cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pedagogik@unmuha.ac.id
Editorial Address
Jalan Muhammadiyah No 91 Batoh Lueng Bata Banda Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh
ISSN : 23377364     EISSN : 26229005     DOI : -
Core Subject : Education,
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh is an open-access based on journal that contributes to improve the scientific treasures. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan and pembelajaran for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1, April (2016)" : 10 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN REWARD DALAM PEMBELAJARAN Nurul Jeumpa
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.443

Abstract

Dalam tulisan ini penuliskan ingin menekankan sehingga dapat menjadi acuan dalam pemebelajaran bahwa reward adalah suatu hadiah yang dapat menyenangkan hati subjek didik di lingkungan sekolah, karena perbuatan atau pekerjaannya yang telah mendapat penghargaan dari para pendidik, dengan demikian subjek didik dapat mengulangi kembali perbuatan yang telah dilakukan bahkan lebih baik lagi. Reward juga dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berupa penghargaan yang menyenangkan perasaan yang diberikan kepada siswa karena hasil baik dalam proses pendidikannya. pemberian reward dalam konteks pendidikan dapat diberikan bagi siapa saja yang berprestasi, dengan adanya reward itu, siswa akan lebih giat belajar karena dengan adanya reward tersebur siswa menjadi termotifasi untuk selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik. Oleh karena itulah penting kiranya metode reward ini diterapkan di sekolah.
KOMUNIKASI MATEMATIKA DAN RESPON SISWA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Nazariah Nazar
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.435

Abstract

Kegiatan pembelajaran matematika tentu tidak akan terlepas dari masalah matematika. Masalah matematika baru dikatakan masalah bila dalam penyelesaiannya siswa tidak langsung mengetahui jawabannya, tapi membutuhkan waktu untuk berpikir langkah apa yang harus ditempuh untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dalam mengajarkan bagaimana memecahkan masalah, beberapa guru atau pendidik matematika mempunyai cara yang berbeda-beda. Berbedanya cara mengajar guru ini merupakan salah satu penyebab siswa kurang tampil dalam menyelesaikan masalah, hal tersebut disebabkan karena ada diantara guru dalam pembelajarannya kadang kala memberikan contoh-contoh bagaimana memecahkan suatu masalah matematika, tanpa memberikan kesempatan banyak pada siswa untuk berusaha menemukan sendiri penyelesaiannya. Hasil wawancara bersama guru yang mengajar mengatakan bahwasanya sampai saat ini pembelajaran yang dilaksanakan masih banyak didominasi oleh guru. Selanjutnya hasil wawancara yang dilakukan dengan beberapa siswa menyatakan bahwa mereka sulit untuk memahami materi pelajaran yang berhubungan dengan kemampuan komunikasi matematika. Maka  hal  tersebut  diduga  menyebabkan pencapaian prestasi belajar siswa (peserta didik) rendah. Untuk  mengantisipasi  masalah  ini,  guru  perlu  menerapkan  model pembelajaran  yang  dapat  membantu  siswa  dalam  belajarnya,  menumbuhkan komunikasi matematika  dan  minat  siswa  dalam  belajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat membantu siswa memecahkan masalah  adalah  model  pembelajaran  berdasarkan  masalah  (Problem  Base  Learning). Model ini bercirikan penggunaan masalah kehidupan nyata sebagai sesuatu yang harus dipelajari siswa untuk melatih dan meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan menyelesaikan masalah, serta mendapat pengetahuan konsep-konsep penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil komunikasi matematika dan respon siswa terhadap model PBL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa model PBL yang sudah di terapkan di kelas XI sangat membantu dalam menyelesaikan masalah matematika karena siswa `diorientasikan pada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membantu penyelidikan siswa, mengembangkan hasil karya, dan menganalisis proses pemecahan masalah. Dari hasil respon siswa mengatakan  bahwa mereka senang dengan pembelajaran seperti ini karena dapat mengkomunikasikan ide dalam bentuk simbol matematika, dapat bertukar pikiran dalam kelompoknya dan mereka dapat menyelesaiakn masalah matematika tanpa harus guru yang selesaikan semua, tapi guru sebagai fasilitator.
KEANEKARAGAMAN LUMUT (BRYOPHYTA) DI KAWASAN WISATA ACEH BESAR SEBAGAI PENUNJANG PRAKTIKUM BOTANI TUMBUHAN RENDAH Fatemah Rosma
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.445

