cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
RANCANG BANGUN TUNGKU PELEBURAN LOGAM ALUMUNIUM BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS UNTUK MENEKAN BIAYA PRODUKSI GUNA MEMILIKI KEMAMPUAN DAN DAYA SAING DI PASAR Hery Murnawan
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v7i1.6033

Abstract

CV. Cahaya Mulia merupakan UKM pengecoran logam alumunium yang pada awalnya memproduksi wajan alumunium, seiring dengan perkembangan waktu dan menurunnya permintaan wajan alumunium. UKM ini merubah produksinya dengan membuat komponen mesin perkakas berupa pulli, tutup oli, tempat bearing, tutup parutan kelapa, propeler, dan lain-lain. Proses produksi komponen tersebut dilakukan dengan menggunakan cetakan logam dan cetakan tanah.Aktivitas produksi proses pencetakan komponen dengan menggunakan layout yang lama mengalami kendala yakni terjadinya proses pengentalan cairan logam yang disebabkan jarak perpindahan dari tungku peleburan menuju cetakan tanah yang terlalu jauh. Proses tersebut mengakibatkan berat setiap komponen tidak sama, sehingga harga jual produksinya tidak dapat memberikan keuntungan yang optimal.Penataan tata letak fasilitas produksi pengecoran logam dengan melakukan pendekatan tungku peleburan logam alumunium dengan cetakan tanah dirasa sangat efisien dan dapat meningkatkan kapasitas produksi. Pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar pada tungku peleburan logam alumunium dapat mempercepat proses peleburan dan mengurangi biaya produksi sehingga kapasitas produksi dapat ditingkatkan.Hasil analisis harga pokok produksi (HPP) tungku peleburan logam berbahan bakar oli bekas sebesar Rp 38.462. Cetakan Alumunium tersebut dijual pada UKM alat perkakas dengan harga Rp 45.000 per Kg, sedangkan untuk penjualan pada eceran sebesar Rp 50.000. Keuntungan yang didapatkan dengan penggunaan tungku peleburan logam (refraktori) berbahan bakar oli bekas sebesar Rp 6.538 per Kg pada UKM alat perkakas dan sebesar Rp 11.538 pada penjualan eceran. Total keuntungan yang didapatkan untuk peleburan logam sebesar 180 Kg sebesar Rp 1.000.333 pada UKM alat perkakas dan sebesar Rp 1.765.333 pada penjualan eceran. Kata Kunci : Bahan bakar oli bekas, cetakan tanah dan cetakan logam, harga pokok produksi, tata letak, tungku peleburan logam (refraktori).
PSIKOEDUKASI “WAWASAN KEBANGSAAN” UNTUK MENURUNKAN POTENSI RADIKALISME PADA MAHASISWA Eko April Ariyanto; Sayidah Aulia Ul Haque; Hikmah Husniyah Farhanindya; Dheny Jatmiko
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v7i1.6035

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan psikoedukasi melalui pelatihan kepada pemuda yang termasuk kedalam kelompok program MBKM Pertukaran Mahasiswa Merdeka, mahasiswa yang terlibat dalam organisasi kemahasiswaan di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan juga para remaja yang menjadi mitra di kegiatan Matching Fund Desa Minggirasari, Kabupaten Blitar. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan games dengan maksud dapat mengembangkan wawasan kebangsaan berdasaarkan landasan dasar filosofis pada para mahasiswa dan para remaja. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini menunjukkan ada perbedaan wawasan peningkatan dan kesadaran berbangsa. Pelaksanaan psikoedukasi wawasan kebangsaan dapat efektif meningkatkan pengetahuan peserta, hal ini ditunjukkan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan uji paired sample T-test diperoleh nilai t sebesar -18,047 dengan taraf signifikan antara hasil taraf signifikasi 0,000 (p<0,01). Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan pelatihan wawasan kebangsaan. Hal tersebut, menunjukkan bahwa pelatihan wawasan kebeangsaan pada mahasiswa inbond kegiatan modul Nusantara di kampus, anggota Badan Eksekutif Mahasiswa, anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa, mahasiswa pertukaran pelajar, serta remaja karang taruna desa Minggirsari, kabupaten Blitar memberikan pengaruh yang bermakna pada pemahaman partisipan.Kata Kunci : MBKM, Wawasan Kebangsaan, Desa Minggirsari
OPTIMALISASI PJU LED SOLAR CELL UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS EKONOMI KREATIF DI DESA MINGGIRSARI, KECAMATAN KANIGORO, KABUPATEN BLITAR Aris Heri Andriawan; Harjo Seputro; Dheny Jatmiko; Abraham Fery Rosando; Dwi Harini Sulistyowati
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v7i1.6036

