnya dibuat oleh masyarakat Desa Seketi ini seperti topi, tampah, tas, kipas, miniatur hiasan pajangan dari bambu, tudung saji. Tingginya jumlah populasi bambu dan terbatasnya upaya promosi yang dilakukan oleh masyarakat membuat mahasiswa KKN Tematik UBHARA, terutama yang berada di Desa Seketi berupaya untuk membuat masyarakat sadar bahwa hal ini merupakan potensi besar yang perlu dikembangkan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menunjukkan kepada masyarakat luas jenis kerajinan tangan lain yang dapat dibuat dari bambu. Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Selain kegiatan tersebut, potensi memasarkan produk bambu juga berpengaruh besar pada berlangsungnya kegiatan UMKM Desa. Minimnya pengetahuan masyarakat Desa Seketi tentang pemahaman pemasaran, Membuat adanya keinginan untuk memberikan pengarahan untuk memasarkan produk kerajinan bambu tersebut agar bisa disebarluaskan pada kalangan umum.Kata Kunci : Seketi,Bambu,Sosialisasi,dan Pemasaran
PELATIHAN BAHASA INGGRIS SANTRI PONDOK PESANTREN BISMAR AL-MUSTAQIM SURABAYA DENGAN PENDEKATAN FUNGSIONAL Syamsuri Ariwibowo; Anicleta Yuliastuti; Cahyaningsih Pujimahanani
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4188

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat tentang Pelatihan Bahasa Inggris bagi santri Pondok Pesantren Bismar Almustqim dengan pendekatan fungsional yang  dillaksanakan bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2019. Pada pertemuan awal para anak didik dikenalkan gambar-gambar yang dilengkapi dengan tulisan berbahasa Inggris di bawah gambar tersebut agar para santri bisa  mengenal dan mengerti perbendaharaan kata. Mereka juga diberikan teks bacaan kemudian pelatih memberikan contoh membaca teks bahasa Inggris dengan ucapan yang benar sesuai dengan kaidah ucapan bahasa Inggris. Para peserta menyimak dan menirukan bagaimana membaca teks dengan benar. Mereka berlatih membaca teks demi teks dengan semangat. Satu per satu peserta pelatihan melakukan presentasi tentang pengalamannya secara individu serta berdialog pada kesempatan berikutnya. Peran kita sebagai trainer memberikan contoh, komentar, saran, dan pembetulan terhadap ucapan dan gramatika serta isi materi yang disampaikan. Adapun pelatihan pembelajaran percakapan Bahasa Inggris ini dilaksanakan dengan tujuan agar mereka bisa melaksanakan tidak hanya membaca dengan benar tetapi juga perlu memahami arti kosa kata serta gramatika. Kemudian mereka diharapkan mampu mengaplikasikan materi yang diberikan  dengan bahasa Inggris  dengan lancar dan benar.  Setelah dilaksanakan pelatihan ini selama tiga bulan  mereka sudah bisa mengerti banyak kosa kata beserta artinya, kemudian mereka sudah membaca teks dengan benar dan memberanikan diri berkomunikasi kepada temannya ataupun trainernya baik di saat pelatihan ataupun di luar pelatihan.Kata Kunci: pelatihan, pembelajaran, pendekatan.
PKM Pemanfaatan Limbah Kurma Dan Buahnya Menjadi Minuman Kopi, Susu Kurma Pada UMK OEMAH KURMA “NAF” Di Kelurahan MedokanAyu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya Endang Indartuti; Ayun Maduwinarti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5156

Abstract

Kegiatan  PKM  ini  akan  bekerja  sama  dengan  mitra  pengusaha  kecil  yang memanfaatkan  limbah  kurma  berupa  biji  kurma  yang  dibuat  kopi  dan  buah  kurmanya  diolah menjadi susu kurma. Biji kurma yang biasanya dibuang dan menjadi limbah ,oleh Ibu Sulastri sebagai  pemilik  UMK  Oemah  Kurma  “NAF”  dimanfaatkan  menjadi  kopi  kurma  yang  nikmat rasanya  dan  tidak  berkafein.  Disamping  mengolah  limbah  biji  kurma  UMK  Oemah  Kurma “NAF”  mengolah  buah  kurma  menjadi  berbagai  olahan  pangan  antara  lain  minuman  susu kurma,  jus  kurma,    kue-kue  berbahan  kurma  yang  telah  dipasarkan  keseluruh  wilayah    Kota Surabaya. Usaha ini telah berjalan sejak tahun 2018, dengan rata-rata produksi  200-300 botol per  bulan.  UMK  Oemah  Kurma  “NAF”  belum  mampu  memenuhi  pemintaan  dikarenakan :belum memiliki mesin penggiling kopi sendiri, kapasitas blender yang kecil,  masih rendahnya pengetahuan Manajemen Usaha dan Pemasaran, dan jangkauan pemasaran yang masih dalam lingkup Kota Surabaya. Solusi yang ditawarkandan Metode Pelaksanaan : 1.Pengadaan teknologi tepat guna. 2.Pelatihan  Ketrampilan  pemakaian  alat  serta  Pelatihan  Pembukuan  Sederhana  & Pendampingan. 3.Pembuatan Media Pemasaran : Brosur, Kartu Nama dan Banner.  4. Metode pelatihan dan pendampingan Learning By Doing, dan Metode Partisipatif.  Hasil kegiatan: Introdusir, mesin Gilingan Kopi dan blender membuat hasil produksi kopi dan susu  kurma  semakin  meningkat,  selain  itu,  dengan  fasilitasi  Brosur,  Kartu  Nama  dan  Banner yang dapat digunakan agar produknya dapat lebih dikenal masyarakat luas.   Kata Kunci : Kurma, Biji Kurma, Pengolahan Limbah Kurma.
STRATEGI PEGADAIAN SYARIAH UNTUK MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI DALAM PERSAINGAN USAHA SIMPAN PINJAM PADA PT. PEGADAIAN SYARIAH SURABAYA Achmad Daengs GS; Deviana Amanda Putri
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4193

