cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Populasi
ISSN : 2476941X     EISSN : 08530262     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Populasi is a journal discussing population and policy issues. Populasi is published regularly twice a year in June and December. The Editorial Board receives manuscripts based on research, both on theoretical and empirical, related to population, policy, poverty, family planning, reproduction health, employment, environment and population, migration, crime, juvenile delinquency, and other issues related to the big theme in population and policy.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
Komunikasi Interpersonal antara Orang Tua dan Anak Remaja serta Identitas Diri Remaja: Studi di Bina Keluarga Remaja Parupuk Tabing, Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat Agus Irianto; Hasdi Aimon; Herman Nirwana; Agung Tri Prasetya
Populasi Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.913 KB) | DOI: 10.22146/jp.38686

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan komunikasi interpersonal antara orang tua dengan anak remajanya serta ketercapaian identitas remaja guna pembinaan program Bina Keluarga Remaja (BKR) oleh petugas dan konselor. Metode yang digunakan merupakan bagian dari pengembangan model ADDIE. Penyusunan tes melibatkan tiga ahli serta pelaksaannya dibantu oleh Pembina BKR dan konselor. Instrumen yang digunakan berbentuk pertanyaan dan pengukuran kepribadian yang menggunakan Skala Likert. Analisis data dilakukan dengan deskripsi dan hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat komunikasi antara orang tua dan anak remajanya masih sedang dan cenderung rendah. Tingkat kelayakan materi berada pada kategori sangat layak. Untuk itu, perlu dikembangkan modul yang dapat digunakan oleh orang tua dan anak remajanya yang dapat membentuk komunikasi interpersonal efektif antara orang tua dan anak remajanya.
Sinergi untuk Inovasi Muhadjir Darwin
Populasi Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.525 KB)

Abstract

Judul: The Triple Helix: University-Industry- Government Innovation and Enterpreneurship Penulis: Henry Etzkowitz & Chunyan Zhou Penerbit: RoudledgeCetakan: Kedua, 2018 Tebal: 328 halaman 
Ketidaktercapaian Bonus Demografi: Pembelajaran dari Sumatera Barat Dian Sri Andriani; Agus Joko Pitoyo; Evita Hanie Pangaribowo
Populasi Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.479 KB) | DOI: 10.22146/jp.38685

Abstract

Indonesia telah memasuki fase bonus demografi sejak tahun 2012 ketika beban ketergantungan penduduk berada di bawah 50 per 100 penduduk produktif. Namun, berdasarkan proyeksi beban ketergantungan penduduk tahun 2010-2035 tidak semua provinsi di Indonesia akan meraih bonus demografi, salah satunya adalah Provinsi Sumatera Barat. Besarnya beban ketergantungan penduduk Sumatera Barat tercermin dari pergeseran struktur umur penduduk yang dipengaruhi oleh dinamika demografi yang berlangsung dari beberapa dekade sebelumnya. Tulisan ini akan menguraikan secara time series berlangsungnya ketiga komponen demografi di Sumatera Barat. Tren mortalitas bayi dan anak mengalami penurunan, bahkan pada 2012 telah mengindikasikan berada di akhir masa transisi demografi. Namun, penurunan mortalitas tersebut tidak diiringi dengan penurunan fertilitas yang signifikan. Tingkat fertilitas yang masih tinggi menjadi penyumbang bertambahnya beban ketergantungan penduduk muda. Kondisi tersebut diperparah dengan angka migrasi neto yang konsisten minus di setiap periode sehingga proporsi penduduk umur produktif tidak mengalami penambahan yang signifikan.
Representasi Perempuan Pekerja Migran menurut Laki-laki di Kota Palembang Armansyah Armansyah; Mirna Taufik
Populasi Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.704 KB) | DOI: 10.22146/jp.38687

