cover
Contact Name
Siti Anisyah
Contact Email
sitianisyah_uin@radenfatah.ac.id
Phone
+6281279171099
Journal Mail Official
wardah_dakwah@radenfatah.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. K. H. Zainal Abidin Fikri No. 01 KM. 3.5, Kel. Pahlawan, Kec. Kemuning, Palembang 30126, Sount Sumatra, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wardah
ISSN : 14123711     EISSN : 25033050     DOI : https://doi.org/10.19109/wardah
Wardah is a focus journal on issues surrounding dakwah and Islamic communication, Method of Dakwah The History of Dakwah Communication Dakwah The epistemology of Dakwah Management of Dakwah
Articles 230 Documents
Sinergitas Penegakan Hukum Terpadu Antara Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Bagus Suryo Nugraha; Ratu Mutialela Caropeboka; Isnawijayani Isnawijayani; Bastian Bastian
Wardah Vol 22 No 2 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.565 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v22i2.13001

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh sinergitas dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan di Organisasi Sentra Gakkumdu dalam menangani tindak pidana pemilihan umum. Tujuan dari Sentra Gakkumdu adalah sebagai Forum Komunikasi, untuk menyamakan pemahaman serta pola penanganan tindak pidana pemilihan umum. permasalahan yang sering ditemui masih adanya ego sektoral dari masing-masing unsur penegak hukum sehingga menjadi perdebatan kontraproduktif yang akan berdampak pada kasus yang sedang ditangani serta permasalahan yang juga sering terjadi kurangnya koordinasi antar intansi yang tergabung dalam Sentra Penegakkan Hukum Terpadu.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Interaksi Simbolik. Interaksi Simbolik adalah suatu cara berpikir mengenai pikiran, diri, dan masyarakat yang telah banyak memberikan kontribusi kepada tradisi sosiokultural dalam membangun teori komunikasi atau suatu proses yang berasal dari interaksi sosial individu dengan orang lain. Tipe penelitian ini kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang kenyataan melalui proses induktif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Sedangkan teknik penentuan informannya yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Sinergitas antara Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan dalam Organisasi Sentra Gakkumdu dapat dilihat dari Bentuk perilaku komunikasi yang dilakukan ke tiga instansi tersebut dalam penerimaan laporan, Bentuk Pemaknaan Personil Organisasi Sentra Gakkumdu, setiap personilnya mempunyai peran masing-masing dalam menangani tindak pidana pemilihan dan Pengalaman Personil dalam menangani kasus tindak pidana pemilihan masih banyak sekali kendala dan hambatan, seperti regulasi waktu yang sangat singkat, masih ada perbedaan pemahaman tentang Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 serta dalam hal pelaporan masyarakat masih engan menjadi saksi.
Pola Bimbingan Individu Dalam Belajar Membaca Al-Qur’an Anak Usia Dini di TPQ Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an Lesmana, Ajibarang, Banyumas Ika Nur Fajriyati; Munjin Munjin
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.747 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i1.13006

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengkaji lebih dalam pola pembinaan individu dalam membaca Al-Qur’an khususnya pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan pola pembinaan individu dalam membaca Al-quran di TPQ Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an Lesmana, Ajibarang, Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan dengan menggunakan berbagai sumber data di lapangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pola bimbingan individu yang diterapkan di TPQ Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an memiliki kelebihan dan kekurangan terhadap perkembangan membaca Al Qur’an pada anak usia dini. Salah satu keuntungan dari bimbingan individu adalah guru memusatkan perhatian pada masalah siswa dan mencoba memberikan rangsangan untuk masalah itu.
Etika Komunikasi Media Sosial Perspektif Hadis (Kajian Living Sunnah) AR MIFTAH Al Farouqy; M Fahrur Ridla
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.288 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.7536

