cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 477 Documents
Analisis Pengaruh Besar Tegangan Terhadap Kekerasan dan Kekasaran Permukaan Baja ASSAB 760 Setelah Melalui Proses Pemesinan Wire Cutting Nidia Lestari; Joko Waluyo; Ellyawan Setyo Arbintarso; Arif Febriansyah
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8488

Abstract

Proses pemotongan logam merupakan proses pembentukan dengan cara menghilangkan kelebihan material dari benda kerja awal sehingga yang tersisa adalah geometri akhir yang diinginkan, baik dengan proses konvensional maupun non konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan terhadap kekerasan dan kekasaran  pada hasil proses pengerjaan menggunakan Wire EDM. Uji kekerasan menggunakan pengujian kekerasan rockwell menurut standar JIS Z 2245:2011, sedangkan  pengujian kekasaran permukaan menggunakan standar JIS 82.  Variasi tegangan yang digunakan adalah 5, 6, 7, 8 volt. Dari hasil pengujian didapat nilai kekerasan terendah yaitu 11,3 HRC pada tegangan listrik 5 volt, sedangkan nilai kekerasan tertinggi yaitu 18,67 HRC pada tegangan listrik 8 volt. Sedangkan nilai kekasaran terendah yaitu 1,606 µm terdapat pada tegangan listrik 5 volt, sedangkan nilai kekasaran tertinggi yaitu 3,491 µm pada tegangan listrik 7 volt.
Analisis Pengaruh Bentuk Shroud Terhadap Gaya Dorong Electric Ducted Fan Tabah Priangkoso; Suryadi Pamungkas; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8278

Abstract

Electric ducted fan (EDF) memiliki kelebihan dibanding sistem propulsi konvensional seperti mesin jet untuk digunakan dalam pesawat model atau pesawat ukuran penuh. Shroud mempunyai peran penting dalam mengarahkan udara agar fokus masuk ke dalam pusaran impeller. Udara yang masuk diteruskan ke belakang melalui duct dengan kecepatan lebih tinggi dibanding kecepatan masuk. Hal ini menghasilkan momentum yang menimbulkan gaya dorong. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh bentuk shroud terhadap gaya dorong yang dihasilkan. Pengujian gaya dorong dilakukan dengan simulasi menggunakan perangkat lunak komputer untuk memperoleh bentuk shroud yang paling efisien yang ditunjukkan dengan gaya dorong terbesar dari berbagai bentuk shroud. Pemodelan dilakukan dengan mencontoh produk yang sudah tersedia yaitu EDF FMS diameter duct 80 mm, jumlah bilah impeller 12, dan motor listrik seri 328021 2100KV. Simulasi dilakukan untuk radius shroud 5 mm, 6 mm, dan 7 mm dan masing-masing divariasikan dengan diameter shroud 102 mm,104 mm, 106 mm dengan kecepatan 60000 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin besar radius dan diameter shroud, makin besar gaya dorong yang diperoleh Gaya dorong terbesar dihasilkan oleh penggunaan diameter shroud 7 mm dan diameter 106 mm sebesar 34 N.
Sifat Fisik Papan Komposit Limbah Sekam Padi Berperekat Poliyester dengan Surface Metode Nurmala Shanti Dera
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8436

Abstract

Beras merupakanbahan pokok dalam kehidupan sehari-hari.Proses pengolahan padi menjadi beras menyisahkan limbah berupa partikel sekam padi. Partikel sekam padi inilah yang bisa digunakan sebagai bahan baku material papan komposite, mengingat kebutuhan akan material papan semakin meningkat dan limbah sekam padi yang tidak di olah oleh masyarakat sehingga hanya menjadi sampah yang tidak bernilai ekonomi maka penelitian ini dilakukan untuk menjawab beberapa persoalan tersebut.Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lapisan epoxy terhadap sifat fisik dari material papan komposit berbahan baku sekam padi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengujian secara eksperimen di laboratorium, penelitian ini dilakukan denganmemvariasikan fraksi volume partikel sekam padi 30 %, 40 %, 50 %, dan fraksi volume matriks resin polyester 60 %, 50 %, 40 % kemudian dilakukan surface treatment menggunakan EPOXI. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapat nilai rata-rata kerapatan teringgi pada fraksi volume partikel sekam padi 30% dan resin Polyester 60% dengan nilai 1.613 g/cm3 dan nilai terendah terdapat pada fraksi volume partikel sekam padi 50% dan resin polyester 40% dengan nilai 1.49 g/cm3 dengan standar SNI 03-2015-2006 yang disyaratkan 0,4 s/d 0.9 g/cm3. Dan nilai rata-rata kadar air terdapat pada fraksi volume partikel sekam padi 50% dan 40% resin dengan nilai kadar air 14% dengan standar SNI 03-2015-2006 yang disyaratkan < 14%. Dan pada Pengembangan Tebal fraksi volume partikel sekam padi 50% dan 40% resin nilai yang diperoleh 5.6% dengan standar SNI 03-2015-2006 yang disyaratkan < 12%, dari hasil yang di dapatkan tersebut menunjukkan bahwa metode pelapisan pada permukaan menggunakan EPOXI memberikan pengaruh terhadap sifat fisik material papan composite. Dengan demikian limbah sekam padi yang sebelumnya terbengkalai dan menimbulkan persoalan sampah dapat digunakan sebagai bahan baku material papan composite
Prediksi Pelabelan Rating AC Efisiensi Energi Menggunakan Pemodelan Machine Learning Desmarita Leni
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.7832