Abstract

Partisipasi perempuan dalam lapangan kerja terus meningkat. Mereka rela melakukan migrasi ke tempat yang jauh dari keluarga untuk mencari pekerjaan. Dulu perempuan bermigrasi pada jarak yang dekat, tetapi saat ini mereka dapat bermigrasi sampai lintas negara. Penelitian ini bertujuan menjelaskan representasi perempuan pekerja migran menurut laki-laki di Kota Palembang. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari wawancara terhadap informan yang dipiilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan reduction,display, dan conclusion, sedangkan keabsahan data menggunakan derajat credibility melalui tahapan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan representasi laki-laki di Kota Palembang terhadap perempuan pekerja migran adalah baik. Budaya perempuan bermigrasi dan bekerja dianggap hal yang biasa dan baik pada era modern sekarang ini. Secara umum, perempuan dianggap lebih baik jika bekerja dekat dengan lingkungan keluarga. Namun, jika harus bermigrasi, disarankan keluarga (suami dan anak) hendaknya ikut serta. Sebagian besar informan mendukung pasangannya bekerja dan bermigrasi, serta bentuk dukungan yang diberikan, seperti membantu pekerjaan rumah, mencuci, menyapu, dan mengurus anak.
Upaya Peningkatan Peserta KB Aktif dalam rangka Pencapaian Target Renstra BKKBN 2015-2019 di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan Sukmaniar Sukmaniar; Wahyu Saputra; Dani Saputra
Populasi Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.463 KB) | DOI: 10.22146/jp.38688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan peserta KB aktif untuk mencapai target Renstra BKKBN 2015-2019 di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab rendahnya peserta KB aktif adalah pemahaman bahwa banyak anak banyak rezeki, kekhawatiran merasa kesepian jika memiliki sedikit anak, masih berkeinginan mendapatkan anak dengan jenis kelamin yang berbeda, status pekerjaan suami, tidak memahami pentingnya KB, tidak ada alat/cara KB yang sesuai dengan keinginan, dan tidak ada kegiatan/program KB. Upaya peningkatan jumlah peserta KB aktif dapat dilakukan dengan cara memberikan bantuan dana, pelatihan, manajemen sosialisasi, dan pelatihan alat KB pada PUS, kerja sama dengan pemangku kepentingan, pendekatan tokoh masyarakat, bantuan alat dan pemasangan kontrasepsi secara gratis, pemberian apreasiasi kepada pengguna KB, melakukan monitoringdan evaluasi serta umpan balik, tinjauan kembali dari hasil monitoring dan evaluasi agar dapat diperbaiki pada program KB berikutnya demi tercapainya target Renstra BKKBN 2015-2019.
Kualitas Perparkiran Kota Yogyakarta dari Multiperspektif Eddy Kiswanto; Triyastuti Setianingrum
Populasi Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.134 KB) | DOI: 10.22146/jp.38689

Abstract

Tulisan ini memperlihatkan kepuasan masyarakat terhadap pengelolaan perparkiran yang diselenggarakan Dinas Perhubungan. Penilaian tingkat kepuasan masyarakat dilihat dari berbagai perspektif, yaitu perspektif pengguna parkir, juru parkir (jukir), dan masyarakat di sekitar lokasi parkir. Penilaian nilai indeks menunjukkan semakin tinggi nilai indeks, maka semakin baik pelayanan publik demikian pula sebaliknya. Berdasarkan data, fasilitas di Tepi Jalan Umum (TJU) dan Tempat Khusus Parkir (TKP) dinilai kurang baik. Biaya pelayanan di TJU dinilai tidak baik, sedangkan biaya pelayanan di TKP dinilai kurang baik. Aktivitas parkir di TJU dan TKP dinilai mengganggu oleh masyarakat sekitar lokasi parkir. Aktivitas parkir jugadinilai mengganggu aktivitas lalu lintas, masyarakat, dan menimbulkan kebisingan. Namun, masyarakat sekitar tidak keberatan dengan aktivitas perparkiran. Keberadaan jukir dinilai membantu mengurangi aktivitas parkir yang mengganggu aktivitas lalu lintas tersebut. Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap juru parkir (jukir) menunjukkan seragam Jukir dinilai kurang dan aspek pembinaan dinilai relatif baik. Sementara itu, indeks multiperspektif menunjukkan nilai kurang baik.
Socio-Economic and Living Conditions of Internal Migrant Labour Living in Visakhapatnam City, India Godi Rajendra Varma; Godi Sudhakar
Populasi Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.936 KB) | DOI: 10.22146/jp.44147

