cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
PENYELESAIAN RIEMAN UNTUK MODEL BENDUNG RUNTUH N. widiasmadi
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i1.656

Abstract

Hampiran Riemann merupakan pendekatan untuk dapat melihat fenomena aliran gelombang permukaan dengan cara merambatkan informasi di arah sepanjang garis karakteristiknya. Secara ilmu  hidrostatik, pemecahan Riemann     (Riemann solver ) berawal dari soal Riemann   (Riemann problem), yang merupakan masalah kejut dalam aliran mampat, aliran tak bertahanan (compressible inviscid flow) yang mana G.F. Bernhard Riemann mencoba menyelesaikannya pada tahun 1858. Persoalan ini dalam pustaka aerodinamika dikenal sebagai  soal tabung kejut  (shock tube problem) di mana alirannya dimodelkan sebagai persamaan Euler (Soegandar, 2004).  Bentuk persamaan ini memungkinkan penyelesaian langsung secara  analitik eksak dari aliran tak bertahanan dan tak-tunak. Gagasan dasar dari persoalan Riemann kemudian  dikembangkan kurang lebih 101 tahun kemudian oleh S.K. Godunov (1959) dengan cara penyelesaian analitik, di mana persamaan Euler hanya berlaku untuk daerah setempat (local region ) dari medan aliran (Toro, 1999). Dengan merakit kepingan-kepingan penyelesaian analitik eksak maka diperoleh sintesis seluruh medan aliran. Operasionalisasi dari falsafah Godunov ini adalah dengan membagi-bagi medan fisik aliran menjadi sel-sel yang saling merapat, sehingga persamaan Euler dapat diselesaikan secara analitik eksak untuk masing-masing unsur. Parameter aliran dilambangkan sebagai vektor arus  U  dan dianggap tetap nilainya di dalam sel. Dengan demikian pada antar muka dua unsur yang berdekatan dapat memiliki nilai parameter arus U  yang berbeda. Dalam lingkup fisika aliran, perbedaan yang kecil ini merupakan  kejut-kejut lembut  (infinitesimal shock or wavelets) yang dapat dimuluskan, tetapi bila terjadi perbedaan yang besar  akan menandai adanya kehadiran kejut. Dengan demikian falsafah Godunov sangat berbeda dengan falsafah numerik yang telah dikenal sebelumnya di mana persamaan St. Venant dikepingkan sebagai selisih hingga, unsur hingga atau volume hingga, di mana seluruh penyelesaian dari persamaan diferensial atau integral pengatur sekaligus menyapu seluruh ruang aliran.   Kata kunci : Riemann solver , Riemann problem, local region, vektor arus U, shock
SISTIM TRANSMISI LOKOMOTIF DIESEL H. Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i1.657

Abstract

Ketera api merupakan alat transportasi masal yang masih menjadi andalan di Indonesia. Sistim penggerak pada kereta api dapat berupa motor diesel atau listrik. Sistim transmisi lokomotif diesel dibedakan menjadi sistim transmisi diesel Hidrolis dan sisstim transmisi elektris. Kata kunci : Kereta api, Lokomotif, Transmisi
STUDI UNTUK EFEK KOMBINASI LAMANYA IRRADIASI DALAM UDARA DAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA KEAUSAN UHMWPE S. M. B. Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i1.658

