cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULEE KARENG BANDA ACEH Rury Widyasari; Raodah Raodah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.1028

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dikalangan usia lanjut. Orang yang berusia lanjut akan mengalami penurunan beberapa fungsi organ tubuh yang dapat menyebabkan penyerapan zat gizi menurun. Beberapa faktor penyebab hipertensi pada usia lanjut antara lain adalah genetik (riwayat keluarga), aktifitas fisik yang rendah dan konsumsi natrium berlebih. untuk mengetahui hubungan riwayat keluarga, aktivitas fisik, obesitas dan konsumsi natrium dengan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh. penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tehnik simple random sampling dengan jumlah 72 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 02 Februari- 20 Maret 2016 pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh. Cara pengumpulan data dengan membagikan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95 % dan batas kemaknaan (α=0,05) Ha diterima p value <0,05. sebagian besar lansia yang memiliki riwayat keluarga hipertensi mengalami hipertensi grade II sebanyak 66%, lansia dengan aktivitas fisik ringan menderita hipertensi grade II sebanyak 68,3%, lansia yang mengalami obesitas mengidap hipertensi grade II sebanyak 67,5% dan lansia yang mengkonsumsi natrium tinggi mengidap hipertensi grade II sebanyak 63,3%. ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi (p=0,005), ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p=0,017), ada hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi (p=0,0021) dan ada hubungan konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi (p=0,002) pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh Tahun 2018. Diharapkan bagi lansia untuk mampu mengontrol konsumsi makanan yang dibatasi bagi penderita hipertensi misalnya makanan yang mengandung natrium, melakukan aktivitas fisik (olahraga ringan seperti jalan santai setiap hari dan bersepeda) dan rutin mengontrol tekanan darah.                                                                                                                                 Kata kunci : riwayat keluarga, aktivitas fisik, obesitas, konsumsi natrium, hipertensi
PENGARUH PERILAKU DAN KEPATUHAN PERAWAT TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DALAM PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP RSUD Dr. R. M DJOELHAM BINJAI TAHUN 2020 Seally Rahmatilah; Asriwati .; Jamaluddin .
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1160

Abstract

AbstrakRumah sakit tidak hanya menjadi tempat pengobatan, tetapi bisa juga menjadi sarana pelayanan kesehatan yang dapat menjadi sumber infeksi bagi orang lain. Infeksi yang terjadi di rumah sakit disebut infeksi nosokomial. Infeksi nosokomial dapat berasal dari proses penyebaran di pelayanan kesehatan, baik pasien, petugas kesehatan, pengunjung, maupun sumber lainnya. Upaya pencegahan infeksi nosokomial dilakukan terhadap pasien dan tenaga pelayanan kesehatan. Kewaspadaan standar tenaga pelayanan kesehatan adalah kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri (APD).Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan cros sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD DR. R. M Djoelham Kota Binjai. Populasi penelitian ini adalah perawat rawat inap RSUD DR. RM Djoelham Kota Binjai, pengambilan sampel yaitu Propotional Random Sampling sebanyak 57 orang.Berdasarkan hasil analisa bivariat didapatkan bahwa nilai p-value <0,05 yaitu pengetahuan (0,651), sikap (0,013), tindakan (0,001), kepatuhan (0,044) di RSUD DR. R.M Djoelham Kota Binjai 2020. Berdarkan hasil multivariat variabel yang paling berpengaruh terhadap penggunaan alat pelindung diri dengan nilai 25,824 yang berarti perawat yang tindakan baik cenderung akan menggunakan alat pelindung diri 25,824 dibanding perawat yang tindakan baik. Dengan hasil penelitian ini diharapakan kepada Kepada pihak manajemen RSUD DR. M Djoelham Kota Binjai untuk meningkatkan perilaku dan kepatuhan dalam penggunaan APD dalam pencegahan infeksi nosokomial dapat melalui pelatihan dan diskusi pada pertemuan dengan perawat.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Kepatuhan, Alat Perlindung Diri 
Penyuluhan Cuci Tangan Yang Bersih Sebagai Perilaku Hidup Sehat Pada Lanjut Usia di RSU Tere Margareth Medan Dicky Yuswardi Wiratma; Dyna Grace Romatua Aruan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1087