Abstract

India has seen a high internal migration rate in recent years and among the internal migrants, there is a substantial proportion of poorer migrants involved in low paid and low earning jobs. The present paper reports few socio-economic characteristics and their living conditions of poor migrant labour living in Visakhapatnam city, India, which is one of the world’s fastest growing cities. Migration is one of the reasons for its growth. Data were collected from a sample of 2000 households (with migration duration of 30 days to 10 years) living in 10 slums. This study reveals that migrants are living in sub-human living conditions and are vulnerable to all sorts of risks. It further reports the poor quality of living conditions and services. The vulnerability is a state of being exposed to or susceptible to neglect, which leads to less control over the resources available in the city. They also encounter several constraints such as lack of political voice and basic facilities, low-paid, insecure and hazardous working conditions and less or no access to health care and education. Hence, the government has to recognize poor migrants as a vulnerable urban section that needs special and targeted interventions to improve their living conditions.
Perawatan Lansia: Menerjemahkan Peraturan Nasional ke dalam Program Lokal di Kota Yogyakarta Yuni Hastuti; Muhadjir Darwin; Sukamdi Sukamdi; Agus Heruanto Hadna
Populasi Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.195 KB) | DOI: 10.22146/jp.44148

Abstract

One of the important issues related to the elderly is the elder people is significantly increase in the number. In accordance to that, the problems faced by the elderly are also increase and vary. This study aims to examine whether the regulation as the basis for policy formulation and elderly care programs is sufficient. Besides that, this study also tends to identify the translating of existing regulations into elderly care programs in City of Yogyakarta. To answer these problems, research was conducted by combining three ways: document study, survey and qualitative study through in-depth interviews with stakeholders in City of Yogyakarta.The results show that normatively regulation at the national and provincial levels are sufficient as a basis for the formulation of elderly care policies. Nevertheless another serious problem is the operationalization of regulations into the program. The mandate in the law or other regulations was not fully be fulfilled at the level of programs and activities. At the operational level, several programs that have been carried out in City of Yogyakarta have been able to respond to the needs of the elderly. The survey shows that most of the elderly need to join a gathering of fellow seniors and this has been responded to by Rusela program (healthy elderly homes). However there are still some needs, especially regarding the economy and health that have not been responded optimally.
Aktor dan Konfigurasi Subsistem dalam Perubahan Kebijakan Pengolahan Sampah Menjadi Listrik di Provinsi DKI Jakarta Sri Utami Gayatri; M. Baiquni; Muhadjir Darwin; Tumiran Tumiran
Populasi Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.662 KB) | DOI: 10.22146/jp.44149

Abstract

Population growth in DKI Jakarta Province continues to increase. The consequence of population increase is indeed in the volume of waste which also continues to increase and at the same time the need for energy is increasing. Since 2011 DKI Provincial Government has implemented waste to energy (WTE) in Bantargebang TPST, but it was not as the main processing unit. Since 2011, DKI Provincial Government has also compiled a plan (2012-2032 Waste Management System Master Plan) to make WTE as a central processing unit by making an Intermediate Treatment Facility (ITF) at four points in DKI Jakarta Province. It was only in 2018, one ITF in Sunter began to be built. To unravel the problem of the slow implementation of RISPS, researcher tried to map the existing network of actors and to explore the extent to which the configuration of the subsystem accepted new ideas and actors in the context of accelerating WTE development. The results of this study indicated that the policy change process runs gradually paradigmatically oriented to policy goals in an open subsystem.
Kinerja Pendidikan Dasar Setelah Sembilan Tahun Otonomi Asimetris di Provinsi Papua Barat Mohammad Uswanas; Yeremias T. Keban; Agus Heruanto Hadna; Pande Made Kutanegara
Populasi Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.997 KB) | DOI: 10.22146/jp.44150

