cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS" : 8 Documents clear
EVALUASI SISTEM PRODUKSI UDANG VANAME Litopenaeus vannamei SAAT TERJADI WABAH PENYAKIT IMNV DI TAMBAK UDANG PINANG GADING, BAKAUHENI, LAMPUNG SELATAN Hidayatullah, Dendi; Fadlilah, Rizqy Aditya; Sukenda, Sukenda; Effendi, Irzal
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15027

Abstract

Udang vaname (Litopennaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas unggulan budidaya perairan di Indonesia. Penyakit udang merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh pembudidaya. Salah satu penyakit yang menyerang udang adalah infectious myonecrosis (IMN). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi sistem produksi budidaya udang vaname saat terjadi wabah infeksi infectious myonecrosis virus IMNV di Tambak Pinang Gading, Bakauheni, Lampung Selatan. Sebanyak 2 petak tambak udang digunakan sebagai petak pengamatan yaitu petak A7 (2700 m2) dan A8 (3700 m2) dengan padata tebar udang masing-masing 74 ekor/m2 dan 54 m2. Kegiatan budidaya udang dilakukan mulai dari persiapan hingga panen. Penelitian dilakukan dengan mengevaluasi kinerja produksi dan kelayakan usaha budidaya udang vaname. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  budidaya udang pada kondisi baik, kelangsungan hidup udang dapat mencapai 94,75% dengan keuntungan Rp. 43.335.000/tahun dan kondisi tidak baik saat terserang IMNV mencapai 34,83% dengan kerugian Rp. 49.906.080/tahun. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa budidaya udang vaname memiliki peluang usaha yang baik namun juga memiliki resiko kerugian akibat penyakit seperti IMNV. Evaluasi standar operasional prosedur (SOP) dan peningkatan biosekutitas perlu dilakukan untuk menjaga agar produksi budidaya udang tetap baik dan berkelanjutan.
PENGARUH DOSIS Chaetoceros sp. YANG DIPUPUK CAIRAN RUMEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA UDANG VANNAMEI Sugira, Dini Tri; Murni, Murni; Rasyadi, Andy; Berliana, Walda Dewi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15029

Abstract

Industri pembenihan udang di Indonesia mengalami pertumbuhan, yang menyebabkan peningkatan permintaan akan pakan alami. Untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup udang dari zoea hingga tahap mysis, pakan Chaetoceros sp., yang dipupuk secara alami dan diperkaya dengan cairan rumen, dapat digunakan. Cairan rumen adalah zat limbah kaya protein dengan kandungan vitamin B kompleks, yang cocok untuk pakan larva udang vannamei. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal Chaetoceros sp. yang dipupuk dengan cairan rumen untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang vannamei dari tahap zoea ke mysis. Penelitian ini menguji lima perlakuan pakan yang berbeda, termasuk kontrol, menggunakan air laut steril dan wadah plastik yang diaerasi. Hasilnya mengindikasikan bahwa cairan rumen dapat meningkatkan nilai gizi pakan, mendukung perkembangan dan kelangsungan hidup larva udang yang lebih baik. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi diamati pada perlakuan C (16 ml/wadah) sebesar 83%, diikuti oleh perlakuan B (12 ml/wadah) sebesar 77%. Kematian pada perlakuan lainnya disebabkan oleh cairan rumen yang tidak mencukupi, persaingan makanan, stres, dan proses molting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berbagai dosis Chaetoceros sp. yang dipupuk dengan cairan rumen berpengaruh signifikan terhadap tingkat kelangsungan hidup larva udang vannamei. Kesimpulannya, penelitian ini menemukan bahwa pemberian Chaetoceros sp. yang dipupuk dengan cairan rumen pada berbagai dosis sangat mempengaruhi kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang vannamei dari tahap zoea ke mysis.
PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) YANG DIPUASAKAN SECARA PERIODIK Sustiawan, Awan; Anwar, Asni; Akmaluddin, Akmaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15030

