cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pedagogik@unmuha.ac.id
Editorial Address
Jalan Muhammadiyah No 91 Batoh Lueng Bata Banda Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh
ISSN : 23377364     EISSN : 26229005     DOI : -
Core Subject : Education,
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh is an open-access based on journal that contributes to improve the scientific treasures. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan and pembelajaran for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1, April (2017)" : 10 Documents clear
URGENSITAS DAKWAH MELALUI MAJLIS TA’LIM Hamdi Yusliani
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.498

Abstract

Manusia merupakan makhluk Allah swt yang sangat unik serta memiliki peran yang bersifat multidimensional, hal ini sesuai dengan fitrah penciptaannya yang terdiri dari sruktur jasmaniah yang kokoh dan lengkap, serta diberikan juga kepadanya kesempurnaan rohaniah (jiwa dan akal). Dengan kesempurnaan inilah, manusia dituntut untuk terus bisa mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya dalam menjalani proses kehidupannya, yang tujuan intinya adalah untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Salah satu cara yang dapat ditempuh dalam mewujudkan hal tersebut adalah dengan dakwah, yaitu aktivitas saling mengingatkan dalam kebenaran dan kebaikan. Adapun salah satu media dakwah yang berkembang saat ini adalah lembaga majlis ta’lim. Pada umumnya majlis ta’lim merupakan lembaga swadaya masyarakat murni. Ia dilahirkan, dikelola, dipelihara, dikembangkan dan didukung oleh anggotanya. Oleh karena itu, majlis ta’lim menjadi wadah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
SENI MUSIK MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Saiful Saiful
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.493

Abstract

Menurut Islam, seni dan memainkan musik dibolehkan (mubah) sepanjang tidak bertentangan dengan hukum syara’. Demikian juga mendengar nyanyian di radio, radio kaset, TV dan media audiovisual lainnya hukumnya  mubah. Dasarnya adalah dengan mengambil kaidah syara’ yang berbunyi: “Hukum asal segala sesuatu adalah mubah (boleh dipakai dan dimanfaatkan), kecuali bila ada dalil yang mengharamkannya”. Adapun nyanyian yang mengandung kata-kata yang tidak baik (tidak sopan), seperti menyebutkan sifat-sifat  yang tidak baik (lelaki bujang dan perempuan dara), atau sifat-sifat wanita yang masih hidup. Maksud ucapan tersebut adalah nyanyian nyanyian yang bercampur dengan hal-hal yang telah dilarang oleh syara'. Mengenai seni kaligrafi, seni arsetektur, seni ukir seni bela diri dan sebagainya, Islam membolehkan asal tidak bertentangan dengan normal agama.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) Novi Trina Sari
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar menggunakan pendekatan CTL dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional, untuk menelaah perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah antara siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah pada siswa yang belajar dengan pendekatan CTL, untuk melihat apakah terdapat pengaruh atau interaksi antara faktor pendekatan pembelajaran yang diberikan dengan faktor kategori kemampuan siswa menyangkut peningkatan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan dua kelas, yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan pre-test post-test group design. Instrumen yang digunakan adalah tes. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN Rukoh Banda Aceh, sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yaitu VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan VIII- 4 sebagai kelas kontrol dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dilakukan terhadap rataan gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan Uji-t. Pengolahan data menggunakan Software SPSS 14,0 for Window dan Microsoft Office Excel 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah siswa ditinjau secara keseluruhan dan kategori kemampuan matematika siswa. Pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual secara signifikan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM IMPLEMENTASI KTSP Ema Sulastri
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.494

