Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains (Intelektualita Journal: Islamic, Social, and Science Studies) (ISSN: 2303 - 2952 ; e-ISSN: 2622-8491) is a journal published by Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Published articles come from young researchers (S1, S2 and S3 students) at regional, national, and even international levels who have broad insights in their respective fields of study.
Articles
426 Documents
Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan dan Makro Ekonomi terhadap Pembiayaan Perbankan Syariah
Masagus Zahidal Hakim;
Nazarudin Nazarudin
Intelektualita Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i1.5716
Penetian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yangmempengaruhi kinerja keuangan (pembiayaan) perbankan syariah di Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan data deret waktu. Data yang digunakan adalah data bulanan dari laporan keuangan bank syariah untuk periode 2015-2019. Penelitian ini menggunakan model Error Correction Model (ECM). Dari hasil uji ECT, dapat disimpulkan bahwa model yang digunakan dalam penelitian ini sesuai, semua variabel independen dalam tes ini mempengaruhi variabel dependen. Efek jangka panjang dan jangka pendek dirasakan sebagai variabel dependen, hasil pengolahan data dalam penelitian jangka pendek menunjukkan bahwa DPK dan NPF berhubungan positif dengan variabel pembiayaan sedangkan CAR, ROA, INF, dan BI Rate tidak terkait dengan pembiayaan. Dalam jangka panjang, semua variabel terkait dengan variabel pembiayaan.
Truth dan Post-truth dalam Perspektif Al-Kindi pada Era Milenial
Cika Anugrah Septiyadi;
Zahrotul Khafifah;
Adesilvi Saisatul K;
A F Hidayatullah
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.4523
Umumnya manusia memiliki keinginan untuk mencari tentang kebenaran dan memiliki pengetahuan yang luas. Internet yang dahulunya dianggap sebagaisalah satu media untuk mencari sumber informasi yang akurat, sekarang telah menjadi sumber berita yang kurang akurat. Sehingga perlu adanya filterisasi dalam mengkonsumsi berita yang ada di internet. Beredarnya berita hoaks tidak luput dari perilaku manusia yang menganggap bahwa pendapatnya adalah hal yang paling benar. Penyebaran berita hoaks tidak dapat dibendung karena kurangnya kesadaran dari manusia di era sekarang, mayoritas pengguna media sosial di era sekarang tidak memiliki landasan beretika dalam menggunakan hak untuk berpendapatnya dengan baik yang akan mengakibatkan sebuah kebohongan (hoaks). Ketika manusia memberikan pendapat tanpa memikirkan kebenaran atas apa yang telah ia sampaikan dan pendapat itu mendapatkan kepercayaan dari banyak orang maka akan menjadi sebuah pendapat yang dibenarkan atau post-truth.
Solusi Penuntasan Akar Konflik SARA: Belajar dari Kasus Konflik Muslim-Buddhis di Tanjungbalai Medan Tahun 2016
Moh Rosyid
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.5308
Data dalam artikel ini berasal dari laporan media online dan cetak serta publikasi lain tentang konflik yang terjadi di Tanjungbalai. Data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami bentuk konflik yang terjadi serta mencari jalan bagi resolusi konflik. Konflik dengan latar belakang agama dan etnik seringkali muncul di Indonesia, diantaranya 29 Juli 2016 di Tanjungbalai, Sumatera. Kerusuhan yang terjaid seringkali mengakibatkan kerugian materi dan nonmateriil, sehingga diperlukan usaha-usaha dari berbagai pihak untuk mencegahnya. Cara yang bisa ditempuh diantaranya: menumbuhkan kembali semangat pluralisme di antara pemeluk agama yang berbeda, membangun dialog antar umat beragama, serta penegakan hukum. Dalam kasus Tanjungbalai, delapan terdakwa dihukum penjara antara 1 bulan 18 hari hingga 2 bulan 18 hari. Menurut sebagian orang hukuman ini tidak adil jika dibandingkan dengan kerusakan yang terjadi di wihara karena kerusuhan itu serta dampak sosial yang terjadi.
