Articles
230 Documents
Pola Kemitraan Strategis dalam Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN SAS Bangka Belitung
Ari Wibowo;
Yera Yulista;
Muhammad Dzarfan Al-Hoiry
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (660.274 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12570
This article aims to reveal and describe the pattern of collaboration carried out by the IAIN SAS Bangka Belitung KPI Study Program with several partner institutions in improving the competence of graduates. It is undeniable that the increase in competence and expertise possessed by graduates is an important factor in the absorption of alumni in the world of work. There are two main problems revealed in this article, namely how the partnership pattern built by the study program in improving the competence of graduates and how the principles of cooperation can be applied by the study program. This study uses a qualitative descriptive approach to explore hidden information in depth about the forms of collaboration that have been carried out by the study program. As a result, there are several important findings that are analyzed in depth including; 1) the form of cooperation carried out by the IAIN SAS Bangka Belitung KPI study program is still dominated by the form of professional practice activities; 2) not all cooperative relationships with partner institutions have binding legality; and 3) competency development in this study program is still one-way. Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menggambarkan pola kerjasama yang dilakukan oleh Program Studi KPI IAIN SAS Bangka Belitung dengan beberapa lembaga mitra dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Tidak dapat dipungkiri bahwa peningkatan kompetensi dan keahlian yang dimiliki oleh lulusan menjadi faktor penting terserapnya alumni di dunia kerja. Ada dua permasalahan utama yang diungkap dalam artikel ini ialah bagaimana pola kemitraan yang dibangun oleh program studi dalam meningkatkan kompetensi lulusan dan bagaimana prinsip-prinsip kerjasama yang dapat diterapkan oleh program studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali informasi yang tersembunyi secara mendalam mengenai bentuk kerjasama yang telah dilakukan oleh program studi. Hasilnya, ada beberapa temuan penting yang dianalisa secara mendalam diantaranya; 1) bentuk kerjasama yang dilakukan program studi KPI IAIN SAS Bangka Belitung masih didominasi dalam bentuk kegiatan praktik profesi; 2) tidak semua hubungan kerjasama dengan lembaga mitra memiliki legalitas hukum yang saling mengikat; dan 3) pengembangan kompetensi di program studi ini masih bersifat satu arah.
PEMANFAATAN INFORMASI DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA
Sakina Pratiwi;
Moh. Mufid
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (382.366 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12794
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa diabaikan oleh dunia. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kemajuan ilmiah menentukannya. Setiap inovasi dimaksudkan untuk membantu manusia dengan memberikan berbagai kemudahan dan metode dalam melaksanakan tugas-tugas manusia. Meskipun kemajuan teknis dimaksudkan untuk melayani masyarakat, mereka juga dapat digunakan untuk merusaknya. Semua ini dimungkinkan dengan bantuan teknologi. Setiap informasi bermanfaat bagi mereka yang membutuhkannya pada waktu dan lokasi yang tepat. Akibatnya, penyedia informasi di pusat informasi harus dapat mengenali dan memahami apa yang benar-benar diinginkan konsumen dan pencari informasi. Informasi mer mencoba untuk menangkap atau merekam fenomena yang dapat diamati atau keputusan yang signifikan. Istilah "informasi" mengacu pada semua jenis pengetahuan, apakah itu lisan atau tertulis. Informasi memiliki nilai yang besar dan penting dalam kehidupan masyarakat sekarang dan di masa yang akan datang.
ANALISIS KONSEPTUAL MENGENAI MUSIBAH DALAM PANDANGAN ISLAM
Muhammad Randicha Hamandia;
Abdur Razzaq
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (548.862 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12943
Dalam perjalanan hidupnya, tentu manusia akan menghadapi suatu musibah yang akan dapat berdampak pada fisik dan rohani dari seorang manusia. Apabila ia tidak mampu untuk bertahan dalam keimanan kepada Allah swt., maka ia dapat terpuruk dan menjadi seorarng yang berputus asa. Namun, apabila manusia yakin bahwa musibah yang menimpanya tidak lain adalah bukti bahwa Allah swt. memberikan pelajaran kepadanya agar ia kembali atau tetap di jalan yang benar yaitu jalan menuju Rabbnya. Tujuan dari penulisan ini adalah memberikan pemahaman mengenai musibah dalam pandangan Islam. Adapun hasil dari pembahasan pada artikel ini yaitu bahwa musibah merupakan segala sesuatu yang menimpa manusia baik itu berupa kesenangan atau kenikmatan duniawi maupun kesusahan, kemalangan, atau peristiwa-peristiwa yang tidak mengenakan dan tidak diinginkan seperti terjadinya bencana pada manusia dan bencana pada alam semesta. Adapun musibah itu sendiri dapat disebabkan karena beberapa hal seperti karena kehendak Allah swt., akibat perbuatan dari manusia, serta karena telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh). Selanjutnya, musibah dapat dibedakan berdasarkan objeknya, akibat yang ditimbulkannya, serta tujuannya. Kemudian, setiap manusia yang ditimpa musibah hendaklah ia bersabar, bersyukur, serta bertawakkal kepada Allah swt. sebab terdapat banyak hikmah dibalik musibah yang ia alami.
PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH ANAK DI PANTI ASUHAN CAHAYA KEMUNING MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING
Zhila Jannati;
Kusnadi Kusnadi;
Cylvia Syahpitri
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (381.034 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12944
Akhlakul karimah merupakan sifat dan perilaku baik dalam diri individu. Dengan berakhlak yang baik individu dapat berinteraksi baik dengan individu lainnya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembinaan akhlakul karimah anak di Panti Asuhan Cahaya Kemuning melalui bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Adapun subyek dari penelitian ini yaitu tiga orang anak yang berakhlak kurang baik di Panti Asuhan Cahaya Kemuning. Teknik pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, serta kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dilakukan konseling ketiga subjek tersebut belum terlalu mewujudkan akhlakul karimah, baik pada aspekmengendalikan nafsu, benar atau jujur, ikhlas, qana’ah, dan aspek malu. Pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik Modeling dilakukan enam kali pertemuan dengan empat tahapan yakni tahapan pertama membangun hubungan, mendefinsikan, dan negosiasi kontrak; tahap peralihan yaitu menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh; tahap kegiatan yaitu inti dari kegiatan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi modeling; tahap akhir yaitu evaluasi, dan penghentian proses bimbingan. Gambaran akhlakul karimah setelah dilakukan bimbingan kelompok dengan teknik Modeling mengalami perubahan dimana ketiga subjek tersebut sudah dapat mewujudkan akhlakul karimah.
Dialog Antaragama: Mereduksi Prasangka dan Memperkuat Integrasi Sosial Masyarakat
Dwi Wahyuni;
Susilawati Susilawati;
Marta Liza
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.743 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12945
Identitas agama yang berbeda dapat menjadi faktor integrasi sosial dan sumber disintegrasi sosial. Di satu sisi, agama menciptakan dan membantu mempersatukan masyarakat. Sebaliknya, agama seringdisalahpahami sehingga menjadi faktor pemecah belah kehidupan sosial masyarakat. Artikel berbasis literatur ini berupaya menggali pentingnya dialog antaragama dalam mereduksi prasangka dan memperkuat integrasi sosial masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan mencari literatur yang berkaitan dengan dialog antaragama, prasangka dan integrasi sosial. Setelah pengumpulan data selesai dilakukan analisis data secara interaktif sampai dirasa cukup melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Artikel ini menunjukkan bahwa integritas dan keterbukaan dalam dialog dapat mereduksi prasangka antar umat beragama. Tidak hanya mereduksi prasangka, dialog antaragama juga dapat memperkuat integrasi sosial. Konflik terjadi ketika faktor horizontal (ragam identitas agama) bertemu faktor vertikal (kesenjangan ekonomi, kepentingan politik). Dialog antaragama dilakukan agar faktor horizontal tidak bertemu dengan faktor vertikal, sehingga konflik tidak terjadi dan integrasi sosial masyarakat dapat diperkuat.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Kesadaran Merek Kain Jumputan Gambo Musi Banyuasin
Asan Al Ashari;
Ratu Mutialela Caropeboka;
Desy Misnawati;
Bastian Bastian
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.803 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12946
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan juga menjelaskan tentang pengaruh komunikasi merek dan komunikasi pemasaran terpadu terhadap kesadaran merek kain jumputan gambo musi banyuasin yang terdiri dari Relevancy Of The Content, Frequent, Updates Of Content, Popularity Of The Content, Variety Of Platform, Endorse, Direct Marketing, Sales Promotion, Public Relation, Advertising, Word Of Mouth, Events and Experience. Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian yang didistribusikan kepada 82 responden yang merupakan guru dan karyawan yang SMK Negeri 1 Sekayu. Hasilnya menunjukkan bahwa variable komunikasi merek dan variable komunikasi pemasaran terpadu semua bersama-sama mempengaruhi kesadaran merek sebesar 64% sedangkan sisanya 36% adalah dipengaruhi oleh variable lain selain variable komunikasi merek dan komunikasi pemasaran terpadu.