Abstract

Dalam tulisan ini penulis menekankan bahwa Pendidikan yang dilaksanakan  harus dapat mengikuti perkembangan zaman. Di era globalisasi sekarang ini kebutuhan akan teknologi di bidang pendidikan mutlak adanya, teknologi memegang peranan  penting  terhadap keberhasilan kegiatan yang dilaksanakan oleh manusia. Oleh karena itu pihak pemerintah memasukkan kurikulum yang mempelajari tentang teknologi di sekolah. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Agar implementasi KTSP oleh guru dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan, maka guru membutuhkan layanan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar di kelas yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sesuai tugas dan fungsinya, layanan dan bantuan ini semestinya dilakukan. Dalam proses pendidikan, kegiatan pembelajaran merupakan bagian tidak terpisahkan dalam upaya peningkatan prestasi belajar peserta didik dan mutu sekolah. Program bantuan yang diberikan kepada guru harus berdasarkan penelitian atau pengamatan yang cermat dan penilaian yang objektif serta mendalam dengan acuan perencanaan program pembelajaran yang telah dibuat sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Dengan demikian, dalam kegiatan pembelajaran bantuan yang diberikan itu harus mampu memperbaiki dan mengembangkan situasi belajar mengajar.
THE CONCEPT OF TEACHER EDUCATION PROGRAM: THEORITICAL AND PRACTICAL siti safura
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.495

Abstract

The aim of teacher education program is to produce a competent teacher for the next future. Teacher quality is always named as the most significant efficiency of teacher education program. This paper discusses the concept of teacher education program that influence the performance of teacher. This paper aims to analyze the teacher preparation program and ponder the preparation program in creating novice teacher to be the professional teacher for future. This paper serves the view of the teacher education program and how this program prepares novice teacher in Indonesia. This paper also focuses on whether this program constitutes as a program that enable the student teachers in implementation their tasks in the teaching process for the future. The result of this program is expected to be able to deliver the professional and competent educators.
RESPON MUZAKI TERHADAP PENERAPAN LAYANAN ELEKTRONIK BANKING PADA LEMBAGA ZAKAT DOMPET PEDULI UMMAT DARUTTAUHID (DPU- DT) Ahlan Nur
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon muzaki terhadap penerapan layanan elektronik banking pada lembaga zakat Dompet Peduli Umat (DPU-DT) Cabang Yogyakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya muzaki lembaga zakat DPU DT dalam penggunaan layanan elektronik banking yang diterapkan oleh lembaga zakat tersebut. Dalam peneltian ini diajukan model penelitian untuk menganalisis respon muzaki terhadap penerapan layanan elektronik banking. Adapun respon dalam penelitian ini meliputi persepsi, sikap dan kepercayaan terhadap minat menggunakan layanan elektronik banking. Penelitian ini menggunakan sampel 69 orang muzaki DPU-DT yang merupakan donatur tetap namun belum menggunakan layanan elektronik banking. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Sederhana pada Program SPSS. Hasil analisa data menunjukkan bahwa persepsi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan layanan elektronik banking, sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan layanan elektronik banking, serta kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan layanan elektronik banking.
THE STUDENTS’ PERCEPTIONS ON SELF-REFLECTION SHEET IN MICROTEACHING CLASS Cut Mawar Helmanda
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.496

Abstract

Microteaching lesson has been implemented to train the student teachers to be able to deliver their teaching material. Most students feel the anxiety at the beginning of the lesson periode. To reduce this feeling, the lecturer ask the students to write down a single-paper self experience that they have got through their teaching simulation performace. This study was gained to get the information about students’ perceptions on self-reflection sheet in microteaching class. The opened-questionnaires sheet were shared by the writer to the students English teachers who studied microteaching lesson in sixth semesterin 2016-2017 academic year of Muhammadiyah Universiy Aceh. Here the writer wanted to know  whether the self-reflection sheet gives the positive aspect or not. The sample of this study was random sampling. The subject of this research were 10 students from one unit microteaching. The subject described that the self-reflectin sheet gave them the drawn of what they felt and did during their performance, so that they could do better things in the next round teaching simulation and feel there was something positive happened. By having self-reflection sheet, the student teachers realized their weaknesses in their teaching performance.
PENGUKURAN KINERJA SEKOLAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN Balenced Scorecard Restu Andrian
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.491