Abstract

Lapisan femoral head dalam vivo yang rusak dapat menyebapkan keausan menyerupai cup (cangkir). Oksidasi dan lamanya setelah sterilisasi dengan gamma irradiasi di udara, dapat merubah sifat mekanik dan keausan untuk ultra high molecular weight polyethylene (UHMWPE). Pembelajaran kombinasi efek merubah sifat material  untuk keausan UHMWPE pada kekasaran yang sama, reprensentif femoral heads baru dan kerusakan dan kerusakan dalam vivo. Tingkat keausan atas tri-  pin ondisc trobometer di solusi protein. Pembanding keausan menggunakan tiga kekasaran permukaan yang sama spesimen dibuat dari polyethylene  acetabular cups pada umur sama (3-12 bulan) setelah gamma irradiasi dalam udara. Untuk pembanding keausan dibuat spesimen kontrol tanpa sterisasi tes keausan/ mm dibawah inisial sambungan permukaan cups dengan posisi degradasi tinggi tingkat keausan UHMWPE yang disteril dengan gamma irradiasi diudara menunjukkan penambahan yang signifikan. Dengan waktu pada senua kondisi permukaan, tingkat keausan semua material pertambahannya mencolok pada  penambahan kekasaran permukaan tetap masih sama tergantung umur material efek kombinasi dan lamanya penambahan kekasaran permukaan mempunyai efek dramatik (penambahan sampai 2000 fold) pada tingkat keausan.  Lamanya kerusakan polymer dan femoral head disebutkan karena penambahan keausan dalam vivo.  Hasil dari demontrasi adalah variabel dapat membuat synergystically mencolok untuk tingkat efek UHMWPE. Kata kunci : UHMWPE, Efek Kombinasi, Irradiasi
PERHITUNGAN GAYA DRAG PADA BENDA UJI PELAT PERSEGI DATAR MENGGUNAKAN LOW SPEED WIND TUNNEL . Muchammad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i1.659

Abstract

Aerodinamika merupakan salah satu cabang ilmu dinamika fluida yang mempelajari khususnya gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda yang berada di dalam suatu aliran fluida. Pemecahan masalah-masalah aerodinamika pada umumnya melibatkan penghitungan berbagai macam sifat dari aliran yang terjadi, seperti kecepatan, tekanan, masa jenis ataupun temperatur, sebagai suatu fungsi terhadap ruang dan waktu. Dengan mempelajari pola-pola aliran yang ada, maka akan memungkinkan untuk menghitung ataupun memperkirakan gaya dan momen yang bekerja pada benda yang terdapat pada aliran tersebut. Informasi secara eksperimen yang berguna dalam pemecahan masalah aerodinamika dapat diperoleh melalui bermacam metode, dan salah satu metode tersebut yaitu dengan menggunakan wind tunnel. Karena dengan metode ini memungkinkan untuk penggunaan model dan pembuatannya relatif mudah, wind tunnel menjadi suatu alat yang ekonomis serta akurat dalam rangka penelitian aerodinamika.  Wind tunnel yang digunakan adalah low speed wind tunnel tipe terbuka. Prinsip kerja dari wind tunnel ini adalah menggerakkan udara dengan fan hisap dibagian belakang dan meletakkan benda uji pada external  balance yang berfungsi untuk mengukur gaya yang bekerja pada benda tersebut. Disini pengujian dilakukan pada pelat tipis persegi, terbuat dari logam galvanis dengan panjang sisinya adalah 70 mm. Dari pengujian ini, untuk variasi kecepatan dari 10.21 m/s sampai dengan 20.69 m/s, pada benda uji berbentuk pelat datar persegi diperoleh nilai gaya drag (FD) pada kisaran 0.35 N - 1.36 N, bilangan Reynolds (Re) pada kisaran 68000  - 139000, dan nilai koefisien drag (CD) pada kisaran 1.16 s/d 1.27. Kata kunci : Low Speed Wind Tunnel, Square Flat Plate, External Balance, Drag, Coefficient of Drag, Reynolds Number
ENGINE STAND SISTEM PENGISIAN MESIN BENSIN EMPAT SILINDER A. Walujodjati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i1.660

