cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
PENERAPAN BIMBINGAN SOSIAL BERBANTUAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING SISWA PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BENDO KABUPATEN MAGETAN Widyaningrum, Dian; Sumarwoto, Vitalis Djarot
Jurnal Counsellia Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying akhir-akhir ini semakin meresahkan masyarakat, bukan hanya pada masyarakat umum, namun telah merasuki kehidupan pembelajaran siswa-siswa di sekolah. Perilaku bullying merupakan salah satu bentuk perilaku agresif, dapat bersifat gangguan fisik, psikis, ataupun sosial. Sasaran utama perilaku bullying adalah individu (siswa) yang dinilai lebih lemah.Perilaku bullying, terlebih yang telah meresahkan siswa di sekolah, perlu segera dicarikan pemecahannya. Salah satu alternatif pemecahan masalah yang diyakini dapat mengurangi, bahkan menghilangkan perilaku bullying adalah dengan mengaplikasikan bimbingan sosial berbantuan metode sosiodrama. Melalui penerapan layanan bimbingan sosial berbantuan teknik sosiodrama ini diprediksi akan dapat menjadi metode yang konstruktif dalam upaya mengatasi masalah bullying siswa di sekolah. Melalui teknik sosiodrama siswa akan merasa terilbat langsung dalam memainkan peran yang bertujuan mengubah diri sendiri dan berkeinginan berperilaku lebih positif.           Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan bimbingan sosial berbantuan metode sosiodrama untuk mengurangi perilaku bullying pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bendo Kabupaten Magetan.Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bendo Kabupaten Magetan, yang memiliki kecenderungan perilaku bullying, yang berjumlah 50 orang siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 30 siswa dari 50 orang siswa anggota populasi.  Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik angket. Analisis data penelitian menggunakan teknik  statistik, dengan rumus bangun uji-t. Hasil penelitian menunjukan harga t-hitung lebih besar dibandingkan dengan harga t-tabel, sehingga dinyatakan  signifikan.Simpulan penelitian: penerapan bimbingan sosial berbantuan metode sosiodrama dapat mengurangi perilaku bullying siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bendo Kabupaten Magetan. Kata Kunci: Bimbingan Sosial, Metode Sosiodrama, Perilaku Bullying
KREATIVITAS PENGEMBANGAN MEDIA LAYANAN BK DITINJAU DARI KESIAPAN BELAJAR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING IKIP PGRI MADIUN Anggriana, Tyas Martika
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan mahasiswa untuk menyelesaikan beban kurikuler adalah suatu hal yang penting. Pada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling terdapat mata kuliah yang mewajibkan mahasiswa untuk melakukan praktik layanan bimbingan dan konseling dalam format klasikal, kelompok dan individual. Guna menarik minat konseli ketika mahasiswa yang sedang melakukan praktik melaksanakan layanan, maka mahasiswa harus mampu mengembangkan kreatifitasnya untuk mengembangkan media, yaitu media bimbingan dan konseling.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesiapan belajar dengan kreatifitas pengembangan media layanan bimbingan dan konseling. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi bimbingan dan konseling IKIP PGRI MADIUN semester 5 tahun akademik 2014/2015 yang sedang menempuh mata kuliah PPL BK Mikro. Pengambilan sampel dilakukan secara random sehingga diperoleh sampel sebanyak 92 mahasiswa, dari total populasi 125 mahasiswa. Analisis data penelitian dilakukan dengan uji korelasi product moment.Berdasarkan uji korelasi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,253 dengan taraf signifikansi 0,015 (p<0,05; signifikan). Hal ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara kesiapan belajar dengan kreativitas pengembangan media layanan bimbingan dan konseling. Guna meningkatkan kreativitas pengembangan media bimbingan dan konseling pada mahasiswa maka mahasiswa perlu didorong untuk meningkatkan kesiapan belajarnya, dengan cara menyiapkan perangkat belajar sebelum proses pembelajaran dimulai.  Kata kunci: kesiapan belajar, kreativitas, media BK 