Abstract

ABSTRAK Cuci tangan adalah cara yang paling efektif dalam menurunkan angka kejadian infeksi nosokomial, didefinisikan sebagai suatu tindakan membersihkan tangan menggunakan air dan/atau hand sanitizer berbahan dasar alkohol untuk mengeliminasi mikroorganisme transien yang ada pada tangan. Hasil pelaksanaan program tentang mencuci tangan, menurut studi WHO tahun 2007 menyatakan, kejadian diare menurun 45% dengan perilaku mencuci tangan pakai sabun, 32% dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi dasar dan 39% perilaku pengelolaan air minum yang di rumah tangga, dengan upaya tersebut kejadian diare menurun sebesar 94%. Rumah Sakit Umum Tere Margareth adalah salah satu fasilitas kesehatan yang memiliki banyak pasien dengan angka kejadian penyakit gastrointestinal yang cukup tinggi yaitu gastritis dan diare dengan usia pasien 60-70 tahun keatas. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah memberikan informasi, pengetahuan dan pengaruh terhadap cara mencuci tangan yang bersih serta berperilaku hidup sehat pada orang lansia. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode kuesioner, ceramah, praktek dan diakhiri dengan pemberian bingkisan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa bertambahnya wawasan dan pengetahuan lansia tentang cara mencuci tangan yang bersih serta berperilaku hidup sehat bagi masing-masing peserta. Berdasarkan hasil kegiatan ini, maka dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dan praktek cuci tangan ini memiliki pengaruh terhadap wawasan dan pengetahuan serta keterampilan pada lansia.Kata Kunci : Cuci Tangan; Lanjut Usia; Perilaku Hidup Sehat
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA GURU SDLB NEGERI 1 KOTA JAMBI TAHUN 2020 Wahyudi, Ridho Nur; Marisdayana, Rara; Husaini, Ahmad
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.982

Abstract

Abstrak Menurut survei awal di SDLB Negeri 1 Kota Jambi pada tanggal 27 Agustus 2019 yang dilakukan oleh peneliti menggunakan kuesioner stres individu Tarwaka 2015 kepada lima guru SDLB Negeri 1 Kota Jambi, didapatkan hasil bahwa kelima responden tersebut mengalami stres rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stress kerja pada Guru Dasar Sekolah Luar Biasa (SDLB) Negeri 1 Kota Jambi pada tahun 2020.Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi  dalam penelitian ini berjumlah 22 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling berjumlah 22 orang. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner. Data di  analisis dengan cara univariat dan bivariat dengan chi-square.Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara suasana kerja dengan stres kerja pada guru SDLB dengan nilai p-value 0,028 dan adanya hubungan antara beban kerja mental dengan stres kerja pada guru SDLB dengan nilai p-value 0,002.Sebaiknya pihak sekolah meninjau ulang kesesusaian antara jumlah guru pengajar dan ketersediaan fasilitas belajar mengajar dengan jumlah murid SDLB Negeri 1 Kota Jambi, kemudian menata ulang kondisi lingkungan kerja, berkaitan dengan pecahayaan maupun suhu ruangan, guna menunjang proses belajar mengajar, serta meminimalisir tingkat stres kerja pada Guru SDLB Negeri 1 Kota jambi. Kata kunci: Suasana kerja, Beban kerja Mental, Stres
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DIDESA TEREUBEH KECAMATAN KOTA JANTHO ACEH BESAR Ismiati Ismiati; Sintia Julia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.1019