Abstract

Pada saat ini perkembangan dunia industri semakin maju pesat, bersamaan dengan daya perkembangan zaman. Oleh karena itu sumber daya manusia sangatlah diperlukan menghadapi persaingan, guna mendapatkan kesempatan untuk kerja yang lebih baik. Sehubungan dengan hal tersebut, maka kita harus mempunyai ketrampilan dan keahlian yang dapat kita jadikan modal dasar kita dalam bersaing pada masa sekarang ini.  Dalam dunia otomotif, kita tentu mengenal istilah Motor Bensin atau Motor Diesel. Yang dimaksud dengan motor Bensin yaitu motor yang melakukan pembakaran bahan bakar didalam silinder dengan bantuan percikan bunga api dari busi. Motor ini menggunakan bahan bakar bensin sebagai penghasil sumber tenaga. Mesin bensin pada mobil banyak jenisnya menurut jumlah silinder yang ada pada mesin tersebut. Jumlah silinder pada mesin yang ada diataranya Mesin dengan 2 buah silinder, Mesin dengan 4 buah silider, Mesin dengan 6 silinder, Mesin dengan 8 silinder  Maksud dari mesin bensin 4 silinder yaitu mesin bensin yang mempunyai 4 silinder yang bekerja dalam proses pembakaran bahan bakar untuk menghasilkan tenaga. Mesin ini menggunakan busi untuk mengadakan pembakaran, sedangkan percampuran  bahan bakar dilakukan didalam karburator, kemudian disemprotkan keruang bakar yang akhirnya akan terbakar oleh percikan bunga api dari busi.  Kata kunci : Engine Stand, Sistem pengisian, Mesin bensin 4 silinder
KESALAHAN EKSTERNAL PADA EKSPERIMEN T. Priangkoso
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i1.661

Abstract

Suatu persamaan dapat menimbulkan kesalahan eksternal di dalam eksperimen, karena itu harus diperhitungkan sebagai kesalahan hasil eksperimen.  Kesalahan eksternal memperhitungkan kesalahan akibat persamaan yang variabelnya diperoleh dari hasil pengukuran. Dengan demikian kesalahan yang terjadi tidak hanya karena kesalahan pengukuran. Kesalahan eksternal yang mungkin timbul karena persamaan diperoleh dengan mendeferensiasi persamaan tersebut. Kata kunci: kesalahan eksternal, persamaan perkalian, diferensial.
KAJIAN DEHIDROGENASI PROPANA MENJADI PROPILEN MENGGUNAKAN MODIFIED POROUS MEMBRANE REACTOR (MPMR) I. Hartati; M. E. Yulianto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i2.662

Abstract

Propilen merupakan bahan baku induk untuk pembuatan bahan antara seperti polipropile,  polipropilen oksida, acrolein, dan berbagai bahan baku industri lainnya. Kebutuhan dunia akan propilena semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan dunia akan plastik. Propilen umumnya dihasilkan melalui perengkahan naphta yang dilanjutkan dengan reaksi dehidrogenasi propana. Teknologi dehidrogenasi propana secara konvesional menggunakan  packed bed reactor. Akan tetapi, keterbatasan kondisi termodinamika  merupakan masalah yang signifikan untuk meningkatkan konversi. Produk dari reaktor ini masih memerlukan proses pemurnian menggunakan cara distilasi agar dapat dicapai tingkat kemurnian tertentu. Reaktor membran berkatalis adalah metode alternatif untuk meningkatkan konversi suatu reaksi sambil tetap menjaga selektivitas produk reaksi dan laju deaktivasi katalis tetap berada pada batas yang diperbolehkan. Teknologi terbaru untuk proses dehidrogenasi yang telah dikembangkan adalah menggunakan  Modified Porous Membrane Reactor  (MPMR).  Porous Membrane Reaktor dimodifikasi dengan penambahan katalis pada sisi sweep gas dan pada sisi reaktan. Katalis yang biasa digunakan dalam reaksi menggunakan Membrane Reactor  adalah katalis padat.  Keunggulan dari  Modified Porous Membrane Reactor antara lain: harga membran yang lebih murah dan perolehan hasil yang lebih besar karena konversi reaksi lebih besar bila dibandingkan penggunaan reaktor bermembrane lainnya.  Modified porous membrane reactor berpotensi sebagai reaktor dalam proses dehidrogenasi propana menjadi propilen dengan kemurnian yang lebih tinggi. Kata kunci: dehidrogenas,  modified porous membrane reactor,  propilena.
PENURUNAN PERSAMAAN ST. VENANT UNTUK DASAR BERBAGAI KASUS DINAMIKA FLUIDA N. Widiasmadi
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i2.663