Abstract

Penelitian tentang Keanekaragaman Jenis Lumut (Bryophyta) di Kawasan Wisata Aceh Besar tepatnya di pegunungan Mata Ie dan Taman Rusa Sibreh bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman lumut (bryophyta) yang terdapat di kawasan wisata Aceh Besar. Penelitian dilakukan selama 15 hari dimulai pada tanggal 30 Maret sampai dengan 15 April 2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode luas minimum area. Analisis data tingkat keanekaragaman Bryophyta dengan menggunakan indeks keanekaragaman dari rumus Shannon-wiener. Hasil penelitian di pegunungan Mata Ie diperoleh 7 spesies Bryophyta yang tergolong kedalam 6 familia yaitu, Dichodontium pellucidum, Dichodontium Palustre, Dicranella heterolla, Sphagnum cupsidatum, Marchantiae polimorpha, Taxyphillum sp, dan Funaria hygrometrica. Dengan Nilai Indeks Keanekaragaman Bryophyta H’= 1,82. Sedangkan di kawasan wisata Taman Rusa Sibreh diperoleh 3 spesies Bryophyta yang tergolong dalam 2 familia yaitu Dichodontium pellucidum, Dichodontium palustre dan Taxyphillum Sp. Dengan Nilai Indeks Keanekaragaman Bryophyta H’= 0,92. Simpulan dari hasil penelitian adalah keanekaragaman Bryophyta di kawasan wisata Aceh Besar adalah sedang, dan dapat dijadikan dalam buku saku sebagai penunjang praktikum Botani Tumbuhan Rendah.
ANALISIS PENALARAN ALJABAR YANG BERFOKUS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI BANDA ACEH Nailul Authari
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.436

Abstract

Kemampuan aljabar siswa di sekolah menengah pertama tidak hanya berfokus pada kemampuan siswa melakukan operasi aljabar. Sangat penting diperhatikan pemahaman konseptual siswa mengenai proses penalaran aljabar. Salah satu topik kajian dari penalaran aljabar adalah proses generalisasi dari aritmetika yang biasanya menggunakan huruf sebagai variabel, membuat model matematika dan penggunaan tanda sama dengan sebagai indikator dari relasi. Hasil yang diperoleh berasal dari jawaban soal pemecahan masalah dan wawancara.
GESTURES IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING Rahmi Rahmi
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.446

Abstract

Human beings interact not only with verbal communication, but also nonverbal communication. Nonverbal communication is very important in interactional process and one of its forms is gestures. Because gestures and language affect each other, gesture issues have been studied as an essential part in second and foreign language classroom. It is because gestures can help learners to comprehend the language and enjoy the learning activities.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching di SMPIT Al-Fityan School Aceh Muhammad Yani
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.438

Abstract

Model pembelajaran Quantum Teaching merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu mengkodisikan siswa belajar aktif dengan langkah-langkah TANDUR di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model Quantum Teaching lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional, ditinjau dari:  (a) keseluruhan siswa, dan (b) level kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen (Pretest-Posttest Control Group Design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPIT Al-Fityan School Aceh dan yang menjadi sampel penelitian adalah kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-D sebagai kelas kontrol. Data hasil penelitian dianalisis dengan rataan gain ternormalisasi antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran Quantum Teaching secara singnifikansi lebih baik dari pada kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional apabila ditinjau dari keseluruhan maupun berdasarkan level (tinggi, sedang, rendah) kemampuan siswa.
TABAQAT AL-KUBRA IMAM IBN SA’AD (230 H) Muhammad Fadhillah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.439

Abstract

Imam Ibn Saad merupakan pakar yang handal dan terkenal pada abad ke 3H, beliau dilahirkan di Basrah pada tahun 168H , Ibn Saad dikenal dengan al-Katib al-Waqidi. “Tabaqat al-Kubra” (karyanya) merupakan kitab al-Ansab, al-Rijal, al-Tarikh, al-Tarajum dan sebagainya. Kitab ini disebut juga dengan “Tabaqat al-Kabir” Dalam kitabnya beliau membahas tentang sirah Nabi Muhammad saw, para Sahabat dan tabi’in secara terperinci, sehingga banyak ulama sirah yang menukilkan pendapat beliau dan dijadikan rujukan sebagai sumber utama. Pembahasan kitab ini dibagi menjadi dua bagian, pembahasan pertama meliputi sirah Rasul, biografi para sahabat dan tabi’in, sedangkan pada pembahasan selanjutnya, menceritakan secara khusus biografi dari golongan wanita. Dalam rihlahnya menunutut ilmu, selain Muhammad bin Umar al-Waqidi sebagai gurunya, beliau juga banyak mengambil ilmu dari ulama-ulama yang hidup pada masanya sehingga banyak ulama memandang beliau sebagai pakar ilmu dalam bidang hadits, bahkan mereka juga menganggap Ibn Saad tabahur fi al-Hadits, sirah, al-Akhbar, fiqh dan ilmu yang lainya, dan merekapun melayangkan pujiannya kepada beliau. Saat ini kitab beliau masih menjadi rujukan dan panduan bagi ahli al-ilmu meskipun beliau sudah wafat pada tahun 230H.
URGENSI PENDIDIKAN KELUARGA DALAM MENDIDIK ANAK Sri Astuti
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.423