Abstract

Mengembangkan diri menjadi desa ekonomi kreatif. Desa ini telah memiliki laboratorium pusat studi ekonomi kreatif dan pariwisata Jawa Timur hasil dari kegiatan penelitian dan pengbadian civitas akedemika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif insfrastruktur pendukung, salah satunya adalah lampu penerangan. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, maka akan dilakukan pengabdian masyarakat dengan kegiatan optimalisasi PJU LED Solar Cell untuk peningkatan produktivitas ekonomi kreatif Minggirsari, Kanigoro, Kabupaten Blitar. Kegiatan pengabdian ini merupakan implementasi dari kegiatan peneltian yang telah dilakukan sebelumnya. Kegiatan pengabdian ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Minggirsari secara umum, pelaku ekonomi kreatif secara khusus, dan Pemerintah Desa Minggirsari secara spesifik. Manfaat yang diharapkan adalah adanya peningkatan produktivitas ekonomi kreatif di Desa Minggirsari sehingga nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonmi Desa Minggirsari.Kata kunci: PJU, Solar Cell, Ekonomi Kreatif, Minggirsari. 
PRESERVING TRADITIONAL KNOWLEDGE AND FOLKTALE THROUGH TEXT DOCUMENTATION: A CASE STUDY OF PRESERVING FOLKTALE OF PLUNTURAN VILLAGE PONOROGO YB Agung Prasaja; Tri Pramesti; Muizzu Nurhadi; Pariyanto Pariyanto; Mateus Rudi Supsiadji
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v7i1.6037

Abstract

The maintenance and preservation of Indonesian traditional knowledge and folklore is urgently needed. Traditional knowledge and folktale are cultural heritages that provide intangible wealth for Indonesia. This paper provides a brief analysis of the traditional values transmitted by our folktales and the functions served by local legends and myths in Plunturan society. This paper offers some practical recommendations for collecting our folktales, myths, and legends in the form of text using the currently available digital technology to create the first comprehensive and dynamic Plunturan folktales. This community service focuses on the problems that can arise when documenting folklore and traditional knowledge. what solutions should be done to overcome these problems. The method used in this study is by interviewing the resource person. The results of this study conclude that text documentation needs to be done to preserve folklore and traditional knowledge.Keywords: Traditional knowledge, Folktales, Plunturan, Documenting
WEBINAR ONLINE MARKETING DALAM MENGHADAPI ERA NEW NORMAL BAGI GENERASI MUDA WIRAUSAHA Ni Wayan Purnami Rusadi; Ni Wayan Dian Irmayani; Luh Lisa Suryantini
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 02 (2021): Vol. 06 No. 02 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Coronavirus (COVID-19) pandemic, which has occurred this year, paralyzes the activities of all people who are carried out outside the home. The impact of this pandemic has decreased the economy, and the unemployment rate has increased due to the fact that many companies have terminated their employment contracts. This period of the COVID-19 pandemic cannot be controlled quickly, so it requires proper management from both the government and the community to restore the economy. Therefore, the government established a new normal system. New normal is a change in behavior or habits to continue carrying out activities as usual but by always implementing health protocols in the midst of the COVID-19 pandemic.Entrepreneurship is a strong belief in a person to change the world through ideas, innovation and creativity. In this new normal era, having an entrepreneurial spirit is very important to restore the economy and to adapt to this situation. To adapt, we must follow business trends that are rising during this pandemic, for example, online businesses. During this pandemic, many people prefer to shop online because it is more efficient and prevents transmission of COVID-19. Therefore, online businesses are very developing during this pandemic and this business can awaken the spirit of entrepreneurship in the community, especially millennials so that they can adapt to this new normal era.The Synergy Accounting Seminar Volume 1 (NARASI # 1) will be held online on Thursday, May 6, 2021 through a video conference application, namely Google Meet, which is located at DNA (Dharma Negara Alaya). This webinar activity was attended by 265 people from accounting students majoring in UNDIKNAS Denpasar and the general public. Keywords: Online marketing, entrepreneurship, accounting webinar
PELATIHAN DIVERSIFIKASI PANGAN BERBASIS UBI JALAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA PADUSAN KECAMATAN PACET MOJOKERTO Fadjar Kurnia Hartati
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 02 (2021): Vol. 06 No. 02 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah untuk memanfaatkan potensi lokal yang berlimpah dan murah menjadi produkproduk olahan yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi dan bisa dijadikan produk unggulan desa setempat sebagai Desa Wisata, sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif pemulihan sosial ekonomi pada masa pandemi Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan penyuluhan, pemberian materi, praktek langsung dan pendampingan tentang pengetahuan pasca panen ubi jalar; pengolahan ubi jalar menjadi produk-produk seperti permen dan selai ubi jalar; efisiensi usaha dan kualitas produk dengan menggunakan teknologi tepat guna; kecepatan dan kepastian produksi; dan ketrampilan dalam memilih dan menentukan jenis kemasan yang tepat.Mitra Dasa Wisma setempat yang semula hanya menjual ubi dalam bentuk segar, dengan adanya kegiatan ini menjadi sadar dan sangat terinspirasi untuk mengolah menjadi berbagai produk olahan yang menarik, lebih awet, mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi dan pada akhirnya dapat membuka peluang kerja serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan daerah. Kata kunci: Diversifikasi, Ubi Jalar, Pandemi, Peningkatan Ekonomi, Padusan
PELATIHAN TWO WAY ANOVA MENGGUNAKAN SOFTWARE R (Studi Kasus Pertumbuhan Panjang Hipokotil Tanaman Kedelai) Artanti Indrasetianingsih; Alfisyahrina Hapsery; Ireni Lusyanti G; Heppy Reihana K. S
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 02 (2021): Vol. 06 No. 02 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i02.6234