Abstract

Komunikasi menjadi kebutuhan bagi umat manusia. Perkembangan teknologi informatika juga menuntun manusia untuk dapat berinteraksi dan berkomunikasi dalam ranah media sosial. platform jejaring sosial sebagai media komunikasi bukan hal yang asing di era ini. Perkembangan ini menimbulkan beragam masalah dan polemik baru. Meskipun merupakan media, esensi nilai dari etika komunikasi tidak dapat dikesampingkan dalam praktiknya. Islam juga memiliki perhatian besar dalam masalah etika komunikasi. Dengan pendekatan living sunnah, hadis-hadis seputar tema komunikasi dipaparkan dan pemahaman maknanya dikontekstualkan sehingga dapat diaplikasikan dalam praktiknya. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode pustaka, pengumpulan data dilakukan penulis dari sumber dari kitab-kitab hadis ternama. Hadis yang digunakan, diteliti secara kritis dari jalur sanadnya dengan metode jarh wa ta’dil, kemudian peneliti juga menyebutkan hadis serupa yang dikeluarkan dari sumber yang lain. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa di antara etika komunikasi media sosial dalam perspektif hadis adalah pertama, berkata baik atau berusaha membuat konten dan komentar positif dan jika tidak mampu lebih baik menahan diri atau diam; Kedua, tidak berkata buruk atau yang mengandung unsur negatif, bullying dan pencemaran nama baik; ketiga selalu selektif dalam memilah informasi maupun bertransaksi jual beli daring dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas agar tidak terlibat dalam penyebaran hoax.
Komodifikasi Agama dalam Layanan Aqiqah di Akun Instagram @aqiqahnurulhayat Rina Darojatun; Zaenal Mukarom; Muhibuddin Muhibuddin
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.699 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.14698

Abstract

Artikel ini fokus pada transformasi pesan agama menjadi produk jasa yang dapat dipasarkan melalui instagram, objek kajiannya adalah pesan-pesan yang mengandung komodifikasi layanan aqiqah, khalayak virtual yang berinterakasi di akun @aqiqahnurulhayat dan mitra layanan aqiqah yang bekerja menggiring khalayak untuk menggunakan jasa layanan aqiqah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dilakukan dengan metode etnografi virtual diawali dengan memasuki arena media social Instagram lalu capturing chatlog dan capturing screenshots dan menganalisis data dari entitas. Hasil penelitian ini mengungkapkan terjadinya komodifikasi agama melalui tiga hal yaitu komodifikasi isi pesan, komodifikasi khalayak virtual dan komodifikasi mitra layanan jasa aqiqah, ketiganya nampak dari gambar dan pesan yang diposting di akun @aqiqahnurulhayat sudah mengalami adaptasi ajaran agama dengan pesatnya teknologi digital yang menggeser gaya hidup muslim kelas menengah dalam merayakan kehadiran anak di tengah keluarga.
Ustadz Abdul Somad's Da'wah message on Youtube Meanings and Media Perspective Hafniati Abdul Hadi
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.881 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.14748

Abstract

Ustadz Abdul Somad is one of the preachers who uses social media (youtube) in delivering his da'wah. Da'i as a sign. Da'wah message as a marker. Ustadz Abdul Somad as a marker. Ustadz Abdul Somad appeared in a koko shirt and a cap. He lectured with easy-to-reach and humorous language and rhetoric. Ustadz Abdul Somad delivered his da'wah using words, signs and symbols on YouTube. He uses sentence structures with a distinctive style. Language style based on structure with a Malay accent. The material presented contains a deep meaning that can be reached by denotation and connotation. The theory used is meaning and media, namely the theory of meaning which explains in detail and detail an object with semiotic analysis, structuralism, as well as denotation and connotation. Semiotics is the study of signs in human social life, influenced by the system (or law) that applies in it. Structuralism is a semiotic explanation of the insistence that signs are fully understood only by reference to differences from other signs in a particular system or code of representation. Denotation is the actual meaning, or a phenomenon that appears with the five senses, or it can also be called a basic description. Connotations are cultural meanings that arise or can also be called meanings that arise due to cultural construction so that there is a shift, but remains attached to the symbol or sign.
Telaah Konseptual Komunikasi Transendental Dalam Perspektif Komunikasi Islam Abdur Razzaq
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.611 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.15061

Abstract

Abstract: This article discusses the interrelationship of transcendental communication as part of Islamic communication. Transcendental communication is part of communication practices that are never separated from the daily life of a Muslim in carrying out the commands of Allah SWT. By using a descriptive qualitative method, this paper presents a narrated study through the collection of data from relevant references. The results of the study show that transcendental communication in Islam can be carried out through various media known as rituals of worship, both obligatory worship and sunnah worship. Worship which describes the concept of transcendental communication in the practice of communication carried out by Muslims with Allah SWT. Transcendental communication in prayer can be likened to God as the receiver (communicant), while the actor acts as the sender of the message (communicator), the source is the perpetrators or the events experienced, the medium (channel) is prayer, (effect) is the peace of mind that we will get or other symbols and signs that God sends to humans. The focus of the discussion is on matters relating to the application of transcendental communication which is associated with worship behavior which is a means of communication with Allah SWT.
Komunikasi Pemasaran “Ruang Selaras” Dalam Membangun Brand Image Di ERA 5.0 Januwika Ramdhani; Iskandar Iskandar; Sitti Aminah
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.298 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.15078