PENINGKATKAN SIKAP EMPATI MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK BERBANTUAN TEKNIK PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS X.A.V.1 SMK NEGERI 1 JIWAN KABUPATEN MADIUN Ekayanti, Nuril Annissa; Sumarwoto, Vitalis Djarot
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Secara psikologis, setiap manusia pada dasarnya memerlukan sikap empati dalam hidupnya. Sikap empati lebih dibutuhkan seseorang (siswa) dalam upaya menumbuhkembangkan rasa kepedulian yang mendalam kepada sesama manusia. Para psikologi perkembangan menegaskan bahwa sesungguhnya terdapat dua komponen empati, yaitu: reaksi emosi kepada orang lain, yang lebih berkembang dalam usia kehidupan anak; dan reaksi kognitif, yang menentukan sampai sejauh mana siswa mampu mampu memandang sesuatu sesuatu dari sudut pandang atau perspektif orang lain.       Realitas di sekolah menunjukkan bahwa tidak semua individu (siswa) mampu mengembangkan sikap empati yang dimilikinya. Peristiwa ini dialami oleh siswa kelas X.AV.1 SMK Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun. Terdapat 10 siswa yang mengalami sikap empati yang rendah, sehingga apabila perilaku tersebut dibiarkan maka akan menghambat perkembangan siswa selanjutnya. Salah satu solusi untuk meningkatkan empati siswa yang rendah tersebut adalah melalui bimbingan kelompok berbantuan teknik problem solving.        Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif layanan bimbingan kelompok berbantuan teknik problem solving dapat meningkatkan sikap  empati siswa kelas X AV 1 SMK Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun. Sampel penelitian ini sebanyak 10 siswa kelas X AV 1SMK Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun, yang terindikasi memiliki tingkat sikap empati rendah. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik diagnosis dengan cara menyebar angket awal.       Penelitian ditempuh dengan menggunakan metode eksperimen, dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Bentuk eksperimen yang dilakukan dengan memberikan treatment sebanyak empat kali selama dua minggu, dengan rincian pertemuan dua kali dalam seminggu dengan alokasi waktu 120 menit/tatap muka. Analisis data menggunakatn teknik uji t-score.       Hasil analisis data menunjukkan bahwa rhitung > rtabel (hipotesis penelitian diterima). Jadi dapat disimpulkan bahwa melalui layanan bimbingan kelompok berbantuan teknik problem solving dapat meningkatkan sikap empati siswa kelas X AV 1 SMK Negeri 1 Jiwan Kabupaten Madiun. Oleh sebab itu disarankan bahwa sekolah dapat memanfaatkan layanan bimbingan kelompok berbantuan problem solving sebagai teknik yang pantas dikembangkan untuk membina kepribadian individu. Kata Kunci:  Sikap Empati, Bimbingan Kelompok Berbantuan Teknik Problem Solving 
STRATEGI MENGAJARKAN NILAI FAIR PLAY PADA PELATIH SEPAKBOLA DI KOTA MADIUN Muryanto, Hagus
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua pelatih sepakbola memiliki pemahaman yang memadai tentang fair play, apalagi sampai mengajarkan nilai fair play pada para pemain sepakbola yang dilatihnya. Atas dasar itulah maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk memberikan beberapa cara yang tepat dalam mengajarkan nilai fair play kepada para pelatih sepak bola khususnya yang ada di kota madiun.Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen, lokasi penelitian dilakukan di kota Madiun melibatkan seluruh klub yang ada di kota Madiun, sampel penelitian adalah para pelatih sepakbola, instrument penelitian menggunakan angket, analisis data menggunakan kuantitatif (uji t) dan kualitatif (interactive model).Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan pemberian pelatihan fair play sebanyak 16 kali pertemuan yang diawali dengan pembahasan, penghayatan, praktik dan refleksi maka diperoleh suatu hasil bahwa strategi tersebut berhasil dengan efektif, hasil uji t menunjukkan pada pre test dan post test dengan hasil uji Independent sample t test adalah  P-Value lebih kecil dari α = 0,04 < 0,05 sedangkan hasil analisis interactive model menunjukkkan bahwa strategi dengan model fair play HIA berjalan efektif.Simpulan dari hasil penelitian menunjukkan strategi pengajaran nilai fair play dapat digunakan sebagai strategi dalam mengajarkan fair play. Kata kunci: strategi, nilai, fair play, pelatih 