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Profetik Oleh Habib Husein Ja’far Al-Hadar Melalui Media Digital
Isnaini Nur ‘Afiifah;
M. Misbah
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (485.762 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12947
Tulisan ini mengkaji internalisasi nilai-nilai pendidikan profetik dalam dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar melalui media digital yang menjadi alternatif baru dalam dunia pendidikan. Media digital saat ini menjadi titik berkumpulnya individu dari segala bidang dan kepentingan, tidak dipungkiri juga dengan bidang pendidikan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan (library research). Studi pustaka sebagai metode pengumpulan data yang ditujukan untuk kepentingan pencarian data dan informasi melalui dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, foto-foto, video, gambar, maupun dokumen elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan. Setelah data terkumpul, data diolah dengan menganalisis data yang telah ada untuk menjawab masalah penelitian. Content analysis method (metode analisis konten) merupakan metode yang dipilih untuk menganalisis data dalam penelitian ini dengan cara menafsirkan gagasan untuk dicari keterkaitannya dengan masalah yang diteliti. Hasil kajian diperoleh bahwa internalisasi nilainilai pendidikan profetik dalam dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar memenuhi indikator dari masing-masing pilar pendidikan profetik yaitu nilai humanisasi, nilai liberasi, dan nilai transendensi.
PESAN DAN MAKNA PANTUN DALAM PROSESI TRADISI PERNIKAHAN ADAT BUDAYA MELAYU PALEMBANG
Elly Rahmayanti;
Isnawijayani Isnawijayani;
Ratu Mutialela Caropeboka;
Moh. Hafizni
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (171.849 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12948
Palembang merupakan salah satu etnis rumpun Melayu yang ada di Indonesia. Salah satu tradisi dari Melayu adalah pantun. Pantun pada zaman dahulu digunakan dalam percakapan sehari-hari sebagai bahasa tutur dalam tradisi lisan. Orang Melayu identik dengan kehalusan dalam bertutur kata, maka pantun dianggap tepat digunakan sebagai petatah petitih dalam memberikan ungkapan. Hal ini pulalah yang menjadi dasar mengapa pantun digunakan dalam prosesi pernikahan adat budaya Melayu Palembang. Penelitian ini adalah penelitian library research dengan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan historis. Sumber data primer adalah buku “Tunjuk Ajar Melayu” dan “Pantun Nasehat” yang ditulis oleh Tenas Effendy dan sumber data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari informanpenelitian yaitu Budayawan dan Pengamat Budaya Palembang. Sementara pada analisis pantun menggunakan hermeneutik. Penelitian ini menghasilkan bahwa pantun selain merupakan tradisi Melayu juga memiliki pilosofi yang dalam pada setiap ungkapannya sehingga memiliki pesan dan makna yang berarti baik itu berupa nasehat maupun petuah khusunya kepada kedua kedua mempelai.
Trendsetter Dakwah New Media (Media Sosial)
Fifi Hasmawati;
Muhammad Randicha Hamandia
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.143 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12950
Keberadaan new media (media baru) yang mampu menerobos dinding dan waktu dengan tanpa batas, membuat informasi yang akan di sampaikan bisa secepat terbang dengan cepat dihantarkan. Pemanfaaant new media social ini, membuat penyampaian dakwah menjadi lebih luas jangkauannya dan mengglobal secara serentak bisa di akses dimanapun. Hal ini yang mendukung para ustad atau Dai menjadi lebih trend dalam dakwahnya, dengan gaya komunikasi dan strategi dakwah yang dimiliki masing masing Dai, akibatnya trendsetter para dai terbentuk karena pengaruh dari media social ini. Tulisan ini mendiskusikan trendsetter dakwah di media social di era digital saat ini.
Pemaknaan Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Di UIN Raden Fatah Palembang
Aditya Pratama;
Isnawijayani Isnawijayani;
Bastian Bastian;
Desy Misnawati
Wardah Vol 22 No 2 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (89.672 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v22i2.12998
Pembelajaran daring merupakan salah satu inovasi di bidang pendidikan untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi dan ketersediaan sumber yang lebih bervariatif. Pengalaman Pembelajaran Jarak Jauh membentuk jiwa kemandirian belajar, dan juga mendorong interaksi antar mahasiswa, terutama untuk mahasiswa yang biasanya tidak aktif berbicara maka akan dapat lebih leluasa menyampaikan pendapat/ pertanyaannya. Pembelajaran daring memiliki sisi positif dan sisi negatif yang saling beriringan. Hal ini nantinya akan membawa konsekuensi seberapa efektifkah pembelajaran daring di masapandemi Covid-19 ini. Arti kata efektif menurut KBBI adalah ada efeknya, akibatnya, pengaruh, dan atau membawa hasil atau berhasil guna. Oleh karena itu, tingkat keefektifannya bisa dikatakan relatif, tergantung dari masing-masing komponen yang menunjang atau turut serta dalam proses pembelajaran daring ini sehingga diharapkan pembelajaran ini membawa hasil yang terbaik meskipun dalam keterbatasan yang ada. Mahasiswa diharapkan mandiri dan lebih aktif belajar bukan hanya mengandalkan materi yang telah diberikan saja tetapi juga dari sumber lain.