cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Intizar
ISSN : 14121697     EISSN : 24773816     DOI : -
Intizar Journal (ISSN: 1412-1697) and (E-ISSN: 2477-3816) is a peer-reviewed journal which is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang publishes biannually in June dan December. This journal publishes current concept and research papers on Islamic Studies and Muslim Communities from interdisciplinary perspective, especially in Education; Culture; Politic; Law; Tafsir; Sufism; and Fiqh.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 30 No 1 (2024): Intizar" : 10 Documents clear
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidik Muhammad Alfarizi; Muhammad Hanief; Syamsu Madyan
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.16389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi manajerial kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidik dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Sumber utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, sedangkan guru dan pegawai sebagai pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, perencaanaan yang dilakukan adalah pembentukan tim penyusun kurikulum, analisis konteks, perencanaan sarana prasarana, dan personalia. Kedua, pelaksanaan yang dilakukan adalah kurikulum 2013, membuat perangkat pembelajaran, menerapkan pembelajaran berbasis teknonoli informasi, kegiatan ekstrakurikuler, membentuk tim prestasi akademik dan non akademik, sarana dan prasarana, dan personalia bekerja sesuai dengan SK dan job deskripsi. Ketiga, evaluasi yang dilakukan adalah supervisi pembelajaran dan melaksanakan rapat akhir tahunan bersama guru-guru dan staf madrasah untuk mengevaluasi keseluruhan pelaksanaan program pendidikan termasuk di dalamnya evaluasi kurikulum. Dengan demikian, kepala madrasah telah memiliki kompetensi manajerial dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Perilaku Apatis terhadap Protokol Kesehatan Era New Normal dan Korelasinya dengan Konsep Jabariyyah Ala Al-Ra>zi Abdullah Khidhir; Maryamul Khalisah; Della Aida Lema
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.21919

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pandangan dan sikap apatis warga di Dusun Blijon Desa Wedi Kecamatan Gedangan, Sidoarjo terhadap hadirnya wabah Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Metode analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa perilaku abai jemaah dan remaja masjid musala Ansharullah dipicu oleh beberapa hal. Pemikiran keyakinan tentang takdir merupakan faktor utama yang memengaruhi dan mempercepat laju reaksi apatis dari sikap jemaah. Pemahaman terhadap teks keagamaan yang cenderung konservatif juga memiliki peran kuat membentuk perilaku jemaah. Sehingga secara umum, tidak ada perbedaan signifikan dalam peribadahan warga saat terjadi pandemi Covid-19. Dalam menghadapi new normal, sikap warga tetap tenang dan menjalankan rutinitas seperti biasa. Sementara itu, media sosial juga tutur andil mengubah paradigma jemaah tentang Covid-19 dan menaruh kecurigaan adanya kepentingan-kepentingan yang bermain dengan memanfaatkan situasi pandemi.
Implementasi Pendidikan Agama Islam bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Mala Ifna Ilmi Azza; Imam Fauji; Isa Anshori
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.21925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SDN Sawocangkring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomonologi. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru-guru sekolah dasar di SDN Sawocangkring. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Sawocangkring ini tidak jauh berbeda dengan sekolah reguler lainnya, hanya berbeda pada metode pengajaran saja, dikarenakan dalam sekolah inklusi peserta didik dengan anak berkebutuhan khusus menjadi satu atau dalam satu ruangan sehingga pendidik dituntut untuk kreatif dalam melakukan proses pembelajaran. Meskipun anak berkebutuhan khusus merasa cepat bosan ketika mengikuti proses pembelajaran. Dalam implementasi terdapat beberapa hambatan di antaranya minat belajar dan kompetensi guru. Sedangkan faktor pendukungnya adalah kesiapan lingkungan sekolah dan perhatian orang tua.
Implementasi Pendidikan Fitrah Seksualitas Anak Keluarga Muslim Kediri: Upaya Menjaga Generasi dari Penyimpangan Seksual Indah Pebruati Putri; Misbahuzzulam
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.22076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik keluarga muslim di Kediri dalam pendidikan fitrah seksualitas pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis domain dan analisis komponensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa  faktor terjadinya penyimpangan seksual adalah kurangnya perhatian orang tua hingga lingkungan sosial yang buruk. Penyebab keluarga muslim Kediri sangat khawatir generasi mereka terjerumus pada penyimpangan seksual seperti perzinaan, gay dan lesbi adalah karena hal itu mulai dianggap hal yang biasa. Di antara praktik pendidikan fitrah seksualitas pada anak yang dilakukan keluarga muslim Kediri adalah menanamkan tauhid pada anak dengan mengenalkan kekuasaan Allah dan ciptaan-Nya, menceritakan kisah para nabi untuk mengetahui tugas mereka sebagai hamba, memperkenalkan identitas anak laki- laki dan perempuan sesuai gendernya, hingga menanamkan rasa malu pada anak. Upaya ini merupakan landasan agar anak terhindar dari perilaku menyimpang.
Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Implementasi Pendidikan Karakter di Madrasah Bustani; Muhammad Thohri; Nazar Na’amy
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.22184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala madrasah dalam implementasi pendidikan karakter di MTs Nurul Iman NW Keruak Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan teknik analisis kondensasi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan kepala madrasah memiliki peran strategis dalam merancang visi, misi, dan strategi sekolah yang menekankan pembangunan karakter siswa; 2) Implementasi pendidikan karakter di MTs Nurul Iman NW Keruak mencakup berbagai jalur, termasuk proses pembelajaran, manajemen sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Proses pembelajaran diarahkan untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter dalam kehidupan siswa sehari-hari.; dan 3) Kepala madrasah melakukan evaluasi melalui pengamatan langsung terhadap kegiatan sekolah, analisis data dan informasi terkait pembangunan karakter siswa, serta penilaian kelas dan rapor sekolah.