Sejarah Generasi Awal Madrasah Nahwu Bashrah dan Pengaruhnya terhadap Metode Pengajaran Nahwu di Mesir
Albi Tisnadi Ramadhan
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.5634
Penelitian ini mengkaji sejarah perkembangan Ilmu Nahwu Madrasah Bashrah serta peran para ulama pencetusnya dan pengaruhnya terhadap pengajaran Nahwu di Mesir. Penelitian ini menggunakan studi pustaka sebagai pokok kajiannya. Hasil dari penelitian ini adalah pemaparan biografi singkat ulama generasi awal Madrasah Bashrah, sejarah pengkodifikasian ilmu Nahwu dan metode yang digunakan di dalamnya. Selanjutnya, penjelasan sejarah Madrasah Nahwu Mesir serta karakteristik karangan ilmu Nahwu para ulamanya. Penulis menyimpulkan dalam kajiannya terdapat korelasi antara Madrasah Nahwu Bashrah dengan Madrasah Mesir dari beberapa sisi: Pertama, ketersinambungan silsilah keilmuan antara ke dua madrasah. Kedua, peran para ulama Nahwu Mesir yang mengkomparasi madrasah Nahwu Bashrah-Kuffah. Ketiga, pengembangan Madrasah Mesir dari sisi metode karangan ilmu Nahwu yang berbentuk simplifikasi karangan dalam bentuk bait-bait puisi ilmu (mutun al ilm).
Membangun Pengawasan Berkelanjutan di Bidang Pendidikan
Mohamad Fahri;
Ahmad Zainuri
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.5641
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana membangun pengawasan yang berkelanjutan di bidang pendidikan. Adapun dalam penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, sehingga hanya melihat tinjauan berdasarkan teori-teori yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan dan pengembangan profesi guru merupakan hal yang sangat penting, karena akan berdampak pada mutu sekolah/madrasah, akan tetapi perlu diperhatikan usaha pembinaan dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik hendaknya diikuti oleh peran serta pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta harus didukung oleh stakeholder seperti masyarakat. Selain itu, harus adanya motivasi kerja guru, menerapkan manajemen terbuka, penerapan deskripsi pekerjaan dengan tugas dan fungsi yang jelas, menerapkan hubungan vertikal ke bawah, pemetaan program dan kegiatan peningkatan motivasi kerja, pengawasan yang berkelanjutan dan menyeluruh, dan evaluasi.
Pengelolaan Laboraturium Sosial Keagamaan di Nagari Parambahan
Irwandi Irwandi;
Romi Maimori
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.5814
Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui kontribusi pendirian Laboratorium Sosial Keagamaan oleh Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) di Kenagarian Parambahan. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kehadiran laboratorium sosial keagamaan di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar sangat signifikan. Terbentuknya laboratorium ini adalah salah satu kreatifitas yang dilakukan oleh mahasiswa PMI terhimpun dalam “rumah Kreatifitas ICD” yang di bina oleh Dosen-Dosen PMI, sistem pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya di fasilitasi oleh pemerintahan nagari. Dalam upaya peningkatan laboratorium sosial keagamaan, dilaksanakan beberapa kegiatan yang mengacu kepada sistem manajemen Pengembangan Masyrakat Islam (PMI) dan sistem lain yang berperan untuk mendukung kegiatan-kegiatan pengembangan masyarakat Islam.
Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Mewujudkan Sekolah Model di SD Nurul Ilmi Kabupaten Banyuasin
Aryanti Feriyenci;
Ermis Suryana;
Ahmad Zainuri
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.5844
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sumber daya manusia pendidik pada Sekolah Dasar Negeri Nurul Ilmi Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, pengamatan, dan studi dokumen guna menggali informasi, serta kondisi riil lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia melalui 9 tahapan yang terdiri dari pengembangan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Strategi Komunikasi Pemerintah Dalam Mengimplementasikan Program Pol PP Desa di Kabupaten Empat Lawang
Hendra Gunawan;
Yenrizal Yenrizal;
KA Bukhori
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.5894
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemerintah dalam mengimplementasikan program Pol PP Desa di Kabupaten Empat Lawang. Penelitian ini dilakukan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan Pemerintah Empat Lawang untuk mengimplementasikan program Pol PP Desa bahwa program tersebut merupakan rintisan yang pertama di Indonesia. Berupa penempatan petugas Pol PP di setiap desa se kabupaten Empat Lawang diberikan fasilitas pos jaga. Proses berjalannya program tersebut juga dilengkapi dengan aplikasi “SIAP Pol PP Desa” dan dapat dilakukan pengawasan, kontrol, serta perintah atasan jam dan dimana pun juga. Masyarakat/netizen pun dapat dengan mudah memberikan informasi apapun yang terjadi di kabupaten Empat Lawang sesuai dengan petunjuk aplikasi Siap Pol PP Desa tadi. Bahkan didukung penuh oleh Polres Empat Lawang dalam bentuk program Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Hasilnya implementasi program tersebut salah satu cara komunikasi pemerintah yang sangat efektif, berimplikasi dengan menekan angka kejahatan kriminal di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati
Guru dan Orang Tua dalam Interaksi Edukatif
Sy Bariah
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.5975
Penelitian ini bertujuan membahas pola interaksi edukatif antara guru dan orang tua serta anak didik sebagai upaya mencapai tujuan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi edukatif adalah hubungan dua arah antara guru dan anak didik dengan sejumlah norma sebagai mediumnya untuk mencapai tujuan pendidikan. Guru dan orang tua merupakan unsur yang terlibat dalam interaksi edukatif, karena keduanya memiliki peran penting dalam terbentuknya sebuah hubungan pendidikan yang efektif. Komunikasi yang efektif antara orang tua dan guru dibutuhkan dalam rangka menyamakan persepsi kedua belah pihak tentang hal yang dibutuhkan dalam pendidikan anak. Semua kegiatan yang memiliki tujuan, yang memiliki pesan, adanya individu atau kelompok yang aktif, adanya individu atau kelompok yang melaksanakan, adanya metode untuk mencapai tujuan, adanya situasi dan kondisi yang memungkinkan untuk terlaksanannya proses belajar mengajar yang baik, adanya penilaian atau evaluasi terhadap hasil interaksi, maka kegiatan itu bisa tergolong kegiatan yang relevan atau sesuai dengan kegiatan yang berupa interaksi yang bernilai edukatif.
Evaluasi Pesantren dalam Meningkatkan Efektivitas Menghapal Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Al-Ittifaqiyah Indralaya
Mabsud Mabsud;
Aflatun Muchtar;
KA Bukhori
Intelektualita Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/intelektualita.v9i2.6105
Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana pelaksanaan program Tahfiz al-Qur’an di Madrasah Tsananawiyah Al-Ittifaqiyah Indralaya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan evaluatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan angket. Dari data tersebut dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini sesuai dengan evaluasi konteks ditemukan data bahwa Madrasah Tsanawiyah Al-Ittifaqiyah melaksanakan pembelajaran Tahfiz al-Qur’an dalam rangka mencetak kader ulama yang bertanggungjawab bagi syiar Islam yang berciri khas al-Qur’an. Dengan dukungan dari berbagai elemen yang ada di Madrasah Tsanawiyah sehingga siswa dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, kemudian setiap siswa secara garis besar sudah mampu membaca al-Qur’an dengan baik sebelum masuk ke Madrasah Tsanawiyah, untuk sarana prasarana sudah cukup baik, ditambah juga kompetensi profesional guru-guru al-Qur’an. Evaluasi proses dari metode maupun perencanaan dikategorikan cukup baik dengan faktor pendukung program yang sangat banyak. Kemudian dari segi evaluasi produk menghasilkan siswa dari serangkaian evaluasi yang dilaksanakan mayoritas mampu membaca al-Qur’an, bahkan berprestasi di bidang tilawah dan hafiz al-Qur’an, baik tingkat regional maupun nasional.