Abstract

The shallow water wave’s equation represents rapid unsteady flow frequently attended by shock waves. For shock phenomena, the influence of bottom friction may be assumed marginal, as the bottom width where shock arises is relatively very thin compared to the scale of the flow domain. However, the energy loss across the shock is significant. This energy loss is attributed to the internal stresses within the very thin infinitesimal shock interface. For practical computation, the contribution of the internal friction may be incorporated in the wall friction, in other words the internal stresses can be represented as Manning frictional resistance. Frictions either wall friction, surface friction, or internal friction between fluid particles are the sources or sinks of momentum.  Strong simplification of modeling of the free surface shallow flows is necessary for the computer simulation. The material on the basis of shallow water models is essential, even considering a numerical method of any kind,  similar to most of the shock-capturing numerical methods on the utilisation of  local Riemann problem solution, both for the exact or approximate. However the role of the Riemann problem is wider. The Riemann problem can be useful in theoretical studies  of simple shalow water models; it can also be used in conjunction with other numerical solution. This research deals with shock-capturing, finite volume numerical  methods, particular devoted to the details of numerical methods of the shock-capturing type. Some hypothetical tests are modeled as a shallow water wave equation, which therefore can be cast as Riemann Problem,  solved by utilizing   the Godunov’s type solution. Finite volume methods of the Godunov type are used for the purpose of solving numerically the time-dependent, non-linear shallow  water equations.  Key words : shallow water, homogeneous, shock, sources, sinks, Riemann   problem, finite volume,  shock-capturing, Godunov’s type.
PERLAKUAN PERMUKAAN DENGAN DEPOSISI UAP FISIS H. Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i2.664

Abstract

Perlakun permukaan adalah suatu  rekayasa bahan untuk mendapatkan matrial dengan permukaan dengan karrakterisasi yang berbeda antara inti dan permukaannya.  Kekerasan, ketahanan aus, kekuatan adalah sifat sifat yang harus dimiliki sebuah kontruksi, untuk kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan perlakuan permukaan (surface treatment). Metode perlakuan sudah banyak dikembangkan seperti elektroplating, elektroforming, desposisi uap. Phisical  Vapour Deposition (PVD) adalah metode pelapisan secara moderen dengan cara menguapkan bahan pelapis secara fisik atau mekanik dan mengembunkan pada subtrat atau material yang akan dilapisi pada suhu tertentu dalam kondisi vakum. Kata kunci : Pelapisan permukaan, substrat, uap
PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI PAKSA A. Walujodjati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v2i2.665

Abstract

Fenomena perpindahan panas berperan penting dalam beberapa persoalan industri dan lingkungan.Sebagaimana tempat penting pada produksi dan konversi energi. Tidak hanya satu penggunaan dalam tempat  ini yang tidak melibatkan efek perpindahan panas dalam berbagai proses. Di dalam pembangkit tenaga listrik, baik menggunakan bahan bakar nuklir, minyak, magneto hidrodinamik atau mengggunakan sumber bumi ada begitu banyak persoalan perpindahan panas yang harus dipecahkan.Adapun persoalan dalam perpindahan panas itu melalui proses konduksi, konveksi dan radiasi. Sedangkan hal yang sering terjadi suatu tantangan adalah diperlukan laju perpindahan panas semaksimal mungkin dan menjaga dalam satu kesatuan tentang ketahanan material pada lingkungan bertemperatur tinggi. Seperti halnya pada perpindahan panas secara konveksi.Perpindahan panas konveksi tergantung kepada viskositivitas sifat termal fluida. Hal tersebut dapat dimengerti karena viskositivitas mempengaruhi profil kecepatan sehingga mempengaruhi laju perpindahan energi di daerah dinding.Dalam proses perpindahan panas secara konveksi paksa yang mana alirannya disebabkan oleh beberapa cara yang berasal dari fan, pompa, blower. Seperti halnya proses perpindahan panas konveksi paksa dalam pipa dengan menggunakan blower DC. Kata kunci : perpindahan panas, konveksi paksa