Abstract

AbstrakMasa balita merupakan proses pertumbuhan yang pesat dimana memerlukan perhatian dan kasih sayang dari orang tua dan lingkungannya. Disamping itu balita membutuhkan zat gizi yang seimbang agar status gizinya baik, serta proses pertumbuhan tidak terhambat, karena balita merupakan kelompok umur yang paling sering menderita akibat kekurangan gizi. mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan Status Gizi balita 1-5 tahun di Desa Tereubeh Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar Tahun 2012. ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang melakukan kunjungan ke posyandu di desa tereubeh Aceh Besar, pada tanggal 12 Agustus 2012. Besar sampel 63 balita. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan Total (Sampling), Analisa data dilakukan dengan cara analisa statistik dengan menggunakan uji dari Chi- Square (x²) pada tingkat kemaknaannya adalah 95% (ρ = 0,05). Status gizi balita menurut TB/U pada kategori normal 36 responden (57,1%), sedangkan yang pendek 9 responden (14,3%). Pengetahuan ibu dalam status gizi balita pada kategori baik 44 responden (69,8%). Sikap ibu dalam status gizi balita pada kategori positif 46 responden (73,0%). Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan adanya status gizi menurut TB/U normal pada balita, kemudian adanya hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita menurut TB/U dan adanya hubungan sikap ibu dengan status gizi balita menurut TB/U. Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar lebih sering melakukan penyuluhan tentang status gizi balita kepada ibu–ibu yang berkunjung ke posyandu. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Status gizi balita 1-5 tahun
HUBUNGAN PENINGKATAN BERAT BADAN DAN PERUBAHAN SIKLUS HAID DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI IMPLANT PADA AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEUNIEB KABUPATEN BIREUEN Misrina .; Rosa Amelia Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1072

Abstract

AbstrakSalah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yaitu implant, metode kontrasepsi yang diinsersikan pada bagian subdermal, yang hanya mengandung progestin dengan masa kerja panjang, dosis rendah dan reversible untuk wanita. Efektivitas dari penggunaan kontrasepsi implant ini sangat tinggi. Daya gunanya tinggi dapat dipakai dalam jangka panjang,  pengembalian kesuburan cepat kembali dari pengaruh hormon estrogen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan peningkatan berat badan dan perubahan siklus haid dengan pemakaian kontrasepsi implant pada akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Jeunieb Kabupaten Bireuen.Populasi dalam penelitian  ini adalah seluruh akseptor KB implant yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Jeunieb Kabupaten Bireuen sebanyak 252 jiwa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Sampling yaitu pengambilan secara kelompok dari populasi sebanyak 61 orang.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) hasil perhitungan menunjukkan nilai p value (0,014) < α  (0,05) berarti ha diterima, dan ho ditolak, dengan demikian ada hubungan antara pemakaian kontrasepsi implant dengan peningkatan berat badan. Dari hasil uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) hasil perhitungan menunjukkan nilai p value (0,048) < α (0,05) berarti ha diterima, dan ho ditolak, dengan demikian ada hubungan antara pemakaian kontrasepsi implant dengan perubahan siklus haid.           Diharapkan agar responden mau dan aktif mencari informasi tentang KB implant. Selain itu dengan adanya penelitian ini responden tidak perlu cemas dengan gejala efek samping yang ditimbulkan karena pemakaian implant. Kata Kunci         : Berat badan, Siklus haid, KB Implant
EFEKTIFITAS PEMBERIAN OBAT TRADISIONAL LANCAU WOLIO TERHADAP INVOLUSI UTERUS DAN ESTETIKA KECANTIKAN PADA IBU NIFAS DI KOTA BAUBAU Anita Anita; Sri Ernawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.973