Abstract

Ikan nila salin, yang juga dikenal sebagai varian Oreochromis niloticus, merupakan komoditas penting di Indonesia yang berpotensi meningkatkan ketahanan pangan nasional, stabilitas perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat setempat. Jenis ikan ini berkembang pesat dan mudah beradaptasi pada berbagai salinitas sehingga menjadikannya komoditas yang berharga. Namun, tingginya biaya pakan, yang mencapai 35-70% pengeluaran produksi, merupakan tantangan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pembatasan pakan terhadap laju pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan nila air asin dalam kondisi terkendali. Penelitian ini menggunakan bibit ikan nila berukuran 3 cm dan pakan PF 1000, dan 120 ekor ikan diberi pakan setiap hari tanpa deprivasi dan deprivasi intermiten dilanjutkan dengan pemberian pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan puasa secara periodik dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan. Puasa menghasilkan peningkatan pertumbuhan panjang bobot harian. Tingkat kelangsungan hidup bervariasi antara 75% dan 100%, dengan kematian awal disebabkan oleh adaptasi dan puasa. Cara puasa berkala yang paling efektif untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup adalah Perawatan D, yang melibatkan puasa selama satu hari diikuti dengan makan selama tujuh hari.
PENGARUH VARIASI DOSIS CAIRAN RUMEN DAN DURASI FERMENTASI TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN TERLARUT DALAM LIMBAH SAYURAN UNTUK PAKAN UDANG VANNAMEI Rusmawar, Rusmawar; Murni, Murni; Darmawati, Darmawati; Hamsah, Hamsah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15048

Abstract

Mahalnya harga pakan udang vannamei di Sulawesi Selatan, terutama disebabkan oleh impor tepung ikan, memerlukan pengembangan alternatif yang ekonomis seperti penggunaan silase limbah sayuran dengan cairan rumen. Limbah sayuran yang melimpah dan kaya akan protein menimbulkan tantangan kecernaan karena kandungan selulosanya, yang dapat diatasi melalui proses biologis menggunakan bakteri selulolitik dari cairan rumen sapi. Penelitian yang dilakukan pada bulan Oktober 2016 hingga Januari 2017 ini mengevaluasi penggunaan cairan rumen dalam fermentasi limbah sayuran untuk menghasilkan silase, menganalisis dampaknya terhadap kandungan protein terlarut dan hidrolisis protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis cairan rumen 1% menghasilkan hidrolisis protein tertinggi, sedangkan dosis 3% dengan lama fermentasi 10 hari memaksimalkan kandungan protein terlarut. Studi ini menggarisbawahi hubungan terbalik antara hidrolisis protein dan protein terlarut, memberikan wawasan dalam mengoptimalkan produksi silase limbah sayuran untuk pakan udang yang hemat biaya.
PERKEMBANGAN BUDIDAYA IKAN KERAPU (Epinephelus sp.) DENGAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG: SUATU TINJAUAN PUSTAKA Achmad, Dewi Shinta; Ahmad, Roswati S.
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15050

Abstract

Akuakultur atau budidaya perairan adalah usaha komersial yang melibatkan pembiakan dan pemeliharaan ikan atau organisme lain. Sementara itu, praktik pemeliharaan ikan atau organisme air lainnya yang masih berada di permukaan air dapat dilakukan dengan memanfaatkan keramba jaring apung. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan budidaya ikan kerapu (Epinephelus sp.) dengan teknik keramba jaring apung. Metodologi penelitian ini meliputi evaluasi literatur menggunakan database Google Scholar, dengan fokus pada topik yang berkaitan dengan budidaya ikan kerapu yang menggunakan sistem keramba jaring apung. Dengan memproduksi 21.500 jurnal, kami dapat menentukan kelayakan produksi enam jurnal. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dipublikasikan, penggunaan keramba jaring apung untuk budidaya memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan dan sumber daya perikanan. Hal ini terutama berlaku pada budidaya ikan kerapu yang merupakan produk utama budidaya jenis ini.
OPTIMASI MEDIA KULTUR MENGGUNAKAN LIMBAH CAIR TAHU UNTUK PERTUMBUHAN Tetraselmis sp. Na’imamah, Na’imamah; Anwar, Asni; Murni, Murni; Hamsah, Hamsah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15151