Abstract

The purpose of this research is to analyze data and perform machine learning modeling to predict the energy efficiency rating of air conditioning (AC) units using a labeled AC dataset from the Directorate General of New, Renewable and Energy Conservation (EBTKE). The data consists of Power, Cooling Capacity, Efficiency, Annual Energy Consumption, and Electricity Cost. The data is visualized using box plots and linear regression to examine the relationship between the dependent variable (Rating) and the independent variables. The analysis shows that the Efficiency variable has the greatest impact on the Rating, with a linear regression coefficient value of 0.75. Then, the machine learning model using the decision tree method is tested using 5-fold K-fold validation. The evaluation results of the model show a mean absolute error (MAE) of 0.2, mean squared error (MSE) of 0.4, root mean squared error (RMSE) of 0.63, and accuracy of 0.9. Based on these results, it can be concluded that the machine learning model using the decision tree method can be used to predict the energy efficiency rating of AC units with a satisfactory level of accuracy. However, to improve the accuracy of the predictions, it is necessary to increase the amount of data used in the modeling.
Analisa Perancangan Poros Roda Pengerak Mobil Emisia Borneo Menggunakan Finite Element Method Rento Gadayu
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8390

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kinerja dan keandalan desain poros roda Mobil Emisia Borneo ketika diberikan beban tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah poros roda tersebut mampu menahan beban yang telah ditetapkan dengan menganalisis struktur poros roda menggunakan metode komputasi. Pendekatan metodologi dalam penelitian ini dimulai dengan melakukan tinjauan literatur terhadap penelitian-penelitian sebelumnya yang serupa. Selanjutnya, dilakukan perhitungan daya berdasarkan output mesin pembakaran dalam dan dilakukan analisis struktur poros roda Mobil Emisia Borneo menggunakan metode komputasi yang dikenal sebagai Metode Elemen Hingga (Finite Element Method/FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa output daya dari mesin pembakaran dalam adalah 775,6 watt (0,775 kW) dan kecepatan poros roda adalah 275 rpm. Material yang digunakan untuk poros roda ini adalah AISI 1035 Steel, dengan sifat mekanis material sebagai berikut: kekuatan luluh (Yield strength) sebesar 282.685 N/mm2, kekuatan tarik (Tensile strength) sebesar 585 N/mm2, dan modulus elastisitas sebesar 205000 N/mm2. Hasil analisis menggunakan Metode Elemen Hingga (FEM) menunjukkan bahwa tegangan maksimum yang terjadi berada pada bagian pasak poros roda, dengan nilai sebesar 9,417e+01 N/mm2 (MPa). Berdasarkan hasil tersebut, poros roda Emisia Borneo dapat dianggap aman, karena tegangan yang terjadi pada poros masih berada di bawah nilai kekuatan luluh (Yield strength) dari material yang digunakan. 
Pengaruh Bentuk Infill Terhadap Kekuatan Lentur Produk 3D Printing Menggunakan Filamen Super Tough PLA Pristiansyah Pristiansyah; Hasdiansah Hasdiansah; Sugianto Sugianto; Naufal Rafiq Muhammad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.7819