Abstract

ABSTRAK Pengobatan tradisional tidak hanya digunakan sebagai obat penyembuhan penyakit infeksi, kronik, maupun akut saja tetapi juga sering digunakan dalam berbagai perawatan diantaranya adalah perawatan masa nifas, Perempuan suku Buton mempunyai tradisi pengobatan tradisional dalam perawatan masa nifas yang sering dikenal masyarakat dengan nama Lancau Wolio. Jenis penelitian desain eksperimental dengan rancangan pretest-posttest with control group. sampel dalam penelitian ini ibu nifas sebanyak 40 orang dibagi menjadi 2 kelompok, kelomok intervensi ibu yang mengonsumsi lancau wolio dan kelompok kontol ibu yang tidak mengonsumsi lancau wolio . Pemberian intervensi dilakukan selama 2 minggu. Analisa data menggunakan Uji paired t test dan uji independent t test.Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan involusio uterus antara dua kelompok setelah 2 minggu perlakuan, dengan p value 0,010<0,05 untuk diameter uterus dengan penurunan rerata kelompok intervensi 31,70% dan kelompok kontol 40,04% dan panjang uterus pvalue 0,004<0,05 dengan penurunan ratarata untuk kelompok intervensi 41,37% dan kelompok control 26.16%. dan untuk berat badan tidak ada perbedaan dengan nilai pvalue 0,812>0,05 namun terdapat penurunan sebesar 7,09 pada kelompok intervensi dan 3,52% pada kelomok kontrol.Kata kunci: Involusi Uterus, Estetika Kecantikan, Masa Nifas, Lancau Wolio
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMENUHAN GIZI ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB-AB BUKESRA ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Syarifah Asyura; Merida Putri Wulan Sari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.1010

Abstract

AbstrakAnak retardasi mental mempunyai keterlambatan dalam semua area perkembangan sehingga mereka mengalami kesulitan untuk memiliki kemampuan dalam merawat diri sendiri, dan mengalami kesulitan dalam proses belajar. Tingkat kecerdasan di tentukan oleh faktor keturunan dan lingkungan. Untuk Mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pemenuhan Gizi Pada Anak Retardasi Mental di SLB-AB BUKESRA Ulee Kareng Kota Banda Aceh tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan jumlah populasi 60 orang, total sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu anak retardasi mental. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Cara pengumpulan data dengan cara membagikan kuesioner. Penelitian ini di lakukan pada tanggal 17 – 29 Oktober 2016. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa 10 (55,6%)merupakan responden yang berpengetahuan kurang dengan pemenuhan gizi tidak normal. 4 (80%) merupakan lingkungan anak dengan pemenuhan gizi yang tidak mendukung. 36 (62,1%) merupakan responden yang berpendidikan rendah dengan pemenuhan gizi tidak normal. 29 (56,9%) merupakan responden yang berusia muda dengan pemenuhan gizi tidak normal. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pemenuhan gizi pada anak retardasi mental di SLB-AB BUKESRA Ulee Kareng Banda Aceh dengan P value = 0,7 (>0,05), Tidak ada hubungan lingkungan dengan pemenuhan gizi anak retardasi di mental di SLB-AB BUKESRA Ulee Kareng Banda Aceh dengan P Value = 0,6 (>0,05), Tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan pemenuhan gizi pada anak retardasi mental di SLB-AB BUKESRA Ulee Kareng Banda Aceh dengan P Value = 1,00 (>0,05), Tidak terdapat hubungan antara umur dengan pemenuhan gizi pada anak retardasi mental di SLB-AB BUKESRA Ulee Kareng Banda Aceh dengan P Value = 0,1 (>0,05). Kata Kunci : Pengetahuan, Pemenuhan Gizi, Retardasi Mental
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG GIZI PADA IBU HAMIL DENGAN KEHAMILAN BERISIKO TINGGI DI UPTD PUSKESMAS DURIAN KAWAN KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2020 Raudhatun Nuzul ZA; Rahmayani .; Raisah .
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1171