PERUBAHAN PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK TOKEN EKONOMI PADA SISWA KELAS X TP SMK NEGERI I WONOASRI KABUPATEN MADIUN Marsilia, Marsilia; Mahmudi, Ibnu
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa Sekolah Lanjutan Atas (SMA/SMK) adalah masa pencarian jati diri, dimana sebagian besar dari mereka sibuk menikmati hal-hal yang dianggapnya menyenangkan sehingga sering melupakan tanggung jawabnya sebagai pelajar misalnya menunda-nunda mengerjakan sesuatu (prokrastinasi) seperti menunda mengerjakan tugas. Hal ini kelihatannya biasa saja, namun jika tidak ada usaha untuk merubahnya akan membentuk pribadi yang kurang disiplin. Untuk mengatasi hal ini perlu adanya metode untuk memodifikasi perilaku prokrastinasi tersebut, salah satunya adalah layanan konseling kelompok dengan teknik token economy.Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi perilaku prokrastinasi akademik melalui konseling kelompok dengan teknik token economy pada siswa kelas X TP SMK N 1 Wonoasri Kabupaten Madiun.Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain Pretest and Post Test Groub. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TP SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun sebanyak 72 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas X TP sebanyak 17 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, sedangkan untuk menganalisis data  menggunakan teknik T-testHasil dari analisis data dengan rumus t-test dengan taraf signifikansi 5%. Dengan tingkat signifikansi α=0,05 dan 2,12. Lalu diketahui bahwa 2,172. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa Ha = signifikan atau diterima, karena  > (2,120) . Jadi dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik token ekonomi dapat merubah/menurunkan perilaku prokrastinasi akademik  pada siswa kelas X TP SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun. Kata kunci: konseling kelompok, token economy, prokrastinasi akademik
IMAN KEPADA ALLAH DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP BUDAYA NYONTEK ANAK USIA SEKOLAH DASAR Muhayati, Siti; Christiana, Ratih; Trisnani, Rischa Pramudia
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Pancasila, sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, dimana sila pertama ini menjiwai empat sila yang lain. Empat sila yang lain itu merupakan panduan untuk hubungan manusia dengan manusia yang lain, yang mana warga negara Indonesia wajib merasa diawasi oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga mereka tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Warga negara yang iman kepada Allah pasti mentranfer budaya Islam kepada anak dan cucunya dan tidak mungkin mentranfer budaya non Islam, seperti budaya nyontek. Budaya nyontek adalah mencotek dalam ujian berarti (الغش في الامتحانات). Dalam bahasa Inggris mencontek adalah cheating yang makna asalnya adalah menipu, memperdaya. berperilaku tidak jujur, melanggar aturan secara sengaja (To act dishonestly; practice fraud, To violate rules deliberately, To deceive by trickery; swindle).Metode dan Desain penelitian ini adalah metode kwntitatif dengan desain ex post facto; Populasi dan Sampeldalam penelitian ini adalah anak usia Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Sampelnya 30 siswa dari 120 siswa; Teknik pengumpulan Data; Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan angket. Analisa Data menunjukan bahwa antara Iman Kepada Allah dan Budaya Nyontek mempunyai nilai sama dan frekuensi sama, maka  keduanya tidak ada hubungan  artinya jika manusia beriman kepada Allah maka mereka tidak berbudaya nyontek. Hal ini ditunjukan rx1y = 0,033˂ 0,361( taraf kesalahan 5%);menunjukan bahwa antara Perhatian Orang Tua dan Budaya Nyontek mempunyai nilai sama dan frekuensi sama, maka  keduanya tidak ada hubungan  artinya jika manusia mendapat Perhatian Orang Tua maka mereka tidakberbudaya nyontek. Hal ini ditunjukan rx2y = 0,033˂ 0,361( taraf kesalahan 5%); Iman Kepada Allah dan  Perhatian Orang Tua terhadap Budaya Nyontek mempunyai nilai sama dan frekuensi sama, maka keduanya tidak ada hubungan dengan Budaya Nyontek, hal ini ditunjukan data.