Abstract

Komunikasi Pemasaran merupakan hal yang harus dilakukkan perusahaan ataupun pengusaha, sama halnya dengan produk Ruang Selaras. Komunikasi pemasaran ruang selaras menggunakan beberapa cara yakni Advertising, Direct Marketing, dan Sales Promotion. Selain itu Ruang Selaras juga melakukan komunikasi dari yang paling dekat lewat keluarga, teman-teman, relasi yang lebih luas lainnya. Dalam komunikasi pemasaran Ruang Selaras juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk memperkenalkan karya atau produk yang dihasilkan, hingga menemukan konsumen lewat postingan-postingan Tim Ruang Selaras di berbagai media sosial mereka. Ruang Selaras membangun Brand Image di Kota Parepare dengan mengedapankan kualitas produk yang terjaga, harga yang sesuai dengan hasil yang diinginkan, serta masa produksi yang terbilang cepat untuk sebuah project yang dipercayakan kepada mereka.
Implikasi Teknologi Terhadap Pendidikan Islam di Era Globalisasi Unik Hanifah Salsabila; Avif Ariyanto; Ahmad 'Alim Wijaya; Hafidh Fadillah Aziz; Ardiyan Muhammad Syafii Ma'arif
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.61 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.15093

Abstract

Abstract: In this era of globalization, people everywhere, including Indonesia, are deeply impacted by technological advances. Significant advances in information technology have enabled us to quickly access a vast array of content from around the world in this era of globalization. This relates to the study's overall objective, which is to analyze the impact of current technology on Islamic education in a globalizing world. Due to the qualitative nature of this study, information is obtained through a survey of the relevant scholarly literature. Using this approach, authors can discover how technology affects schooling in the age of globalization. This analysis considers the contributions of community culture, materialistic individuals, educational privatization, and technological reliance. In this age of globalization, the education sector faces many challenges. These external causes and problems have both positive and negative effects. However, this permits Islamic schools to advance in sophistication, creativity, and innovation while keeping faithful to Islamic teachings.
Literasi Media Digital Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Penulisan Berita Aliasan Aliasan; Amin Sihabuddin; Neni Noviza; Manah Rasmanah
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.894 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.15205

Abstract

Abstract : The development of technology makes the news continue to grow so that we can easily find news. However, in producing news that is in accordance with the rules, competency is needed in writing. This study discusses the use of digital media literacy in an effort to increase the competence of writing news for journalism students. This study aims to determine the relationship between digital media literacy and news writing skills. The method in this study uses a mix method approach, a quantitative approach is used to determine the level of understanding and relationship between variables. Meanwhile, qualitative research is used to look at the factors that influence news writing. This research was conducted at the Faculty of Da'wah and Communication. The study population consisted of 240 students with a sample of 118 students who were taken using a purposive random sampling technique. Quantitative instruments use media literacy questionnaires and news writing, qualitative instruments use interviews. Quantitative data analysis techniques using simple linear regression and qualitative using data presentation, data reduction. The results showed that the level of digital media literacy of students was in the medium category while the understanding of news writing was in the moderate category of 59%. thus there is a significant relationship between digital media literacy variables and news writing competence. Keywords: digital media literacy, competence, news writing
Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Chairunnisah Putri Ayu Ningsih; Emi Puspita Dewi
Wardah Vol 23 No 2 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.897 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v23i2.15670

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to look at interpersonal communication that can affect the increase in learning motivation of students of the Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Raden Fatah Palembang. The research method uses quantitative research with a simple linear regression research design with a population of 2759 students with sampling using the slovin formula obtained 350 students. The research results show the equation Y = 43.361+0.341, thus interpersonal communication has a positive value of 43.361. then learning motivation will increase by 0.341 in learning activities. As well as the contribution of the interpersonal communication variable, namely 97%, to student learning motivation, thus it is very important for lecturers to build interpersonal relationships with students so that motivation in learning can run according to the goals of Higher Education. Keywords: Interpersonal Communication, Learning Motivation