Abstract

Melalui PT. Pegadaian Syariah ini merupakan salah satu cara mudah untuk mendapatkan pinjaman dana yang kita butuhkan. Dana tersebut bisa dimulai dari pinjaman rendah dengan agunan seperti emas dan dana yang besar seperti sertifikat tanah. Sedangkan kebutuhan masyarakat tidak hanya berupa uang. Tetapi banyak hal yang mereka butuhkan seperti pemenuhan beribadah Haji, untuk tabungan emas, kredit motor serta pemenuhan kebutuhan yang lain seperti untuk pembayaran-pembayaran ke instansi yang lain. Seperti BPJS, Listrik, Pulsa, dan lain-lain. Sebenarnya hampir semua badan usaha diatas bisa melakukan pemenuhan kebutuhan konsumen, akan tetapi saya lebih tertarik pada badan usaha yang berbentuk konvensional tersebut yang telah lama berdiri dan bertahan dalam persaingan bisnis simpan pinjam yaitu pada PT. Pegadaian Syariah. Karena didorong rasa penasaran yang sangat besar bagaimana cara bertahan PT. Pegadaian Syariah dalam persaingan usaha simpan pinjam inilah yang akhirnya membawa saya masuk dalam penelitian ini.Kata kunci: Strategi, Mempertahankan, Eksistensi, Persaingan
PELATIHAN KECAKAPAN HIDUP SISWA PKBM BANGUN BANGSA KOTA SEMARANG BERBASIS IT-PRENEURSHIP Susetyo Darmanto; Djoko Darmawan; Bukirom Bukirom
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5140

Abstract

Warga masyarakat yang menuntut ilmu sebagai siswa program kesetaraan Kejar Paket C di PKBM Bangun Bangsa perlu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi informasi. Namun keterbatasan sumber daya manusia, menjadikan program pelatihan kecakapan hidup tersebut tidak dapat dijalankan.  Menjawab persoalan tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang menyelenggarakan  pelatihan keterampilan praktis di bidang teknologi seni kreasi grafis digital, sebagai bekal berwiraswasta setelah menyelesaikan pendidikan. Tujuan kegiatan ini selain kemampuan hard skill yang berupa keterampilan membuat berbagai produk kreasi dari digital, juga memberikan kemampuan soft skill berupa pengetahuan tentang dunia wirausaha (IT-preneurship), sikap optimis dalam menghadapi hari esok dan sikap untuk tidak mudah menyerah. Metode pelaksanaan program meliputi: penyusunan diktat pelajaran, ceramah kewirausahaan, penyampaian teori, dan  praktek keterampilan pembuatan kreasi desain grafis digital. Hasil yang telah dicapai adalah peserta pelatihan memiliki keterampilan mengoperasikan program CorelDraw dan Adobe Photosop, serta menghasilkan berbagai kreasi produk desain grafis. Kata Kunci: Pelatihan Desain Grafis, IT-Preneurship, PKBM.
EMPOWERMENT OF AA MICRO BUSINESS IN DEVELOPING DIVERSICATION OF CAKE PRODUCTS IN SURABAYA Dr. H. Zakariya, MS., MM.; Drs. Ec. Kunto Inggit Gunawan, MM.; Drs. Ec. Mataji, MM.
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4189