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana hubungan Iman Kepada Allah dengan Budaya Nyontek, hubungan Perhatian Orang Tua dengan Budaya Nyontek dan hubungan Iman Kepada Allah dan Perhatian Orang Tua dengan Budaya Nyontek. Hasil penelitian bisa disimpulkan sebagai berikut: Iman Kepada Allah tidak berpengaruh terhadap Budaya Nyontek; Perhatian Orang Tua tidak ada pengaruh terhadap Budaya Nyontek; Iman Kepada Allah dan Perhatian Orang Tua tidak berpengaruh terhadap Budaya Nyontek. Kata kunci: Iman kepada Allah, Perhatian Orang Tua, Budaya Nyontek
PENTINGNYA KONSEP DIRI POSITIF DAN PENGALAMAN MENGIKUTI BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENUMBUHKEMBANGKAN MOTIVASI BERPRESTASI Kurniawan, Wisnu; Chotim, Muh
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

        Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh konsep diri positif terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan; (2) pengaruh pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan; (3) pengaruh konsep diri dan pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan Kabupaten Magetan.       Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post-facto. Populasi penelitian yaitu kelas VIII SMPN 1 Kawedanan dengan jumlah 240 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Simple Random Sampling diperoleh sebanyak 55 siswa atau 23% dari jumlah populasi 240 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan regresi dua prediktor.       Hasil penelitian membuktikan, bahwa : (1) ada pengaruh konsep diri positif terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan ; (2) ada pengaruh pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan; (3) ada pengaruh secara simultan konsep diri positif dan pengalaman mengikuti bimbingan kelompok terhadap motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMPN 1 Kawedanan Kabupaten Magetan.       Simpulan, bahwa konsep diri positif dan pengalaman mengikuti bimbingan kelompok, baik secara simultan maupun secara individual (terpisah) dapat dan penting untuk menumbuhkembangkan motivasi berprestasi siswa Kata Kunci : Konsep Diri Positif, Pengalaman Mengikuti Bimbingan Kelompok, dan Motivasi Berprestasi
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAY TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF SISWA KELAS VIII-E SMP NEGERI 1 BARAT KABUPATEN MAGETAN Suntari, Eria; Triningtyas, Diana Ariswanti
Jurnal Counsellia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Counsellia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play terhadap kecenderungan perilaku agresif siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Bentuk eksperimen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menyampaikan bimbingan kelompok dengan teknik role play untuk mengatasi perilaku agresif pada siswa kelas VIII-E SMP Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-E SMP Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan yang terindikasi memiliki tingkat kecenderungan perilaku agresif yang tinggi dengan jumlah 34 siswa. Sampel penelitian ini adalah 30% dari siswa kelas VIII-E SMP Negeri 1 Kabupaten Magetan yang memiliki kecenderungan perilaku agresif yang tinggi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik angket yang disusun sendiri oleh peneliti. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t-score.Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: harga t-hitung (t-score) sebesar 6,885. Untuk mengetahui apakah harga t-hitung sebesar 6,885 tersebut signifikan atau tidak signifikan, maka perlu dikonsultasikan dengan harga t-tabel. Harga t-tabel untuk N = 10 dan derajad bebas (d.b) = 1 pada taraf signifikansi sebesar 5%, diperoleh bilangan 2,228. Dengan demikian maka harga t-hitung lebih besar dibandingkan dengan harga t-tabel (signifikan/TS=5%). Simpulan penelitian ini adalah bimbingan kelompok dengan teknik role play dapat mengurangi kecenderungan perilaku agresif siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan. Kata Kunci:  Bimbingan Kelompok, Teknik Role Play, kecenderungan Perilaku Agresif.
