Articles
447 Documents
PAKOM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS LESSON STUDY
Rita Pramujiyanti Khotimah
WARTA LPM WARTA LPM Vol. 20, No. 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v19i3.2854
Guru yang profesional adalah salah satu faktor penentu keberhasilan proses belajar mengajar di kelas. Kemampuan merancang perangkat pembelajaran yang berkualitas menunjukkan kesiapan guru dalam mengajar. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan guru matematika SMA/SMK Muhamamadiyah Klaten dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui pendekatan lesson study.Metode pelaksanaan melalui Sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Hasil pelaksanaan kegiatan: (1) ada peningkatan kemampuan guru-guru matematika di SMA/SMK Muhammadiyah Klaten dalam hal mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berbasis lesson study(2) Respon peserta terhadap pelaksanaan kegiatan sangat baik.
Pemberdayaan Masyarakat UKM Keripik Singkong Rasa Gadung Sebagai Produk Unggulan Daerah Desa Sidomukti Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar
Dian Kresnadipayana
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 21, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v21i2.5254
Desa Sidomukti Jenawi Kab. Karanganyar Jawa Tengah, terdapat produksi keripik singkong namun memiliki rasa gadung bahwa proses pembuatan kripik singkong rasa gadung. Ibu Warti merupakan perintis UKM Keripik Singkong Rasa Gadung di mana UKM tersebut mempunyai kelompok yang banyak memiliki anggota yang banyak salah satunya adalah Kelompok Sri Rejeki yang berdiri pada tahun 2006. Mitra yang kedua pada pengabdian ini adalah Kelompok Wanita Tani Mukti Rahayu di Desa Sidomukti Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar di mana berdiri pada tahun 2009 dengan pengurus antara lain; Ibu Yani sebagai Ketua, Ibu Suharni sebagai Sekretaris dan Ibu Darsimi sebagai Bendahara.Beberapa permasalahan mitra yaitu kurangnya bahan baku, kurangnya alat penunjang produksi, lemahnya sistem pemasaran dan promosi, lemahnya manajemen keuangan. Beberapa solusi yang ditawarkan adalah penggunaan pupuk organik yang tepat (probiotik), kerja sama dengan pemerintah daerah maupun swasta, pengadaan alat produksi dan pelatihan pengelolaan keuangan berbasis aplikasi program/software keuangan.Mitra juga berpartisipasi dalam hal pendanaan untuk menunjang program-program yang telah kita sepakati bersama. Pendanaan tersebut merupakan sebagai wujud swadaya masyarakat sehingga adanya kepedulian terhadap kemajuan khususnya daerah Desa Sidomukti, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar dan pada umumnya untuk bangsa dan negara. Mitra Kelompok Sri Rejeki memberikan swadana sebesar Rp 12.000.000,- per tahun selama 3 tahun.
Edukasi Pencegahan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) Berbasis Media Pembelajaran Flipchart
M Mutalazimah;
Farida Nur Isnaeni;
Nur Lathifah Mardiyati;
Khoirina Ngizzati Pujiani;
Sintya Bella Pratiwi
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v24i4.15193
Kekurangan yodium masih menjadi permasalahan gizi dan kesehatan masyarakat di Indonesia, karena angka total goiter rate (TGR) lebih dari batas maksimal yang ditetapkan WHO sebesar 5%. Selain menggencarkan program Universal Salt Iodized (USI), pencegahan kekurangan yodium harus didukung oleh program edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Dusun Belik, Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak Boyolali ini bertujuan memberikan edukasi dan memberikan media flipchart mengenai Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), dengan sasaran kader posyandu dan wanita usia subur (WUS). Selain lebih efektif dan informatif, flipchart mempunyai keunggulan dapat digunakan untuk penyuluhan massal dan lebih mengintensifkan interaksi edukator dengan sasaran karena terdapat penjelasan di setiap lembar materinya. Flipchart yang digunakan pada kegiatan ini teridiri dari 10 halaman bolak balik (halaman depan berisi materi/gambar dan halaman sebaliknya berisi keterangan penjelasan). Ukuran flipchart ada 2 yakni 50 cm x 70 cm, untuk edukasi pada kader posyandu dan 30 x 48 cm untuk konseling home visite pada WUS. Flipchart dilengkapi dengan papan sandar dan segitiga penyangga (tripod) yang memudahkan penempatan media. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan rata-rata pengetahuan mengenai GAKY sebelum diberikan edukasi (50,96) dan setelah diberikan edukasi (77,25). Edukasi mengenai GAKY perlu terus diupayakan secara berkesinambungan dalam rangka mewujudkan perbaikan status gizi dan peningkatan derajat kesehatan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENDUKUNG ASI EKSKLUSIF DALAM GERAKAN GEMAR ASI EKSKLUSIF