Abstract

Special Autonomy (Otsus) for Papua and West Papua is expected to improve people’s welfare comprehensively. The implementation of Otsus for Papua and West Papua has emphasized on the development or improvement of education, particularly basic education, particularly the basic education. The granting of Otsus status is accompanied by a sufficient financial supports to conduct development programs in both provinces. However, a question has araised which needed to be answered. Did the large financial support could significantly increase the coverage as well as improve the quality of basic education services in West Papua Province? The purpose of this study is to determine the driving and hindering factors of education performance in West Papua Province by utilizing descriptive-evaluative methods and ex-post facto. Secondary data is obtained from relevant institutions and pimary data is obtained from in-depth interviews, participatory observations, document reviews and Focus Group Discussions (FGD). The study reveals that the policy of asymmetric decentralization education in West Papua Province is far from expectations. Factors that hindered the improvement basic education in West Papua Province are policy implementations, standardization of achievements, regional sovereignity in preparing program plans and action plans. Asides from that were specific factors, such as accessibilty, school proximity, geographical constraints and low dedication of teachers.

Filter by Year

1990 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 33, No 2 (2025) Vol 33, No 1 (2025) Vol 32, No 2 (2024) Vol 32, No 1 (2024) Vol 31, No 2 (2023) Vol 31, No 1 (2023) Vol 30, No 2 (2022) Vol 30, No 1 (2022) Vol 29, No 2 (2021) Vol 29, No 1 (2021) Vol 28, No 2 (2020) Vol 28, No 1 (2020) Vol 27, No 2 (2019) Vol 27, No 1 (2019) Vol 26, No 2 (2018) Vol 26, No 1 (2018) Vol 25, No 2 (2017) Vol 25, No 1 (2017) Vol 24, No 2 (2016) Vol 24, No 1 (2016) Vol 23, No 2 (2015): Desember Vol 23, No 1 (2015) Vol 23, No 1 (2015): Juni Vol 22, No 1 (2011): Juni Vol 20, No 1 (2009): Juni Vol 18, No 2 (2007): Desember Vol 18, No 1 (2007): Juni Vol 17, No 2 (2006): Desember Vol 17, No 1 (2006): Juni Vol 16, No 2 (2005): Desember Vol 16, No 1 (2005): Juni Vol 15, No 1 (2004): Juni Vol 14, No 2 (2003): Desember Vol 14, No 1 (2003): Juni Vol 13, No 2 (2002): Desember Vol 13, No 1 (2002): Juni Vol 12, No 2 (2001): Desember Vol 12, No 1 (2001): Juni Vol 11, No 2 (2000): Desember Vol 11, No 1 (2000): Juni Vol 10, No 2 (1999): Desember Vol 10, No 1 (1999): Juni Vol 9, No 2 (1998): Desember Vol 9, No 1 (1998): Juni Vol 8, No 2 (1997): Desember Vol 8, No 1 (1997): Juni Vol 7, No 2 (1996): Desember Vol 7, No 1 (1996): Juni Vol 6, No 2 (1995): Desember Vol 6, No 1 (1995): Juni Vol 5, No 2 (1994): Desember Vol 5, No 1 (1994): Juni Vol 4, No 2 (1993): Desember Vol 4, No 1 (1993): Juni Vol 3, No 2 (1992): Desember Vol 3, No 1 (1992): Juni Vol 2, No 2 (1991): Desember Vol 2, No 1 (1991): Juni Vol 1, No 2 (1990): Desember Vol 1, No 1 (1990): Juni More Issue