Meningkatkan planned happenstance skills dalam perspektif Al Qur’an Surah Al Balad Setiawan, Muhammad Andri; Rusandi, M. Arli; Ibnu Ahmad, Karyono
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.8 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v8i2.2378

Abstract

Makalah ini dimaksudkan untuk menjelaskan tentang meningkatkan planned happenstance skills dalam perspektif Al Qur’an surah Al Balad dari ayat 1 hingga ayat 20. Konsep planned happenstance skills percaya bahwa perilaku manusia merupakan produk dari pengalaman belajar yang tersedia dalam situasi terencana dan tidak terencana. Dalam ajaran Islam semua perilaku manusia tertumpu pada keyakinan bahwa segala sesuatu sudah merupakan rencana Allah, manusia hanya dituntut untuk mencoba dan kemudian mengembalikan hasil dari upaya tersebut kepada Allah. Dalam skema enam prinsip yang dapat diterapkan konselor untuk meningkatkan planned happenstance skills yang dikemukakan Krumboltz, surat Al Balad dapat menjadi alternatif alur yang unik dengan: (1) Menekankan mempercayai kehendak Allah, ayat 1-4; (2) Mengambil hikmah terhadap apapun yang telah terjadi, ayat 5-7; (3) Konseli didorong untuk bersikap fleksibel dalam menanggapi kondisi yang terjadi, ayat 8-10; (4) Konselor menerima umpan balik konseli, ayat 11-16; (5) Konseli dapat menafsirkan setiap hubungan komunikasi secara efektif, ayat 17-18; dan terakhir (6) Memastikan konseli menjalankan keseluruhan alur secara maksimal dan utuh, ayat 19-20. This paper is intended to express the increased planned happenstance skills based on Al Qur'an Surah Al Balad from verses 1 through 20. Planned happenstance skills believe in human behavior is the product of many learning experiences available by planned and unplanned situations. In the teachings of Islam everything is based on the belief that everything has been planned by Allah, man is required to be able to try and then return the results of such efforts to Allah. In the scheme of six counselor lines increasing the planned happenstance skill offered by Krumboltz, the Al Balad surah can be a unique alignment alternative with: (1) Emphasis to trust Allah, verses 1-4; (2) Taking wisdom on what has happened, verses 5-7; (3) The counselee is encouraged to be flexible in response to the circumstances, verses 8-10; (4) Counselors receive counselee feedback, verses 11-16; (5) The counselee can interpret every communication relation effectively, verses 17-18; and lastly (6) Ensure the counselee runs the overall flow as a whole and safely, verses 19-20.
Penurunan perilaku seksual pranikah melalui Tazkiyatun Nafs berbasis REBT Hartati, Sri; Latipah, Eva; Maba, Aprezo Pardodi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.117 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v8i2.3038

Abstract

Rendahnya internalisasi nilai-nilai etika dan moral dikalangan remaja terutama mengenai perilaku seksual pranikah, menjadi latarbelakang dilakukannya studi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent yang melibatkan dua kelompok remaja. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan signifikansi penurunan perilaku seksual pranikah melalui tazkiyatun nafs berbasis REBT. Kajian penurunan perilaku seksual pranikah melalui tazkiyatun nafs berbasis REBT dilakukan dengan mengendalikan perbedaan perilaku seksual pranikah sebelum perlakuan selain itu ditinjau berdasarkan pengaruh jenis kelamin terhadap tazkiyatun nafs berbasis REBT. Ancova dan Two-way anova dijadikan sebagai Teknik analisis data. Ada dua temuan dalam penelitian ini, yang pertama terjadi penurunan signifikan perilaku seksual pranikah setelah mendapatkan layanan tazkiyatun nafs berbasis REBT. Kedua, jenis kelamin tidak mempengaruhi keefektifan tazkiyatun nafs berbasis REBT. Tazkiyatun nafs berbasis REBT dapat menjadi alternatif untuk menurunkan perilaku seksual pranikah remaja. The lack of internalization of ethical values and morals among adolescence especially premarital sexual behavior, became background of the experiment study with pretest-posttest design nonequivalent involving two groups of adolescence. This research was conducted to determine the significance of decrease in premarital sexual behavior through tazkiyatun nafs based REBT. Study of decrease in premarital sexual behavior through tazkiyatun nafs based REBT is done by controlling premarital sexual behavior differences before treatment, then reviewed based on the influence of gender against nafs tazkiyatun-based REBT. Ancova and two-way anova was used as data analysis techniques. There are two findings in this study, first there is a significant decrease in premarital sexual behavior after receiving tazkiyatun nafs service based REBT. Second, gender does not affect the effectiveness of tazkiyatun nafs based REBT. Tazkiyatun nafs based REBT could become an alternative to reduce adolescence premarital sexual behavior.

Page 6 of 25 | Total Record : 243