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi Anak Berkebutuhan Khusus Amalia Rahmatini; Istikomah
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.22247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di SLB Harmoni Gedangan. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SLB Harmoni Gedangan sudah mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Hal tersebut ditandai dengan salat berjemaah di sekolah, pembinaan cara berwudu, dan pembinaan akhlak peserta didik. Selain itu, tercapainya aspek manajemen sangat tergantung dengan komitmen dan kapabilitas guru terhadap manajemen pendidikan itu sendiri. Untuk mencapai keberhasilan dalam mengajar, guru harus kreatif, sabar, dan pengetahuan yang kuat dan luas. Selain itu, faktor keberhasilan dalam pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus adalah sinergitas atau kekompakan dalam berkomitmen untuk mendidik baik di rumah maupun di sekolah  antara pihak sekolah, guru dan wali murid.                           
Nalar Moderasi dalam Maqasid al-Qur’an: Kajian Pemikiran Abdul Azim al-Zurqani Yurid Shifan A’lal Firdaus; Nur Istiqlaliyah
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.22665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep maqasid al-Qur’an al-Zurqani dan nalar moderasi yang terkandung dalam konsep tersebut. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Sumber data primer yaitu kitab Manah al-‘Irfan fi ‘Ulum al-Qur’an karya al-Zurqani. Teknik analisis data menggunakan analisis isi. Penelitian ini menemukan bahwa pertama, al-Zurqani memiliki konsep trilogi maqasid al-Qur’an yang terdiri dari petunjuk Al-Qur’an (hidayat al-Qur’an), kemukjizatan Al-Qur’an (I’jaz al-Qur’an), dan nilai ibadah dalam tilawah Al-Qur’an (al-ta’abbudu bi tilawat al-Qur’an). Kedua, nalar moderasi yang terkandung dalam maqasid al-Qur’an al-Zurqani terlihat pada aspek petunjuk Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa maqasid al-Qur’an al-Zurqani menekankan universalitas dan kesempurnaan Al-Qur’an yang berfungsi sebagai pedoman dalam mengatur kehidupan manusia dan alam semesta secara adil, seimbang (moderat), dan proporsional.
Eksistensi Mahar dalam Perkawinan: antara Simbol Status Sosial dan Kewajiban Agama Akbar, Syafaat; Sainun
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.22709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran mahar sebagai simbol status sosial dalam budaya Sasak di Lombok dan kewajiban agama dalam konteks perkawinan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi literatur. Teknik triangulasi digunakan untuk validitas data, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif untuk mendalami konteks secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahar tidak hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai indikator status sosial yang dipengaruhi oleh pendidikan dan status sosial calon mempelai wanita. Tradisi mahar yang tinggi terkadang menjadi beban bagi calon suami dari latar belakang ekonomi rendah, bertentangan dengan prinsip syariat Islam yang menekankan kemudahan dalam pernikahan. Pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai agama dapat mengurangi tekanan sosial dan mendorong praktik pernikahan yang lebih adil sesuai dengan ajaran Islam.
Praktik Taukil Wali Kepada Kiai Adat: Tinjauan Sosiologi Hukum Muhammad Putra Andriawan; Sainun
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.22710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami praktik taukil wali kepada kiai adat dalam proses pernikahan di masyarakat tradisional serta menjelaskan relevansinya dalam konteks hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi sumber data relevan, observasi langsung di lapangan, dan teknik triangulasi data untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data interaktif digunakan untuk menghasilkan pemahaman mendalam tentang praktik taukil wali kepada kiai adat, dengan memperhatikan konteks sosial, budaya, dan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Andalan, Kecamatan Bayan, melaksanakan taukil wali nikah kepada penghulu karena tradisi turun-temurun, kurangnya kepercayaan diri wali nasab dalam peran ini, dan minimnya pemahaman masyarakat terhadap wali nikah. Analisis hukum keluarga Islam menunjukkan bahwa fenomena ini mengakibatkan pengurangan nilai-nilai terkait perwalian dalam pernikahan, yang dapat mengancam pengakuan hukum pernikahan menurut konsep fiqh. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya penerapan sadd al-dzariah untuk mencegah terus berkembangnya praktik taukil wali kepada penghulu di Desa Andalan, Kecamatan Bayan, yang bertentangan dengan konsep perwalian dalam hukum keluarga Islam.
Kohesivitas Guru di Lembaga Pendidikan Islam Berbasis Masyarakat Pedesaan Adilatul Bilqis Annida; Budi Haryanto
Intizar Vol 30 No 1 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i1.23607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kohesivitas guru di sekolah SMP Muhammadiyah 5 Tulangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulam data melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru-guru sekolah di SMP Muhammadiyah 5 Tulangan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa adanya solidaritas guru dalam lingkungan masyarakat pedesaan. Yang dinilai dari kohesivitas para guru di sekolah SMP Muhammadiyah 5 Tulangan yakni memiliki prinsip dalam melaksanakan sebuah pekerjaan. Meskipun dengan kehidupan yang tidak konsumtif dengan adanya prinsip tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan dapat memperkuat kohesivitas serta menjadi contoh baik terhadap anggota sekolah khususnya bagi para siswa. Berbagai produktivitas yang dijalani dalam kehidupan sehari hari yang menciptakan ikatan persaudaraan dengan sesama. Adapun faktor pendukungnya adalah lingkungan kerja sekolah yang nyaman.

Page 1 of 1 | Total Record : 10