Abstract

Penelitian tentang produk cetak dengan menggunakan 3D Printing berteknologi Fused DepositionModelling (FDM) telah banyak dilakukan oleh para peneliti. Salah satunya adalah penelitian tentang kekuatan lentur atau flexural strength dengan menggunakan standar ASTM D790, baik dengan filamen ABS, PLA, Nylon, maupun material maju lainnya seperti komposit. Penelitian ini menggunakan filamen Super Tough PLA dengan setting parameter proses pada slicing software dan menggunakan mesin 3D Printer Anycubic 4Max dengan nozzle diameter 0,4mm, layer thickness 0,28mm, Top solid Layer 1, Bottom Solid Layer 1, Vertical shell 1, Fill density 100%, printing speed 60 mm/s, bed temperature 60 °C, cooling speed 100%, dan flowrate 100%, Spesimen uji Standar ASTM D790 diaplikasikan pada penelitian ini. Penelitian ini hanya memvariasikan bentuk infill pattern. Sebanyak dua belas variasi infill pattern yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini telah menghasilkan kekuatan lentur specimen uji ASTM D790 dengan perbedaan sebesar 59,17%. Kekuatan lentur dengan nilai terendah rata-rata sebesar 27,10MPa, dan nilai kekuatan lentur tertinggi rata-rata sebesar 45,80MPa.
Pengaruh Variasi Kecepatan Putar dan Kedalaman Pin Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Struktur Mikro Hasil Friction Stir Welding Material Aluminium 5052 Evan Pradana; Viktor Naubnome; Kardiman Kardiman
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8425

Abstract

Friction Stir Welding adalah proses penyambungan dua buah logam yang memanfaatkan gesekan dari tool yang berputar dengan benda kerja sehingga menghasilkan panas yang mampu melelehkan benda kerja yang diam tersebut dan akhirnya tersambung menjadi satu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kedalaman pin dan kecepatan rotasi alat pin FSW terhadap sifat mekanik Aluminium 5052. Variasi yang digunakan adalah kecepatan putar 910, 1500, 2280 rpm dan kedalaman pin 3, 4, 4,8 mm. Pengujian mekanis yang dilakukan yaitu uji tarik, uji kekerasan Vickers dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin cepat kecepatan putar, kekuatan tarik semakin meningkat, pada kecepatan 910 rpm kekuatan tarik yang diperoleh dari 131,4 MPa menjadi 148,2 MPa pada 2280 rpm. Semakin besar kedalaman pin, kekuatan tarik semakin menurun, pada kedalaman pin 3 mm kekuatan tarik yang diperoleh dari 148,9 MPa menjadi 146 MPa pada 4,8 mm Semakin besar kecepatan putar dan kedalaman pin, nilai kekerasan menurun dimana pada kecepatan putar 910 rpm kekerasan 55,52 VHN menjadi 53,03 VHN pada kecepatan putar 2280 rpm. Sedangkan pada kedalaman pin 3 mm kekerasan 62,49 VHN menjadi 55,06 VHN pada 4,8 mm.
Analisa Kekuatan Rangka Automatic Potato Cutting Machine Frame Menggunakan Simulasi Solidworks Muhammad Edi Pujianto; Muhammad Subri; Abdul Rohman Sani
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8549

Abstract

Indonesia adalah negara dengan komoditas pertanian yang melimpah. Salah satu komoditas pertanian yang banyak dimanfaatkan adalah kentang. Olahan makanan berbahan kentang biasanya adalah kentang goreng berbentuk stik. Banyak dijumpai di pasar alat pemotong kentang berbentuk stik yang masih manual. sehingga untuk pekerjaan jangka panjang menjadi mudah lelah, membutuhkan tenaga yang cukup besar, dan beresiko lengan terkilir akibat beban yang berat. Perancangan mesin pemotong kentang otomatis berbentuk stik dalam proses pembuatannya desain rangka merupakan kekuatan inti suatu mesin. Maka rancangan rangka tersebut perlu diketahui kekuatan kontruksinya berupa nilai tegangan, deformasi, dan faktor keamanan menggunakan simulasi metode elemen hingga dengan bantuan software solidworks. Rangka dibuat dengan 3 model untuk mendapatkan data kemampuan atau kekuatan yang baik dan menghasilkan desain kontruksi yang aman. Hasil simulasi Model 1, model 2, dan model 3 tegangan maksimal menghasilkan nilai sebesar 147,96 MPa, 156,68 MPa, dan 104,45 MPa. Nilai Deformasi dari hasil simulasi didapatkan untuk model 1 model 2 dan model 3 adalah 0,751 mm, 1,819 mm dan 0,7590 mm. Sementara untuk nilai faktor keamanan pada rangka model 1 model 2 dan model 3 didapatkan sebesar 1,217, 1,149 dan 2,393. Desain rangka model 3 dari hasi simulasi tegangan, nilai deformasi, dan faktor keamanan menunjukkan kemanan yang lebih baik. Sehingga geometri desain rangka mesin pemotong kentang yang terbaik adalah pada model 3.
Pengaruh Parameter Arus dan Tegangan Terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Bulkhead Kapal Container 100 Teus Muiz Abdullah; Purwanto Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8755