Abstract

Tulisan ini membahasa tentang konsep pendidikan keluarga dalam dalam mendidik anak. Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama bagi anak, karena ia memiliki fungsi yang sangat fundamental dalam mendidik anak. Berdasarkan al-Quran dan Sunnah bahwa orang tua begitu berperan dalam mendidik anak sejak dalam kandungan sampai tumbuh dan besar menjadi dewasa. Anak pada fase 0-15 tahun merupakan saat yang sangat tepat sekaligus rentang dalam proses penanaman nilai-nilai agama, akal, akhlak, jasmani dan kesehatan, psikologi dan emosi serta sosial. Sehingga keluarga merupakan pendidikan tertua, yang bersifat informal dan kodrati. Pendidikan di lingkungan keluarga memberikan dasar dalam menumbuh kembangkan anak sebagai makhluk individu, sosial, susila dan religius. Anak yang dilahirkan dari keluarga yang Islami adalah anak yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, sosial dan emosional, tetapi yang paling penting adalah kecerdasan spiritual.
POLIGAMI MENURUT ISLAM Saiful Saiful
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.442

Abstract

Hukum poligami menurut Islam ialah boleh dengan syarat suami dapat berlaku adil. Jika syarat ini tidak dapat dipenuhi oleh suami maka poligami menjadi haram. Jika ia kemungkinan besar menzalimi salah satu isterinya, maka poligami menjadi makruh. Namun jika ia yakin akan terjatuh kepada perbuatan zina maka menjadi wajib. Dalil dibolehkannya poligami yaitu Surat An-Nisa’ ayat : 3. Artinya: “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim bilamana kamu mengawininya, maka kawinilah perempuan-perempuan lain yang kamu senangi dua, tiga, atau empat, kemudian jika kamu takutlah kamu tidak akan berlaku adil maka (kahwinilah) seorang sahaja atau budak -budak yang kamu miliki, yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” Kebolehan poligami dalam Islam bertujuan untuk kesejahteraan semua pihak, yaitu ahli keluarga korban, masyarakat dan negara, di samping memelihara kesucian Islam itu sendiri sebagai agama yang meliindungi terhadap semua makhluk, terutama manusia agar tidak teraniaya.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN YANG TERKANDUNG DALAM SURAT AN-NISA’ AYAT 36-38 Ema Sulastri
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 3, No 1, April (2016)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v3i1.434

Abstract

Al Qur’an al-Karim adalah kitab suci umat islam yang harus dipelajari dan dikuti semua petunjuk dan nasehat yang terdapat didalamnya. Untuk memahami petunjuk-petunjuknya harus dikaji dan dipelajari secara sungguh-sungguh. Dalam Al Qur’an terkandung segala ilmu dari masa lalu hingga masa yang akan datang. Surat An Nisa ayat 36-38 didalamnya terdapat ilmu tentang nilai-nilai pendidikan yang sangat berguna bagi umat manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam surat An Nisa’ ayat 36 mengandung nilai pendidikan ibadah. Ibadah yang dimaksudkan ialah tertuju kepada Allah yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Selanjutnya dalam ayat itu tercermin nilai kasih sayang yang sangat tinggi, Allah memerintahkan untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, tetangga, anak yatim, dan hamba sahaya. Di ayat 37-38 terkandung nilai sosial, dimana Allah mengancam dengan ancaman yang menghinakan kepada orang kikir dan sombong dan orang-orang yang tidak ikhlas dalam memberi bantuan. Akhirnya penulis sarankan agar umat islam perduli dan selalu mengkaji nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Al Qur’an.

Page 1 of 1 | Total Record : 10