Abstract

Dosen memiliki kewajiban untuk melaksakan Tri Dharma Perguruan Tinggi UUD 12 Tahun 2012.Berdasarkan UU Guru dan Dosen pasal 20 menjelaskan bahwa Dosen tidak hanya bertugas untukmendidik, juga diharapkan melakukan penelitian. Keterampilan penggunaan software untuk analisissangat dibutuhkan guna melancarkan proses pembuatan penelitian. Pengetahuan metode dan penggunaansoftware terkadang menjadi permasalahan bagi seorang peneliti. Sasaran dari kegiatan ini adalah peneliti,dosen, dan masyarakat umum di luar lingkup Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang diharapkanmampu memahami statistika dan fungsinya dalam analisis data. Oleh karena itu, dosen prodi statistikaUniversitas PGRI Adi Buana melakukan pelatihan secara daring. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahapanyaitu, penjelasan materi (ceramah) , workshop, dan simulasi. Pelaksanaan pelatihan program pengabdianini sudah mampu memberikan dan mengajarkan pengolahan data mentah menjadi data yang memberikanberbagai informasi khususnya pada metode Two Way dan deskriptif yaitu pembuatan boxplot sebagai awaldugaan hasil penelitian. Dengan adanya pelatihan ini sudah merubah keterampilan analisis data bagipeneliti yang semula belum dapat menganalisis data menggunakan open source yaitu shoftware R, saat inisudah dapat mengoprasikan. Pengaruh yang diberikan oleh narasumber terbukti dengan keaktifan pesertadan antusias saat menerima materi dan simulasi.Kata kunci: Two Way Anova, Software R, Panjang Hipokotil, Kedelai
EMPOWERMENT OF MICRO BUSINESSES OF SURABAYA IN MAKING AN ENVIRONMENTALLY FRIENDLY BUSINESS Zakariya Zakariya; Kunto Inggit Gunawan; Mataji Mataji
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 02 (2021): Vol. 06 No. 02 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i02.6313

Abstract

Since the enactment of the Asean Economic Community (AEC) at the end of 2015 it should encourage all economic actors, including SMEs and Micro Enterprises, to improve themselves in order to improve the quality of production, both goods and services. If this is not done, then Indonesia is a “soft” market for other Asean countries because Indonesia has the largest population size in Asean, which is close to nearly 260 million people. SMEs and micro enterprises, which are the manifestation of people's economic democracy, will be devastated when the heavy flow of goods and services from various Asean countries invades the Indonesian market. Realizing that, empowering SMEs and Micro Enterprises is a necessity and a necessity to be able to find a national identity that has a comparative and competitive advantage. The activity is one of the media in order to strengthen SMEs and Micro Enterprises. For this reason, in the proposed IbM (Science and Technology for the community) Cake Business Group in Penjaringan Sari Surabaya's Cake Village, we chose:1. AA Micro Business under the brand ADFUN; and2. Rahayu Micro Business under the brand PELITA HATI. Where both of them are engaged in the production of typical Surabaya cakes, which so far are both more distinctively known as the Surabaya cake village. This activity aims to improve product quality in the form of various kinds of products, so that there will be more choices of buyers and if there are more variants, the more attractive it is to buyers.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA DI KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN PADA TAHUN 2021 (Bidang Peningkatan Aplikasi Komputer di desa Gesikharjo dan desa Kradenan) Bagoes Soenarjanto; Arif Darmawan; Tri Yuliyanti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 02 (2021): Vol. 06 No. 02 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i02.6314