Abstract

Latar Belakang Masalah: World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 15-20% ibu hamil baik di negara maju maupun berkembang akan mengalami resiko tinggi (resti) dan/atau komplikasi kehamilan. Dari hasil wawancara pada 5 orang ibu hamil mengatakan bahwa kurangnya pengetahuan tentang gizi saat hamil dan hamil diatas usia 35 tahun yang mengakibatkan terjadinya resiko tinggi saat kehamilan karena inilah penyebab peningkatan kasus resiko tinggi pada ibu hamil tiga tahun terakhir di wilayah kecamatan puskesmas Durian Kawan Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Kesehatan tentang Gizi Pada Ibu Hamil dengan Kehamilan Berisiko Tinggi di UPTD Puskesmas Durian Kawan Kabupaten Aceh Selatan tahun 2020. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat Quasi Experimental dengan desain one Group pretest-postest. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil dengan hamil Trimester III yaitu 56 orang yang dating berkunjung dari periode juli sampai agustus 2020 dengan pengambilan sampel total sampling.  Hasil Penelitian: Ada pengaruh yang signifikan penyuluhan kesehatan tentang gizi terhadap kehamilan beresiko tinggi dengan hasil analisa pada Sig. (2-tailed) diperoleh 0.000 yang bermakna lebih kecil dari α = 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh yang sangat signifikan dalam pemberian penyuluhan kesehatan tentang Gizi terhadap kehamilan beresiko tinggi pada responden di UPTD Puskesmas Durian Kawan Kabupaten Aceh Selatan. Saran: Diharapakan kepada seluruh masyarakat khususnya kepada ibu hamil dan calon ibu hamil agar dapat mempersiapkan sebaik mungkin pengetahuan dan informasi seputar kehamilan sehat dan dapat mengkonsumsimakanan bergizi selama hamil agar dapat mengurangi dan menghindari terjadinya komplikasi saat kehamilan.Kata kunci : Kehamilan Beresiko Tinggi, Penyuluhan Kesehatan tentang Gizi
DETERMINAN STATUS GIZI BALITA DI DESA ALUE NAGA BANDA ACEH Mira abdullah; Erni Salfitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.1001

Abstract

ABSTRAKPerkembangan masalah gizi di Indonesia semakin kompleks saat ini, selain masih menghadapi masalah kekurangan gizi, masalah kelebihan gizi juga menjadi persoalan yang harus di tangani dengan serius. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010-2014, perbaikan status gizi masyarakat merupakan salah satu prioritas dengan menurunkan prevalensi balita gizi kurang (underweight) menjadi 15 % dan prevalensi balita pendek (stunting) menjadi 32% pada tahun 2014. Untuk mengetahui determinan status gizi balita di Desa Alue Naga Banda Aceh.Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 2 Juni tahun 2016. Sampel dalam penelitian ini adalah balita yang berjumlah 68 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner. Kemudian di uji statistik mengunakan chi-quare. Hasil penelitian analisa data univariat menunjukkan bahwa responden yang mengalami status gizi kurang yaitu 68,6% berjenis kelamin laki-laki. Dan responden dengan status gizi kurang yaitu 71,8% pada ibu yang multipara. Sedangkan responden dengan status gizi kurang yaitu 72,5% tidak diberikan imunisasi. Sedangkan hasil analisa data bivariat menunjukkan bahwa hubungan jenis kelamin dengan status gizi balita didapatkan hasil p-value 0,030. Hubungan paritas dengan status gizi balita didapatkan p-value = 0,002. Sedangkan hubungan imunisasi dengan status gizi balita didapatkan p-value = 0,001. Ada hubungan status gizi balita dengan jenis kelamin, paritas, dan imunisasi. Untuk itu diharapkan kepada ibu balita agar lebih memperhatikan status gizi balita seperti mengatur jumlah anak dan memberikan imunisasi yang lengkap. Kata Kunci: Status gizi balita, Jenis kelamin, Paritas dan Imunisasi

Page 31 of 123 | Total Record : 1226