Rina Sri Widayati;
Istiqomah Risa Wahyuningsih
WARTA LPM WARTA Volume 19, Nomor 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v19i1.1988
The gold standard in infant feeding and child starting from Early Initiation of Breastfeeding (IMD), exclusive breastfeeding for the six months. One of the health problems faced in the area of †health centers Pucang Sawit is the lack of motivation of counselor support group exclusive breastfeeding. There are only three groups motivator breastfeeding support so not comparable with the number of babies in the region Pucang Sawit. Approaches through peer (Peer Support) on exclusive breastfeeding support group as one of the community-based empowerment efforts so as to help improve coverage eksklusive breastfeeding in Surakarta close to the target so that the vision of becoming a pilot Surakarta can be realized. Implementation ofservice programs are divided into three programs: the first socialization to the cadre and peer group as well as breastfeeding support group facilitator conducted one day, both the implementation of training activities breastfeeding support group for 4 days which consists of four small groups and accompanied by two facilitators each and third activity is monitoring and evaluation results formations breastfeeding support groups.
Pengenalan Teknologi Kloning Melalui Media Pembelajaran Interaktif “Lakon” pada Siswa SMA di Kota Yogyakarta
Arif Bimantara;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali;
Erwin Rasyid
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v24i1.10652
Media pembelajaran interaktif menjadi salah satu perangkat pembelajaran yang efektif dalam asimilasi pengetahuan baru kepada siswa. Pengabdian masyarakat dalam artikel ini bertujuan mengenalkan dasar ilmu kloning sebagai salah satu teknologi rekayasa genetika melalui media pembelajaran interkatif kepada siswa SMA di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang benar kepada siswa tentang teknologi kloning di tengah maraknya berita hoax mengenai teknologi ini. Media interaktif yang digunakan bernama Labirin Kloning atau disingkat “Lakon” yang berbentuk puzzle terdiri dari bahan yang digunakan dalam proses kloning materi genetik. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi keefektifan media pembelajaran ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai teknologi kloning melalui Lakon meningkat secara signifikan ditunjukkan dengan peningkatan ratarata jumlah siswa yang menjawab dengan benar pada saat dilakukan pre-test (45,86%) dibandingkan dengan post test (85,71%). Lakon diharapkan dapat menjadi prototype media pembelajaran interaktif bagi para guru dalam menanamkan ilmu pengetahuan baru kepada siswanya.
PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK SD MELALUI EDUKASI GIZI TENTANG MAKANAN JAJANAN SEHAT DAN GIZI SEIMBANG DENGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DI SD TIYARAN 01 DAN 03 SUKOHARJO
eni purwani
WARTA LPM WARTA Volume 19, Nomor 2 September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v19i2.2754
There are so many snack that sold at the school that has a high risk for the health. Range from snak that consume by student have a potential occur the contamination biology or chemical that disturb the health according the long term or the short term. In generally, the seller of the snack didn’t know the food safety that they sold. And so do the student at Tiyaran 1 and 3 Elementary School didn’t really know about the healthy snack. This activity is promotif and preventif efforts, so the student can know and understanding the healthy snack in the school also can do the protection toward dangerous food material. The methode that use for this activity is giving education through the media Pictorial Story Book that has content about things that concern the snack at the school that created in the form pictorial story that simple and interesting. The purpose using media pictorial story book is to be the participant to easy undertanding the material. Beside that do the demonstration test the dangerous substance that consist of Formalin test, Borax, and the food colour that dangerous such as Methanil Yellow and Rhodamin B. This education activity can improve the elementary student’s knowledge, teacher’s, and canteen organizer’s about the healthy snack. Beside that, also improve the knowledge about the dangerous material with test the snack at the school with reagen test to detect the existency of formalin, borax, methanil yellow, rhodamin B.