Abstract

Kabupaten Tuban merupakan pintu masuk ke Jawa Timur. Kabupaten ini berada dalam cekungan wilayah utara dan menjadi lintas strategis antara Semarang dan Surabaya dimana Kabupaten ini memiliki 328 desa/kelurahan. Yang memiliki luas 1839,9 Km2 serta memiliki 20 Kecamatan. Kecamatan Palang adalah salah satu kecamatan yang ada di kabupaten Tuban yang memiliki 19 desa /kelurahan serta memiliki luas 72,70 Km2 atau 3,95 % dari luas Kabupaten TubanDesa - desa sebagai unit pemerintahan terkecil memiliki peran strategis dalam kemajuan kesejahteraan masyarakatnya. Aktivitas pemerintahan dan efektifitas pelayanan aparatur desa tergantung dari tingkat perkembangan dan kemajuan tehnologi informasi dan komunikasi yang ada di dalam masyarakat desa itu sendiri. Untuk mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satu program yang dapat dilakukan oleh pemerintahan desa yaitu melalui peningkatan kualitas administrasi pemerintahan.Persoalan utama yang dihadapi oleh banyak pemerintahan desa di berbagai tempat adalah kurangnya kemampuan untuk mengakses informasi dan peningkatan kualitas pelayanan akibat kurangnya Jaringan WIFI, Server yang up to date dan kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan dapat berkontribusi dalam mengatasi persoalan tersebut melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan maupun penyelenggaraan FGD (focus group discussion)..Oleh karenanya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ikut serta memberikan bantuan berupa penyuluhan dan pendampingan guna peningkatan kualitas admistrasi pemerintahan desa melalui program ABDIMAS. Sebagai langkah pertama yaitu dilakukan kegiatan FGD untuk memetakan persoalan yang dihadapi dalam upaya mencari solusi yang terbaik. Selanjutnya dilakukan kegiatan pendampingan terhadap perangkat desa sesuai dengan tugasnya masing-masing.
Pengolahan Buah Kelengkeng Menjadi Sirup Kelengkeng Dalam Upaya Mengembangkan Potensi Wisata Kampung Kelengkeng Simoketawang Sidoarjo Yurie Salsabilla Annoralia; Dika Arfita Nur Karim; Febby Rahmatullah Kermatigo
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 02 (2021): Vol. 06 No. 02 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i02.6315

Abstract

Desa Simoketawang sebagai salah satu desa yang terdapat di Kabupaten Sidoarjo, memiliki beberapa potensi desa, salah satunya yaitu terdapatnya satu area destinasi wisata Kampung Kelengkeng. Dalam upaya meningkatkan potensi wisata kampung kelengkeng, dianggap perlu untuk mengolah buah kelengkeng yang semula hanya di jual mentah dalam bentuk buah utuh, kemudian dapat dijual dalam berbagai bentuk olahan, salah satunya dalam bentuk olahan sirup kelengkeng. Melihat uraian diatas, maka permasalahan yang dapat ditarik yaitu (1) Bagaimanakah cara pengolahan sirup buah kelengkeng yang tepat, (2) Bagaimanakah cara agar sirup buah kelengkeng memiliki kualitas mutu yang baik. HIMARSITA melalui program WIRA DESA 2021, melaksanakan pelatihan dan sosialisasi tentang cara pengolahan buah kelengkeng menjadi olahan sirup kelengkeng. Tujuan kegiatan ini untuk membantu meningkatkan potensi besar yang ada pada desa Simoketawang serta diharapankan mampu memberi manfaat untuk terjalinnya mitra dari perguruan tinggi, proses publikasi potensi desa, serta terbentuknya unit usaha baru melalui olahan makanan khususnya adalah olahan sirup buah kelengkeng. Kesimpulan yang dapat diambil pada kegiatan ini adalah, sebagai berikut: (1) Proses pengolahan buah kelengkeng menjadi sirup kelengkeng, melalui beberapa proses yaitu: tahap persiapan alat dan bahan, tahap pelaksanaan (penghancuran, perebusan, pemasakan, penyaringan) dan tahap penyelesaian (pengemasan, pelebelan). (2) Agar sirup kelengkeng memiliki kualitas mutu yang baik, maka pada proses pengolahan: menggunakan buah kelengkeng segar dengan daging buah yang tebal, biji kecil, berair, dan beraroma, menggunakan gula pasir berwarna putih dan bersih agar tidak mempengaruhi warna asli buah yang akan dijadikan sirup, menggunakan air yang tidak memiliki warna, rasa, dan bau, pembuatan sirup kelengkeng harus menggunakan alat-alat yang steril agar tidak berjamur dan botol kemasan harus bebas hama, kering, dan tidak berbau.Kata kunci: Sirup, Kelengkeng, Simoketawang