Abstract

Kinerja menjadi tolak ukur berhasil tidaknya suatu organisasi. Keberhasilan suatu organisasi tergambarkan dari capaian yang dihasilkan dengan standar tujuan dari organisasi tersebut. Sekolah sebagai bagian dari organisasi pendidikan tentu memiliki andil besar dan tujuan dalam proses meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah sebagai suatu organisasi memiliki kewenangan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Untuk mengetahui sejauhmana keefektifak kinerja sekolah tentu harus dilakukan pengukuran yang sistematis dan rasional agar tujuan yang ingin dicapai dapat terlaksana dengan baik. Balance Scorcard merupakan salah satu alat ukur kinerja yang beorientasi pada pandangan strategis ke masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengkaji kinerja pada SMP Negeri 2 Darul Imarah dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard.
PENDIDIK MODERN (SUATU ANALISIS ASPEK KETELADANAN) Nurbayani Nur
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.497

Abstract

Tulisan ini membahas tentang prospek masa depan pendidik muslim di tengah percaturan global. pendidik memiliki kedudukan  yang tinggi dalam mengembangkan kualitas peserta didik baik kognitif, afektif dan psikomotor.Namun di tengah-tengah derasnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, ditambah lagi dengan semakin menurunnya intensitas hubungan pendidik dengan peserta didik, maka intensitas pembinaan kepribadian kepada peserta didik dirasakan semakin menurun.Aspek keteladanan pendidikpun mulai pudar. Hal demikian  telah membuat banyak pihak  mempertanyakan kembali tentang prospek masa depan  pendidik muslim saat ini. Menghadapi persoalan pembinaan moral pendidik, pemerintah telah mengupayakan pendidikan karakter diterapkan dalam proses pendidikan di Indonesia. Prospek pengembangan kepribadian menjadi pekerjaan utama pengembangan pendidikan di Indonesia.Berbagai indikasi kebobrokan moral peserta didik juga dialamatkan kepada moralitas pendidik yang belum baik.Ditambah lagi dengan sulitnya menemukan pendidik yang dapat diteladani.Konsep dasar yang dibangun dalam kajian ini adalah konsep pendidikan Islam dimensihistoris tentang pendidik di era klasik.Pemikiran sejarah pendidikan Islam telah meletakkan pondasi  kemajuan intelektual Islam. hal utama  yang mendorong kemajuan intelektual Islam adalah interaksi pendidik dan peserta didik yang tidak terputus. Di antara peserta didik  secara personal memiliki sikap kritis dan imajinatif mencintai karya-karya gurunya serta mempopulerkannya. Komitemen dan cinta pada pendidiknya diawali oleh komitmen yang ditanamkan oleh pendidik dalam proses pendidikan yang diselenggarakannya. 
MENGELOLA KONFLIK DI SEKOLAH MANAGING CONFLICTS IN SCHOOL Amin Haris
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 4, No 1, April (2017)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v4i1.492

Abstract

Konflik tidak selalu harus dipersepsikan dengan sebuah menghancurkan atau merusak suatu sekolah. Secara seksama kehadiran konflik di sekolah ada yang merusak dan ada yang memberikan kekuatan baru bagi perubahan sekolah dan untuk orang-orang di dalamnya. Metode untuk mengetahui apakah konflik dapat merusak atau membangun dapat dilakukan melalui suatu studi analisis mendalam, dengan mengetahui terlebih dahulu apa penyebab terjadinya konflik, apa motif konflik, mengapa konflik bisa terjadi. Dari berbagai studi, konflik di sekolah disebabkan oleh kepala sekolah tidak transparan dalam pelaporan keuangan, arogan terhadap guru, siswa dan staf; membuat kebijakan sesuka hati; melakukan pengutan liar, dan guru melakukan kekerasan terhadap siswa pada saat jam pelajaran berlangsung. Konflik dapat membangun suatu sekolah, yaitu para personil sekolah mendorong konflik untuk dihadirkan sehingga pemimpin dapat menyadari bahwa di sekolah harus ada perubahan dalam manajemen kepemimpinan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10