PEMITRA BAGI PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MATEMATIKA GURU DAN SISWA SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS DI BOYOLALI
S Sutama;
Sabar Narimo;
S Suyatmini
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 20, No. 2, September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v20i2.4820
Dalam membelajarkan matematika diperlukan suatu metode pelajaran yang dapat mengubah persepsi matematika yang sulit menjadi matematika yang menyenangkan. Metode math master merupakan metode dalam membelajarkan matematika yang menekankan pada pemahaman konsep dengan peraga mainan atau media lain yang sesuai dengan dunia anak sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna. Tujuan dari kegiatan ini, yaitu 1) Guru-guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus di Boyolali, memahami dan menguasai metode math master dalam pembelajaran matematika; 2) Siswa-siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus di Boyolali tidak lagi memiliki Numeric phobia terhadap pelajaran matematika; 3) Siswa-siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus di Boyolali memiliki peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan berhitung (matematika) dari sebelumnya. Metode pelaksanaan ini melalui tiga tahap, yaitu workshop, implementasi, dan evaluasi metode math master. Hasil pelaksanaan kegiatan: 1) Guru-guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus di Boyolali menggunakan metode math master dalam membelajarkan matematika; 2) ) Siswa-siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus di Boyolali tidak lagi memiliki Numeric phobia, hal ini dikarenakan guru menggunakan alat peraga atau media lain yang menunjang dalam pembelajaran matematika sehingga siswa lebih mudah dalam memahami konsep matematika; 3) Ada peningkatan hasil belajar matematika setelah adanya implementasi metode math master.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI CLOUD COMPUTING SEBAGAI SARANA PENGELOLAAN KUESIONER BAGI GURU MUHAMMADIYAH TANON
Sukirman Sukirman;
Muhammad Miftakhul Rohadi Putra;
Astriana Jihan Kusumawati
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 22, No. 2, September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v22i2.8664
Aplikasi cloud computing merupakan aplikasi yang cara penggunaannya membutuhkan jaringan internet. Salah satu keunggulannya yaitu tidak memerlukan media penyimpanan namun dapat diakses dari berbagai tempat. Akan tetapi, sebagian besar guru Muhammadiyah di kecamatan Tanon, Sragen, belum memiliki pengetahuan yang lebih jauh tentang aplikasi cloud computing ini, khususnya Google Drive. Padahal aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan akademik maupun non-akademik, misalnya pengelolaan kuesioner. Selama ini proses distribusi kuesioner dan pengolahannya dilakukan secara konvensional menggunakan kertas cetak, digandakan, dikumpulkan kembali dan baru kemudian diolah. Tentu saja hal ini kurang efektif di era teknologi informasi ini. Untuk itu perlu dilakukan workshop pembelajaran tentang cara penggunaan aplikasi berbasis cloud computing bagi para guru tersebut. Metode workshop dilakukan dengan model pembelajaran aktif (active learning) sehingga memungkinkan peserta aktif dalam mengikuti kegiatan. Setelah kegiatan, peserta diwajibkan mengisi kuesioner untuk mengetahui tanggapan terhadap kegiatan. Secara umum, peserta kegiatan menyatakan puas dan kegiatan ini bermanfaat serta bisa ditindaklanjuti untuk kegiatan sejenis di masa mendatang.