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan optimal limbah cair tahu pada media kultur untuk meningkatkan pertumbuhan Tetraselmis Sp. Penelitian dilakukan di laboratorium BPBAP Takalar dengan menggunakan kultur dalam skala sedang, pada bulan Juli sampai Agustus 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi perlakuan A dengan dosis 0% (kontrol), perlakuan B dengan dosis 12,5%, perlakuan C dengan dosis 15%, dan perlakuan D dengan dosis 17,5%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi dosis limbah cair tahu memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan Tetraselmis sp. Investigasi melibatkan pemanfaatan konsentrasi 150 ml/L Tetraselmis sp. dalam wadah penelitian. Total ada 12 wadah penelitian yang masing-masing mampu menampung 5 liter. Wadah penelitian diisi air dengan volume 2 liter. Telah dilakukan percobaan untuk menguji efektivitas pemberian berbagai dosis limbah cair tahu terhadap Tetraselmis sp. sebagai terapi. Temuan penelitian selama 13 hari menunjukkan bahwa perlakuan C (15%) menunjukkan tingkat perkembangan dan kepadatan maksimum Tetraselmis sp, dengan kepadatan 930.000 sel/ml. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan limbah cair tahu pada Tetraselmis sp. dapat meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan populasi Tetraselmis sp. sekaligus menjaga kualitas air. Hal ini memastikan air tetap dalam kondisi yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan Tetraselmis sp. selama penelitian dan pemeliharaan.
PENGARUH VARIASI DOSIS BOSTER AMINO LIQUID TERHADAP PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Rahayu, Nur Sami; Sambu, Abdul Haris; Burhanuddin, Burhanuddin; Malik, Abdul
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum amino liquid terhadap Efisiensi pakan, pertumbuhan, dan sintasan ikan nila. Sedangkan manfaat dari hasil penelitiaan ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang penggunaan Boster Amino Liquid pada pakan dalam bidang akuakultur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2019 di Balai Benih Ikan (BBI) Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Perlakuan yang digunakan yaitu (A) tanpa pengkayaan atau kontrol, (B) Pemberian Boster Amino Liquid 2 ml, (C) 3 ml dan (D) 4 ml/kg pakan. Benih ikan nila yang digunakan yaitu sebanyak 20 ekor/wadah dengan bobot rata-rata ±0,46 g/ekor ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D menghasilkan pertumbuhan mutlak rata‐rata 26,97 gr, pertumbuhan spesifik 3,51%, dengan sintasan 100%, dan efisiensi pakan mencapai 35,80%. Parameter kualitas air selama penelitian dalam kondisi yang layak bagi pertumbuhan benih ikan nila.
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH TAMBAK SUPER INTENSIF PADA PENDEDERAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Rais, Andi Nur Alfian; Rahmi, Rahmi; Wahyu, Farhanah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15241

Abstract

Limbah sedimen tambak, kaya akan nutrisi dan bahan organik dari limbah udang dan sisa pakan, dapat digunakan sebagai pupuk. Salah satu pendekatan untuk menciptakan pupuk organik super-intensif dari limbah tambak adalah dengan menggunakan sisa pakan untuk mengurangi kandungan organiknya. Studi ini terkait penggunaan pupuk organic limbah tambak super intensif tersebut untuk pendederan ikan nila, peneliti menyelidiki berbagai dosis pupuk organik yang dianggap optimal. Peneliti menggunakan desain acak lengkap dengan empat perlakuan, yakni (A) pupuk limbah tambak 0,1 kg/m2 + urea + SP-36A; (B) pupuk limbah tambak 0,2 kg/m2 + urea + SP-36; (C) pupuk limbah tambak 0,3 kg/m2 + urea + SP-36; dan (D) kontrol, serta dilakukan pengamatan variabel seperti komposisi plankton, pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup ikan nila, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan pupuk organik super-intensif tersebut tidak berdampak signifikan pada pertumbuhan pakan alami, penambahan berat badan, dan kelangsungan hidup ikan nila. Perlakuan A, dengan dosis pupuk limbah tambak organik sebesar 0,1 kg/m², memberikan hasil terbaik. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan pemberiakn pupuk limbah tambak super intensif dapat mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila.

Page 1 of 1 | Total Record : 8