Abstract

                                                                        AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meneliti kekuatan tarik, hasil pengelasan shield metal arc welding (SMAW) baja KI-A dan baja KI-B yang digunakan untuk kontruksi kapal bulkhead Pada penelitian ini, pengelasan SMAW dilakukan dengan variasi tegangan pengelasan dan arus pengelasan. Pengelasan SMAW menggunakan elektroda E7016 dengan variasi arus pengelasan: 60 A, 120A, dan 180 A, serta variasi tegangan pengelasan: 20,30 dan 40. Pengelasan SMAW. Pengujian tarik dilakukan sesuai standar ASTM E8/E8M – 09. Hasil pengujian tarik menunjukkan, nilai kekuatan tarik tertinggi pengelasan SMAW dihasilkan dari pengelasan dengan spesimen 1 menggunakan arus 60 A dan tegangan 20 V dengan hasil 268 MPa dengan nilai elongasi sebesar 35 % , untuk spesimen 2 menggunakan arus 60 A dan tegangan 30 V dengan hasil  271 Mpa dengan nilai elongasi sebesar 34 %,  spesiemen 3 menggunakan arus 60 A dan tegangan 40 V dengan hasil 296 Mpa dengan nilai elongasi sebesar 36 %. Pengelasan dengan parameter pengelasan ini, menghasilkan sambungan dengan nilai elongasi sebesar 35 %. Hasil Pengujian impak spesimen 1 menggunakan arus 60 A dan tegangan 20 V dengan hasil 29.86 Kgf.m, untuk spesimen 2 menggunakan arus 60 A dan tegangan 30 V dengan hasil  29.826, dan untuk untuk spesimen 3 menggunakan arus 60 A dan tegangan 40 V dengan hasil  29.787 Kgf.m. Semakin tinggi arus dan tegangan yang digunakan, semakin besar kekuatan tarik dan semakin besar arus listrik pengelasan berpengaruh langsung pada penetrasi logam las, bentuk manik las, dan pencampuran. Arus dan tegangan las makin besar dapat memperdalam penetrasi logam las dan juga memperlebar butiran las.
Peningkatan Sifat Mekanik Produk 3D Printing dengan Proses Annealing Slamet Saefudin; Dini Cahyandari; Ilham Yustar Afif; Samsudi Raharjo; Muh. Subri; Ahmad Nuril Anwar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8568

Abstract

Teknologi pencetak tiga dimensi Fused Deposition Modeling (3D FDM) memiliki perkembangan yang sangat pesat karena kemudahan penggunaan dalam menghasilkan produk yang komplek secara cepat sesuai harapan. Kemudahan penggunaan dan biaya yang murah menjadikan teknologi FDM banyak diminati di berbagai bidang ilmu maupun teknik. Namun, produk yang dihasilkan dari proses lapis demi lapis pada 3D FDM menjadikan sifat mekanik yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki peningkatan sifat mekanik sampel poli asam laktat (PLA) yang dicetak dengan teknik 3D FDM melalui proses annealing. Sampel di annealing pada suhu dan waktu yang berbeda untuk selanjutnya dievaluasi dengan uji tarik. Hasil menunjukkan bahwa proses annealing menyebabkan peningkatan kekuatan tarik pada sampel dan perubahan dimensi yang disebabkan karena adanya pemadatan pada susunan layer. Semakin lama dan tinggi suhu yang digunakan dalam proses annealing membuat sampel lebih getas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekuatan tarik tertinggi terjadi pada sampel PLA yang mengalami perlakuan panas pada suhu 120 oC dan waktu pemaparan panas selama 30 menit. Hasil ini menunjukkan bahwa proses perlakuan panas annealing mempengaruhi kuat tarik PLA yang dapat ditingkatkan dengan penggunaan parameter suhu dan waktu pemaparan yang tepat untuk menghindari perubahan dimensi. Kata kunci: 3D Printing, Fused Deposition Modeling (FDM), Annealing, Uji tarik