IbM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) GURU-GURU MIM WILAYAH NGAWEN DAN KLATEN UTARA BERBASIS KURIKULUM 2013
Laili Etika Rahmawati;
Joko Santosa;
Muhroji Muhroji
WARTA LPM WARTA Volume 18, Nomor 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v18i2.1960
The society service has aimed at accompanying the teachers on understanding and conducting the program of sustainable professionalism development (PKB) based on curriculum 2013. When the society service program has finished conducted, it is expected to acquire the four goals as follow: (1) the emergence of a professional teacher group and acquire the teaching competence by implementing the active learning strategy with scientific approach based on curriculum 2013; (2) the learning devices based on curriculum 2013; (3) the research proposal is classroom action research; and (4) the scientific publication article. The method applied in the society service program was conducted with the same model as the PLPG program conducted but the program implementation was simpler or could be called as mini PLPG. The program activity was beginned by deepening of material activity which related to the concept of PKB and the concept of curriculum 2013. The concept of PKB emphasized on three points that should be developed by the teachers, they were the self development, scientific publication, and innovative work. The concept of curriculum 2013 has priority on the changing understanding of the paradigm and the basic concept of curriculum structure, the prominent were about the core and the basic competences. After the deepening materials which conducted in the first phase has finished, the activity then continued by the workshop of the learning devices which emphasized on the concept of scientific approach, the active learning, and the authentic assessment which followed by peer teaching activity. The worshop activity of learning devices was conducted by facilitating the teachers in arranging the learning scenario based on the materials determined. The peer teaching activity was conducted by divide the participants into some groups to conduct the teaching practice by turns and apply the scientific approach. The third phase was the arranging the academic writing, and it has the priority on the arranging of classroom action research (PTK). The teachers were assigned to propose the classroom action research title based on the problem emerged on their classroom. After the teachers have determined the title, the society service team divisible the job to accompany the teachers in arranging the classroom action research. The strategy used in conducting the third phase, the society servicec team acted as the consultant. By the strategies applied, it is expected that the teachers would be more directed in writing and arranging the classroom action research in order to produce the quality academic writing.
PKM Edukasi dan Neurorestorasi pada Pasien Pasca Stroke di Praktik Fisioterapi Mj_9 Fisioterapi Center
Umi Budi Rahayu;
Ambarwati Ambarwati
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v24i1.9912
Pelayanan rumah sakit maupun klinik/layanan fisioterapi mempunyai keterbatasan waktu dan tempat dalam perawatan pasca stroke, sementara tidak semua pasien mampu melanjutkan perawatan khususnya rawat jalan di rumah sakit. Perlu tempat layanan fisioterapi baik di praktik mandiri maupun di rumah pasien sendiri dengan pemahaman dan kemampuan yang memadahi untuk melakukannya sehingga dapat mengoptimalkan fungsi dan kualitas hidup pasca stroke. Permasalahannya adalah bagaimana memberikan edukasi dan neurorestorasi untuk optimalisasi fungsi pasien pasca stroke. Tujuan kegiatan memberikan program pengabdian kepada masyarakat tentang edukasi dan neurorestorasi pada pasien pasca stroke di Praktik Fisioterapi MJ_9 Fisioterapi Center dan di rumah pasien. Metode kegiatan edukasi berupa penyuluhan informasi melalui leaflet untuk pasien dan keluarga. Kegiatan selanjutnya memberikan neurorestorasi pasien pasca stroke oleh fisioterapis baik di rumah maupun di Praktik Fisioterapi MJ9 di pandu dengan video. Kegiatan latihan dengan neurorestorasi dilakukan selama 6 kali kunjungan, seminggu 2 kali. Pengamatan perkembangan dilakukan untuk kekuatan otot pada sisi yang lesi dengan Motricity Index, kemampuan berguling dengan trunk control test, kemampuan jalan dengan 10 MWT, keseimbangan dengan Berg Balance Scale dan kemampuan fungsional dengan Barthel Index. Hasil dari kegiatan ini adalah ditemukannnya 15 pasein pasca stroke dengan kondisi yang heterogen, mulai dari hanya berbaring di tempat tidur sampai dengan kondisi gangguan kemampuan fungsional yang ringan. Penyuluhan dan pemberian neurorestorasi yang dilakukan secara dini, bertahap, dan tepat mampu meningkatkan kekuatan otot, kemampuan berguling, keseimbangan, yang membawa pengaruh positif untuk peningkatan kemampuan fungsionalnya serta peningkatan kualitas hidupnya. Secara umum disimpulkan bahwa PKM edukasi dan neurorestorasi pada pasien pasca stroke mampu memberikan pemahaman dan peningkatan fungsi serta kualitas hidup pasien.