Abstract

           Since the enactment of the Asean Economic Community (AEC) at the end of 2015 should encourage all economic actors including SMEs and Micro Enterprises to improve themselves in order to improve the quality of production of both goods and services. If it is not done, then Indonesia is a "soft" market for other Asean countries because Indonesia has the largest population (population size) in ASEAN, which is no less than 270 million inhabitants. SMEs and Micro Enterprises, which are the embodiment of people's economic democracy, are devastated when the flow of goods and services so swiftly from various Asean Countries invades the Indonesian market. Realizing that doing empowering SMEs and Micro Enterprises is a necessity and a necessity to be able to find national identity that has comparative advantage and competitive advantage. This activity begins with identifying the existing problems and then finding a solution method, the method used is to provide training and assistance. The results that have been achieved are the existence of AA business capabilities that produce 10 (ten) additional additional new products which include: 1. Sus Fla; 2. Sus Fla Buah; 3. Sus Rogut; 4. Cum-cum; 5. Panada; 6. Layers; 7. Brown sugar steamed buns; 8. Bongko menthuk; 9. Risol mayo; and Sausage solo. In addition, Micro Business "AA" can improve its ability in the field of simple bookkeeping and business management. The existence of these outcomes is an indication of increased business empowerment.Keywords: Empowerment- Product Diversification- Cake.
Literasi Anti Fraud pada BUMDes ( Desa-desa Wisata ) di Kabupaten Kupang Yohana Febiani Angi; Linda Lomi Ga; Maria Indriyani Hewe Tiwu
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5158

Abstract

Tujuan  Pengabdian  Kepada  Masyarakat  (PKM)  ini  adalah  meningkatkan  pemahaman aparatur pemerintah desa dan pengelola BUMDes dalam pengelolaan keuangan BUMDes agar tehindar  dari  praktik  Fraud.  Metode  yang  digunakan  dalam  kegiatan  ini  adalah  metode pembelajaran  partsipatif  dalam  bentuk  ceramah,  diskusi,  Tanya  jawab  dan  praktik  terkait dengan pengelolaan keuangan BUMDes dan praktik Fraud yang terjadi pada BUMDes. Materi pelatihan  yang  diberikan  mencakup  perkembangan  BUMDes  dan  regulasinya,  sistem pengorganisasian BUMDes, Akuntansi BUMDes dan penatausahaan serta pertanggung jawaban keuangan  BUMDes  serta  Sistem  Pengendalian  Innternal  dan  Praktik  Fraud  yang  terjadi  pada BUMDes. Peserta  literasi   Anti Fraud pada  BUMDes Desa-desa Wisata di  kabupatem Kupang ini  terdiri  atas  kepala  desa/wakil  desa  dan  pengelola  BUMDes  di  6  (Enam)  desa  wisata  di Kabupaten Kupang. Hasil yang dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah  meningkatnya  pengetahuan  dan  ketrampilan  aparatur  pemerintah  desa  dan  pengelola BUMDes dalam pengelolaan keuangan BUMDes agar terhindar dari praktik Fraud. Kata Kunci: Fraud, Keuangan, tata kelola dan BUMDes.  
INOVASI ALAT MESIN KAYU YANG ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT PRODUKSI PADA UKM FURNITURE Jaka Purnama; Erni Puspanantasari Putri; Abdul Halik; Dea Nabilah Idraki; Dea Ayu Maharani Andris
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v7i1.6032

Abstract

Perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) furniture saat ini belum menunjukan hasil yang lebih baik dalam perkembangannya. Peralatan yang digunakan masih relatif sederhana dan masih manual. Banyak UKM furniture yang berada di sentral UKM furniture daerah Mojowarno, Jombang, Jawa Timur masih menggunakan peralatan yang sedernana dalam melakukan kegiatan produksi dalam menghasilkan produk furniture berbahan baku kayu jati. Pada saat permintaan tinggi banyak UKM yang tidak mau memenuhi permintaan konsumen karena kapasitas produksi yang terbatas dan model jenis produk yang masih klasik, sehingga perlu adanya perubahan produk yang lebih baik. Dengan menggunakan peralatan yang ergonomis UKM furniture akan mampu memenehi kebutuhan konsemen sesuai dengan harapan yang diinginkan dari para pemakai produk. Penggunan mesin bor dan mesin potong yang ergonomis mampu dalam meningkatakan produksi di UKM furniture. Hasil pengamatan menunjukan bahwa dengan mesin baru dengan menggunakan tenaga listrik didesain secara ergonomis memberikan dampak nyata bahwa peralatan baru mampu meningkatan kapasitas produksi dan lebih aman digunakan.  Analisis data terdapat perubahan kecepatan kerja dengan silisih rata-rata waktu mengebor 50 %, waktu pemosisian mata bor 51%, waktu setup 39% dan waktu perpindahan 40%. Perubahan kecepatan kerja berpengaruh terhadap peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja di UKM furniture. Pelatihan dan pendampingan dalam menggunakan mesin peralatan yang baru, menunjukan dampak yang positif terhadap keberadaan UKM furniture. Nampak pada keuntungan dan kesejakteraan para pelaku UKM furniture meningkat, karena semua kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dan mampu meningkatkan omset para UKM furniture. Kata Kunci : Furniture, Ergonomi, Bor, Potong